Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Begitulah Demi

Begitulah Demi

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 5 Jul 2023
  • visibility 241
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Saya berselancar di dunia maya dengan lihat lihat status di Whatsapp dan Reels di Instagram dan cuitan di Twitter dan pertanyaan Apa yang Anda Pikirkan di Facebook sambil menikmati secangkir kopi dalam sendirian dan keterasingan dari orang orang yang sibuk dengan ke si bukannya masing masing. Meja tempat saya ngopi hingga saat ini tak pernah ada yang menduduki, seakan sudah terpesan sebelumnya. Setiap kali saya datang ke tempat ini selalu saja kosong, tak berpenghuni, atau jangan jangan sengaja di siapkan buat saya menyendiri sambil mengamati hiruk pikuk hulu hilir orang-orang yang pada datang dengan berbagai macam rencana kepentingan.

Setelah beberapa jam saya berselancar di dunia maya tersebut saya menemukan sebuah status yang intinya apa yang di lakukan saat ini dan yang akan mendatang adalah semuanya demi rakyat, demi negara, demi bangsa, demi agama, dan demi demi yang lainnya. Saat saya melihat dan mengetahui ungkapan tersebut, dalam nalar saya berfikir begitu hebatnya orang tersebut seakan hidupnya, waktunya, tenaganya tercurah kan untuk orang lain, begitu mulia seperti pahlawan meski kesiangan.

Sedangkan saya sendiri semua apa yang saya jalani, saya lakukan hanya untuk diri sendiri, memikirkan apa yang terbaik buat diri saya sendiri, karir saya, kenikmatan dan kebahagiaan saya pribadi, egois memang tapi bagaimana lagi, saya baru mampu berbuat yang seperti itu.

Begitulah demi, kalimat sederhana yang seringkali dibuat senjata untuk menyakinkan orang banyak, guna untuk mengambil simpati dari sekian orang dengan bumbu-bumbu dalih yang teramat meyakinkan bagi siapa saja yang menderngarkannya. Akan tetapi bagaimana lagi beginilah yang terjadi dan begitulah demi yang semakin hari dengan bertambahnya bulan ungkapan tersebut sering diujarkan dan menjadi kalimat yang laris manis untuk mendapatkan simpati, empati, kepercayaan dari banyak orang.

“Mas…mas… kau menulis begini karena biar ada orang yang mau membaca celotehanmu dalam Parodi setiap hari Rabu, kalau diruntut disamakan kan sama saja dengan demi akan tetapi dengan maksud dan tujuan yang berbeda,”

Setelah mendengar apa yang dikatakan teman saya tersebut dan saya angan-angan dengan berfikir mendalam, ternyata ada benarnya juga. Saat ini, termasuk saya banyak yang berbusa-busa merasa paling sosial, paling perhatian di lingkungan, pemerhati apa saja dengan jargon semuanya itu demi kita semua, masalah kita semua, dan masalah lainnya. Akan tetapi yang seperti itu, malahan berlindung, mencari, memanfaatkan sebuah kalimat begitulah demi, dan pada pungkasnnya yaitu demikian dan sekian dan terima kasih.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketum PCNU Diagendakan Jadi Pemateri Diskusi Kebangsaan Siang Ini

    Ketum PCNU Diagendakan Jadi Pemateri Diskusi Kebangsaan Siang Ini

    • calendar_month Ming, 15 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Pamflet undangan ngaji kebangsaan bersama kelompok 18 KKN Gembira IPMAFA dan K. Yusuf Hasyim PATI-Situasi pandemi yabg belum juga reda, membuat masyarakat harus putar otak agar aktifitas mereka tetap lancar dan tentunya taat Protokol Kesehatan (Prokes).  Salah satu kegiatan mahasiswa yang sedikit banyak terhambat adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN). Agenda yang sedianya dilaksanakan dengan menerjunkan […]

  • PCNU-PATI

    Wasiat Imam Ghazali

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Buku surat Wasiat untuk Generasi Muda yang merupakan terjemah dari kitab  Ayyuhā  al-Walad  adalah  tulisan ringkas  semacam  pesan-pesan Imam Al-Ghazali sebagai guru kepada murid pada pelepasan akhir tahun (wisuda). Sehingga pembahasan yang tertuang dalam kitab   ini   tidak   tersusun   dalam   kerangka khusus  yang  berbentuk  buku  seperti  Iḥyā’ atau karya lainnya. Salah  satu  kelemahan  Ayyuhā  al-Walad yang   sudah   ditambal   sendiri   oleh   Imam Al-Ghazālī   

  • PCNU - PATI

    Baru Terpilih, Ketua MWC NU Juwana akan Fokus Layani Ummat

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    JUWANA – Konferensi MWC NU Kecamatan Juwana yang berlangsung Minggu (21/8) berlajan lancar. Selain dihadiri oleh perwakilan PCNU Pati, pihak penyelenggara juga mengundang pejabat setempat untuk menghadiri pembukaan konferensi.  Sidang yang berlangsung di Gedung IPHI Kecamatan Juwana tersebut membawa nama Kiai Hamzawi sebagai Rois Syuriyah dan Kiai Abdul Manan sebagai ketua tanfidziyahnya. Sebelumnya, jabatan ini […]

  • Aswaja: Manhaj Nahdlatul Ummah

    Aswaja: Manhaj Nahdlatul Ummah

    • calendar_month Sen, 27 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Aswaja adalah golongan yang konsisten mengikuti tradisi dan metode yang dipraktekkan Nabi dan Para sahabat (ma ana alaihi al-yauma wa ashhabi).Aswaja dalam kontek Indonesia adalah golongan yang secara mayoritas mengikuti Imam Abu Hasan al-Asy’ari dalam bidang akidah, Imam Asy-Syafi’I dalam bidang fiqih, dan Imam Abu Hamid Al-Ghazali dan Imam Abi al-Hasan Asy-Syadzili dalam bidang tasawuf. […]

  • Man in Black Leather Jacket and Black Knit Cap Sitting on Brown Wooden Chair

    Pembakaran Kemenyan saat Manaqiban

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Pada saat membaca “ manaqib Syeikh Abdul Qodir Jailani “ ada sebagian masyarakat yang mempunyai adat  membakar kemenyan disamping jam’iyah manaqib tersebut. Asap tersebut sebagai penghormatan kehadiran beliau . Pertanyaan : Bagaimana hukumnya membakar kemenyan tersebut ? Jawaban : Boleh Referensi : Bulhoh at Thullab hal 53-54 2. Benarkah Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani hadir saat […]

  • Bahtsul Masail PCNU Kabupaten Pati Perbolehkan Mengikuti Pendapat Wakaf Uang Sah

    Bahtsul Masail PCNU Kabupaten Pati Perbolehkan Mengikuti Pendapat Wakaf Uang Sah

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

          Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati pada hari Rabu, 7 Dzulqa’dah 1445 H atau 15 Mei 2024 lalu menyelenggarakan Bahtsul Masail dengan tema Wakaf Uang. Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Manba’ul Ulum Pakis Tayu Pati, asuhan KH M. Aniq Muhammadun ini  dilaksanakan oleh Lembaga Bahtsul Masail PCNU dengan melibatkan beberapa pihak. […]

expand_less