Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Menyiapkan Kader NU Di Masa Depan

Menyiapkan Kader NU Di Masa Depan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 18 Apr 2017
  • visibility 638
  • comment 0 komentar

Perkembangannya Nahdlatul Ulama (NU) mengalami peningkatan sangat signifikan dalam jumlah pengikutnya. Hal ini bisa dilihat dalam Lembaga Survei Indonesia melalui exit poll pada tahun 2013. Dalam rilis tersebut, data menunjukkan bahwa dari 249 juta penduduk Indonesia yang mempunyai hak pilih, sekitar 36 persen atau 91,2 juta adalah warga NU. Selain itu  Di dalam buku “NU dan Keindonesiaan” karya Mohammad Sobary menyebutkan bahwa KH. Hasyim Muzadi pernah menyatakan jumlah warga NU sekitar 60 juta. Akan tetapi, Gus Dur menaksir lebih banyak, lebih dari 50 persen orang Indonesia adalah warga NU.
Jadi sebagai organisasi kemasyarakatan yang ada di Indonesia, NU memiliki jumlah pengikut terbesar menurut dari berbagai sumber. Oleh karena itu, dalam mempersiapkan para kadernya, NU perlu berbenah diri dalam memperbaiki semua aspek mulai dari pendidikan dan ekonomi. Aspek ini sangat penting, karena melihat fenomena-fenomena belakangan ini banyak terjadi kemerosotan moralitas peserta didik  yang terjadi di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Maka NU harus segera bergerak dalam pembinaan kader-kadernya agar tidak terbawa ke lobang hitam.
Melihat dari persoalan diatas maka diperlukan terobosan-terobosan baru untuk bisa memberikan sumbangsih pemikiran terhadap warga NU dalam hal pendidikan dan perubahan sosial ekonomi di masyarakat, selain itu  juga diperlukan langkah-langkah yang konkrit dan nyata untuk menyelamatan generasi bangsa Indonesia.
Mensinergikan Pendidikan NU  
Berbagai masalah kekinian dan keakanan sebagai tantangan yang harus dihadapi oleh umat di Indonesia, seperti dalam hal pendidikan yang ada di negeri ini. Ancaman paling serius pendidikan NU adalah indikasi merosotnya kepercayaan masyarakat. Hal ini bisa membuat warga nahdhiyyinakan meninggalkan atau menitipkan anak-anaknya ke lembaga pendidikan lainnya, jika pendidikan NU tidak segera melakukan perubahan. Keprihatian ini, sering diungkapkan dalam berbagai pertemuan yang diselenggarakan LP. Maarif di berbagai pertemuan. Selain itu tidak ada jalan lain bagi lembaga pendidikan NU kecuali untuk menunjukkan keseriusan kerja keras dan melakukan terobosan-terobosan agar dapat meningkatkan mutunya, setidaknya bisa setara dengan lembaga pendidikan yang sudah maju. Dalam UU yang mengatur dalam bidang pendidikan, pendidikan swasta NU memiliki hak yang sama dalam memperoleh perlakuan pemerintah. Lembaga pendidikan NU pada umumnya telah memiliki semangat mandiri. Maju mundurnya memang tidak tergantung pada pihak lain termasuk pemerintah. Ketika terjadi diskriminasi, pendidikan NU terus melangkah untuk memperbaiki diri. Kondisi sekarang adalah gambaran akhir dari proses tersebut yang menunjukkan masih adanya kekurangan dan ketidakpuasan.
Melalui konteks ini, agar pendidikan NU ke depan dapat memenuhi harapan semua pihak, maka keterlibatan NU secara resmi struktural sangat dibutuhkan terutama posisinya sebagai penanggungjawab dan lembaga bagi kemajuan kependidikan NU terbesar di seluruh nusantara. Apabila ke depan dilakukan kinerja yang sinergis pada seluruh komponen struktural NU, tidak hanya Maarif saja, maka sektor pendidikan akan menjadi garapan utama, yang berarti menjadi arus utama Nahdlatul Ulama dari pusat hingga ka daerah (ranting).
Pendidikan NU Ideal
Warga NU telah mulai rindu dengan NU yang cinta dengan pendidikan. Jika pendidikan dipahami sebagai starting point rekayasa sosial kaum nahdliyyin, maka gerakan-gerakan NU ke depan hendaknya merupakan proses pemberdayaan sumber daya manusia NU yang dapat membekali mereka untuk memahami eksistensi dirinya dalam tata sosial-kemasyarakatan Indonesia. Dengan kualitas pendidikan yang baik, akan tidak terlalu sulit untuk memperbaiki aspek-aspek kehidupan warga NU yang lainnya.
Bagi NU sendiri, pendidikan merupakan upaya untuk mengembangkan individu-individu agar menjadi manusia yang dapat mengaktualkan potensi-potensi dirinya dan memiliki response soal yang mampu mengemban fungsi Abdullah dan Khalifatullah. Oleh karena itu, diharapkan dari LP. Maarif dapat mencetak insan muslim yang sehat jasmani, beriman, bertakwa, memiliki ilmu pengetahuan, ketrampilan, berakhlakul karimah yang dapat memberikan manfaat besar pada kemanusiaan, serta memiliki komitmen kerakyatan dan kebangsaan.  Lembaga-lembaga pendidikan yang dikelola Maarif hendaknya menjadi inspirasi bagi terwujudnya ukhuwah nadhiyyah. Tidak hanya itu harapannya dengan melalui pendidikan yang ada di bawah payung NU bisa mencetak generasi insan yang berkakhlakul karimah, mempunyai skill yang mumpuni dan bisa menjadi contoh di masyarakat. Dengan begitu kader-kader NU di masa depan akan cerah dan berani bersaing di kecah nasional maupun intrenasional. (Siswanto, S.sos.I Penulis adalah Mahasiswa  S 2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Lesbumi Pati Luncurkan Buku Kumpulan Naskah Drama

