Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Menyiapkan Kader NU Di Masa Depan

Menyiapkan Kader NU Di Masa Depan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 18 Apr 2017
  • visibility 594
  • comment 0 komentar

Perkembangannya Nahdlatul Ulama (NU) mengalami peningkatan sangat signifikan dalam jumlah pengikutnya. Hal ini bisa dilihat dalam Lembaga Survei Indonesia melalui exit poll pada tahun 2013. Dalam rilis tersebut, data menunjukkan bahwa dari 249 juta penduduk Indonesia yang mempunyai hak pilih, sekitar 36 persen atau 91,2 juta adalah warga NU. Selain itu  Di dalam buku “NU dan Keindonesiaan” karya Mohammad Sobary menyebutkan bahwa KH. Hasyim Muzadi pernah menyatakan jumlah warga NU sekitar 60 juta. Akan tetapi, Gus Dur menaksir lebih banyak, lebih dari 50 persen orang Indonesia adalah warga NU.
Jadi sebagai organisasi kemasyarakatan yang ada di Indonesia, NU memiliki jumlah pengikut terbesar menurut dari berbagai sumber. Oleh karena itu, dalam mempersiapkan para kadernya, NU perlu berbenah diri dalam memperbaiki semua aspek mulai dari pendidikan dan ekonomi. Aspek ini sangat penting, karena melihat fenomena-fenomena belakangan ini banyak terjadi kemerosotan moralitas peserta didik  yang terjadi di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Maka NU harus segera bergerak dalam pembinaan kader-kadernya agar tidak terbawa ke lobang hitam.
Melihat dari persoalan diatas maka diperlukan terobosan-terobosan baru untuk bisa memberikan sumbangsih pemikiran terhadap warga NU dalam hal pendidikan dan perubahan sosial ekonomi di masyarakat, selain itu  juga diperlukan langkah-langkah yang konkrit dan nyata untuk menyelamatan generasi bangsa Indonesia.
Mensinergikan Pendidikan NU  
Berbagai masalah kekinian dan keakanan sebagai tantangan yang harus dihadapi oleh umat di Indonesia, seperti dalam hal pendidikan yang ada di negeri ini. Ancaman paling serius pendidikan NU adalah indikasi merosotnya kepercayaan masyarakat. Hal ini bisa membuat warga nahdhiyyinakan meninggalkan atau menitipkan anak-anaknya ke lembaga pendidikan lainnya, jika pendidikan NU tidak segera melakukan perubahan. Keprihatian ini, sering diungkapkan dalam berbagai pertemuan yang diselenggarakan LP. Maarif di berbagai pertemuan. Selain itu tidak ada jalan lain bagi lembaga pendidikan NU kecuali untuk menunjukkan keseriusan kerja keras dan melakukan terobosan-terobosan agar dapat meningkatkan mutunya, setidaknya bisa setara dengan lembaga pendidikan yang sudah maju. Dalam UU yang mengatur dalam bidang pendidikan, pendidikan swasta NU memiliki hak yang sama dalam memperoleh perlakuan pemerintah. Lembaga pendidikan NU pada umumnya telah memiliki semangat mandiri. Maju mundurnya memang tidak tergantung pada pihak lain termasuk pemerintah. Ketika terjadi diskriminasi, pendidikan NU terus melangkah untuk memperbaiki diri. Kondisi sekarang adalah gambaran akhir dari proses tersebut yang menunjukkan masih adanya kekurangan dan ketidakpuasan.
Melalui konteks ini, agar pendidikan NU ke depan dapat memenuhi harapan semua pihak, maka keterlibatan NU secara resmi struktural sangat dibutuhkan terutama posisinya sebagai penanggungjawab dan lembaga bagi kemajuan kependidikan NU terbesar di seluruh nusantara. Apabila ke depan dilakukan kinerja yang sinergis pada seluruh komponen struktural NU, tidak hanya Maarif saja, maka sektor pendidikan akan menjadi garapan utama, yang berarti menjadi arus utama Nahdlatul Ulama dari pusat hingga ka daerah (ranting).
Pendidikan NU Ideal
Warga NU telah mulai rindu dengan NU yang cinta dengan pendidikan. Jika pendidikan dipahami sebagai starting point rekayasa sosial kaum nahdliyyin, maka gerakan-gerakan NU ke depan hendaknya merupakan proses pemberdayaan sumber daya manusia NU yang dapat membekali mereka untuk memahami eksistensi dirinya dalam tata sosial-kemasyarakatan Indonesia. Dengan kualitas pendidikan yang baik, akan tidak terlalu sulit untuk memperbaiki aspek-aspek kehidupan warga NU yang lainnya.
Bagi NU sendiri, pendidikan merupakan upaya untuk mengembangkan individu-individu agar menjadi manusia yang dapat mengaktualkan potensi-potensi dirinya dan memiliki response soal yang mampu mengemban fungsi Abdullah dan Khalifatullah. Oleh karena itu, diharapkan dari LP. Maarif dapat mencetak insan muslim yang sehat jasmani, beriman, bertakwa, memiliki ilmu pengetahuan, ketrampilan, berakhlakul karimah yang dapat memberikan manfaat besar pada kemanusiaan, serta memiliki komitmen kerakyatan dan kebangsaan.  Lembaga-lembaga pendidikan yang dikelola Maarif hendaknya menjadi inspirasi bagi terwujudnya ukhuwah nadhiyyah. Tidak hanya itu harapannya dengan melalui pendidikan yang ada di bawah payung NU bisa mencetak generasi insan yang berkakhlakul karimah, mempunyai skill yang mumpuni dan bisa menjadi contoh di masyarakat. Dengan begitu kader-kader NU di masa depan akan cerah dan berani bersaing di kecah nasional maupun intrenasional. (Siswanto, S.sos.I Penulis adalah Mahasiswa  S 2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • INISNU Gelar Workshop Peningkatan Mutu Akademik melalui Penyelenggaraan RPL

