Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Nilai Pijakan Pemikiran Fikih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

Nilai Pijakan Pemikiran Fikih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 3 Des 2022
  • visibility 174
  • comment 0 komentar

Oleh: Siswanto

Kiai Sahal Mahfudh merupakan salah satu tokoh pemikir kontemporer yang produktif dalam berkarya. Selain itu juga beliau merupakan penggagas lahirnya fikih sosial dan juga seorang mujtahid.

Munculnya fikih sosial yang digagas oleh Kiai Sahal merupakan angin segar bagi pembaruan fikih pesantren supaya menjadi rasional, kontekstual, konseptual, dan tidak ketinggalan zaman dengan dunia global. Karena gagasan fikih sosial Kiai Sahal berbeda dengan kebanyakan fikih di pesantren. Dimana gagasan fikih sosial Kiai Sahal memberikan solusi normatif dari konsep agama.

Kiai Sahal melakukan lompatan pemikiran yang tajam dan cepat dari mainstream fikih pesantren. Ia mengintrodusir konsep kemaslahatan secara mantap dan meyakinkan, mengenalkan teori-teori sosial dalam kajian fikih, dan mengadopsi kajian filsafat dalam merespons aspek sosial dan budaya.

Oleh karena itu, fikih sosial Kiai Sahal berpijak pada lima landasan utama, yaitu kontekstualisasi doktrin fikih (beralih dari mazhab qouli menuju manhaji, verifikasi doktrin yang ashal (fundamental-permanen) yang tidak bisa berubah dan far’u (instrumen) yang bisa berubah, menghadirkan fikih sebagai etika sosial, dan mengenalkan pemikiran filosofis, terutama dalam masalah sosial budaya. 

Landasan epistemologi di atas menjadikan fikih sosial Kiai Sahal sebagai bangunan keilmuan yang mantap dan siap berdiskusi dan berkompetisi dengan wacana dan gerakan pemberdayaan sosial lainnya.

Islam adalah agama sempurna yang membawa perubahan besar dalam hidup. Perubahan yang dilakukan tidak hanya persoalan teologis (tauhid) tapi juga sosial (ijtima’iyah). Kemiskinan, keterbelakangan, ketidakadilan, dan kezaliman merupakan musuh utama Islam yang harus diberantas. Namun sayang, banyak umat Islam yang terjebak dalam pengertian agama secara sempit, hanya pada aspek teologis. Di sinilah peran penting Kiai Sahal dalam mengembalikan semangat Islam sebagai agama kaffah yang menyelaraskan aspek teologis dan sosial dalam memanusiakan manusia dari keterbelakangan dan kemiskinan.

Dalam hal ini beberapa langkah yang dilakukan oleh Kiai Sahal dalam mengangkat harkat dan derajat manusia dari keterbelakangan dan keterbelangguan sosial antara lain yaitu;

Pertama, melakukan kontekstualisasi definisi agama. Karena agama adalah ketentuan-ketentuan Tuhan yang mendorong makhluk yang berakal untuk mencapai prestasi yang lebih baik di dunia dan akhirat.

Agama juga tidak anti dunia, justru agama mendorong pemeluknya untuk menjadi sukses di dunia dan akhirat. Agama yang anti dunia pasti akan dijauhi manusia, karena tidak sesuai dengan sifat dasar manusia. Dalam konteks ini, Kiai Sahal juga meluruskan pengertian yang salah tentang zuhud, qana’ah, wira’i, dan tawakal yang selama ini dimaknai sebagai ajaran yang anti dunia. Maka, yang bisa zuhud, qana’ah, wira’i,dan tawakal tidak hanya orang miskin, orang kaya pun bisa. Orang kaya justru jauh lebih bermanfaat untuk orang lain jika hartanya digunakan untuk memberikan beasiswa pendidikan kepada anak-anak miskin, dan menciptakan lapangan kerja para pengangguran, serta melatih keterampilan hidup kepada para remaja.

