Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menanggulangi Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan

Menanggulangi Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2015
  • visibility 507
  • comment 0 komentar
Kabar NU Pati. Pada hari selasa, 16 Desember 2014, LAKPESDAM PCNU Pati menyelenggarakan acara seminar dengan tema “Menanggulangi Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan”, bekerja sama dengan Legal Resources Center for Gender Justice and Human Rights (LRC-KJHAM) asal Kota Semarang.  Acara ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan oleh LAKPESDAM NU Pati pada periode ini, yang dihadiri sejumlah lembaga pondok pesantren, lembaga Banom NU, seperti Fatayat, IPNU dan IPPNU, masyarakat dan madrah-madrasah sekitar.  
Menurut ketua LAKPESDAM NU Pati R. Andi Irawan, acara ini diselenggarakan karena keprihatinan terhadap berbagai kasus kekerasan seksual terhadap perempuan yang terjadi diberbagai daerah di Indonesia, terutama akhir-akhir ini banyak kasus yang terjadi di lembaga pendidikan, seperti sekolah, dan di dalam rumah yang dilakukan oleh keluarganya sendiri atau tetangga si korban. Menurut data statistik, Pati merupakan daerah yang menduduki peringkat ke lima di Jawa Tengah dalam hal kasus kekerasan seksual, di bawah peringkat kota semarang yang menduduki peringkat pertama.
Selain itu, acara ini diselenggaran bertujuan untuk media edukasi dan sosialisasi kepada para masyarakat, santri, lembaga-lembaga NU, seperti Fatayat, IPNU dan IPPNU untuk dapat memenculkan kesadaran anti kekerasan seksual dan bersama-sama saling bahu membahu dalam mensosialisasikan kesadaran tersebut kepada masyarakat, keluarga termasuk anak, peserta didik di sekolahan dan kepada sesama teman. Ini merupakan langkah antisipatif yang harus dilakukan NU agar kasus semacam ini tidak terjadi di masyarakat nahdliyin, atau minimal meminimalisir munculnya kasus serupa.
Dalam acara ini, LAKPESDAM NU Pati menghadirkan dua nara sumber, yaitu KH. Abdullah Umar Fayumi salah satu Gus desa Kajen, dan  Dian Puspitasri dari LRC-KJHAM. KH. Abdullah Umar Fayumi yang akrab dipanggil dengan panggilan gus Umar menyampaikan materi kekerasan seksual dalam perspektif Islam yang merujuk pada Al-Quran dan Hadits. Ia menegaskan, bahwa kekerasan seksual disebabkan oleh kejiwaan pelaku yang tak seimbang. Artinya perilaku menyimpang dalam hal ini adalah kekerasan seksual muncul karena kondisi kejiwaan pelakunya yang bermasalah. Oleh karena itu, ia menawarkan cara bagaimana dapat menanggulangi perilaku menyimpang tersebut dengan menanamkan kecerdasan kosmik kepada masyarakat. Kecerdasan kosmik adalah keseluruhan kecerdasan pada diri manusia yang menuntunnya mendapatkan penghayatan rasa terdalam bahwa dirinya merupakan bagian tak terpisah dari keluarga besar alam semesta dan bertanggung jawab menebarkan kerahmatan bagi semua sesuai kapasitas dan tugas hidup masing-masing. Kesadaran demikian dilanjutkan dengan pengendalian dan penyeimbangan nafsu serta melakukan dzikir secara istiqomah. Dengan ini, niat untuk melakukan penyimpangan akan sirnar.
Berbeda dengan gus Umar, Dian Puspitasri memaparkan materi dari perspektif psikologi, sosiologi dan hukum. Ia menegaskan bahwa kekerasan biasanya dalam banyak bentuk, yaitu bisa kekerasan fisik (memukul, menampar, menendang, meninju dll), kekerasan psikis (mennghina, melecehkan, memaki, merendahkan, dll), kekerasan seksual (perkosaan, pencabulan), dan penelantaran. Menurutnya pelaku kekerasan seksual bisa dilakukan oleh siapapun, termasuk orang-orang terdekat, seperti keluarga, guru, tetangga dan teman. Untuk menanggulangi psikis korban maka yang harus dilakukan adalah konseling dan pendampingan secara kontinyu dan intensif dengan mengedepankan prinsip-prinsip konseling.  Disamping itu, pelaku juga harus segera dilaporkan ke polisi agar dapat segera diadili atas perilaku penyimpangan yang dilakukan.
Dalam acara ini, LAKPESDAM NU Pati juga melaunching jurnar ilmiah dengan nama “Khittah: Berefleksi Memaknai Tradisi”. Nama khittah memiliki arti garis atau haluan yang diadopsi dari semangat khittah 1926, yaitu mengembalikan NU sebagai organisasi sosial keagamaan bukan sebagai partai politik praktis. Dengan nama ini diharapkan NU Pati ke depan lebih memaksimalkan perannya untuk mencerdaskan, mengayomi dan memberdayakan masyarakat nahdhiyin, tidak sibuk dengan persoalan politik praktis. (R. Andi Irawan)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • c

