Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Nikmat yang Terlupakan

Nikmat yang Terlupakan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 23 Sep 2024
  • visibility 244
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

Siang ini, suasana rumah sakit mulai ramai, berbeda dengan pagi tadi. Saya sedang menemani anak saya yang bungsu, yang kini terbaring lemah di tempat tidur. Tidak ada yang lebih berat bagi seorang orang tua selain melihat anaknya sakit.

Saya duduk di sampingnya, memperhatikan wajahnya yang tampak pucat, berharap ia segera pulih. Di sini, segalanya terasa melambat; setiap detik terasa lebih lama saat menunggu kabar baik tentang kesehatannya.

Kondisi ini membuat saya merenungkan betapa pentingnya menjaga kesehatan. Di tengah kesibukan kita sehari-hari, seringkali kita lupa bahwa kesehatan adalah salah satu hal paling berharga yang kita miliki. Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda bahwa ada dua nikmat yang sering dilupakan oleh manusia: kesehatan dan waktu luang.

Kedua hal ini mungkin terlihat sederhana, namun ketika kita kehilangannya, barulah kita menyadari betapa pentingnya mereka. Ketika kita sakit, aktivitas yang biasanya kita anggap remeh menjadi sangat sulit dilakukan, bahkan bangun dari tempat tidur saja terasa berat. Dan ketika waktu luang hilang, kita merasakan bagaimana beban kesibukan bisa begitu menekan, menghambat kita untuk melakukan hal-hal yang bermakna.

Kesehatan adalah salah satu nikmat yang seringkali kita abaikan. Banyak dari kita yang terlalu sibuk dengan pekerjaan, dengan tanggung jawab yang menumpuk, hingga lupa merawat tubuh. Kita sering mengabaikan pola makan, kurang berolahraga, dan seringkali membiarkan stres menumpuk. Baru ketika tubuh kita memberi sinyal—seperti sakit atau kelelahan yang luar biasa—barulah kita tersadar bahwa ada yang salah. Kita lupa bahwa tubuh ini memiliki batas. Kita tidak bisa terus-menerus mendorongnya tanpa memberikan waktu untuk istirahat dan perawatan yang layak. Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati, tetapi sayangnya, sering kali kita baru bertindak setelah terlambat.

Selain kesehatan, waktu luang adalah nikmat lain yang kerap terabaikan. Di zaman yang serba cepat ini, rasanya sulit sekali untuk benar-benar memiliki waktu luang. Bahkan ketika ada jeda, kita sering mengisinya dengan hal-hal yang tidak produktif, seperti terus-menerus menatap layar ponsel atau mengejar hal-hal yang sebenarnya tidak membawa kebahagiaan jangka panjang.

Padahal, waktu luang seharusnya digunakan untuk hal-hal yang lebih berarti, seperti mendekatkan diri kepada keluarga, merenung, atau memperbaiki kualitas hidup kita. Kita seringkali menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak penting, tanpa menyadari bahwa waktu tersebut tidak akan pernah bisa kita dapatkan kembali.

Sakit yang dialami anak saya ini menjadi pengingat bagi saya pribadi. Sebagai orang tua, saya menyadari betapa rentannya tubuh kita, terlebih tubuh anak-anak yang masih tumbuh.

Hidup ini singkat. Kita tidak pernah tahu kapan kesehatan kita akan terganggu atau kapan waktu luang yang kita miliki akan habis. Kesehatan dan waktu luang adalah karunia yang tidak ternilai.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jama’ah Kolo-Kolo Rutin Bagi Takjil

    Jama’ah Kolo-Kolo Rutin Bagi Takjil

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    GEMBONG – Para pemuda yang tergabung Jama’ah Kolo Kolo yang bermarkas di Jalan Raya Gembong-Bageng Km 1 Gembong membagikan takjil gratis pada Jumat (29/4) petang. Agenda ini, menurut Sawego, koordinator acara, merupakan agenda rutin yang digelar oleh jama’ahnya. Setiap Ramadhan, sedikitnya ratusan paket takjil berisi makanan ringan dan minuman disalurkan kepada para pengguna jalan yang […]

  • Yayasan As-Salafiyah Lahar Gelar Kemah Bakti dalam Rangka Maulid Nabi Muhammad SAW

    Yayasan As-Salafiyah Lahar Gelar Kemah Bakti dalam Rangka Maulid Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Yayasan As-Salafiyah Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, menggelar kemah bakti dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada tanggal 16-18 September 2025, di Jolong 2, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong. Kemah bakti ini diikuti oleh 340 siswa, mulai dari kelas 5 Ibtidaiyah hingga kelas 12 Aliyah. Kepala MA […]

  • Habib Luthfi dan PC-NU Pati Hadiri Haul Syeh Abu Al Hasan Ali As Sadzily di Kayen

    Habib Luthfi dan PC-NU Pati Hadiri Haul Syeh Abu Al Hasan Ali As Sadzily di Kayen

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    KAYEN-Pengajian Umum dan Haflah Dzikir Maulidurrasul Muhammad SAW dalam rangka Haul Al Imam Assayid Syekh Abu Al Hasan Aly Assadily Al Hasany, bersama Maulana Al Habib Luthfi bin Yahya dari Pekalongan terselenggara dengan lancar. Menurut KH. Ahmad Syairozy yang mewakili panitia, acara ini sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat yang diberikan. Bukan […]

  • LTN NU Jadi Narasumber Rumat Literasi IPNU-IPPNU

    LTN NU Jadi Narasumber Rumat Literasi IPNU-IPPNU

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    JAKEN – Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pati ikut menjadi narasumber dalam Rumat Literasi yang diselenggarakan oleh PC. IPNU-IPPNU Kab. Pati, Ahad (2/2/2020) Pagi. Acara Rumat Literasi yang digelar di MA Darul Ulum Jaken ini menjadi rangkaian tur Rumat Literasi yang rencananya akan digelar di setiap eks-kawedanan se kabupaten Pati. Dalam acara yang […]

  • Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

    Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

    • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Juliono dan anggur-anggur hasil budi dayanya PATI – Berbagai cara ditempuh masyarakat Kabupaten Pati untuk bertahan hidup di masa pandemi ini. Tak terkecuali Juliono (25), pemuda asal Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi yang memilih banting setir dari pekeja proyek bangunan menjadi pembudidaya tanaman anggur.  Pria yang merupakan anggota Barisan Ansor Sebaguna (Banser) sekaligus staf Lembaga Amil […]

  • Rencanakan Advokasi Kesehatan Masyarakat, Fatayat NU Pati Gandeng DPRD

    Rencanakan Advokasi Kesehatan Masyarakat, Fatayat NU Pati Gandeng DPRD

    • calendar_month Sab, 21 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Para pengurus Fatayat NU Pati sedang melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Pati terkait rencana Fatayat yang akan mengadakan program advokasi kesehatan masyarakat PATI – Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati adakan audiensi dengan komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Sabtu (21/8). Audiensi itu dilaksanakan dalam rangka meminta dukungan kepada DPRD setempat […]

expand_less