Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pertama Kali di Indonesia, Mahasiswa Keperawatan Dibekali Nursing Journalism

Pertama Kali di Indonesia, Mahasiswa Keperawatan Dibekali Nursing Journalism

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
  • visibility 486
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Temanggung – Sebanyak 111 mahasiswa-mahasiswi Akademi Keperawatan (AKPER) Alkautsar Temanggung diberikan pelatihan jurnalisme keperawatan dalam agenda Kuliah Pakar Nursing Journalism dengan narasumber dosen AKPER Alkautsar Ratna Kurniawati, S.Kep., Ns., M.Kep, dan dosen Inisnu Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, yang dimulai pukul 08.07 WIB, Jumat (14/2/2025).

Pengurus YAPTINU Temanggung, Miftakhul Hadi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, tema ini sangat up to date, dan kekinian. “Ini adalah kebutuhan masyarakat dan kebutuhan kita hari ini, bahwa kalau kita mau survive harus menguasai literasi,” tegasnya.

Pihaknya menegaskan bahwa literasi sangat penting bagi kemajuan bangsa utamanya umat Islam itu sendiri. Oleh karena itu, kalau kita atau sebagian umat Islam tertinggal dalam literasi, sebenarnya kita tidak komitmen terhadap ajaran kita sendiri. Kita harus mengejar ketertinggalan literasi kita hari ini, yang tentu sangat berbeda saat saya kuliah, saat saya muda misalnya, karena perkembangan teknologi sangat cepat dan luar biasa,” kata Miftakhul Hadi saat membuka acara yang dilaksanakan di Aula KBIHU Babussalam NU, komplek INISNU Jalan Suwandi-Suwardi Km. 01 Madureso, Temanggung tersebut.

Mantan Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Temanggung itu juga menyoroti perkembangan informasi dalam dunia kesehatan yang sudah berkembangan kecerdasan buatan (AI) meski tidak benar dan tepat seratus persen. “Dulu, kalau kita buat makalah, papers kuliah, skripsi, kita itu masih menggunakan mesin ketik, namun sekarang sudah menggunakan laptop, ngetik pakai keyboard. Seperti itu suka dan dukanya mahasiswa zaman dulu. Kalau sekarang kan kalau buat makalah tentang Kesehatan, ini pakai AI langsung muncul semua jawabannya,” ujar dia.

Sementara itu, narasumber Hamidulloh Ibda dalam kesempatan itu, pihaknya mengatakan bahwa nursing journalism muncul sejak tahun 1900 dimulai dengan terbitnya The American Journal of Nursing (AJN). Nursing journalism berkembang menjadi cabang jurnalisme yang berfokus pada pemberitaan dan informasi terkait dunia keperawatan, perawatan kesehatan, serta isu-isu yang relevan dengan profesi perawat. “Peran nursing journalism, yaitu edukasi publik tentang dunia kesehatan/keperawatan, advokasi untuk tenaga keperawatan, meningkatkan pemahaman kesehatan masyarakat, meningkatkan transparansi dalam layanan kesehatan, dan branding lembaga kesehatan/keperawatan,” kata doktor lulusan UNY tersebut.

Sedangkan fungsi jurnalisme keperawatan, kata Ibda, yaitu menginformasikan dan edukasi masyarakat, meningkatkan kesadaran tentang isu kesehatan, memberikan suara untuk perawat dan profesional kesehatan, mempromosikan praktik keperawatan yang berbasis bukti, dan menjaga etika dan standar kesehatan.

“Saya sudah googling sejak seminggu lalu. Belum ditemukan mahasiswa keperawatan dilatih dan dibekali jurnalisme keperawatan. Jadi pelatihan ini bagi saya pertama kali di Indonesia,” tegas Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah tersebut.

Kuliah pakar tersebut menghadirkan Ibda untuk menguatkan kompetensi mahasiswa AKPER dalam bidang penulisan karya tulis jurnalistik keperawatan. Oleh karena itu, pihaknya menyampaikan sejumlah materi utama, maliputi konsep, peran, dan fungsi nursing journalism,  potensi tema, topik, dan isu jurnalisme keperawatan, ragam karya tulis jurnalisme keperawatan,  rumus kliping dalam berita keperawatan, 10 ayat jurnalisme dan kode etik jurnalistik, keunikan jurnalisme keperawatan, konsep dan macam-macam berita jurnalisme keperawatan, anatomi berita jurnalisme keperawatan,  teknik penulisan berita jurnalisme keperawatan, praktik penulisan berita jurnalisme keperawatan, dan tindak lanjut.

