Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Mengeja Abjad

Mengeja Abjad

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 21 Jul 2023
  • visibility 268
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Aktivitas saya setelah maghrib kembali belajar bersama anak-anak lagi. Setelah liburan akhir semester usai, kini mereka silih berganti berdatangan untuk belajar bersama. Tak hanya yang telah rutin, kini bertambah satu anak. Baru saja ia menginjak kelas 1 MI. Datang untuk belajar mengerjakan tugas-tugas dan soal-soal dalam buku pelajaran.

Saya kira awalnya dia sudah bisa membaca dan menulis. Ternyata belum. Dia baru bisa membaca abjad A sampai Z, itu saja kadang masih salah melafalkan. Dalam batin saya, wah harus ekstra mendampinginya ini. Pelan-pelan mengenalkan bagaimana caranya membaca dua huruf, tiga huruf, dan seterusnya.

Pada mulanya saya mencoba langsung memintanya membaca sebuah bacaan. Dengan amat pelan dan hati-hati ia begitu antusias. Meski pada kenyataannya bacaannya gandul-gandul. Metode yang saya terapkan rupanya kurang bagus. Ia malah semakin bingung, terlihat dari mimik wajah yang ia perlihatkan.

Malam berikutnya saya mencoba mengganti metode belajar. Saya memintanya menulis abjad A sampai dengan Z. Dilanjutkan dengan menulis angka-angka. Tujuan saya hanya agar tangannya segera luwes menulis, dan daya ingatnya mudah menyerap. Karena menurut saya, menulis sambil membaca akan memudahkan untuk diingat.

Tak ada kendala saat menulis angka 1 sampai 10 dan abjad A sampai Z. Namun karena masih tahap pengenalan dan pembelajaran, huruf-huruf yang ia tulis ada yang dibentuk kapital ada juga yang huruf kecil. Campur aduk. Tapi tak masalah. Saya percaya suatu saat nanti anak ini pasti bisa membedakan penggunaan huruf kapital, huruf kecil, dan lainnya.

Setelah itu saya mencoba memberikannya sebuah ucapan misalkan “BUKU”. Maka saya akan memintanya bagaimana menulis ejaan sehingga menjadi bunyi “BUKU” tersebut. Saya memberinya waktu dan dengan gaya main petak umpet, saya pejamkan mata. Setelah ia merasa menulisnya telah usai, maka saya akan melihatnya. Benar atau tak apa yang saya ucapkan bisa ia tulis.

Alhasil ia hanya menulis huruf B dan U. kemudian saya memintanya untuk membaca. Dengan polosnya ia membaca huruf itu dengan bacaan “BUKU”. Karena apa yang ia tulis masih kurang tepat, pelan-pelan saya tuntun. “BUKU” ejaannya adalah B, U, K, U sambil ia menuliskannya. Kemudian setelah empat huruf itu tersusun, ia mengeja dan tampaknya sudah mengerti dengan apa yang saya ajarkan.

Kedatangan anak-anak dirumah membuat saya jadi bisa merasakan bagaimana susah senangnya mendidik anak. Selain sabar kita juga diharuskan untuk selalu aktif serta kreatif. Jika tak begitu maka selama proses belajar tersebut akan terasa monoton dan membosankan. Dan yang harus dijadikan dasar bahwa dunia anak adalah bermain. Jadi bagaimana kita harus bisa mengkombinasikan keduanya. Bermain sambil belajar. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Mahasiswi Jadi Penghuni Baru Kantor Lazisnu

    Empat Mahasiswi Jadi Penghuni Baru Kantor Lazisnu

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Proses penyerahan mahasiswa PPL Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf IAIN Kudus di Kantor PC Lazisnu Pati PATI- PC Lazisnu Kabupaten Pati menjadi lokasi penempatan mahasiswa Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf IAIN Kudus. Program ini merupakan rangkaian pelaksanaan PPL (Praktik Profesi Lapangan) IAIN Kudus tahun ini.  PC Lazisnu Kabupaten Pati melalui Manager Penyaluran, Agus […]

  • Heboh, 12 Pimpinan Ranting Plus 2 Anak Rantong Fatayat NU Dilantik

    Heboh, 12 Pimpinan Ranting Plus 2 Anak Rantong Fatayat NU Dilantik

    • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Ketua PC Fatayat NU, Asmonah (pegang kertas) sedang melantik para Pengurus 12 Ranting dan 2 Pengurus Anak Ranting Fatayat NU yang ada di Kecamatan Trangkil  TRANGKIL – PAC Fatayat NU Trangkil baru melangsungkan pelantikan Pimpinan Ranting (PR). Tak hanya satu, namun 12 PR Fatayat NU dilantik dalam satu majelis pada Jumat (29/10) lalu. Jumlah tersebut […]

  • Kandidat Ketua IPNU IPPNU Adu Visi-Misi

    Kandidat Ketua IPNU IPPNU Adu Visi-Misi

    • calendar_month Ming, 22 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

      Show Kandidat Calon Ketua PC IPNU IPPNU Pati. SUKOLILO-Para kandidat calon Ketua Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Pati periode 2021-2022 menyampaikan visi dan misi masing-masing. Adu visi-misi ini dilaksanakan di Gedung Madrasah Tsanawiyah Sunan Prawoto, Minggu (22/8). Agenda intelektual bertajuk ‘Show Kandidat Calon Ketua PC IPNU IPPNU Pati’ ini diselenggarakan untuk menghadapi Konfercab yang […]

  • PCNU-PATI

    Islam Kemodernan dan Keindonesiaan

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Banyak sekali tokoh-tokoh agama kita yang sangat alergi dengan modernisasi karena dipelopori oleh orang-orang Barat. Cak Nur, dalam buku tersebut, membedakan kemodrenan dengan budaya yang datang dari Barat (Westenisasi). Baginya, kemodernan itu sesuatu yang harus diterima karena dia tidak bertentangan dengan Islam. Kemodernan adalah suatu kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, di mana apabila kemajuan ini […]

  • Saat Timnas Garuda dan Pejuang Kemerdekaan Merebut Tahta. Photo by Vienna Reyes on Unsplash.

    Saat Timnas Garuda dan Pejuang Kemerdekaan Merebut Takhta

    • calendar_month Kam, 18 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* SEA Games Kamboja 2023 bakal menjadi kenangan manis di album Timnas Garuda. Bagi penulis dan pastinya Sebagian besar manusia Indonesia, sepakat bahwa, kita tak perlu jadi juara umum, asalkan tim bola kita menang, itu sudah lebih dari cukup. Pasalnya, puasa gelar dalam SEA Games selama 32 tahun akhirnya terbayar. Timnas sepak […]

  • PCNU - PATI

    Tugas Mulia Pondok Pesantren

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    KH. A. Mustafa Bisri dalam mauidhoh hasanah di PP. Mansajul Ulum Cebolek Margoyoso Pati dalam rangka Haul Ibu Nyai Salamah Muhammadun, istri KH. Abdullah Rifa’i (selasa malam rabu, 12 Juli 2022) menjelaskan: di pesantren, tarbiyah (pendidikan) lebih dominan dari pada ta’lim (pengajaran). Tarbiyah sebagaimana keterangan Syaikh Mustafa Al-Ghulayaini dalam kitab ‘Iddhatun Nasyiin’ adalah menanam akhlak […]

expand_less