Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Menguak Misteri Dunia Dengan Al-Quran

Menguak Misteri Dunia Dengan Al-Quran

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
  • visibility 340
  • comment 0 komentar

 

Kendati manusia sudah sangat lama menghuni bumi, tetapi masih banyak misteri di dunia ini yang belum terkuak. Sebut saja beberapa misteri seperti; adakah Alien? Peri, fakta atau mitos? Berbagai misteri fenomena alam yang menakjubkan, dan sebagainya. Buku ini mencoba memaparkan 50 misteri dunia menurut Al-Quran.

            Buku ini secara garis besar terdiri atas tiga bagian. Bagian pertama membahas berbagai fenomena misterius alam. Ada berbagai macam artefak alam yang mengagumkan seperti; The Great Blue Hole, Balancing Rock, Salar de Uyuni, The Eye of Sahara, dan Chocolate Hills. Semua misteri fenomena alam tersebut dijelaskan dalam buku ini. Pada setiap pembahasan misteri alam, penulis juga mengajak pembaca merenung. Misal mengenai misteri fenomena alam, adanya kreasi alam menunjukkan adanya pengkreasi. Demikian sunnatullah yang bisa dipahami, baik secara akal sehat maupun hati nurani (hal. 25).

            Adakah kehidupan di luar bumi? Bila ada, siapakah dan seperti apakah makhluk tersebut? Adakah alien? Sampai saat ini pertanyaan-pertanyaan tersebut belum menemukan titik terangnya (hal. 26). Lantas, bagaimana Islam memandang fenomena alien? Hal yang patut dikritisi oleh kaum Muslim adalah jangan langsung percaya dengan berita-berita tentang penampakan UFO dan alien karena banyak diantaranya yang berkategori hoax (hal. 33). Masih banyak lagi fenomena misteri alam yang dibahas pada bagian pertama buku ini, seperti tentang batu bergerak, banjir darah di antartika, Yeti, Jin Makkah, dan sebagainya.

            Pada bagian kedua buku ini membahas situs, artefak, dan fosil misterius. Beberapa misteri yang sudah populer adalah misteri segitiga bermuda, kain kafan Yesus Kristus, misteri sinterklas, misteri valentine, dan rahasia di balik simbol 666. Salah satu teori yang paling masuk akal menjelaskan misteri segitiga bermuda adalah teori gas methana. Menurut teori ini, gas methana yang keluar dari dasar laut akan menyembul ke luar dan mengakibatkan tenggelamnya benda-benda yang melintas di atasnya. Para ahli sudah membuktikan dengan beberapa riset bahwa kemungkinan teori tersebut memang dapat terjadi (hal. 182-183). Banyak fenomena alam di sekitar kita yang sampai saat ini masih menjadi misteri. Meski sudah banyak upaya yang dilakukan oleh manusia, tetapi banyak pula misteri yang belum terjawab. Itulah bukti kelemahan manusia jika dibandingkan dengan Sang Maha Pencipta. Hanya Dialah Yang Maha Mengetahui segalanya.

            Pada bagian ketiga buku ini memaparkan tentang berbagai kejadian spektakuler dalam Kitab Suci dan bukti ilmiah kebenaran Al-Quran. Beberapa kejadian spektakuler adalah banjir zaman Nuh a.s., Danau Qarun, kiamat dalam berbagai perspektif agama, dan sebagainya. Salah satu kisah spektakuler di kalangan penganut agama samawi adalah kisah banjir zaman Nabi Nuh a.s. Kisah ini dalam kitab suci agama Yahudi dan Nasrani merupakan awal kembali lagi bagi kehidupan di muka bumi setelah zaman Nabi Adam a.s. (hal. 275). Berdasarkan bukti-bukti arkeologis, peristiwa bahtera Nabi Nuh dan banjir yang mengiringnya memang benar ada. Hal ini sekaligus membantah pendapat orang-orang ateis bahwa kisah-kisah yang dibawa oleh para nabi dan rasul yang telah diutus oleh Allah Swt adalah dongeng belaka (hal. 279). Peristiwa banjir pada zaman Nabi Nuh seharusnya menjadi pelajaran bagi kita, bahwa mudah sekali bagi Allah Swt untuk mendatangkan azab bagi hamba-Nya yang kufur kepada-Nya.

