Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pertama Kali di Indonesia, Mahasiswa Keperawatan Dibekali Nursing Journalism

Pertama Kali di Indonesia, Mahasiswa Keperawatan Dibekali Nursing Journalism

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
  • visibility 371
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Temanggung – Sebanyak 111 mahasiswa-mahasiswi Akademi Keperawatan (AKPER) Alkautsar Temanggung diberikan pelatihan jurnalisme keperawatan dalam agenda Kuliah Pakar Nursing Journalism dengan narasumber dosen AKPER Alkautsar Ratna Kurniawati, S.Kep., Ns., M.Kep, dan dosen Inisnu Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, yang dimulai pukul 08.07 WIB, Jumat (14/2/2025).

Pengurus YAPTINU Temanggung, Miftakhul Hadi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, tema ini sangat up to date, dan kekinian. “Ini adalah kebutuhan masyarakat dan kebutuhan kita hari ini, bahwa kalau kita mau survive harus menguasai literasi,” tegasnya.

Pihaknya menegaskan bahwa literasi sangat penting bagi kemajuan bangsa utamanya umat Islam itu sendiri. Oleh karena itu, kalau kita atau sebagian umat Islam tertinggal dalam literasi, sebenarnya kita tidak komitmen terhadap ajaran kita sendiri. Kita harus mengejar ketertinggalan literasi kita hari ini, yang tentu sangat berbeda saat saya kuliah, saat saya muda misalnya, karena perkembangan teknologi sangat cepat dan luar biasa,” kata Miftakhul Hadi saat membuka acara yang dilaksanakan di Aula KBIHU Babussalam NU, komplek INISNU Jalan Suwandi-Suwardi Km. 01 Madureso, Temanggung tersebut.

Mantan Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Temanggung itu juga menyoroti perkembangan informasi dalam dunia kesehatan yang sudah berkembangan kecerdasan buatan (AI) meski tidak benar dan tepat seratus persen. “Dulu, kalau kita buat makalah, papers kuliah, skripsi, kita itu masih menggunakan mesin ketik, namun sekarang sudah menggunakan laptop, ngetik pakai keyboard. Seperti itu suka dan dukanya mahasiswa zaman dulu. Kalau sekarang kan kalau buat makalah tentang Kesehatan, ini pakai AI langsung muncul semua jawabannya,” ujar dia.

Sementara itu, narasumber Hamidulloh Ibda dalam kesempatan itu, pihaknya mengatakan bahwa nursing journalism muncul sejak tahun 1900 dimulai dengan terbitnya The American Journal of Nursing (AJN). Nursing journalism berkembang menjadi cabang jurnalisme yang berfokus pada pemberitaan dan informasi terkait dunia keperawatan, perawatan kesehatan, serta isu-isu yang relevan dengan profesi perawat. “Peran nursing journalism, yaitu edukasi publik tentang dunia kesehatan/keperawatan, advokasi untuk tenaga keperawatan, meningkatkan pemahaman kesehatan masyarakat, meningkatkan transparansi dalam layanan kesehatan, dan branding lembaga kesehatan/keperawatan,” kata doktor lulusan UNY tersebut.

Sedangkan fungsi jurnalisme keperawatan, kata Ibda, yaitu menginformasikan dan edukasi masyarakat, meningkatkan kesadaran tentang isu kesehatan, memberikan suara untuk perawat dan profesional kesehatan, mempromosikan praktik keperawatan yang berbasis bukti, dan menjaga etika dan standar kesehatan.

“Saya sudah googling sejak seminggu lalu. Belum ditemukan mahasiswa keperawatan dilatih dan dibekali jurnalisme keperawatan. Jadi pelatihan ini bagi saya pertama kali di Indonesia,” tegas Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah tersebut.

Kuliah pakar tersebut menghadirkan Ibda untuk menguatkan kompetensi mahasiswa AKPER dalam bidang penulisan karya tulis jurnalistik keperawatan. Oleh karena itu, pihaknya menyampaikan sejumlah materi utama, maliputi konsep, peran, dan fungsi nursing journalism,  potensi tema, topik, dan isu jurnalisme keperawatan, ragam karya tulis jurnalisme keperawatan,  rumus kliping dalam berita keperawatan, 10 ayat jurnalisme dan kode etik jurnalistik, keunikan jurnalisme keperawatan, konsep dan macam-macam berita jurnalisme keperawatan, anatomi berita jurnalisme keperawatan,  teknik penulisan berita jurnalisme keperawatan, praktik penulisan berita jurnalisme keperawatan, dan tindak lanjut.

