Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LP Ma’arif Bersyukur atas Penutupan LI, Ini Alasannya

LP Ma’arif Bersyukur atas Penutupan LI, Ini Alasannya

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
  • visibility 300
  • comment 0 komentar
Adib al Arif, ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pati

PATI – Terkait dengan penutupan tempat maksiat Lorok Indah (LI) yang ada di Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati, LP Ma’arif NU Kabuoaten Pati merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kab. Pati dan seluruh jajarannya. Hal itu disampaikan langsung oleg Ketua LP Ma’arif Pati, Ahmad Adib Al Arif, di sela-sela kesibukannya di kantor PCNU, Ahad (13/2) kemarin.

Saat diminta komentar oleh reporter pcnuoati.or.id soal urgensi penutupan LI bagi LP Ma’arif, Adib menjawab dengan tegas bahwa LP Ma’arif sangat berkepentingan dengan itu.

Sebab, lanjut dia, LP Ma’arif sebagai Lembaga Pendidikan tentu sangat mengedepankan akhlak dan ketakwaan di dalam mengemban amanat Pendidikan bagi anak-anak didik calon pemimpin bangsa. 

Sementara, ketersediaan fasilitas kemasiatan yang dapat diakses secara mudah akan menjadi kendala serius bagi misi pendidikan yang diemban oleh LP Ma’arif. Sebagaimana diketahui bersama bahwa LI ini merupakan fasilitas kemaksiatan yang diakses oleh masyarakat luas dengan mudah. 

“Tentunya ini sangat berpengaruh terhadap kondisi mentalitas anak-anak di rumah dan bahkan stabilitas ekonomi rumah tangga,” tandasnya.

Lebih lanjut, Adib menjelaskan bahwa LP Maarif NU Kabupaten Pati bertanggung jawab atas keberhasilan Pendidikan anak-anak yang belajar di lingkungan madrasah dan sekolah. 

Berdasarkan data yang ia miliki, Di wilayah Kabupaten Pati, tak kurang dari 29.000-an anak belajar di 211 Madrasah Ibtidaiyah, 25.000 lebih anak belajar di 135 Madrasah Tsanawiyah dan hampir 15,000 anak belajar di 64 Madrasah Aliyah. Ini belum termasuk anak yang belajar di sekolah umum. Ada lebih dari 20 SMA dan SMK yang tergabung dibawah naungan LP Ma’arif NU Kab, Pati. 

“Semua pelajar, termasuk orang tuanya, semua perlu dihindarkan dari tempat-tempat kemaksiatan supaya terlindungi dari pengaruh-pengaruh negatif yang ditimbulkan,” lanjut dia.

Maka, menurut Adib, langkah yang diambil oleh Pemkab Pati beserta seluruh jajarannya dan didukung ormas-ormas yang ada pada Kamis 3 Pebrurai 2022 untuk membongkar tempat prostitusi itu merupakan langkah yang sangat tepat dan perlu didukung oleh seluruh warga Pati.

Temuan Buku Tuntunan Shalat

Selain mengomentari pembongkaran LI, LP Ma’arif melalui Adib juga memberikan statemen tentang ditemukannya buku tuntunan shalat di bekas area prostutusi tersebut. Terkait hal ini, ia menanggapinya secara positif. 

“Alhamdulillah, minimal sudah ada benih-benih spiritual dari mereka. Mudah-mudahan kekuatan iman serta kemauan untuk memperdalam agama itu mampu menggantikan celah-celah kemaksiatan. Semoga,” tutur Adib. 

Selain itu, Adib menilai bahwa perlu adanya bimbingan kepada eks-‘pekerja’ LI, khususnya yang berstatus warga Pati agar tidak terjerumus ke lubang yang sama. 

“Perlu adanya pendekatan dan ini harus dibicarakan dengan pihak-pihak terkait,” terangnya.(rahel/lut/ltn)

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

    Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

      Jepara – Festival Muria Raya ke-5 sukses digelar di Dukuh Duplak, Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Minggu (17/8/2025). Festival ini seolah-olah merayakan panen kopi dengan memainkan musik batu. Sebuah panggung yang terbuat dari anyaman bambu berdiri indah di Petilasan Mbah Robyong. Beberapa seniman dari berbagai daerah hilir mudik mementaskan karya-karyanya. Seni […]

  • 300 Sembako Lazisnu Didistribusikan untuk Marbot dan Yatama di Trangkil

    300 Sembako Lazisnu Didistribusikan untuk Marbot dan Yatama di Trangkil

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    PC Lazisnu memberikan paket sembako kepada anak-anak yatim. Tentu targetnya bukan hanya untuk anak yatim, namun lebih kepada wali yang merawat anak yatim tersebut. TRANGKIL-PC Lazisnu Kabupaten Pati kembali memberikan paket sembako. Kali ini Lazisnu beraksi di Kecamatan Trangkil. Dengan ditemani Pengurus Lazisnu tingkat MWC, Minggu (19/4) kemarin PC Lazisnu menghabiskan 300 paket sembako untuk […]

  • Melacak Nasionalisme KH Maimun Zubair

    Melacak Nasionalisme KH Maimun Zubair

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani* Foto : Zahir Media Hari ini, Sabtu, 17 Agustus 2019 – 16 Dzulhijjah 1440 adalah Hari kemerdekaan bangsa Indonesia yang ke 74. Usia yang tidak muda lagi untuk ukuran manusia. Diharapkan di usia 74 ini, Indonesia semakin matang demokrasinya, nasionalismenya, Dan mampu menegakkan sila ke 5 Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi […]

  • PCNU-PATI

    Menuju Pesantren Hijau

    • calendar_month Ming, 1 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Dalam hal ini NU sangat perihatin dengan status Indonesia sebagai negara terbesar kedua di dunia penghasil limbah plastik setelah China. Setiap hari Indonesia menghasilkan sekitar 130.000 ton sampah plastik. Tidak sedikit pula sumber-sumber air bersih yang tercemar oleh limbah beracun pabrik-pabrik.NU mendorong semua pihak melakukan upaya yang lebih keras untuk menekan dan mengendalikan laju pencemaran […]

  • Seperti Ini Potret Toleransi di Desa Jrahi<br>

    Seperti Ini Potret Toleransi di Desa Jrahi

    • calendar_month Sab, 30 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    PATI -Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, terkenal dengan sebutan Desa Wisata Pancasila. Di sana terdapat beberapa agama. Namun dengan kerukunan dan toleransi yang ada, masyarakat bisa hidup berdampingan.  Di sana, ada tiga agama dan satu penghayat kepercayaan yang dipeluk. Yakni, Agama Islam, Kristen, Budha dan Sapto Darmo.  Potret kerukunan di Desa Jrahi terlihat saat […]

  • Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam menulis artikel populer (opini/esai), penulis bisa menggunakan dua gaya yaitu gaya teknokratis dan gaya sosiologis. Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SMP Tahfidz Al Furqon Karangawen Demak Junaidi Abdul Munif saat menjadi narasumber Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 2 Gerakan Literasi Karya Tulis Jurnalistik bertema “Strategi Penulisan Artikel Populer (Opini/Esai) bertema Pendidikan” […]

expand_less