Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LP Ma’arif Bersyukur atas Penutupan LI, Ini Alasannya

LP Ma’arif Bersyukur atas Penutupan LI, Ini Alasannya

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
  • visibility 340
  • comment 0 komentar
Adib al Arif, ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pati

PATI – Terkait dengan penutupan tempat maksiat Lorok Indah (LI) yang ada di Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati, LP Ma’arif NU Kabuoaten Pati merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kab. Pati dan seluruh jajarannya. Hal itu disampaikan langsung oleg Ketua LP Ma’arif Pati, Ahmad Adib Al Arif, di sela-sela kesibukannya di kantor PCNU, Ahad (13/2) kemarin.

Saat diminta komentar oleh reporter pcnuoati.or.id soal urgensi penutupan LI bagi LP Ma’arif, Adib menjawab dengan tegas bahwa LP Ma’arif sangat berkepentingan dengan itu.

Sebab, lanjut dia, LP Ma’arif sebagai Lembaga Pendidikan tentu sangat mengedepankan akhlak dan ketakwaan di dalam mengemban amanat Pendidikan bagi anak-anak didik calon pemimpin bangsa. 

Sementara, ketersediaan fasilitas kemasiatan yang dapat diakses secara mudah akan menjadi kendala serius bagi misi pendidikan yang diemban oleh LP Ma’arif. Sebagaimana diketahui bersama bahwa LI ini merupakan fasilitas kemaksiatan yang diakses oleh masyarakat luas dengan mudah. 

“Tentunya ini sangat berpengaruh terhadap kondisi mentalitas anak-anak di rumah dan bahkan stabilitas ekonomi rumah tangga,” tandasnya.

Lebih lanjut, Adib menjelaskan bahwa LP Maarif NU Kabupaten Pati bertanggung jawab atas keberhasilan Pendidikan anak-anak yang belajar di lingkungan madrasah dan sekolah. 

Berdasarkan data yang ia miliki, Di wilayah Kabupaten Pati, tak kurang dari 29.000-an anak belajar di 211 Madrasah Ibtidaiyah, 25.000 lebih anak belajar di 135 Madrasah Tsanawiyah dan hampir 15,000 anak belajar di 64 Madrasah Aliyah. Ini belum termasuk anak yang belajar di sekolah umum. Ada lebih dari 20 SMA dan SMK yang tergabung dibawah naungan LP Ma’arif NU Kab, Pati. 

“Semua pelajar, termasuk orang tuanya, semua perlu dihindarkan dari tempat-tempat kemaksiatan supaya terlindungi dari pengaruh-pengaruh negatif yang ditimbulkan,” lanjut dia.

Maka, menurut Adib, langkah yang diambil oleh Pemkab Pati beserta seluruh jajarannya dan didukung ormas-ormas yang ada pada Kamis 3 Pebrurai 2022 untuk membongkar tempat prostitusi itu merupakan langkah yang sangat tepat dan perlu didukung oleh seluruh warga Pati.

Temuan Buku Tuntunan Shalat

Selain mengomentari pembongkaran LI, LP Ma’arif melalui Adib juga memberikan statemen tentang ditemukannya buku tuntunan shalat di bekas area prostutusi tersebut. Terkait hal ini, ia menanggapinya secara positif. 

“Alhamdulillah, minimal sudah ada benih-benih spiritual dari mereka. Mudah-mudahan kekuatan iman serta kemauan untuk memperdalam agama itu mampu menggantikan celah-celah kemaksiatan. Semoga,” tutur Adib. 

Selain itu, Adib menilai bahwa perlu adanya bimbingan kepada eks-‘pekerja’ LI, khususnya yang berstatus warga Pati agar tidak terjerumus ke lubang yang sama. 

“Perlu adanya pendekatan dan ini harus dibicarakan dengan pihak-pihak terkait,” terangnya.(rahel/lut/ltn)

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    10.000 Muslimat NU Se Kab Pati Hadiri Peresmian Gedung Baru Muslimat NU

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pimpinan Cabang Muslimat NU dan seluruh Muslimat se Kabupaten Pati mengadakan sholawatan dan istigasah dalam rangka peresmian gedung muslimat NU di Gedung Muslimat NU Desa Muktiharjo, Sabtu (29/7). Hadir dalam acara tersebut dihadiri oleh selurus PAC Muslimat se kabupaten Pati baik dari pengurus atau tidak, selain itu juga dihadiri oleh Rois Syuriah Pengurus Cabang […]

  • PCNU-PATI

    LKD Fatayat NU Winong Singgung Analisis Gender

    • calendar_month Rab, 28 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id.- WINONG Latihan Kader Dasar (LKD) memegang peran penting dalam organisasi Fatayat NU. Sebab, via LKD, Pengurus Fatayat NU dilatih untuk loyal dan militan terhadap organisasi. Hal itulah yang disampaikan oleh Lilik Khoni’ah, sekretaris PC Fatayat NU Pati kepada pcnupati.or.id.  Sebab pentingnya LKD, pihak PC Fatayat NU Pati mengimbau seluruh PAC untuk mengagendakan kegiatan tersebut. Bahkan, […]

  • Mahasiswa Polines Pamit Dari Lazisnu Usai Magang

    Mahasiswa Polines Pamit Dari Lazisnu Usai Magang

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pati- Dua orang Mahasiswa Politeknik Negeri Semarang pamit usai melaksanakan magang selama satu bulan di kantor PC Lazisnu Pati, senin (10/02). Syaiful Huda selaku perwakilan dari pengurus dan tim manajerial PC Lazisnu Pati menyampaikan permohonan maaf jika terdapat keterbatasan dalam pemberian pendampingan kepada para mahasiswa tersebut. “Kami minta maaf jika selama melaksanakan magang […]

  • Jamaah dan Jam’iyyah Harus Sinergi

    Jamaah dan Jam’iyyah Harus Sinergi

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Pati, Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati memaparkan secara garis besar tentang program program selama lima tahun mendatang pada Ahad (7/7/2019) dalam musyawarah kerja cabang. Ketua PCNU Pati Yusuf Hasyim mengemukakan bahwa jamaah dan jam’iyyah dalam NU harus bersinergi.”Kenapa Jamaah jamaah kita diajak bergerak kok susah, ketika kita bertanya kepada jamaah, lha pengurus […]

  • YPMNU Kumpulkan Guru-Guru PAUD, Ini Tujuannya

    YPMNU Kumpulkan Guru-Guru PAUD, Ini Tujuannya

    • calendar_month Ming, 6 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Agenda dengan tajuk ‘Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka dan Pembelajaran Loose Part bagi Guru PAUD (KB-TK-RA) tersebut diikuti oleh puluhan guru PAUD Muslimat NU dari 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Pati. “Masing-masing kecamatan delegasinya tiga orang,” terang Nur Laeli, Ketua YPMNU Pati. Nur Laeli juga memastikan bahwa workshop yang ia gagas benar-benar serius. Ia berharap, […]

  • Momen Kemerdekaan, PCNU : Tanpa Ulama NU Mungkin Indonesia belum Merdeka

    Momen Kemerdekaan, PCNU : Tanpa Ulama NU Mungkin Indonesia belum Merdeka

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati dalam diskusi Kebangsaan bersama mahasiswa KKN Gembira IPMAFA PATI-17 Agustus 76 tahun silam, proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan. Pembacaan naskah keramat ini menjadi simbol kemerdekaan Indonesia.  Masyarakat era milenial, tidak merasakan beratnya perjuangan kala itu. Maka, K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati, mengajak warga Indonesia untuk merenungi jasa-jasa pahlawan, khususnya […]

expand_less