Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Menguak Misteri Dunia Dengan Al-Quran

Menguak Misteri Dunia Dengan Al-Quran

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
  • visibility 424
  • comment 0 komentar

 

Kendati manusia sudah sangat lama menghuni bumi, tetapi masih banyak misteri di dunia ini yang belum terkuak. Sebut saja beberapa misteri seperti; adakah Alien? Peri, fakta atau mitos? Berbagai misteri fenomena alam yang menakjubkan, dan sebagainya. Buku ini mencoba memaparkan 50 misteri dunia menurut Al-Quran.

            Buku ini secara garis besar terdiri atas tiga bagian. Bagian pertama membahas berbagai fenomena misterius alam. Ada berbagai macam artefak alam yang mengagumkan seperti; The Great Blue Hole, Balancing Rock, Salar de Uyuni, The Eye of Sahara, dan Chocolate Hills. Semua misteri fenomena alam tersebut dijelaskan dalam buku ini. Pada setiap pembahasan misteri alam, penulis juga mengajak pembaca merenung. Misal mengenai misteri fenomena alam, adanya kreasi alam menunjukkan adanya pengkreasi. Demikian sunnatullah yang bisa dipahami, baik secara akal sehat maupun hati nurani (hal. 25).

            Adakah kehidupan di luar bumi? Bila ada, siapakah dan seperti apakah makhluk tersebut? Adakah alien? Sampai saat ini pertanyaan-pertanyaan tersebut belum menemukan titik terangnya (hal. 26). Lantas, bagaimana Islam memandang fenomena alien? Hal yang patut dikritisi oleh kaum Muslim adalah jangan langsung percaya dengan berita-berita tentang penampakan UFO dan alien karena banyak diantaranya yang berkategori hoax (hal. 33). Masih banyak lagi fenomena misteri alam yang dibahas pada bagian pertama buku ini, seperti tentang batu bergerak, banjir darah di antartika, Yeti, Jin Makkah, dan sebagainya.

            Pada bagian kedua buku ini membahas situs, artefak, dan fosil misterius. Beberapa misteri yang sudah populer adalah misteri segitiga bermuda, kain kafan Yesus Kristus, misteri sinterklas, misteri valentine, dan rahasia di balik simbol 666. Salah satu teori yang paling masuk akal menjelaskan misteri segitiga bermuda adalah teori gas methana. Menurut teori ini, gas methana yang keluar dari dasar laut akan menyembul ke luar dan mengakibatkan tenggelamnya benda-benda yang melintas di atasnya. Para ahli sudah membuktikan dengan beberapa riset bahwa kemungkinan teori tersebut memang dapat terjadi (hal. 182-183). Banyak fenomena alam di sekitar kita yang sampai saat ini masih menjadi misteri. Meski sudah banyak upaya yang dilakukan oleh manusia, tetapi banyak pula misteri yang belum terjawab. Itulah bukti kelemahan manusia jika dibandingkan dengan Sang Maha Pencipta. Hanya Dialah Yang Maha Mengetahui segalanya.

            Pada bagian ketiga buku ini memaparkan tentang berbagai kejadian spektakuler dalam Kitab Suci dan bukti ilmiah kebenaran Al-Quran. Beberapa kejadian spektakuler adalah banjir zaman Nuh a.s., Danau Qarun, kiamat dalam berbagai perspektif agama, dan sebagainya. Salah satu kisah spektakuler di kalangan penganut agama samawi adalah kisah banjir zaman Nabi Nuh a.s. Kisah ini dalam kitab suci agama Yahudi dan Nasrani merupakan awal kembali lagi bagi kehidupan di muka bumi setelah zaman Nabi Adam a.s. (hal. 275). Berdasarkan bukti-bukti arkeologis, peristiwa bahtera Nabi Nuh dan banjir yang mengiringnya memang benar ada. Hal ini sekaligus membantah pendapat orang-orang ateis bahwa kisah-kisah yang dibawa oleh para nabi dan rasul yang telah diutus oleh Allah Swt adalah dongeng belaka (hal. 279). Peristiwa banjir pada zaman Nabi Nuh seharusnya menjadi pelajaran bagi kita, bahwa mudah sekali bagi Allah Swt untuk mendatangkan azab bagi hamba-Nya yang kufur kepada-Nya.

            Buku ini selain memberikan wawasan kepada pembaca mengenai misteri-misteri yang ada di dunia dan membuat penasaran, tetapi juga mengarahkan pembaca untuk lebih mengenal kebesaran Allah Swt. Karena itu, buku ini sangat penting dibaca terutama oleh orang-orang yang ingin meningkatkan imannya kepada Allah Swt.            Salah satu keistimewaan dari buku ini adalah menguak berbagai fenomena misteri di dunia lewat penjelasan secara ilmiah serta bagaimana ayat-ayat Al-Quran memandangnya.

