Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Ketika Cinta Over Protektif

Ketika Cinta Over Protektif

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 26 Mar 2022
  • visibility 371
  • comment 0 komentar

 

Cintailah cinta dengan sewajarnya, karena cinta yang berlebihan akan membuatmu buta, tak bisa membedakan mana hitam dan mana putih. Bisa jadi pula berlebihan dalam urusan cinta akan berbalik menjadi benci tak terobati. Meskipun kita semua tahu, cinta adalah fitrah manusia dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Tanpa adanya cinta dalam diri manusia kita tak ubahnya mayat hidup sebelum dikuburkan. Maka sewajarnya dalam bercinta dan memaknai cinta.

            Buku yang bertajuk dua wajah cinta ini, menceritakan kisah cinta yang berbeda. Jika dua perempuan rebutan satu laki-laki yang tidak ada hubungan kekeluargaan itu hal yang lumrah sekali, akan tetapi dalam novel ini seorang Ibu Aminah sangat mencintai anaknya Haikal sehingga berebut dengan menantunya. Naia istri Haikal.

            Haikal berprofesi sebagai Dokter yang baik hati dan suka menolong terhadap pasien yang sedang kebingungan soal biaya. Dia selalu menjadi penolong pertama ketika ada pasien tidak punya uang untuk membayar biaya perawatan di rumah sakit. Bagi Haikal menolong seseorang yang sedang membutuhkan adalah soal kemanusiaan. Dia tidak bisa membiarkan orang-orang yang tidak mampu seperti mereka tidak mendapatkan tidak mendapat kesempatan mendapat perawatan yang layak di rumah sakit. (hal 42)

            Dari budi pekerti seperti itulah, kemungkinan sang Ibu tidak dapat membedakan cinta terhadap anak dan cinta terhadap suami. Sehingga meskipun Haikal anaknya sudah menikah akan tetapi tidak dapat memberikan kebebasan terhadapnya untuk sekedar mengungkapkan cinta terhadap istrinya yang baru sebulan di nikahi Haikal.

            Satu bulan telah berlalu, dan tak ada hal yang lebih menyakitkan dari pada merasa disia-siakan oleh suaminya sendiri. Selama satu bulan itu Naia belum pernah mendapatkan nafkah batin dari Haikal sejak kali pertama mereka menikah. Semua itu dipicu bukan lantaran keegoisan dan sikap dingin Haikal yang telah menelantarkan dirinya selaku istri yang sah dan berhak mendapatkan semuanya, termasuk cinta dan kasih sayang dari suami tercinta. Haikal sendiri juga merasa tersiksa dengan kondisi seperti itu dan Naia mengetahui semuanya.

            Ketidaksempatan mereka untuk menjali kemesraan berdua karena sang Ibu yang selalu hadir di setiap malam-malamnya bersama Naia. Entah sampai kapan keadaan itu akan berakhir. Menunggu Ibu Aminah menghentikan sikap posesifnya kepada anak satu-satunya, atau melakukan tindakan tegas atas semua sikap yang ditunjukan sang Ibu selama ini.(hal 51)

            Padahal sifat posesif itu sikap yang sering muncul dalam sebuah hubungan asmara. Dan sifat posesif merupakan kumpulan dari rasa tidak aman, tidak percaya diri, kesepian dan ketergantungan dan takut kehilangan karena rasa cinta yang berlebih. Novel ini menceritakan bagaimana cinta seharusnya, bagaimana cinta yang sebenarnya, cinta seorang Ibu terhadap anaknya berbeda dengan cinta seorang istri terhadap suaminya.

