Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Menyiapkan Kader NU Di Masa Depan

Menyiapkan Kader NU Di Masa Depan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 18 Apr 2017
  • visibility 617
  • comment 0 komentar

Perkembangannya Nahdlatul Ulama (NU) mengalami peningkatan sangat signifikan dalam jumlah pengikutnya. Hal ini bisa dilihat dalam Lembaga Survei Indonesia melalui exit poll pada tahun 2013. Dalam rilis tersebut, data menunjukkan bahwa dari 249 juta penduduk Indonesia yang mempunyai hak pilih, sekitar 36 persen atau 91,2 juta adalah warga NU. Selain itu  Di dalam buku “NU dan Keindonesiaan” karya Mohammad Sobary menyebutkan bahwa KH. Hasyim Muzadi pernah menyatakan jumlah warga NU sekitar 60 juta. Akan tetapi, Gus Dur menaksir lebih banyak, lebih dari 50 persen orang Indonesia adalah warga NU.
Jadi sebagai organisasi kemasyarakatan yang ada di Indonesia, NU memiliki jumlah pengikut terbesar menurut dari berbagai sumber. Oleh karena itu, dalam mempersiapkan para kadernya, NU perlu berbenah diri dalam memperbaiki semua aspek mulai dari pendidikan dan ekonomi. Aspek ini sangat penting, karena melihat fenomena-fenomena belakangan ini banyak terjadi kemerosotan moralitas peserta didik  yang terjadi di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Maka NU harus segera bergerak dalam pembinaan kader-kadernya agar tidak terbawa ke lobang hitam.
Melihat dari persoalan diatas maka diperlukan terobosan-terobosan baru untuk bisa memberikan sumbangsih pemikiran terhadap warga NU dalam hal pendidikan dan perubahan sosial ekonomi di masyarakat, selain itu  juga diperlukan langkah-langkah yang konkrit dan nyata untuk menyelamatan generasi bangsa Indonesia.
Mensinergikan Pendidikan NU  
Berbagai masalah kekinian dan keakanan sebagai tantangan yang harus dihadapi oleh umat di Indonesia, seperti dalam hal pendidikan yang ada di negeri ini. Ancaman paling serius pendidikan NU adalah indikasi merosotnya kepercayaan masyarakat. Hal ini bisa membuat warga nahdhiyyinakan meninggalkan atau menitipkan anak-anaknya ke lembaga pendidikan lainnya, jika pendidikan NU tidak segera melakukan perubahan. Keprihatian ini, sering diungkapkan dalam berbagai pertemuan yang diselenggarakan LP. Maarif di berbagai pertemuan. Selain itu tidak ada jalan lain bagi lembaga pendidikan NU kecuali untuk menunjukkan keseriusan kerja keras dan melakukan terobosan-terobosan agar dapat meningkatkan mutunya, setidaknya bisa setara dengan lembaga pendidikan yang sudah maju. Dalam UU yang mengatur dalam bidang pendidikan, pendidikan swasta NU memiliki hak yang sama dalam memperoleh perlakuan pemerintah. Lembaga pendidikan NU pada umumnya telah memiliki semangat mandiri. Maju mundurnya memang tidak tergantung pada pihak lain termasuk pemerintah. Ketika terjadi diskriminasi, pendidikan NU terus melangkah untuk memperbaiki diri. Kondisi sekarang adalah gambaran akhir dari proses tersebut yang menunjukkan masih adanya kekurangan dan ketidakpuasan.
Melalui konteks ini, agar pendidikan NU ke depan dapat memenuhi harapan semua pihak, maka keterlibatan NU secara resmi struktural sangat dibutuhkan terutama posisinya sebagai penanggungjawab dan lembaga bagi kemajuan kependidikan NU terbesar di seluruh nusantara. Apabila ke depan dilakukan kinerja yang sinergis pada seluruh komponen struktural NU, tidak hanya Maarif saja, maka sektor pendidikan akan menjadi garapan utama, yang berarti menjadi arus utama Nahdlatul Ulama dari pusat hingga ka daerah (ranting).
Pendidikan NU Ideal
Warga NU telah mulai rindu dengan NU yang cinta dengan pendidikan. Jika pendidikan dipahami sebagai starting point rekayasa sosial kaum nahdliyyin, maka gerakan-gerakan NU ke depan hendaknya merupakan proses pemberdayaan sumber daya manusia NU yang dapat membekali mereka untuk memahami eksistensi dirinya dalam tata sosial-kemasyarakatan Indonesia. Dengan kualitas pendidikan yang baik, akan tidak terlalu sulit untuk memperbaiki aspek-aspek kehidupan warga NU yang lainnya.
Bagi NU sendiri, pendidikan merupakan upaya untuk mengembangkan individu-individu agar menjadi manusia yang dapat mengaktualkan potensi-potensi dirinya dan memiliki response soal yang mampu mengemban fungsi Abdullah dan Khalifatullah. Oleh karena itu, diharapkan dari LP. Maarif dapat mencetak insan muslim yang sehat jasmani, beriman, bertakwa, memiliki ilmu pengetahuan, ketrampilan, berakhlakul karimah yang dapat memberikan manfaat besar pada kemanusiaan, serta memiliki komitmen kerakyatan dan kebangsaan.  Lembaga-lembaga pendidikan yang dikelola Maarif hendaknya menjadi inspirasi bagi terwujudnya ukhuwah nadhiyyah. Tidak hanya itu harapannya dengan melalui pendidikan yang ada di bawah payung NU bisa mencetak generasi insan yang berkakhlakul karimah, mempunyai skill yang mumpuni dan bisa menjadi contoh di masyarakat. Dengan begitu kader-kader NU di masa depan akan cerah dan berani bersaing di kecah nasional maupun intrenasional. (Siswanto, S.sos.I Penulis adalah Mahasiswa  S 2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Punya KARTANU, Berobat di RSI Pati dapat Diskon

