Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Muslimat NU Pati Gelontorkan Rp 3M untuk Santuni Yatim

Muslimat NU Pati Gelontorkan Rp 3M untuk Santuni Yatim

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
  • visibility 191
  • comment 0 komentar

PATI-Gedung Haji Pati mendadak menjadi lautan putih, Sabtu (5/10) pagi tadi. Sedikitnya, 6000 anggota Muslimat NU se-Kabupaten menghadiri acara istighotsah dan selawat bersama.

Santunan yatim piatu secara simbolis oleh Pengurus Cabang Muslimat NU Pati

Ibu-ibu Muslimat tersebut, atas intruksi pengurus cabang datang dengan mengenakan dresscode serba putih. Jamaah terbanyak datang dari PAC Pucakwangi sebanyak 750 orang, diikuti PAC Winong, 550 orang dan 545 Muslimat datang dari PAC Tlogowungu.

Acara tersebut dihelat oleh Pengurus Cabang Muslimat NU Pati. Hj. Maria Ulfah Mundzir, ketua Muslimat Pati, menegaskan bahwa kegiatan yang berlangsung meriah pagi tadi adalah untuk menyambut jama’ah haji Muslimat serta memperingati tahun baru hijriyah 1441 H. Sementara itu, Hj. Rif’atun Najib yang menjabat sebagai panitia, menuturkan kepada pcnupati.or.id. bahwa agenda Muslimat tersebut menghabiskan biaya miliaran rupiyah.

“Untuk santunan yatim sendiri kita anggarkan 3 miliar, belum lagi santunan dhuafa dan dan keperluan-keperluan lain. Dana tersebut beraumber dari para donatur dan sponsor” tuturnya.

Benar saja, tercatat lebih dari 3500 yatama menerima santunan dari panitia. Hanya saja, panitia mengambil perwakilan dua orang dari masing-masing kecamatan untuk menerima santunan secara simbolis.

Hj. Maesaroh yang mewakili Hj. Rif’atun Najib dalam laporan panitia memaparkan katidakmungkinan panitia untuk menampung semua yatama yang terdaftar. Keadaan tersebut sangat beralasan meningat waktu dan kapasitas gedung yang tidak mendukung.

Habib Ali Zainal Abidin Jepara saat memasuki ruangan utama Gedung Haji Pati

Agenda ini dimulai dengan khotmil qur’an bin nadlor sejak pukul 06.00 WIB. Setelah pukul 08.00 barulah acara dibuka. Puncaknya, selawat kebangsaan yang dipimpin langsung oleh Habib Ali Zainal Abidin dari Jepara hingga Sabtu (5/10) siang.

Banyaknya hadirin yang larut dalam selawat menandakan tingginya antusiasme ibu-ibu Muslimat NU dalam mengikuti rangkaian acara. Bukan hanya itu, Bupati, Ketua PCNU Pati hingga pimpinan lembaga NU dan Banom juga tampak khusyuk berselawat bersama habib Ali.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Tim Farmasi UGM Datangi Perkumpulan Emak-Emak, Ada Apa? 

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    pcnupati.or.od. Rutinan Fatayat NU Kabupaten Pati bulan ini sukses diselenggarakan di Balai Desa Glonggong, Kecamatan Jakenan, Ahad (8/10). Kehadiran 40 delegasi dari 20 PAC Fatayat NU Se-Kabupaten Pati menjadi indikator solidnya kaum pemudi NU ini. Bukan hanya itu, tuan rumah, PAC Jakenan juga mengirimkan 20 pengurusnya untuk hadir dalam agenda itu.  Jajaran tokoh masyarakat, baik […]

  • RMI PCNU Pati Berupaya Ciptakan Lingkungan Pesantren yang Aman dan Nyaman

    RMI PCNU Pati Berupaya Ciptakan Lingkungan Pesantren yang Aman dan Nyaman

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

      pcnupati.or id – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Kabupaten Pati mengadakan dialog dengan Bu Nyai dari berbagai pesantren di Kabupaten Pati pada Jumat (18/72025), di Aula Barat Madrasah Alhikmah Kajen, Kecamatan Margoyoso. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap pelecehan seksual di lingkungan pesantren. Dialog ini dihadiri oleh 100-an Bu Nyai dari […]

  • KH. Aniq Muhammadun: Pentingnya Kerjasama Umara Ulama

    KH. Aniq Muhammadun: Pentingnya Kerjasama Umara Ulama

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    PATI – Dalam membina masyarakat perlu adanya kerjasama yang baik antara umara dan ulama. Demikian disampaikan oleh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pati, KH. M. Aniq Muhammadun, saat memberikan tausyiah dalam acara Gema Pati Bersholawat 2019. Acara Gema Pati Bersholawat 2019 Bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf sendiri digelar di komplek Alun-Alun Pati pada Selasa malam, […]

  • Pelajar NU untuk Bangsa

    Pelajar NU untuk Bangsa

    • calendar_month Jum, 10 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Cabang IPNU dan IPPNU mengadakan Pendidikan dan Latihan sebagai salah satu faktor penting dalam kehidupan dan jalannya roda regenerasi dalam sebuah Organisasi. Yang mana dalam DIKLAT tersebut terjadinya proses regenerasi dan transfer ilmu pengetahuan serta doktrin awal tentang organisasi. Tidak terkecuali Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) yang merupakan […]

  • Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

    • calendar_month Jum, 13 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Dari pak Siswoyo Bulumanis Pati Assalamualaikum Saya mau tanya pak, mengenai praktek solat istisqo kok tidak dilakukan di masjid saja, malah dilakukan di tempat terbuka seperti alun-alun atau lapangan, apa memang sunnahnya seperti itu? Mohon penjelasannya. Terima kasih Waalaikumsalam Terima kasih atas pertanyaannya. Sholat istisqo` adalah sholat yang  kita lakukan untuk meminta siraman kepada allah […]

  • PCNU-PATI Photo by Marcel Strauß

    Pesantren sebagai Agen Perubahan Sosial Masyarakat

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Pondok pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan salah satu institusi pendidikan tertua di Indonesia yang ada dalam masyarakat dan mempunyai peran yang sangat urgent dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Karena di dalam pesantren tidak hanya memberikan pengetahuan dan ketrampilan teknis kepada santri, melainkan yang lebih penting adalah menanamkan nilai-nilai […]

expand_less