Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Muslimat NU Pati Gelontorkan Rp 3M untuk Santuni Yatim

Muslimat NU Pati Gelontorkan Rp 3M untuk Santuni Yatim

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
  • visibility 198
  • comment 0 komentar

PATI-Gedung Haji Pati mendadak menjadi lautan putih, Sabtu (5/10) pagi tadi. Sedikitnya, 6000 anggota Muslimat NU se-Kabupaten menghadiri acara istighotsah dan selawat bersama.

Santunan yatim piatu secara simbolis oleh Pengurus Cabang Muslimat NU Pati

Ibu-ibu Muslimat tersebut, atas intruksi pengurus cabang datang dengan mengenakan dresscode serba putih. Jamaah terbanyak datang dari PAC Pucakwangi sebanyak 750 orang, diikuti PAC Winong, 550 orang dan 545 Muslimat datang dari PAC Tlogowungu.

Acara tersebut dihelat oleh Pengurus Cabang Muslimat NU Pati. Hj. Maria Ulfah Mundzir, ketua Muslimat Pati, menegaskan bahwa kegiatan yang berlangsung meriah pagi tadi adalah untuk menyambut jama’ah haji Muslimat serta memperingati tahun baru hijriyah 1441 H. Sementara itu, Hj. Rif’atun Najib yang menjabat sebagai panitia, menuturkan kepada pcnupati.or.id. bahwa agenda Muslimat tersebut menghabiskan biaya miliaran rupiyah.

“Untuk santunan yatim sendiri kita anggarkan 3 miliar, belum lagi santunan dhuafa dan dan keperluan-keperluan lain. Dana tersebut beraumber dari para donatur dan sponsor” tuturnya.

Benar saja, tercatat lebih dari 3500 yatama menerima santunan dari panitia. Hanya saja, panitia mengambil perwakilan dua orang dari masing-masing kecamatan untuk menerima santunan secara simbolis.

Hj. Maesaroh yang mewakili Hj. Rif’atun Najib dalam laporan panitia memaparkan katidakmungkinan panitia untuk menampung semua yatama yang terdaftar. Keadaan tersebut sangat beralasan meningat waktu dan kapasitas gedung yang tidak mendukung.

Habib Ali Zainal Abidin Jepara saat memasuki ruangan utama Gedung Haji Pati

Agenda ini dimulai dengan khotmil qur’an bin nadlor sejak pukul 06.00 WIB. Setelah pukul 08.00 barulah acara dibuka. Puncaknya, selawat kebangsaan yang dipimpin langsung oleh Habib Ali Zainal Abidin dari Jepara hingga Sabtu (5/10) siang.

Banyaknya hadirin yang larut dalam selawat menandakan tingginya antusiasme ibu-ibu Muslimat NU dalam mengikuti rangkaian acara. Bukan hanya itu, Bupati, Ketua PCNU Pati hingga pimpinan lembaga NU dan Banom juga tampak khusyuk berselawat bersama habib Ali.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LTMNU Pati Data Ulang Masjid dan Mushola se Kabupaten

    LTMNU Pati Data Ulang Masjid dan Mushola se Kabupaten

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pati, akan melakukan pendataan ulang masjid dan mushola yang terdapat di seluruh Kabupatenb Pati. Hal ini menjadi salah satu keputusan penting yang disepakati dalam rapat koordinasi antara LTMNU Kabupaten dengan LTMNU Kecamatan (MWC NU) se-Kabupaten Pati. Rapat koordinasi LTMNU tersebut digelar siang ini (Ahad, 21/07) di Gedung Islamic […]

  • LP Ma’arif Bersyukur atas Penutupan LI, Ini Alasannya

    LP Ma’arif Bersyukur atas Penutupan LI, Ini Alasannya

    • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Adib al Arif, ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pati PATI – Terkait dengan penutupan tempat maksiat Lorok Indah (LI) yang ada di Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati, LP Ma’arif NU Kabuoaten Pati merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kab. Pati dan seluruh jajarannya. Hal itu disampaikan langsung oleg Ketua LP Ma’arif Pati, Ahmad Adib Al […]

  • PCNU-PATI

    Maqashidus Syariah Lin Nisa’

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Jamal Makmur Asmani Kamis, 16 Februari 2023 di Aula IPMAFA Lantai 2 dikaji terminologi baru dalam kajian ushul fiqh, yaitu; Maqashidus Syariah Lin-Nisa’. Penulis mendapat pencerahan dari Prof. Abdul Mustaqim dari UIN Suka Yogyakarta, Bu Nyai Umdatul Baroroh, Gus Jamaluddin, Mas Rolan, dan Mas Hilmi. Ada beberapa point penting yang disampaikan para […]

  • Ini Cara Pelajar NU Sidomukti Buka Bulan Maulud

    Ini Cara Pelajar NU Sidomukti Buka Bulan Maulud

    • calendar_month Jum, 8 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Kekompakan IPNU dan IPPNU Ranting Sidomukti dalam mengisi bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. MARGOYOSO – Dalam rangka memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW, PR IPNU IPPNU Desa Sidomukti menggelar pengajian umum pada Kamis, (7/10). Acara tersebut terlaksana berkat kerjasama dengan Fatayat dan Majlis Yasinan Ibu-Ibu Dukuh Gesing.  Acara berlangsung dari pukul 13.15 WIB sampai 15.45 […]

  • Pergerakan Pelajar NU, Benteng Aswaja dari Garis Terluar Pati

    Pergerakan Pelajar NU, Benteng Aswaja dari Garis Terluar Pati

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Geliat NU Winong Pati menjalar sampai di Banom termuda IPNU-IPPNU Ahad 16 Pebruari 2020, sekira bakdal isya’ tadi malam, telah digelar Pelantikan IPNU-IPPNU Ranting Desa Godo Winong Pati Tampak hadir menyaksikan pelantikan tersebut Tokoh Agama, Kepala Desa, Pengurus Ranting NU dan Banomnya Setelah melantik dan membacakan SK dari PC IPNU Kab. Pati, Rekan Nanang ketua […]

  • Membangun Semangat Nasionalisme Melalui Tradisi Lokal

    Membangun Semangat Nasionalisme Melalui Tradisi Lokal

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Pati. Pemerintah Desa Ketanggan dan KKN IPMafa beserta warga Nahdliyin setempat mengadakan ngaji budaya bersama KH. Umar Fayumi dari Kajen Putra KH. Fayumi Munji Ketua Tanfidziyah NU tahun 90-awal. Acara bertempat di Balai Desa Ketanggan 20/8 kemarin. “Semangat nasionalisme kita akan terus kuat apabila kita memahami tradisi lokal dan menjaga serta melestarikannya. Sebab tradisi lokal […]

expand_less