 

Judul               
: 50 Misteri Dunia Menurut Al-Quran

Penulis             :  Andrie Mesapati, Luki Andriansyah, Gemma A.

Penerbit           : Mizania

Tahun terbit     : Cetakan I, Juni 2014

Tebal               : 379 hlm

ISBN               : 978-602-1337-10-3

Peresensi         :Niam At-Majha, Pecinta Buku dan Petani kopi

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tunjangan Hari Ramadan vs Tunjangan Hari Raya

    Tunjangan Hari Ramadan vs Tunjangan Hari Raya

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Dalam konteks Indonesia, Ramadan menjadi momen yang dinanti-nanti oleh umat Islam. Artinya, tidak sekadar berpuasa dan beribadah, tetapi juga karena adanya berbagai tradisi yang menyertainya, termasuk Tunjangan Hari Ramadan (THR) dan Tunjangan Hari Raya (THR). Singkatan sama, tapi kepanjangannya berbeda. Kok isa ya? Namun mengapa kita hanya fokus pada Tunjangan Hari Raya? […]

  • PCNU PATI - BPUN Pati Kembali Terima Peserta dari Luar Daerah

    BPUN Pati Kembali Terima Peserta dari Luar Daerah

    • calendar_month Jum, 15 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN) Kabupaten Pati kembali diselenggarakan pada tahun ini. Lokasinya seperti biasa, yakni di Kampung BPUN Pati, Desa Kadilangu, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati. Sementara, tempat bimbingan disentralkan di Madrasah Diniyah Mansyaul Ulum. Adji Pratama Putra, Manajer BPUN Pati tahun 2022 menyebutkan, sebanyak 23 peserta berhasil lolos mengikuti program ini. Seperti […]

  • Perempuan Tak Jadi Sebab Jauh dari Agama

    Perempuan Tak Jadi Sebab Jauh dari Agama

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Hadist dari Sayyidah ‘Aisyah RA, Sesungguhnya Rasulullah bersabda kepada Ummu Salamah: “Janganlah engkau sakiti aku tentang ‘Aisyah. Karena sesungguhnya wahyu itu tidak pernah datang kepadaku ketika aku berada dalam satu selimut bersama dengan salah seorang dari kalian selain Aisyah. (HR.Bukhori) Penjelasan dari hadist ini adalah bahwa seorang perempuan itu tidak menghalangi atau bahkan menjauhkan laki-laki […]

  • PCNU- PATI

    PC Fatayat NU Pati Komentari Launching MLU MWCNU Winong

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    WINONG – Launching Mobil Layanan Ummat (MLU) MWC NU Kecamatan Winong yang telah berlangsung Minggu (21/8) lalu mendapatkan apresiasi positif dari berbagai elemen masyarakat.  Salah satunya datang dari PC Fatayat NU Kabupaten Pati yang juga hadir pada saat acara launching tersebut. Menurut Ketua PC Fatayat NU Pati, Asmonah, agenda tersebut selain meriah juga sangat memggugah […]

  • LP Ma’arif  Cabang Pati adakan Pelatihan Membuat Soal Ujian

    LP Ma’arif Cabang Pati adakan Pelatihan Membuat Soal Ujian

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Pati. Lembaga Pendidikan Cabang Pati mengadakan pelatihan pembuatan soal ujian. Bertempat di gedung Nahdlatul Ulama lantai 3 yang di ikuti oleh guru-guru di bawah naungan LP Ma’arif cabang Pati. Jumat (26/2)             Moh Anwar selaku ketua LP Ma’arif menjelaskan apabila pelatihan pembuatan soal ujian sangat di perlukan. Hal ini karena berkaitan dengan pelajaran Aswaja, apabila […]

  • Kiai Karismatik Dari Kajen

    Kiai Karismatik Dari Kajen

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Tokoh Ulama; Orang pertama yang disowani Gus Dur segera setelah dia jadi presiden adalah Almarhum Kiai Abdullah Salam di Kajen, Pati, yang lebih akrab dipanggil Mbah Dullah. Saat mendengar Gus Dur hendak bertandang ke rumahnya, awalnya Mbah Dullah keberatan, sebab saat itu Gus Dur sudah jadi umara (penguasa). Tetapi pada akhirnya Mbah Dullah bilang: “Kalau […]

expand_less