Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Mengeja Abjad

Mengeja Abjad

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 21 Jul 2023
  • visibility 238
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Aktivitas saya setelah maghrib kembali belajar bersama anak-anak lagi. Setelah liburan akhir semester usai, kini mereka silih berganti berdatangan untuk belajar bersama. Tak hanya yang telah rutin, kini bertambah satu anak. Baru saja ia menginjak kelas 1 MI. Datang untuk belajar mengerjakan tugas-tugas dan soal-soal dalam buku pelajaran.

Saya kira awalnya dia sudah bisa membaca dan menulis. Ternyata belum. Dia baru bisa membaca abjad A sampai Z, itu saja kadang masih salah melafalkan. Dalam batin saya, wah harus ekstra mendampinginya ini. Pelan-pelan mengenalkan bagaimana caranya membaca dua huruf, tiga huruf, dan seterusnya.

Pada mulanya saya mencoba langsung memintanya membaca sebuah bacaan. Dengan amat pelan dan hati-hati ia begitu antusias. Meski pada kenyataannya bacaannya gandul-gandul. Metode yang saya terapkan rupanya kurang bagus. Ia malah semakin bingung, terlihat dari mimik wajah yang ia perlihatkan.

Malam berikutnya saya mencoba mengganti metode belajar. Saya memintanya menulis abjad A sampai dengan Z. Dilanjutkan dengan menulis angka-angka. Tujuan saya hanya agar tangannya segera luwes menulis, dan daya ingatnya mudah menyerap. Karena menurut saya, menulis sambil membaca akan memudahkan untuk diingat.

Tak ada kendala saat menulis angka 1 sampai 10 dan abjad A sampai Z. Namun karena masih tahap pengenalan dan pembelajaran, huruf-huruf yang ia tulis ada yang dibentuk kapital ada juga yang huruf kecil. Campur aduk. Tapi tak masalah. Saya percaya suatu saat nanti anak ini pasti bisa membedakan penggunaan huruf kapital, huruf kecil, dan lainnya.

Setelah itu saya mencoba memberikannya sebuah ucapan misalkan “BUKU”. Maka saya akan memintanya bagaimana menulis ejaan sehingga menjadi bunyi “BUKU” tersebut. Saya memberinya waktu dan dengan gaya main petak umpet, saya pejamkan mata. Setelah ia merasa menulisnya telah usai, maka saya akan melihatnya. Benar atau tak apa yang saya ucapkan bisa ia tulis.

Alhasil ia hanya menulis huruf B dan U. kemudian saya memintanya untuk membaca. Dengan polosnya ia membaca huruf itu dengan bacaan “BUKU”. Karena apa yang ia tulis masih kurang tepat, pelan-pelan saya tuntun. “BUKU” ejaannya adalah B, U, K, U sambil ia menuliskannya. Kemudian setelah empat huruf itu tersusun, ia mengeja dan tampaknya sudah mengerti dengan apa yang saya ajarkan.

Kedatangan anak-anak dirumah membuat saya jadi bisa merasakan bagaimana susah senangnya mendidik anak. Selain sabar kita juga diharuskan untuk selalu aktif serta kreatif. Jika tak begitu maka selama proses belajar tersebut akan terasa monoton dan membosankan. Dan yang harus dijadikan dasar bahwa dunia anak adalah bermain. Jadi bagaimana kita harus bisa mengkombinasikan keduanya. Bermain sambil belajar. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 85 Pendekar Lolos Pengesahan Pelatih

    85 Pendekar Lolos Pengesahan Pelatih

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    PATI-Sejumlah 85 orang pendekar berkumpul di kantor PCNU Pati. Mereka datang untuk mengikuti Pengesahan Pelatih yang diadakan oleh Pengurus Cabang Pagar Nusa Pati, Jumat (13/9) siang hingga malam ini. Ke 85 peserta yang hadir merupakan perwakilan dari Pengurus Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa di Kabupaten Pati. Dari 85 orang tersebut, ada 15 peserta putri yang […]

  • SLB NU, Langkah LP Ma'arif Jateng Layani Anak Berkebutuhan Khusus

    SLB NU, Langkah LP Ma’arif Jateng Layani Anak Berkebutuhan Khusus

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Anak dengan disabilitas tidak butuh dikasihani, mereka hanya butuh diberi kesempatan yang sama untuk berteman, bermain, belajar dan bersekolah dengan anak-anak yang lain. Oleh karena itu semua sekolah/madrasah Ma`arif tidak boleh menolak kehadiran peserta didik berkebutuhan khusus, apalagi membeda-bedakan mereka, supaya mereka juga bisa tumbuh kembang secara optimal dan mencapai prestasi sesuai […]

  • PCNU-PATI

    PGMI UIN Walisongo Gelar Seminar Internasional, Prof Muslih : Agama Tanpa Ilmu Pengetahuan itu Buta

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melalui Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) PGMI menggelar seminar internasional bertajuk “The Role of Religions and Technology in Growing Character in The Digital Era” pada Selasa (4/4/2023) yang bertempat di Gedung Teater ISDB FITK Kampus […]

  • Semua Sekolah/Madrasah Ma`arif NU Jawa Tengah Diwajibkan Inklusif

    Semua Sekolah/Madrasah Ma`arif NU Jawa Tengah Diwajibkan Inklusif

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Semarang – Lembaga Pendidikan Maarif NU Jawa Tengah melalui Pengawas Penggerak Maarif NU ingin mematikan bahwa semua Lembaga Pendidikan dibawah naungan Maarif baik Sekolah dan Madrasah tidak boleh menolak calon Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK). Hal itu disampaikan oleh Ketua LP Maarif NU Jawa Tengah, R Andi Irawan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pengawas Penggerak Maarif […]

  • PCNU-PATI

    Pesantren dan Community Development

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Seiring derasnya arus perubahan sosial akibat adanya modernisasi-industrialisasi mau tidak mau menuntut pesantren untuk memberikan reaksi atau respon secara memadai. Sedangkan respon pesantren dalam menghadapi perubahan yang berjalan selama ini ada yang lunak dan ada yang keras. Ada yang membuka, dan juga ada yang menutup diri. Namun meski ada yang mendifinisikan zaman […]

  • PCNU-PATI

    Enam Rumah di Godo Winong Hanyut Diterjang Banjir Bandang

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Banjir bandang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Rabu (30/11/2022) lalu. Camat Winong, Luky Pratugas Narimo mengatakan, ada enam desa yang diterjang banjir bandang di kecamatan tersebut. Di antaranya Desa Kropak, Padangan, Danyangmulyo, Kudur, Gunungpanti, dan Godo. Ketinggian air bervariasi, mulai 1 hingga hampir 3 meter. Desa Godo, Gunungpanti, dan Kropak […]

expand_less