Dalam kesempatan itu, dosen INISNU Temanggung tersebut mengajak mahasiswa AKPER untuk praktik penulisan berita keperawatan. “Setelah lulus, teman-teman akan menghadapi masalah yang riil dalam dunia keperawatan. Maka untuk menjaga profesionalisme, citra perawat harus dibranding menarik dan jangan sampai terjadi cover both side dalam berita media massa umum yang itu justru tidak dikawal oleh perawat itu sendiri,” tutur Ibda saat menyampaikan materi bertajuk ‘Merawat Tradisi Literat: Merawat Perawat, Merawat Jagat.’

Selain Direktur AKPER Alkautsar, hadir moderator Ahmad Fatih Musyarrof, M.Pd., dan mahasiswa sebagai peserta. Usai kegiatan kuliah pakar, mahasiswa dikawal untuk melaksanakan rillis kegiatan tentang praktik keperawatan, dan semua kegiatan AKPER Alkautsar yang perlu disebarluaskan di media massa. (*)

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

    Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Keberadaan KH Gholib di daerah bambu seribu atau Pringsewu, Provinsi Lampung membawa “lampu yang terang”. Begitu H.A Musa Achmad pada tahun 1973 menggambarkannya. Lampu adalah madrasah, penerang anak-anak dengan pendidikan agama Islam. Berikut kisah KH Gholib dalam perjuangan di bidang agama, pendidikan dan sosial yang dituturkan Dr. Dra. Hj. Farida Ariyani, M.Pd, cucu KH Gholib, […]

  • MWCNU Kawedanan Juwana Koordinasi Sinergi Program

    MWCNU Kawedanan Juwana Koordinasi Sinergi Program

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Wedarijaksa 16/02/2020, MWC NU Wedarijaksa menjadi tuan rumah anjangsana NU Kawedanan Juwana dengan agenda rapat: koordinasi, konsolidasi dan sinergi program. Acara yang diselenggarakan di gedung NU itu dihadiri oleh 20 peserta dari MWCNU Wedarijaksa, MWCNU Trangkil, MWCNU Juwana dan MWCNU Batangan. Rapat koordinasi itu dipimpin oleh KH. Dr. Jamal Ma’mur, MA selaku wakil Ketua PCNU […]

  • Takjil, Pencitraan, dan Tren Konten Kreator

    Takjil, Pencitraan, dan Tren Konten Kreator

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Tren pencitraan, sekadar membuat konten telah menjamur di masyarakat kita. Saking jengkelnya ketika ada orang melakukan apapun “halah itu cuma konten”. Apatisme inilah yang harus diperhatikan di bulan Ramadan. Sebab, Ramadan seharusnya membawa berkah dan semangat untuk meningkatkan ibadah. Namun, di era media sosial ini, Ramadan juga menjadi panggung bagi berbagai fenomena, […]

  • PCNU-PATI

    Empat Ibu Pengajian

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Empat ibu pengajian duduk sambil ngerumpi. Mereka sedang asyik saling membangga-banggakan anaknya masing-masing. Ibu pertama berkata, “Tahu tidak, anak saya sekarang sudah jadi ustad. Kalau dia masuk ruangan, orang akan menyapa, ‘Assalamu’alaikum, selamat pagi, Ustad.’” Tak mau ketinggalan ibu kedua berkata, “Yah baru ustad, anak saya adalah seorang kyai. Orang-orang […]

  • UPZIS Pucakwangi Dapat Monitoring dari LAZISNU Pati

    UPZIS Pucakwangi Dapat Monitoring dari LAZISNU Pati

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.683
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pucakwangi mendapat monitoring dari LAZISNU PCNU Pati, Jumat (28/11/2025). Adapun monitoring ini dilakukan dalam rangka mewujudkan LAZISNU menuju lembaga filantropi terkemuka di Kabupaten Pati. Ketua UPZISNU Pucakwangi, Husaini, menekankan pentingnya monitoring dalam pengelolaan keuangan, terutama zakat, infak, dan sedekah […]

  • Teliti Bahtsul Masail NU, Dosen INISNU Raih Doktor

    Teliti Bahtsul Masail NU, Dosen INISNU Raih Doktor

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

      Yogyakarta – Dosen Fakultas Syariah, Hukum, dan Ekonomi Islam (FSHEI) Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Muhammad Syakur berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Syariah pada Program Doktor Ilmu Syariah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Kamis (16/11/2023). Muhammad Syakur berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Transformasi Metodologi Instinbat Hukum Islam dalam Keputusan Bahtsul Masail NU tentang Status […]

expand_less