Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Menguak Misteri Dunia Dengan Al-Quran

Menguak Misteri Dunia Dengan Al-Quran

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
  • visibility 457
  • comment 0 komentar

 

Kendati manusia sudah sangat lama menghuni bumi, tetapi masih banyak misteri di dunia ini yang belum terkuak. Sebut saja beberapa misteri seperti; adakah Alien? Peri, fakta atau mitos? Berbagai misteri fenomena alam yang menakjubkan, dan sebagainya. Buku ini mencoba memaparkan 50 misteri dunia menurut Al-Quran.

            Buku ini secara garis besar terdiri atas tiga bagian. Bagian pertama membahas berbagai fenomena misterius alam. Ada berbagai macam artefak alam yang mengagumkan seperti; The Great Blue Hole, Balancing Rock, Salar de Uyuni, The Eye of Sahara, dan Chocolate Hills. Semua misteri fenomena alam tersebut dijelaskan dalam buku ini. Pada setiap pembahasan misteri alam, penulis juga mengajak pembaca merenung. Misal mengenai misteri fenomena alam, adanya kreasi alam menunjukkan adanya pengkreasi. Demikian sunnatullah yang bisa dipahami, baik secara akal sehat maupun hati nurani (hal. 25).

            Adakah kehidupan di luar bumi? Bila ada, siapakah dan seperti apakah makhluk tersebut? Adakah alien? Sampai saat ini pertanyaan-pertanyaan tersebut belum menemukan titik terangnya (hal. 26). Lantas, bagaimana Islam memandang fenomena alien? Hal yang patut dikritisi oleh kaum Muslim adalah jangan langsung percaya dengan berita-berita tentang penampakan UFO dan alien karena banyak diantaranya yang berkategori hoax (hal. 33). Masih banyak lagi fenomena misteri alam yang dibahas pada bagian pertama buku ini, seperti tentang batu bergerak, banjir darah di antartika, Yeti, Jin Makkah, dan sebagainya.

            Pada bagian kedua buku ini membahas situs, artefak, dan fosil misterius. Beberapa misteri yang sudah populer adalah misteri segitiga bermuda, kain kafan Yesus Kristus, misteri sinterklas, misteri valentine, dan rahasia di balik simbol 666. Salah satu teori yang paling masuk akal menjelaskan misteri segitiga bermuda adalah teori gas methana. Menurut teori ini, gas methana yang keluar dari dasar laut akan menyembul ke luar dan mengakibatkan tenggelamnya benda-benda yang melintas di atasnya. Para ahli sudah membuktikan dengan beberapa riset bahwa kemungkinan teori tersebut memang dapat terjadi (hal. 182-183). Banyak fenomena alam di sekitar kita yang sampai saat ini masih menjadi misteri. Meski sudah banyak upaya yang dilakukan oleh manusia, tetapi banyak pula misteri yang belum terjawab. Itulah bukti kelemahan manusia jika dibandingkan dengan Sang Maha Pencipta. Hanya Dialah Yang Maha Mengetahui segalanya.

            Pada bagian ketiga buku ini memaparkan tentang berbagai kejadian spektakuler dalam Kitab Suci dan bukti ilmiah kebenaran Al-Quran. Beberapa kejadian spektakuler adalah banjir zaman Nuh a.s., Danau Qarun, kiamat dalam berbagai perspektif agama, dan sebagainya. Salah satu kisah spektakuler di kalangan penganut agama samawi adalah kisah banjir zaman Nabi Nuh a.s. Kisah ini dalam kitab suci agama Yahudi dan Nasrani merupakan awal kembali lagi bagi kehidupan di muka bumi setelah zaman Nabi Adam a.s. (hal. 275). Berdasarkan bukti-bukti arkeologis, peristiwa bahtera Nabi Nuh dan banjir yang mengiringnya memang benar ada. Hal ini sekaligus membantah pendapat orang-orang ateis bahwa kisah-kisah yang dibawa oleh para nabi dan rasul yang telah diutus oleh Allah Swt adalah dongeng belaka (hal. 279). Peristiwa banjir pada zaman Nabi Nuh seharusnya menjadi pelajaran bagi kita, bahwa mudah sekali bagi Allah Swt untuk mendatangkan azab bagi hamba-Nya yang kufur kepada-Nya.

