Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LF-NU : Menentukan Arah Kiblat Bisa Dilakukan Sore Ini

LF-NU : Menentukan Arah Kiblat Bisa Dilakukan Sore Ini

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 16 Jul 2019
  • visibility 230
  • comment 0 komentar
PATI. Kiblat merupakan satu hal penting bagi kaum muslimin di seluruh dunia. Bahkan menghadap Kiblat adalah salah satu syarat sah sholat. Letak kiblat berada tepat pada posisi ka’bah di Makkah, Arab Saudi.

Penentuan arah kiblat bisa dilakukan dengan berbagai metode. Di era modern ini, umat islam bisa menggunakan fasilitas kompas, baik kompas konfensional maupun kompas elektronik yang ada pada gadget. Dengan kompas virtual di handphone canggih, cara menentukannya pun mudah. Cukup dengan mengaktifkan kompas di HP kemudian memutar HP sampai kompas menunjukkan angka 294° sampai dengan 295°. Maka arah kiblat sejajar dengan posisi HP. Sebagai catatan, perhitungan ini hanya berlaku di Pulau Jawa.

Namun kebanyakan orang masih belum puas dengan metode ini. Maka langkah paling tepat adalah kalibrasi kiblat. Caranyapun ada dua, yaitu kalibrasi langsung dan kalibrasi antipodal.

Kalibrasi langsung adalah mengukur arah kiblat dengan bayang-bayang benda yang tegak lurus dengan posisi bumi pada saat matahari tepat berada di atas ka’bah. Sedangkan kalibrasi antipodal caranya sama, hanya saja dengan metode terbalik, sebab antipodal adalah posisi dimana matahari berada pada belahan bumi lain yang merupakan kebalikan ka’bah.

Istiwa’ al A’dhom Sore Ini

Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama’ (LF-NU) Kabupaten Pati menegaskan akan ada istiwa’ al a’dhom sore ini, Selasa (16/7) pada pukul 16.27 WIB. Erik Mahendra, salah satu pengurus LF-NU mengkonfirmasi bahwa pada jam tersebut matahari tepat berada di atas ka’bah, sehingga masyarakat Indonesia di zona WIB bisa mengukur kembali akurasi arah kiblatnya dengan cara kalibrasi langsung.

Lebih lanjut, Erik membagikan tips tentang cara kalibrasi arah kiblat. Peratama, siapkan benda yang ditempatkan tegak lurus dengan posisi bumi.

“Bisa tongkat atau bandul. Jika tidak ada, kita bisa menggunakan bangunan yang posisinya tegak lurus dengan bumi” bisik Erik.

Posisikan benda tersebut lima menit sebelum jam istiwa’ al a’dhom, yaitu pukul 16.22 WIB. Kemudian tunggu sampai pukul 16.27 WIB. Apabila masih ragu, dengan jam yang kita miliki, LF-NU mengimbau untuk melakukan akurasi ulang jam di web resmi BMKG di laman www.time.bmkg.go.id.

“Pada jam tersebut (16.27 WIB) matahari benar-benar diatas ka’bah” imbuh Erik.

Arah bayangan yang dihasilkan dari benda tegak lurus pada pukul 16.27 itulah yang merupakan arah kiblat. Langkah ini dinilai cukup mudah untuk dilakukan oleh siapapun, karena tidak perlu nggunakan alat-alat yang sulit. Bukan hanya itu, akurasinya pun mendekati sempurna.(Karim/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Imron Jamil Bakal Buka Ngaji Rutin al Hikam di Gembong

    KH. Imron Jamil Bakal Buka Ngaji Rutin al Hikam di Gembong

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.585
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – KH. Imron Jamil yang begitu populer dengan pengajian al Hikamnya, berencana akan membuka kajian rutin di Gembong. Lebih tepatnya, Ngaji Hikam tersebut bakal diselenggarakan setiap Sabtu Pahing di Ponpes Shofa Az Zahro’ (PPSA) Dukuh Sentul, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Pengasuh PPSA, Gus Faiz Aminuddin Shofwan mengorfimasi hal ini kepada pcnupati.or.id, Jumat (31/10). […]

  • Ibda Sebut AIfoR Hanya Asisten Berpikir, Bukan Pengganti Peneliti

    Ibda Sebut AIfoR Hanya Asisten Berpikir, Bukan Pengganti Peneliti

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Temanggung — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah berbantuan Kecerdasan Artifisial di Hotel Indraloka Temanggung, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini menghadirkan dua narasumber […]

  • Sambut Hari Santri 2022, PCNU Pati Ziarah ke Makam Gus Hasyim

    Sambut Hari Santri 2022, PCNU Pati Ziarah ke Makam Gus Hasyim

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati beserta perwakilan dari Lembaga dan Badan Otonomnya menziarahi pusara Gus Muhammad Hasyim Mahfudh di Taman Makam Pahlawan Giri Dharma, Jumat (21/10/2022) sore.  Hadir juga pada kegiatan itu, Penjabat Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro. Kegiatan ziarah ke makam Gus Hasyim dilakukan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2022. Diketahui, […]

  • PCNU-PATI Photo by Dino Januarsa

    Wakil Rakyat Kalo Gini Terus Kayaknya Perlu Nyantri Dulu Deh

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Oleh : Irna Maifatur Rohmah Bukan menjadi rahasia lagi, tak jarang wakil rakyat yang terjerat KPK. Ya mau apa lagi? Penggelapan dana untuk proyek ini dan itu. Segampang itu mereka mengklaim dana untuk rakyat menjadi milik pribadi. Segudang alasan klasik berulang-ulang dituturkan pada media. Tapi hal itu tidak bisa mengembalikan kepercayaan dan wibawa. Padahal sudah […]

  • Beda Puasa Nabi Dungan Ummat Masa Kini. Photo by Rauf Alvi On Unsplash.

    Beda Puasa Nabi dengan Ummat Masa Kini

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Tahun ke-6 Hijriyah, terjadi kesepakatan antara Nabi Muhammad SAW. (Kaum Muslimin) dengan Kaum Kafir Quraisy di daerah Hudaibiyah, tepian Makkah. Dalam ar Rahiq wal Makhtum milik Syaikh Shafiyyur Rahman al Muarakfuri, berkisah tentang ‘puasanya’ Nabi dalam perjanjian tersebut. Mulanya, Nabi memandatkan Ali bin Abi Thalib untuk menulis kesepakatan. Ali membuka perjanjian […]

  • 206 Mahasiswa Akan Dilepas untuk Mengabdi Kepada Masyarakat

    206 Mahasiswa Akan Dilepas untuk Mengabdi Kepada Masyarakat

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    PATI-Pengabdian merupakan salah satu tugas utama mahasiswa. Sebab, mahasiswa tidak hanya berkecimpung di dunia akademik saja nantinya. Sebagai agen perubahan, skill bersosialisasi wajib dimiliki oleh segenap mahasiswa guna menyerap aspirasi dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. Pembekalan KKN Mahasiswa di Aula lantai 2 IPMAFA  Oleh sebab itu, pengabdian masyarakat perlu dilakukan sebagai […]

expand_less