    Punya KARTANU, Berobat di RSI Pati dapat Diskon

    • calendar_month Sab, 27 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

        Pati. Pemilik Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) di Kabupaten Pati bisa mendapatkan diskon biaya pengobatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Pati.   Hal tersebut disampaikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, Kiai Yusuf Hasyim ketika ditemui di sela Sarasehan Menatap Masa Depan NU Kabupaten Pati dalam rangka memperingati hari lahir ke-98 […]

  • Photo by NEOM

    Puasa dan Kecerdasan Emosi

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Puasa telah lama dikenal karena manfaat fisiknya, seperti peningkatan kontrol gula darah, pengurangan peradangan, dan bahkan potensi untuk memperpanjang umur. Namun, aspek yang sering terlewatkan dari praktik ini adalah manfaat yang dapat diberikan terhadap pertumbuhan pribadi dan peningkatan kecerdasan emosi. Kecerdasan emosi, yang meliputi kesadaran diri, empati, pengaturan emosi, dan keterampilan […]

  • Peduli Yatim, Lazisnu Pati Beri Bantuan Pengobatan

    Peduli Yatim, Lazisnu Pati Beri Bantuan Pengobatan

    • calendar_month Sab, 9 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- PC Lazisnu Pati beri bantuan pengobatan kepada Teguh Prasetyo, warga Growong Kidul Kecamatan Juwana Kabupaten Pati kamis (07/12) lalu. Pihak Lazisnu Pati yang diwakili oleh salah satu pengurus dan manajerial turut serta menggandeng Lazisnu MWC Juwana selaku wilayah tempat penyaluran donasi. Teguh Prasetyo merupakan anak tunggal dari pasangan Sarinah dan suami. Teguh mengalami […]

  • Indonesia Tetap Merdeka, Meski Rakyat Sengsara

    Indonesia Tetap Merdeka, Meski Rakyat Sengsara

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Baru bulan lalu kita tertawa bahagia merayakan hari kemerdekaan, hari merdeka, nusa dan bangsa, hari lahirnya bangsa Indonesia, Merdeka, Sekali merdeka tetap merdeka, Kita tetap setia tetap sedia, sepenggal lirik dari lagu Coklat. Dan bulan lalu kita merayakan Kemerdekaan yang ke 77 tahun, beraneka ragam, bermacam macam perlombaan di hadirkan […]

  • NU dan Pemkab Pati,Lakukan Safari Ramadhan

    NU dan Pemkab Pati,Lakukan Safari Ramadhan

    • calendar_month Kam, 30 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Pati.  Bertempat Masjid Sirojul Anam Pasucen Trangkil Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dan Pemerintah Kabupaten beserta SKPD nya mengadakan Tarling bersama, Jumat 10 Juni 2016 kemarin. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang di adakan oleh PCNU dengan Pemerintah kabupaten untuk Tarling (Tarawih Keliling) bersama di setiap kecamatan kabupaten Pati. “Melalui safari Ramadhan ini, kita bisa mempererat […]

  • PCNU-PATI

    Mencetak Kader Kiai Sahal; Pusat Fisi Adakan Sekolah Fiqh Sosial

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pusat Studi Pesantren dan Fiqh Sosial (PUSAT FISI) kembali menyelenggarakan Sekolah Fiqh Sosial, Kamis (23/04/2023) kemarin. Acara yang telah diadakan untuk ketiga kalinya ini bertempat di aula 2 lantai 2 kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah Pati. Acara ini diikuti oleh 27 peserta, terdiri dari mahasiswa IPMAFA lintas prodi dan beberapa santri dari berbagai pesantren […]

expand_less