Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Pasar

Pasar

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 31 Jan 2024
  • visibility 287
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Saya kembali lagi menulis parodi setelah sekian kali berhenti. Kalau di hitung satu bulan lebih saya tak menulis parodi yang menggelitik dan unik. Pada kesempatan kali ini saya akan menguraikan perihal pasar. Setelah kemarin teman saya bercerita tentang kondisi pasar, yang mana setiap orang berada di dalamnya mempunyai kepentingan berbeda-beda. Ada pula yang berkeinginan menjadi pahlawan kesiangan dan kemalaman. Selain itu, ada juga mempunyai niatan untung dan rugi seperti halnya sebuah dagangan.

Di pasar pula setiap orang berhak untuk berebut benar. Saling tikam menikam. Merasa paling bersih tanpa noda melekat. Bahkan, ada yang mengatakan berani kotor demi kebaikan; akan tetapi dalam hal ini jauh berbeda dengan iklan sabun cuci pakaian tersebut. Sedangkan konteks pasar kotor dengan noda yang berada pada sifat dan ke angkuhan diri sendiri.

“Namanya pasar semua punya kepentingan”

Begitulah celetuk teman saya beberapa waktu lalu. Ia menggabarkan sekaligus menceritakan dan memberikan contoh kondisi pasar secara umum. Tak ada teman atau pun lawan dan bahkan saudara yang ada adalah kepentingan dan kepentingan. Kepentingan mencari muka, kepentingan menjadi pahlawan meskipun bukan super hero. Dan lagi menjadi terbaik diantara sebelum sebelumnya.

“Kalau tak ada saya tak mungkin bisa seperti ini”

“Hanya saya yang bisa berbuat seperti ini”

“Inilah sebuah prestasi”

“Paling baik dalam pengelolaan. Infrastuktur management dan lain sebagaimanya.”

Kalau saya mengemukakan orang yang diceritakan oleh teman saya tersebut dapat dikatakan termasuk golongan orang-orang yang berani berbuat dan lari bersembunyi.  Merasa paling pintar akan tetapi saat diajak dialog berkelekar.

“Mas…mas..orang seperti itu banyak lainnya okeh tunggale”

Sehingga ketika dalam suatu perusahaan ketika di kelola seperti sebuah pasar, maka yang ada adalah kepentingan-kepentingan personal. Kemajuan personal yang direncanakan bukan perkembangan bersama yang di pikirkan. Adapun biasanya, dapat dilihat dari berbagai sudut pandang tersendiri ketika pengelolaannya,  seperti sebuah pasar yaitu ada yang hobinya mencari sebuah kesalahan si A dan si B dan merasa sudah memberi upah hingga berbicara keji tak peduli. Berkali-kali rapat, akan tetapi hasil dari keputusan tak dijalani.

Apabila menemukan kondisi tersebut langkah yang tepat adalah berdoa kepada Tuhan semesta alam. Namanya berdoa tentu harus yang baik-baik,  sebab biar bagaimana pun kondisi dan orang-orang tersebut adalah mahluk Tuhan bertugas untuk pada yang negatif. Sekuat tenaga pun untuk menjelaskan ke hal positif tak akan bisa. Beda tugas tentu beda kelas.

“Tunggu-tunggu tulisan parodi kali ini kok kayaknya ada yang janggal ya mas…”

Maklum sebulan penuh tak menulis tentang parodi sehingga tulisannnya tak ubahnya hanya sebuah igauan belaka. Jadi jangan kaget apabila seperti orang ngelindur.

“Igauan kok rasanya nyata ya…”

“emmmm”

Lantas bagaimana apabila sebuah perusahaan dikelola tak ubahnya di pasar? Tentukan jawabannya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Pati Bentuk  Relawan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa

    PCNU Pati Bentuk Relawan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Warta PCNU, Menindaklanjuti surat edaran dari PBNU tentang Seleksi Relawan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa, PCNU Kab. Pati pada hari Jum’at, 20 Maret 2015 mengadakan Sosialisasi dan koordinasi dengan pengurus MWC NU se-Kab. Pati, Pengurus GP. Ansor Se-Kab. Pati dan Pengurus Fatayat NU se-Kab. Pati. Dalam kesempatan itu Rais Syuriyah PCNU Pati, KH. M. Aniq Muhammadun […]

  • Photo by Ismi Fitri Hodijah

    Gerimis Malam Minggu

    • calendar_month Ming, 11 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Uwes syahdu durung. Ngeyup ning ngarep alun-alun, ngombe es beng-beng mbi nyemil maklor. Ngemper ngarep ruko mbi bakul cilok, bakul pentol, bakul kopi. Nikmat tiada tara. Mbayangke janjian mbi awakmu malam mingguan. Muteri alun-alun sambil ngobrol ngalur ngidul. Ahh yuw ora bakal. Wong kowe uwes gonne wong liyo. Opo meneh kok […]

  • PCNU-PATI

    PCNU Pati dan Universitas Safin Pati Jalin Kerjasama

    • calendar_month Sel, 26 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati bersama Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh (Lazisnu) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Universitas Safin Pati, Selasa (26/09). Acara yang berlangsung di aula Universitas Safin Pati tersebut dihadiri oleh masing-masing ketua dan sekretaris PCNU dan Lazisnu Kabupaten Pati serta Rektor beserta jajaran dari Universitas Safin. Selain itu dalam kegiatan […]

  • LDNU Pati Gelar Ngaji Budaya dengan Mengusung Tema Syiar Islam melalui Budaya Wayang

    LDNU Pati Gelar Ngaji Budaya dengan Mengusung Tema Syiar Islam melalui Budaya Wayang

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – NU Ranting Luboyo Wedarijaksa menggelar Ngaji Budaya dan Selawat dalam memperingati maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peringatan Hari Santri 2025, pada Sabtu (11/10/2025) malam. Kegiatan terselenggara berkat kerja sama dengan Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Pati. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Pati, Pengurus MWC NU Wedarijaksa, serta warga NU Ranting Luboyo […]

  • PCNU-PATI

    Siraj Al Huda

    • calendar_month Jum, 19 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar
  • Photo by Pawel Czerwinski

    Putaran Pertama

    • calendar_month Kam, 18 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Oleh : Iva Azhariyah Saya sering bepergian menggunakan transportasi umum. Bus, kereta, atau travel. Bagi saya, menatap jalan dan lorong yang terlewati seolah memberi sudut pandang baru dalam hidup yang seringkali saya tawar pada Tuhan. Menatap orang-orang berjalan, anak-anak pulang dengan baju putih, sudah kecoklatan, orang-orang mengangkat beban, mendorong kendaraan, atau kelelahan hingga ketiduran di […]

expand_less