Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Mengeja Abjad

Mengeja Abjad

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 21 Jul 2023
  • visibility 251
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Aktivitas saya setelah maghrib kembali belajar bersama anak-anak lagi. Setelah liburan akhir semester usai, kini mereka silih berganti berdatangan untuk belajar bersama. Tak hanya yang telah rutin, kini bertambah satu anak. Baru saja ia menginjak kelas 1 MI. Datang untuk belajar mengerjakan tugas-tugas dan soal-soal dalam buku pelajaran.

Saya kira awalnya dia sudah bisa membaca dan menulis. Ternyata belum. Dia baru bisa membaca abjad A sampai Z, itu saja kadang masih salah melafalkan. Dalam batin saya, wah harus ekstra mendampinginya ini. Pelan-pelan mengenalkan bagaimana caranya membaca dua huruf, tiga huruf, dan seterusnya.

Pada mulanya saya mencoba langsung memintanya membaca sebuah bacaan. Dengan amat pelan dan hati-hati ia begitu antusias. Meski pada kenyataannya bacaannya gandul-gandul. Metode yang saya terapkan rupanya kurang bagus. Ia malah semakin bingung, terlihat dari mimik wajah yang ia perlihatkan.

Malam berikutnya saya mencoba mengganti metode belajar. Saya memintanya menulis abjad A sampai dengan Z. Dilanjutkan dengan menulis angka-angka. Tujuan saya hanya agar tangannya segera luwes menulis, dan daya ingatnya mudah menyerap. Karena menurut saya, menulis sambil membaca akan memudahkan untuk diingat.

Tak ada kendala saat menulis angka 1 sampai 10 dan abjad A sampai Z. Namun karena masih tahap pengenalan dan pembelajaran, huruf-huruf yang ia tulis ada yang dibentuk kapital ada juga yang huruf kecil. Campur aduk. Tapi tak masalah. Saya percaya suatu saat nanti anak ini pasti bisa membedakan penggunaan huruf kapital, huruf kecil, dan lainnya.

Setelah itu saya mencoba memberikannya sebuah ucapan misalkan “BUKU”. Maka saya akan memintanya bagaimana menulis ejaan sehingga menjadi bunyi “BUKU” tersebut. Saya memberinya waktu dan dengan gaya main petak umpet, saya pejamkan mata. Setelah ia merasa menulisnya telah usai, maka saya akan melihatnya. Benar atau tak apa yang saya ucapkan bisa ia tulis.

Alhasil ia hanya menulis huruf B dan U. kemudian saya memintanya untuk membaca. Dengan polosnya ia membaca huruf itu dengan bacaan “BUKU”. Karena apa yang ia tulis masih kurang tepat, pelan-pelan saya tuntun. “BUKU” ejaannya adalah B, U, K, U sambil ia menuliskannya. Kemudian setelah empat huruf itu tersusun, ia mengeja dan tampaknya sudah mengerti dengan apa yang saya ajarkan.

Kedatangan anak-anak dirumah membuat saya jadi bisa merasakan bagaimana susah senangnya mendidik anak. Selain sabar kita juga diharuskan untuk selalu aktif serta kreatif. Jika tak begitu maka selama proses belajar tersebut akan terasa monoton dan membosankan. Dan yang harus dijadikan dasar bahwa dunia anak adalah bermain. Jadi bagaimana kita harus bisa mengkombinasikan keduanya. Bermain sambil belajar. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDN Petompon 02 Gelar IHT Penyusunan Perangkat Ajar Pembelajaran Mendalam: Perkuat Kompetensi Guru Hadapi Tantangan Kurikulum

    SDN Petompon 02 Gelar IHT Penyusunan Perangkat Ajar Pembelajaran Mendalam: Perkuat Kompetensi Guru Hadapi Tantangan Kurikulum

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

      Semarang – SD Negeri Petompon 02 Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, menggelar kegiatan In House Training (IHT) bertajuk “Penyusunan RPP Pembelajaran Mendalam” pada Selasa (23/9/2025). Acara yang berlangsung di Ruang Kelas 6 C ini menghadirkan akademisi sekaligus pakar pendidikan dasar, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., sebagai narasumber utama. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini […]

  • Lakpesdam NU Mengembangkan Wacana Intelektual

    Lakpesdam NU Mengembangkan Wacana Intelektual

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Pati.Pengurus Lakpesdam NU Pati mengadakan diskusi buku di setiap bulannnya. Hal itu dilakukan untuk menumbuhkan keintelektualan para pengurus Lakpesdam dan para generasi muna Nahdlatul Ulama. Acara bertempat di Darul Hadlanah Waturoyo Pati, 12/9 kemarin, dengan menghadirkan narasumber Siswanto Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pada diskusi kali ini mengambil tema tema Islam Arif, Islam […]

  • Pusat Pergerakan NU di Kampung: Masjid

    Pusat Pergerakan NU di Kampung: Masjid

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Kebanyakan Pengurus Ranting NU tidak mempunyai kantor. Kantor organisasi numpang di rumah Ketua Tanfidziyah sebagai pelaksana program organisasi yang ditetapkan syuriyah. Meskipun syuriyah sebagai pemegang kebijakan organisasi, NU di kampung sangat cair. Kebijakan organisasi dibicarakan bersama-sama antara Ketua Tanfidziyah dan Rais Syuriyah, bahkan dirapatkan bersama antar seluruh pengurus syuriyah dan tanfidziyah. Bahkan banyak terjadi ketua […]

  • PCNU-PATI Photo by Igor Omilaev

    Kesalingan Bekerja di Rumah

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pagi ini saat saya menjemur pakaian, saya melihat pemandangan yang menyejukkan mata. Tiga orang laki-laki beda generasi yang menjadi tetangga saya sedang mengerjakan pekerjaan rumah. Ada yang menyapu dan mengepel. Mereka terlihat begitu enjoy mengerjakan pekerjaan yang selalu tersematkan hanya untuk perempuan itu. Ketika menyaksikan itu saya mengulas senyum. Sebab dilingkungan […]

  • Pengurus 17 Lembaga PCNU Pati Resmi Lantik

    Pengurus 17 Lembaga PCNU Pati Resmi Lantik

    • calendar_month Rab, 25 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, melantik para pengurus dari 17 lembaga di bawah naungannya. Pelantikan itu digelar dalam Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) 1 di Aula Institut Pesantren Matholi’ul Falah (Ipmafa), Margoyoso, Rabu (25/12/2024). Adapun lembaga-lembaga itu antara lain LDNU, LP Ma’arif NU, Lakpesdam NU, RMI NU, Lesbumi NU, LTN NU, LF […]

  • PCNU-PATI

    Kubah

    • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Pada tahun 1977, sebuah cerita pendek yang berjudul Jasa-Jasa Buat Sanwirya memperoleh Hadiah Harapan Sayembara Kincir Emas Radio Nederlands Wereldomroep. Lalu pada tahun 1980, novel karangannya yang berjudul Kubah memenangkan hadiah Yayasan Buku Utama. Selanjutnya tiga novelnya yang berjudul Ronggeng Dukuh Paruk (1982), Lintang Kemukus Dini Hari (1985), dan Jentera Bianglala (1986) meraih hadiah Yayasan […]

expand_less