Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LP Ma’arif Bersyukur atas Penutupan LI, Ini Alasannya

LP Ma’arif Bersyukur atas Penutupan LI, Ini Alasannya

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
  • visibility 309
  • comment 0 komentar
Adib al Arif, ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pati

PATI – Terkait dengan penutupan tempat maksiat Lorok Indah (LI) yang ada di Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati, LP Ma’arif NU Kabuoaten Pati merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kab. Pati dan seluruh jajarannya. Hal itu disampaikan langsung oleg Ketua LP Ma’arif Pati, Ahmad Adib Al Arif, di sela-sela kesibukannya di kantor PCNU, Ahad (13/2) kemarin.

Saat diminta komentar oleh reporter pcnuoati.or.id soal urgensi penutupan LI bagi LP Ma’arif, Adib menjawab dengan tegas bahwa LP Ma’arif sangat berkepentingan dengan itu.

Sebab, lanjut dia, LP Ma’arif sebagai Lembaga Pendidikan tentu sangat mengedepankan akhlak dan ketakwaan di dalam mengemban amanat Pendidikan bagi anak-anak didik calon pemimpin bangsa. 

Sementara, ketersediaan fasilitas kemasiatan yang dapat diakses secara mudah akan menjadi kendala serius bagi misi pendidikan yang diemban oleh LP Ma’arif. Sebagaimana diketahui bersama bahwa LI ini merupakan fasilitas kemaksiatan yang diakses oleh masyarakat luas dengan mudah. 

“Tentunya ini sangat berpengaruh terhadap kondisi mentalitas anak-anak di rumah dan bahkan stabilitas ekonomi rumah tangga,” tandasnya.

Lebih lanjut, Adib menjelaskan bahwa LP Maarif NU Kabupaten Pati bertanggung jawab atas keberhasilan Pendidikan anak-anak yang belajar di lingkungan madrasah dan sekolah. 

Berdasarkan data yang ia miliki, Di wilayah Kabupaten Pati, tak kurang dari 29.000-an anak belajar di 211 Madrasah Ibtidaiyah, 25.000 lebih anak belajar di 135 Madrasah Tsanawiyah dan hampir 15,000 anak belajar di 64 Madrasah Aliyah. Ini belum termasuk anak yang belajar di sekolah umum. Ada lebih dari 20 SMA dan SMK yang tergabung dibawah naungan LP Ma’arif NU Kab, Pati. 

“Semua pelajar, termasuk orang tuanya, semua perlu dihindarkan dari tempat-tempat kemaksiatan supaya terlindungi dari pengaruh-pengaruh negatif yang ditimbulkan,” lanjut dia.

Maka, menurut Adib, langkah yang diambil oleh Pemkab Pati beserta seluruh jajarannya dan didukung ormas-ormas yang ada pada Kamis 3 Pebrurai 2022 untuk membongkar tempat prostitusi itu merupakan langkah yang sangat tepat dan perlu didukung oleh seluruh warga Pati.

Temuan Buku Tuntunan Shalat

Selain mengomentari pembongkaran LI, LP Ma’arif melalui Adib juga memberikan statemen tentang ditemukannya buku tuntunan shalat di bekas area prostutusi tersebut. Terkait hal ini, ia menanggapinya secara positif. 

“Alhamdulillah, minimal sudah ada benih-benih spiritual dari mereka. Mudah-mudahan kekuatan iman serta kemauan untuk memperdalam agama itu mampu menggantikan celah-celah kemaksiatan. Semoga,” tutur Adib. 

Selain itu, Adib menilai bahwa perlu adanya bimbingan kepada eks-‘pekerja’ LI, khususnya yang berstatus warga Pati agar tidak terjerumus ke lubang yang sama. 

