Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Pasar

Pasar

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 31 Jan 2024
  • visibility 346
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Saya kembali lagi menulis parodi setelah sekian kali berhenti. Kalau di hitung satu bulan lebih saya tak menulis parodi yang menggelitik dan unik. Pada kesempatan kali ini saya akan menguraikan perihal pasar. Setelah kemarin teman saya bercerita tentang kondisi pasar, yang mana setiap orang berada di dalamnya mempunyai kepentingan berbeda-beda. Ada pula yang berkeinginan menjadi pahlawan kesiangan dan kemalaman. Selain itu, ada juga mempunyai niatan untung dan rugi seperti halnya sebuah dagangan.

Di pasar pula setiap orang berhak untuk berebut benar. Saling tikam menikam. Merasa paling bersih tanpa noda melekat. Bahkan, ada yang mengatakan berani kotor demi kebaikan; akan tetapi dalam hal ini jauh berbeda dengan iklan sabun cuci pakaian tersebut. Sedangkan konteks pasar kotor dengan noda yang berada pada sifat dan ke angkuhan diri sendiri.

“Namanya pasar semua punya kepentingan”

Begitulah celetuk teman saya beberapa waktu lalu. Ia menggabarkan sekaligus menceritakan dan memberikan contoh kondisi pasar secara umum. Tak ada teman atau pun lawan dan bahkan saudara yang ada adalah kepentingan dan kepentingan. Kepentingan mencari muka, kepentingan menjadi pahlawan meskipun bukan super hero. Dan lagi menjadi terbaik diantara sebelum sebelumnya.

“Kalau tak ada saya tak mungkin bisa seperti ini”

“Hanya saya yang bisa berbuat seperti ini”

“Inilah sebuah prestasi”

“Paling baik dalam pengelolaan. Infrastuktur management dan lain sebagaimanya.”

Kalau saya mengemukakan orang yang diceritakan oleh teman saya tersebut dapat dikatakan termasuk golongan orang-orang yang berani berbuat dan lari bersembunyi.  Merasa paling pintar akan tetapi saat diajak dialog berkelekar.

“Mas…mas..orang seperti itu banyak lainnya okeh tunggale”

Sehingga ketika dalam suatu perusahaan ketika di kelola seperti sebuah pasar, maka yang ada adalah kepentingan-kepentingan personal. Kemajuan personal yang direncanakan bukan perkembangan bersama yang di pikirkan. Adapun biasanya, dapat dilihat dari berbagai sudut pandang tersendiri ketika pengelolaannya,  seperti sebuah pasar yaitu ada yang hobinya mencari sebuah kesalahan si A dan si B dan merasa sudah memberi upah hingga berbicara keji tak peduli. Berkali-kali rapat, akan tetapi hasil dari keputusan tak dijalani.

Apabila menemukan kondisi tersebut langkah yang tepat adalah berdoa kepada Tuhan semesta alam. Namanya berdoa tentu harus yang baik-baik,  sebab biar bagaimana pun kondisi dan orang-orang tersebut adalah mahluk Tuhan bertugas untuk pada yang negatif. Sekuat tenaga pun untuk menjelaskan ke hal positif tak akan bisa. Beda tugas tentu beda kelas.

“Tunggu-tunggu tulisan parodi kali ini kok kayaknya ada yang janggal ya mas…”

Maklum sebulan penuh tak menulis tentang parodi sehingga tulisannnya tak ubahnya hanya sebuah igauan belaka. Jadi jangan kaget apabila seperti orang ngelindur.

“Igauan kok rasanya nyata ya…”

“emmmm”

Lantas bagaimana apabila sebuah perusahaan dikelola tak ubahnya di pasar? Tentukan jawabannya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Disuatu daerah kalau ada orang meninggal biasanya dimandikan di sebelah rumah, kadang juga di halaman dengan diberi satir (penghalang). Biasanya sebagian dari pelayat berkerumun di dekat lokasi tersebut guna melihat si mayyit yang sedang dimandikan. Kata mereka, “Disamping hal tersebut termasuk suatu penghormatan kepada mayyit, itu juga akan mengingatkan kita kepada kematian”. […]

  • Gus Nadir : Pemuda Harus Kaya Literasi

    Gus Nadir : Pemuda Harus Kaya Literasi

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA-Tokoh kontroversial, Nadirsyah Hosen (Gus Nadir) hadir di Yogyakarta, Sabtu (28/9) malam. Dosen Monash Institute, Australia tersebut, merupakam salah satu tokoh NU yang dianggap liberal oleh khalayak. Hal ini tak lepas dari aktivitas Gus Nadir di media sosial yang cukup intens dan memancing reaksi kaum radikalis. Gus Nadir saat merespon pertanyaan hadirin Malam ini, Gus […]

  • Sakoma Wonosobo Gelar Kemah Perbhasama

    Sakoma Wonosobo Gelar Kemah Perbhasama

    • calendar_month Ming, 13 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Wonosobo – Satuan Komunitas Ma’arif (Sakoma) NU Kab. Wonosobo mengadakan Perkemahan Bhakti dan Giat Prestasi Sako Ma’arif NU (PERBHASAMA) II Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kab. Wonosobo di Bumi Perkemahan Taman Ceria Warangan Kec. Kepil, Kab. Wonosobo mulai 13-15 Agustus 2023. Dalam PERBHASAMA II yang diikuti oleh 2.384 Peserta dari tingkatan MI/SD, MTs/SMP, dan MA, […]

  • Pelantikan  MWCNU Margorejo

    Pelantikan MWCNU Margorejo

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Pati. Kepengurusan baru Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecematan Margorejo masa khidmad 2015-2020 mengemban tanggung jawab yang besar. Karena di MWCNU ini akan berdiri lembaga pendidikan dan Perguruan tinggi. Pelantikan tersebut bertempat di  Ponpes Al-Akrom Pati Banyuurip Margorejo Pati (06/03)             Hal itu di ungkapkan oleh ketua NU Pati Drs. H. Ali Munfaat, saat […]

  • LTNNU Pati Salurkan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

    LTNNU Pati Salurkan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.735
    • 0Komentar

      ​Pcnupati or.id – Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pati menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan sejumlah paket sembako kepada warga kurang mampu di wilayah Pati Kota, Selasa (27/1/2026). Aksi sosial ini digelar dalam rangka menyongsong Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama yang jatuh pada 31 Januari mendatang. ​Ketua LTNNU Pati, Angga Saputra, menjelaskan […]

  • PCNU-PATI Photo by Pawan Thapa

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 3

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Akhirnya, setelah insiden itu, Salman menemukan alasan untuk bertahan hidup di pesantren. Apalagi kalau bukan karena Bu Nyai Maryam—perempuan pemilik kecantikan di atas rata-rata. Bahkan mungkin setiap inchi darinya adalah dambaan setiap wanita. Body S-line, wajah V-line, kulit seputih kapas, mata bulat dengan dua lipatan kelopak mata, hidung tinggi tapi kecil, […]

expand_less