            Buku ini selain memberikan wawasan kepada pembaca mengenai misteri-misteri yang ada di dunia dan membuat penasaran, tetapi juga mengarahkan pembaca untuk lebih mengenal kebesaran Allah Swt. Karena itu, buku ini sangat penting dibaca terutama oleh orang-orang yang ingin meningkatkan imannya kepada Allah Swt.            Salah satu keistimewaan dari buku ini adalah menguak berbagai fenomena misteri di dunia lewat penjelasan secara ilmiah serta bagaimana ayat-ayat Al-Quran memandangnya.

 

Judul               
: 50 Misteri Dunia Menurut Al-Quran

Penulis             :  Andrie Mesapati, Luki Andriansyah, Gemma A.

Penerbit           : Mizania

Tahun terbit     : Cetakan I, Juni 2014

Tebal               : 379 hlm

ISBN               : 978-602-1337-10-3

Peresensi         :Niam At-Majha, Pecinta Buku dan Petani kopi

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penasihat Pergunu Jateng Minta Hak Pendidikan Anak Tidak Dibatasi

    Penasihat Pergunu Jateng Minta Hak Pendidikan Anak Tidak Dibatasi

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Muh Zen, Adv., Dewan Penasihat Pergunu Jawa Tengah saat memaparkan gagasannya dihadapan wartawan. Ia berharap kepada pemerintah untuk tidak membatasi hak pendidikan anak. PATI-Pada tahun ajaran baru 2021-2022 ini dunia pendidikan masih diselimuti kekhawatiran dan ketidakpastian di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga usai.  Hal itu diungkap oleh Dewan Penasihat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) […]

  • PCNU - PATI Photo by allybally4b

    Perjalanan Ke Utara

    • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Senja adalah waktu paling di tunggu. Selain pulang ke rumah, tentu ada waktu untuk rehat dan menikmati secangkir kopi. Sebelum kembali menjalani rutinitas harian dengan keluarga. Kedai Kopi adalah tempat tenang sekaligus asyik untuk sekadar melepas penat. Di Kedai kadang sendirian, sering pula dengan perempuan yang saya sayangi; Laberre Coffe menjadi langganan saat ini. Di […]

  • Pendidikan Responsif Gender

    Pendidikan Responsif Gender

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

     Oleh : Sulistiani* Gender merupakan perlabelan atas laki-laki dan perempuan. Kontruksi ini tidak lagi membedakan laki-laki dan perempuan atas perbedaan seks yang dimiliki. Secara mendasar gender berbeda dari jenis kelamin biologis. Jenis kelamin biologis merupakan pemberian, kita dilahirkan sebagai seorang laki-laki atau seorang perempuan. Seperti halnya yang di kemukakan Hartian Silawati dalam buku Gender & […]

  • Foto: Pemberangkatan calon jemaah haji di halaman Pendapa Kabupaten Pati.

    Enam Calon Jemaah Asal Pati Gagal Berangkat, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Foto: Pemberangkatan calon jemaah haji di halaman Pendapa Kabupaten Pati.   Pcnupati.or.id, Pati – Sebanyak enam calon jemaah haji asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah gagal berangkat pada tahun 2025 ini. Penyebabnya, keenam calon jemaah tersebut mengalami sakit hingga akhirnya mengundurkan diri. Plh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati Abdul Hamid menjelaskan, keenam calon jemaah […]

  • Dukung Kegiatan IPNU IPPNU, Ini Pesan Camat Dukuhseti

    Dukung Kegiatan IPNU IPPNU, Ini Pesan Camat Dukuhseti

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Camat Dukuhseti, Agus Sunarko memberikan pesan kepada kader Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU IPPNU) Kecamatan Dukuhseti, bahwa adab lebih utama daripada ilmu. Hal ini disampaikainnya saat mengisi Latihan Kader Muda (Lakmud) PAC IPNU IPPNU Dukuhseti, belum lama ini. Ia mengatakan dalam menuntut ilmu para […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Menikah Tepat dan Akurat. Photo by Jeremy Wong Weddings on Unsplash.

    Menikah Tepat dan Akurat

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Menikah muda, bahagia di saat malam pertama, setelahnya dilema. Menikah di usia dini saat ini telah menyebar masif dikalangan masyarakat. Dalihnya supaya tak menimbulkan fitnah dan uh ah, selanjutnya terjadilah penambahan populasi manusia, tanpa harus sah. Namun sepertinya menikah di usia belia bisa jadi hanya untuk topeng semata, atau memang secara sengaja dilakukan untuk segera […]

expand_less