“Perlu adanya pendekatan dan ini harus dibicarakan dengan pihak-pihak terkait,” terangnya.(rahel/lut/ltn)

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Periode Depan 98 Persen Pelajar NU Pati, Hendaki Kembangkan Literasi

    Periode Depan 98 Persen Pelajar NU Pati, Hendaki Kembangkan Literasi

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 98 persen lebih responden menginginkan kepengurusan PC IPNU IPPNU Periode 2021-2023 lanjutkan kembangkan literasi yang sudah dimulai oleh periode sebelumnya. Hal ini nampak terlihat dari hasil survey bursa calon ketua PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati periode 2021-2023. Survey tersebut dilakukan oleh Badan Student Crisis Center (BSCC) PC IPNU Kabupaten Pati pada 28 […]

  • PCNU-PATI Photo by Yusuf Onuk

     Penyabar dan Ringan Tangan, Sosok Kiai Haji Anwar

    • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Oleh: Umi Nur Hasanah Kyai Haji Anwar merupakan salah satu ulama karismatik yang ada di kawasan Pucakwangi Pati. Ia memiliki perhatian besar pada dakwah Islam di kalangan masyarakat pedesaan. Sosok kyai kelahiran 1871 di Dukuh Nganguk Desa Sidomulyo Kecamatan  Jakenan- Pati tersebut, berpindah ke Dukuh Gragalan Desa Sokopuluhan Pucakwangi karena mengikuti sang Istri, yakni Nyai […]

  • Bahtsul Masail Jakenan Bahas Status Anak Hasil Perkawinan Beda Agama

    Bahtsul Masail Jakenan Bahas Status Anak Hasil Perkawinan Beda Agama

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 323
    • 0Komentar

    JAKENAN – Bahtsul Masail al Diniyah yang digelar MWC NU Kecamatan Jakenan akan membahas status anak hasil dari perkawinan berbeda agama. Bagaimana status anak hasil perkawinan seorang lelaki beragama Kristen yang menikah dengan perempuan Islam? Dimana dalam prosesi perkawinan keduanya memakai tata cara Islam tetapi dalam kenyataannya yang kristen tetap kristen dan yang islam tetap […]

  • Innalillah, KH. Abdullah Fauzan, Mursyid Thoriqoh Naqshabandiyah Berpulang

    Innalillah, KH. Abdullah Fauzan, Mursyid Thoriqoh Naqshabandiyah Berpulang

    • calendar_month Rab, 26 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    KH. Abdullah Fauzan (peci putih) dalam kenangan bersama para santrinya GEMBONG – MWC NU Kecamatan Gembong berduka. Salah seorang tokohnya berpulang ke rahmatullah.  Pada Selasa (5/1) kemarin, KH. Abdullah Fauzan, Mustasyar MWC NU Gembong menfgembuskan nafas terakhir di rumah duka, Dukuh Posono, Desa Klakahkasihan, Kecamatan Gembong.  Jenazah al maghfurlah dikebumikan Rabu (26/1) pagi tadi. Ratusan […]

  • PCNU-PATI Photo by Pawel Czerwinski

    Kecerdasan Sayyidina Hasan Ar-Ridho

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Rofiq Dikisahkan bahwa Abu Hayyan merupakan seorang guru dalam Ilmu Nahwu.Pada suatu malam, Abu Hayyan bermimpi melihat Sayyidah Fatimah Az-Zahra memenggam tangan kedua putranya yang masih kecil, yaitu Sayyidina Hasan Ar-Ridho dan Sayyidina Husein Al-Murtadho. Kemudian Sayyidah Fatimah Az-Zahra berkata kepadanya : “ Wahai Abu Hayyan, Tolong ajarilah kedua putraku ini tentang […]

  • PCNU Pati Bantah Dukung Mutlak Lima Hari Sekolah

    Opsional Lima atau Enam Hari Sekolah Kewenangan Mutlak Satpen.

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

      Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati membantah mendukung atau menolak secara mutlak penerapan lima hari sekolah. ’’PCNU Kabupaten Pati tidak menolak atau mendukung secara mutlak kebijakan 5 Hari Sekolah, karena disamping mekanismenya sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan, juga berharap tidak terjadi cacat prosedur dalam kebijakan-kebijakan yang ditempuh oleh Pemerintah Daerah,” ujar […]

expand_less