            Novel tentang wanita Ibu dan Istri ini, berusaha mengungkapkan dengan penuh perbedaan, apabila cinta Over Protektif itu bukan ke bahagian yang didapatkan melainkan kesedihan yang tak berujung. Selamat membaca. ( Niam At-Majha, Petani Kopi)

 

Judul               :  2 Wajah Cinta

Penulis             : Abhie Albahar

Penerbit           : Alvabet

Tahun Terbit   : Juli 2016

Tebal               : 258 hlm

ISBN               : 978-602-9193-90-9

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat Jalan Habib Muhammad

    Selamat Jalan Habib Muhammad

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PATI-Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Kabupaten Pati kembali berduka setelah salah seorang ulama’nya berpulang ke Rahmatullah. Habib Muhammad bin Habib Abdullah al Aidid Tayu dikabarkan wafat Senin (25/11) pukul 13.30 WIB siang tadi. Habib Muhammad Bin Habib Abdullah Al Aidid Tayu Setelah pcnupati.or.id mencoba mengkonformasi ke berbagai pihak, ternyata kabar ini benar adanya. Putra salah […]

  • PCNU - PATI

    PC IPNU IPPNU Pati Komitmen Tingkatkan Fasilitasi Pembinaan Kader

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Pati. Perkembangan kaderisasi di Kabupaten Pati saat ini semakin meningkat. Hal ini tentunya harus diimbangi dengan bertambahnya fasilatasi pembinaan kader. Kebutuhan untuk membina, mengarahkan, membimbing dan pendistribusian akan dilakukan dan dijalankan sesuai pedoman kaderisasi yang sudah ada. “Tidak hanya Kaderisasi formal saja (MAKESTA & LAKMUD) yang harus ditekankan, tapi juga harus di imbangi kaderisasi yang […]

  • PCNU-PATI

    Hasil-Hasil Munas Alim Ulama Konbes NU 2017

    • calendar_month Jum, 23 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Buku ini merupakan kumpulan Keputusan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan pada pada tanggal 23-25 November 2017 di NusaTenggara Barat. Buku ini terdiri dua bagian. Bagian pertama merupakan Keputusan-Keputusan Musyawarah Nasional Alim Ulama yang membahas masalah keislaman (bahtsul masail ad-diniyyah), meliputi masalah-masalah aktual (al-waqi’iyyah), tematik (al-maudhuiyyah) dan perundang-undangan (al-qanuniyyah)

  • Perisai Demokrasi Bangsa Bakal Hadir dalam Pemilu 2024 

    Perisai Demokrasi Bangsa Bakal Hadir dalam Pemilu 2024

    • calendar_month Sen, 1 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Perisai Demokrasi Bangsa bakal hadir dalam Perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 nanti. Lembaga Pemantau pemilu yang dibentuk oleh para kader muda jebolan alumni SKPP dan P2P atau pendidikan Pemantau Partisipatif Bawaslu di Jawa Tengah ini tersebar di 29 Kabupaten Kota. Ketua Perisai Demokrasi Bangsa, Rikza Hasballa mengatakan bahwa kesuksesan Pesta Demokrasi ini harus […]

  • A blurry image of a flower on a purple background

    (b)Untung

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Ada sebagian orang yang berprinsip dengan melalukan apa saja harus diperhitungkan; semuanya yang dilakukan dan dijalani harus ternominalkan. Sebab geraknya penuh perhitungan seperti halnya rumus fisika ada gaya dan tekanan, pada sejatinya ketika banyak gaya maka tekanan semakin kencang dan keras. Seperti yang dikemukakan seorang kawan jika untuk bertahan hidup […]

  • PCNU Lantik Pengurus MWCNU Jakenan Masa Khidmat 2023-2028

    PCNU Lantik Pengurus MWCNU Jakenan Masa Khidmat 2023-2028

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – PCNU Kabupaten Pati melantik pengurus MWC Nahdlatul Ulama Kecamatan Jakenan, masa khidmat 2023-2028, Ahad, (21/5). Pelantikan pengurus MWCNU Kec. Jakenan ini berlangsung di Gedung NU Kec. Jakenan, mulai jam 09.00 WIB. Dari Pengurus Cabang NU Kabupaten Pati hadir langsung Ketua Tanfidziyah, KH. Yusuf Hasyim, dan Sekretaris PCNU, Maskan. Selain itu tampak sebagai undangan, […]

expand_less