Dalam kesempatan itu, dosen INISNU Temanggung tersebut mengajak mahasiswa AKPER untuk praktik penulisan berita keperawatan. “Setelah lulus, teman-teman akan menghadapi masalah yang riil dalam dunia keperawatan. Maka untuk menjaga profesionalisme, citra perawat harus dibranding menarik dan jangan sampai terjadi cover both side dalam berita media massa umum yang itu justru tidak dikawal oleh perawat itu sendiri,” tutur Ibda saat menyampaikan materi bertajuk ‘Merawat Tradisi Literat: Merawat Perawat, Merawat Jagat.’

Selain Direktur AKPER Alkautsar, hadir moderator Ahmad Fatih Musyarrof, M.Pd., dan mahasiswa sebagai peserta. Usai kegiatan kuliah pakar, mahasiswa dikawal untuk melaksanakan rillis kegiatan tentang praktik keperawatan, dan semua kegiatan AKPER Alkautsar yang perlu disebarluaskan di media massa. (*)

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wejangan Rois Syuriyah dalam Rapat Pleno PCNU Pati

    Wejangan Rois Syuriyah dalam Rapat Pleno PCNU Pati

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 548
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – PCNU Pati menggelar Rapat Pleno I pada Ahad (13/7) pagi. Kegiatan wajib ini dilaksanakan di Gedung SMK NU Pati, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. KH. Minanurrahman, Rois Syuriyah PCNU Pati, dalam pengangarahannya menegaskan bahwa, konsen NU Pati adalah menjaga ukhuwah. Kalaupun terjun ke politik, lanjut dia, yang musti dipegang oleh pengurus NU adalah […]

  • Pertemuan Alumni PKPNU Angkatan 1 Sekaligus Penyerahan Sertifikat

    Pertemuan Alumni PKPNU Angkatan 1 Sekaligus Penyerahan Sertifikat

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Kabar NU. Sabtu 6 Juni 2015, bertempat di Gedung PCNU Lt 3, telah berlangsung acara temu alumni Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama angkatan 1 (PKPNU).  Dalam acara tersebut di hadiri oleh Rois Syuriah PCNU Pati KH. M. Aniq Muhammadun, Ketua Tanfidziyah PCNU Pati Drs. Ali Munfaat, Mpd, dan Wakil Ketua Tanfdizyah Dr. Jamal Makmur  Asmani, […]

  • PCNU Lantik Pengurus MWCNU Jakenan Masa Khidmat 2023-2028

    PCNU Lantik Pengurus MWCNU Jakenan Masa Khidmat 2023-2028

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – PCNU Kabupaten Pati melantik pengurus MWC Nahdlatul Ulama Kecamatan Jakenan, masa khidmat 2023-2028, Ahad, (21/5). Pelantikan pengurus MWCNU Kec. Jakenan ini berlangsung di Gedung NU Kec. Jakenan, mulai jam 09.00 WIB. Dari Pengurus Cabang NU Kabupaten Pati hadir langsung Ketua Tanfidziyah, KH. Yusuf Hasyim, dan Sekretaris PCNU, Maskan. Selain itu tampak sebagai undangan, […]

  • 99 Kader GP Ansor-Banser Pati Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar dan Diklatsar

    99 Kader GP Ansor-Banser Pati Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar dan Diklatsar

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Sebanyak 99 kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor-Banser di Kabupaten Pati mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) serta Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar). Kegiatan itu berlangsung di SMK Tiara, Desa Kedungbulus, Kecamatan Gembong, pada tanggal 18 hingga 21 Juli 2025. PKD dan Diklatsar ini merupakan gabungan dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor se-Korwil I, […]

  • Lazisnu Pati Buka Donasi untuk Semeru

    Lazisnu Pati Buka Donasi untuk Semeru

    • calendar_month Rab, 8 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Pamflet Lazisnu Pati Peduli Semeru PATI – NU Care-Lazisnu  Kabupaten Pati, terhitung mulai Senin (6/12) melakukan penggalanan dana bantuan untuk korban erupsi gunung semeru. Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terkena musibah bencana erupsi gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur. Relawan NU Care-Lazisnu kabupaten Pati dengan bermodalkan membuat flyer untuk mengulurkan tangan menyisihkan […]

  • PCNU-PATI Photo by ronymichaud

    Air Doa

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Masaru Emoto, profesor air asal Jepang pada tahun 1990-an mealukan uji coba memukau. Pak Prof ini memasukkan air ke dalam beberapa botol dan melabelinya dengan pesan positif dan negatif, lalu ia memasukkannya ke dalam lemari pendingin. Botol air yang ditempel dengan pesan positif (terimakasih, cinta, wa akhowatiha) kristalnya menjadi lebih indah […]

expand_less