            Buku ini selain memberikan wawasan kepada pembaca mengenai misteri-misteri yang ada di dunia dan membuat penasaran, tetapi juga mengarahkan pembaca untuk lebih mengenal kebesaran Allah Swt. Karena itu, buku ini sangat penting dibaca terutama oleh orang-orang yang ingin meningkatkan imannya kepada Allah Swt.            Salah satu keistimewaan dari buku ini adalah menguak berbagai fenomena misteri di dunia lewat penjelasan secara ilmiah serta bagaimana ayat-ayat Al-Quran memandangnya.

 

Judul               
: 50 Misteri Dunia Menurut Al-Quran

Penulis             :  Andrie Mesapati, Luki Andriansyah, Gemma A.

Penerbit           : Mizania

Tahun terbit     : Cetakan I, Juni 2014

Tebal               : 379 hlm

ISBN               : 978-602-1337-10-3

Peresensi         :Niam At-Majha, Pecinta Buku dan Petani kopi

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Kabupaten Pati Jadi Tuan Rumah Seminar Literasi Wakaf NU

    PCNU Kabupaten Pati Jadi Tuan Rumah Seminar Literasi Wakaf NU

    • calendar_month Sab, 1 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

        Setelah 2 minggu sebelumnya menyelenggarakan Bahtsul Masail bertema Tahqiq Wakaf Uang, maka pada Jumat, 31 Mei 2024 PCNU (Pengurus Cabang Nahdltul Ulama) Kabupaten Pati melalui LWPNU (Lembaga Wakaf dan Pertanahan) menyelenggarakan Seminar Literasi dan Inklusi Wakaf. Seminar ini merupakan kerjasama LWP PCNU Kabupaten Pati sebagai pelaksana acara dengan LWP PBNU, Kementerian Agama, dan […]

  • KKN IPMAFA mengajar TPQ di Masjid Al-Ikhlas Desa Pulorejo  Winong

    KKN IPMAFA mengajar TPQ di Masjid Al-Ikhlas Desa Pulorejo Winong

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2017
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Pati – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pemberdayaan Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) yang bertempat di Desa Pulorejo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati menjalankan salah satu program kerja pilar pendidikan dengan mengajar kegiatan TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) di Masjid Al-Ikhlas Dukuh Mblibak belum lama ini. (Rabu, 23/08/2017) Kegiatan yang berlangsung setiap hari Senin, Rabu dan Kamis […]

  • Gus Rozin Sampaikan Pesan Penting di Muktamar Ilmu Pengetahuan ke III IPMAFA Pati

    Gus Rozin Sampaikan Pesan Penting di Muktamar Ilmu Pengetahuan ke III IPMAFA Pati

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

      Pati– Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PWNU Jawa Tengah menggelar Muktamar Ilmu Pengetahuan ke III di Kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati pada Sabtu (13/09/2025). Acara dikemas dalam forum diskusi, pelatihan jurnal ilmiah, serta pelatihan esai khusus bagi para pelajar NU. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh KH. Abdul Ghaffar […]

  • Menangkap Cahaya Rayyan

    Menangkap Cahaya Rayyan

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    “Sesungguhnya di syurga ada satu pintu bernama Rayyan. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu itu pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya…. Maka jika orang-orang yang berpuasa telah memasukinya, maka (Pintu Rayyan) akan ditutup dan taka da seorangpun lagi yang memasukinya.” Begitu spesialnya ibadah puasa, hingga diabadikan dalam banyak hadits. Salah […]

  • Puasa dari Godaan Hiburan

    Puasa dari Godaan Hiburan

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Bulan Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga saat yang tepat untuk membersihkan hati, pikiran, dan kebiasaan sehari-hari. Salah satu fenomena modern yang kini banyak menyita waktu dan perhatian adalah kecanduan game online. Para santri, mahasiswa, hingga masyarakat umum, banyak yang terjerumus dalam dunia virtual hingga lupa […]

  • Gus Rozin: Hanya 8 Persen Generasi Milenial Mengakui NU, Kita Harus Waspada

    Gus Rozin: Hanya 8 Persen Generasi Milenial Mengakui NU, Kita Harus Waspada

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.di-Semarang – Ketua Majelis Pembimbing Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) Jawa Tengah, KH. Abdul Ghaffar Rozin atau yang akrab disapa Gus Rozin, mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya pengakuan generasi milenial terhadap Nahdlatul Ulama (NU). “Dari data yang kami terima, hanya sekitar 8 persen generasi milenial yang mengakui dan merasa memiliki NU. Ini tentu […]

expand_less