    Anggota Lesbumi Pati Luncurkan Buku Kumpulan Naskah Drama

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

      Pati – Anggota Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pati, Miftahur Rohim (34), menerbitkan buku kumpulan naskah drama yang sarat dengan nuansa religi, klenik, dan isu-isu sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat tani di wilayah Pati Selatan. Buku ini menawarkan perspektif unik tentang kehidupan sehari-hari dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat setempat melalui sudut pandang […]

  • Lagi, Pelajar NU Giatkan Pelatihan Public Speaking

    Lagi, Pelajar NU Giatkan Pelatihan Public Speaking

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Salah satu sesi pelatihan Public Speaking yang diadakan oleh Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Kadilangu, Trangkil TRANGKIL – Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Desa Kadilangu menyelenggarakan Pelatihan Public Speaking di Aula Madrasah Diniyah Mansyaul Ulum pada Jum’at (17/12). Kegiatan dimulai pada pukul 18.30 WIB.  Setidaknya ada 18 peserta dari anggota IPNU IPPNU Desa Kadilangu yang mengikuti agenda ini. […]

  • Lazisnu Ranting Klakah, Door to Door Santuni Yatim

    Lazisnu Ranting Klakah, Door to Door Santuni Yatim

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Penyaluran santunan ke rumah salah satu yatim oleh Para Pengurus Ranting Lazisnu Klakahkasihan, Gembong, Kamis (19/8) GEMBONG – Pengurus Ranting Lazisnu Klakahkasihan, Kecamatan Gembong berkeliling desa Kamis (19/8) kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyantuni anak-yatim yang berasa di desa ini.  “Karena luasnya desa, jadi kami cicil. Santunan yatama ini merupakan gelombang ke dua,” terang […]

  • ‎Bekali Mahasiswa, Asmadewa UST Gelar Pelatihan Penulisan Tugas Akhir dan Artikel Ilmiah

    ‎Bekali Mahasiswa, Asmadewa UST Gelar Pelatihan Penulisan Tugas Akhir dan Artikel Ilmiah

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.760
    • 0Komentar

    ‎YOGYAKARTA – Asrama Mahasiswa Dewantara (Asmadewa) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menggelar Seminar dan Pelatihan Penulisan Tugas Akhir dan Artikel Ilmiah pada Rabu, 8 Juli 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Menulis dengan Kualitas, Meneliti dengan Integritas: Mewujudkan Karya Ilmiah yang Unggul dan Publikatif” ini dilaksanakan di Gedung Ki Sarino, UST, dan wajib diikuti oleh seluruh […]

  • PCNU-PATI

    Aktualisasi dalam Nilai Aswaja

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 745
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Aswaja atau yang kita kenal dengan Ahlussunnah wal Jamaah merupakan paham keagamaan yang memiliki pengetahuan serta pengalaman dalam sejarah Islam. Ia sering disematkan sebagai alian (mazhab) dalam Islam yang berkaitan dengan konsep akidah, syariat, dan tasawuf dengan corak moderat. Salah satu ciri khas secara intrinsik paham ini adalah sebagai identitas dalam […]

  • MWCNU Kayen Gelar Doa Bersama Dan Santunan Anak Yatim Piatu

    MWCNU Kayen Gelar Doa Bersama Dan Santunan Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Rab, 18 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

    KAYEN – MWC NU Kayen hari ini (Rabu, 18/08) bertempat di Gedung NU Kayen menggelar kegiatan Do’a Bersama untuk keselamatan bangsa dan santunan anak yatim piatu dalam rangka memperingati 10 Muharam 1443 H dan juga HUT RI Ke 76. “Kegiatan di laksanakan dengan konsep yang cukup sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan, karena mengingat ini masih […]

expand_less