Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Memahami Bahasa Anak

Memahami Bahasa Anak

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
  • visibility 253
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pada minggu yang lalu, saya membantu ibu mempersiapkan hidangan untuk menyambut teman-teman bapak yang hendak singgah ke rumah. Mereka datang dari kota seribu candi, berniat ziarah ke makam salah satu wali yang ada di kota kelahiran saya ini. Dibalik kesibukan didapur, keponakan saya Tsania tiba-tiba merengek minta ditemani belajar membaca. Maklum semenjak saya perkenalkan pada buku yang diberikan cuma-cuma oleh seseorang yang saya cintai, ia lebih sering datang ke rumah untuk sekedar dibacakan cerita. Ia begitu antusias dan sesekali ia akan menirukan apa yang saya baca.

Namun berbeda dengan minggu kemarin. Saya telah mengecewakannya. Saya dihadapkan pada dua pilihan yang keduanya sama-sama penting. Janji saya untuk senantiasa sigap saat ia menginginkan sesuatu, telah saya ingkari. Saya mengesampingkan keinginannya dengan memilih membantu ibu. Tampak raut kekecewaan pada wajah mungilnya. Sebab tak hanya sekali ia menghampiri saya dengan maksud untuk dibacakan sebuah cerita.

Sampai tulisan ini dibuat, saya menyadari pada saat itu saya telah melupakan satu hal. Bahwa anak kecil berbeda dengan orang dewasa. Tsania tak seharusnya saya paksa untuk memahami kondisi dan situasi yang sedang terjadi. Andai saya punya mesin waktu seperti miliknya doraemon, pasti saya akan memutar waktu itu kembali. Mengiyakan ajakannya dan menemaninya belajar. Meski saya menolak dengan memberikannya alasan yang sangat logis, tetapi baginya penolakan adalah sebuah penolakan.

Setelah kesibukan didapur selesai, saya mendekatinya dengan maksud ingin meminta maaf dan mengajaknya bercerita.  Namun diluar dugaan saya, ia mengalihkan pandangan dan memilih untuk tetap bermain dengan sepupu yang lain. Saya memaklumi sikapnya yang berubah menjadi dingin itu. Lantas saya membiarkannya terlebih dahulu agar kembali pulih pada kondisi normal. Kemudian setelah ia selesai bermain, saya mengajaknya kembali berbicara.

Saya menjabarkan perihal kesibukan tadi dan ia hanya berdiam diri. Setelah saya selesai berbicara, rupanya ia tertidur. Barangkali apa yang telah saya sampaikan baginya adalah sebuah dongeng pengantar menuju alam mimpi. Bagi saya semua anak-anak memang begitu. Jika ia menginginkan sesuatu, maka hal itu akan selalu diutamakan. Hanya setelah ia merasa jenuh dan bosan, maka sesuatu itu akan dilepaskannya. Tak melulu soal mainan. Makanan dan berbagai hal lainnya pun juga begitu.

Kita yang dianggap sudah dewasa sebaiknya mampu menempatkan posisi sebagai teman sekaligus orang tua untuk anak. Menjadi teman saat anak butuh lawan main untuk bermain dan belajar, sedang menjadi orang tua saat anak butuh bimbingan dan pendampingan. Sebab dari kedua hal ini bukanlah menjadi sebuah pilihan yang harus dipilih salah satu dan meninggalkan yang satunya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sah! Sabar Halim Pimpin Ansor Winong

    Sah! Sabar Halim Pimpin Ansor Winong

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    WINONG – Konferensi Pimpinan Anak Cabang (Konferancab) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Winong telah berlangsung Minggu (17/) lalu. Pemilihan pimpinan baru sayap pemuda NU yang nantinya akan berkhidmat hingga 2024 tersebut berlangsung cukup cepat. Dari 12 Ranting yang memiliki wewenang memberi rekomendasi calon, Sabar Halim, memperoleh 8 rekomendasi ranting. Jumlah ini tentu sangat signifikan jika dibanding […]

  • 206 Mahasiswa Akan Dilepas untuk Mengabdi Kepada Masyarakat

    206 Mahasiswa Akan Dilepas untuk Mengabdi Kepada Masyarakat

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    PATI-Pengabdian merupakan salah satu tugas utama mahasiswa. Sebab, mahasiswa tidak hanya berkecimpung di dunia akademik saja nantinya. Sebagai agen perubahan, skill bersosialisasi wajib dimiliki oleh segenap mahasiswa guna menyerap aspirasi dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. Pembekalan KKN Mahasiswa di Aula lantai 2 IPMAFA  Oleh sebab itu, pengabdian masyarakat perlu dilakukan sebagai […]

  • Peduli Banjir Pati, LTNNU Bagikan Ratusan Porsi Nasi Sambil Sosialisasi Bahaya Hoaks

    Peduli Banjir Pati, LTNNU Bagikan Ratusan Porsi Nasi Sambil Sosialisasi Bahaya Hoaks

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.279
    • 0Komentar

      Pati – Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Pati mempunyai cara unik dalam membantu korban banjir Pati. Mereka membagikan ratusan porsi nasi ayam geprek sambil memberikan sosialisasi bahaya hoaks atau berita bohong, Minggu (18/1/2026). Banjir sudah sepekan lebih menerjang Kabupaten Pati atau sejak Jumat (9/1/2026). Berbagai informasi pun tersebar luas di media sosial. […]

  • Mengenal Tadarling, Tradisi Menyambut Ramadan di Desa Asempapan

    Mengenal Tadarling, Tradisi Menyambut Ramadan di Desa Asempapan

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

      Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, masyarakat Indonesia sangat antusias dalam menyambut bulan suci Ramadan. Sehingga, tak heran banyak tradisi yang muncul di bulan Ramadan. Masing-masing daerah di Indonesia punya tradisinya masing-masing dalam menyambut Ramadan. Salah satunya di Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, yang memiliki Tradisi Tadarus Keliling atau yang lebih […]

  • Pernyataan Ketum PBNU Terkait Pilpres 2014

    Pernyataan Ketum PBNU Terkait Pilpres 2014

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2014
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    NU–Online. NU merupakan jam’iyyah diniyyah ijtima’iyyah, organisasi masyarakat keagamaan. Sejak awal didirikan oleh para Kyai, NU mengemban tugas besar menjaga, merawat, dan mengembangkan ajaran Islam ala Ahlissunnah wal Jama’ah di bumi Nusantara. Karenanya sudah teramat jelas bahwa NU tidak bertujuan meraih kekuasaan politik. Kalaupun harus menyebut istilah politik, maka politik NU adalah politik kebangsaan dan […]

  • ALFI SYAHRIN (Antara Selingkuh dan Poligami)

    ALFI SYAHRIN (Antara Selingkuh dan Poligami)

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    ALFI SYAHRIN, Nama yang sangat indah dan menarik. Setidaknya dengan dua suku terakhir siapa saja yang memberikan nama kepadanya mengharap kehidupan si cabang bayi itu kelak mulia dan bahagia dunyan wa ukhran. Lebih – lebih apabila yang memberikan nama adalah ibu atau bapaknya tentu dilatarbelakangi dengan pengalaman spiritual dari ayat alfi syahrin yang tidak asing […]

expand_less