    Twibbonize Hari Santri Nasional 2022

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar
  • Jelang HSN 2025, Fatayat NU Pati Gelar Jemparingan Bareng

    Jelang HSN 2025, Fatayat NU Pati Gelar Jemparingan Bareng

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Pati – PC Fatayat NU Pati mempunyai cara unik untuk memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN). Mereka menggelar Jemparingan bareng di Lapangan Perpatri, Taman Kota Kalidoro Pati, Sabtu (11/10/2025). Seratusan peserta mengikuti kegiatan yang terhitung baru bagi PC Fatayat NU ini. Mereka tampak antusias dan berusaha memanah target yang telah disiapkan dengan ceria. Ketua PC Fatayat […]

  • PCNU-PATI

    Tim Riset MA Salafiyah Kajen Pati Masuk Final Madrasah Young Researchers Super Camp 2023

    • calendar_month Sen, 10 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 592
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Tim riset Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, menjadi salah satu Finalis Madrasah Young Researchers Super Camp (MYRES) 2023 bidang Ilmu Keagamaan Islam. Perlombaan itu diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian RI yang diumumkan beberapa waktu lalu.  Tim MA Salafiyah Kajen beranggotakan dua […]

  • IPMAFA Terjunkan 264 Mahasiswa untuk Mengabdi di Masyarakat

    IPMAFA Terjunkan 264 Mahasiswa untuk Mengabdi di Masyarakat

    • calendar_month Sel, 10 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

      Ruang zoom meeting penerjunan 264 Mahasiswa IPMAFA peserta KKN MDR tahun 2021 MARGOYOSO-Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menerjunkan 264 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Mandiri Dari Rumah (KKN MDR) tahun 2021. Acara penerjunan dilakukan secara daring dipimpin langsung oleh Rektor IPMAFA, KH. Abdul Ghofarrozin, M. Ed pada Senin (9/8) pagi. Turut hadir […]

  • PCNU - PATI Photo by Madrosah Sunnah

    Shodaqohnya WTS

    • calendar_month Ming, 26 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 543
    • 0Komentar

    Seandainya WTS tersebut shodaqoh kepada faqir miskin atau masjid, sah atau tidakkah shodaqohnya ? Jawaban : Shodaqohnya tidak sah, karena syarat sahnya shodaqoh adalah halalnya harta yang disedekahkan. Referensi : Mau`idhot al-mu`minîn, Juz. 2 hal. 365 Faidl al-qodîr, Juz. 6 hal. 511 Bughyat al-mustarsyidîn, hal. 158-159

  • Gelar HSP, MA Mahida Ngagel Hadirkan Tiga Turis

    Gelar HSP, MA Mahida Ngagel Hadirkan Tiga Turis

    • calendar_month Sen, 30 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 624
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id. – Ekstrakurikuler Smart English Clubs (SEC) MA Manahijul Huda (Mahida) Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, memberikan pengalaman menarik bagi para anggotanya, yakni menghadirkan turis, pada Sabtu (28/12/2024). Kehadiran turis ini disambut baik oleh peserta Holiday Smart Program (HSP) dan pihak madrasah. Untuk diketahui, Program HSP bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara (speaking) bahasa Inggris selama […]

expand_less