Kedua, melakukan revilitalisasi definisi fikih. Karena fikih adalah untuk mengetahui hukum syara’ praktis (‘amali) yang digali dari dalil-dalilnya secara terperinci. Kiai Sahal menggarisbawahi dua hal dalam definisi ini. Pertama, ilmu fikih adalah ilmu yang berkaitan dengan persoalan manusia, karena ia bersifat praktis. Persoalan manusia meliputi aspek ekonomi, perdata, pidana, poitik, kebudayaan, dan lingkungan. Kedua, fikih adalah ilmu yang rasional, dinamis, dan progresif. Karena ia adalah hasil pemikiran manusia yang digali dengan metodologi ilmiah. Sehingga fikih banyak dipengaruhi oleh pengetahuan mujtahid, kebudayaan, tradisi masyarakat, dan situasi politik yang sedang terjadi.

Oleh karena itu di sinilah pentingnya menggalakkan kajian fikih terus-menerus untuk merespon dinamika zaman yang berkembang dengan cepat. Agar teercapainya tujuan kehidupan manusia yang saaddaturrain.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tablik, Dakwah Bi-Lisan

    Tablik, Dakwah Bi-Lisan

    • calendar_month Jum, 7 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Pati.  Panti Asuhan Darul Hadlanah Desas Waturoyo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati mengadakan acara pelatihan tabligh kepada para santrinya. Selain dilatih para santri diberi motivasi agar mereka bisa dakwah bi-lisan ketika sudah berbaur dengan masyarakat luas.             Pelatihan tabligh ini sie Pendidikan Darul Hadlanah mengangkat tema, yang sekiranya mampu menjawab problem  yang saat ini ada, “Pemuda […]

  • Mengevaluasi Lembaga dan Banom untuk Sebuah Kemajuan

    Mengevaluasi Lembaga dan Banom untuk Sebuah Kemajuan

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

        Pati. Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama mengadakan kordinasi dan evaluasi Lembaga dan Banom-banomnya pada hari ini, Rabu, 12 Agustus 2020 di Gedung PCNU Pati.   “Pertemuan ini kami laksanakan tetap menerapkan protokol kesehatan, hal ini untuk mencegah penyebaran Covid 19,” jelas Sekretaris PCNU Kab Pati Maskan, Rabu (12/8/2020).   Sedangkan Ketua PCNU Pati […]

  • PCNU-PATI Photo by Alan Alves

    Memilih Diam

    • calendar_month Jum, 24 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Beberapa waktu yang lalu kawan baik saya tengah berkeluh kesah pada saya. Ia membagikan kisah perjalanan cintanya yang begitu rumit. Saat ia bercerita sesekali ia meneteskan air mata. Barangkali terlalu berat kisah yang dihadapinya ini. Saya hanya mendengarkannya dengan seksama, tanpa ingin mengintervensi atau semacamnya. Barangkali dengan begitu ia akan sedikit lega […]

  • Gelar Puncak Acara Resepsi Hari Santri, PWNU Jateng Ajak Warga Jaga Kerukunan Jelang Pilkada 2024

    Gelar Puncak Acara Resepsi Hari Santri, PWNU Jateng Ajak Warga Jaga Kerukunan Jelang Pilkada 2024

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Semarang – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah akan menggelar Puncak Acara Resepsi Hari Santri yang terdiri dari Jalan Sehat Santri Jawa Tengah, Bazar Kreatif Santri Jawa Tengah, Seminar Kreatif ekonomi, dan berbagai pelatihan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional PWNU Jawa Tengah 2024 dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya […]

  • PCNU-PATI

    PMI Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sinomwidodo

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati kunjungi korban banjir bandang di Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kamis (1/12/2022) siang. Ketua PMI Pati, Haryanto bersama para relawan mendistribusikan bantuan untuk korban terdampak banjir bandang serta korban meninggal dunia, atas musibah di desa tersebut. Didampingi Wakil Ketua I bidang kebencanaan Sugiyono serta Kepala Markas PMI Kabupaten […]

  • NU Online Ulang Tahun Hari Ini

    NU Online Ulang Tahun Hari Ini

    • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Kiriman kue ulang tahun untuk NU Online dari Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU HongKong JAKARTA-Media massa sangat diperlukan sebaagai corong berita. Seiring berkembangnya zaman, media massa bukan hanya tempat menimba berita, namun juga bisa menjadi tempat yang menyediakan berbagai informasi bahkan hiburan dalam berbagai bentuk. Media cetak juga sudah mulai bertransformasi dalam bentuk yang mengikuti […]

expand_less