    INISNU Gelar Workshop Peningkatan Mutu Akademik melalui Penyelenggaraan RPL

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.481
    • 0Komentar

    INISNU Gelar Workshop Peningkatan Mutu Akademik melalui Penyelenggaraan RPL Temanggung – Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menyelenggarakan Workshop Peningkatan Mutu Akademik Melalui Penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2. Workshop menghadirkan dua narasumber dari Universitas Wahid […]

  • PCNU-PATI

    NU Peduli Pati Distribusikan Nasi Bungkus untuk Korban Banjir

    • calendar_month Sen, 2 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Nahdlatul Ulama (NU) Peduli Pati mendirikan dapur umum di halaman kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat. Dapur umum itu didirikan sejak 1 Januari 2023 kemarin untuk menyuplai makanan bagi warga yang terdampak banjir. Sebagaimana diketahui, baru-baru ini sejumlah wilayah di Kabupaten Pati tegenang banjir akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir. […]

  • UPZIS MWCNU Tayu Lakukan Turba dan Galakkan Program NU Care Damai

    UPZIS MWCNU Tayu Lakukan Turba dan Galakkan Program NU Care Damai

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.913
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tayu, Kabupaten Pati, rutin melaksanakan kegiatan Turun ke Bawah (Turba). Kegiatan ini merupakan program sosialisasi dan konsolidasi yang dilakukan oleh pengurus UPZIS MWC untuk mendorong aktivasi dan kinerja UPZIS di tingkat ranting. Ketua UPZIS MWCNU Tayu, Moh Fatchurrohman, menyatakan bahwa […]

  • PCNU-PATI

    LKD Fatayat NU Winong Singgung Analisis Gender

    • calendar_month Rab, 28 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id.- WINONG Latihan Kader Dasar (LKD) memegang peran penting dalam organisasi Fatayat NU. Sebab, via LKD, Pengurus Fatayat NU dilatih untuk loyal dan militan terhadap organisasi. Hal itulah yang disampaikan oleh Lilik Khoni’ah, sekretaris PC Fatayat NU Pati kepada pcnupati.or.id.  Sebab pentingnya LKD, pihak PC Fatayat NU Pati mengimbau seluruh PAC untuk mengagendakan kegiatan tersebut. Bahkan, […]

  • RA. KH. Hasyim Asy’ari  Sukoharjo Gelar Parenting Ramadan

    RA. KH. Hasyim Asy’ari Sukoharjo Gelar Parenting Ramadan

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Sukoharjo – Raudhatul Athfal KH. Hasyim Asy’ari Sukoharjo mengadakan acara Buka Bersama, Kajian Ramadhan dan Parenting Bertemakan “Mengajarkan Anak Beribadah di Bulan Ramadhan Untuk Menanamkan Keimanan Sejak Dini”, dengan Nara Sumber Ustadz Syamsul Ashri, S.Pd. Dalam Kajian Ramadhan sekaligus Parenting, Ustadz Syamsul Ashri, S.Pd yang juga selaku Kepala MI Terpadu Riyadus Sholihin Kecamatan Nguter, […]

  • Kantongi Restu Ulama, Ansor Bermi Mantab Bangkit Usai Tidur Panjang

    Kantongi Restu Ulama, Ansor Bermi Mantab Bangkit Usai Tidur Panjang

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Setelah vakum selama kurang lebih dua dekade, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ranting Bermi mulai menata kembali langkah. Sebagai permulaan, para pengurusnya sowan guna memohon doa restu kepada para ulama dan masyayikh setempat. Sejak Selasa (5/7), Pimpinan Ranting GP Ansor Bermi telah menyowani beberapa kiai. Di antaranya, KH. Masruron, KH. Abdul Mu’in, Gus […]

expand_less