Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Jika Kematian Menjadi Impian

Jika Kematian Menjadi Impian

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
  • visibility 333
  • comment 0 komentar
Kehidupan dan kematian adalah kepastian dan titah Allah bagi semua umat manusia di dunia ini. Kematian merupakan misteri dan momok bagi kebanyakan orang. Tak jarang dari mereka yang lari ketakutan dengan berbagai alasan karena menghindari kematian. Benarkah kematian itu menakutkan, atau justru kematian adalah kenikmatan?Buku karya Prof. Dr. M. Qurasy Shihab ini menjelaskan tentang hakikat hidup dan mati, mulai dari proses penciptaan manusia secara evolutif, bagaimana mewujudkan hidup di dunia ini menjadi bermakna, proses kematian terjadi, hari kiamat, sampai pada paparan bagaimana proses wafatnya nabi Muhammad SAW, dan Khulafa al-Rasyidin dengan wajah manis mereka.
Dalam melihat hakikat hidup dan mati, setiap manusia dan agama pasti berbeda. Nietzsche filosof Jerman kenamaan berpendapat, bahwa hidup di dunia adalah kesusahan, kesengsaraan dan beban yang sangat berat. Ia memandang hidup ini dengan pandangan buram dan pesimistis. Menurutnya, kematian adalah sebuah kegembiraan, karena dengan kematian kita terbebas dari beban hidup yang sangat berat (hal 45-46).Namun, bagi filosof optimistis, hidup di dunia adalah sesuatu yang sangat indah. Hidup adalah sekarang dan di sini, karena setelah mati tak ada kehidupan lagi. Pandangan optimistis seperti ini, menyebabkan mereka terlalu mencintai dan memuja dunia secara berlebihan. Mereka rela diperbudak oleh kehidupan duniawi. Impian hidup mereka adalah mengumpulkan kenikmatan dunia, walaupun mengorbankan nilai-nilai luhur. “ Setiap orang di antara mereka ingin hidup di dunia seribu tahun lamanya”(QS. al-Baqoroh[2]:96). “Mereka menduga bahwa harta yang dikumpulkan dan yang dihitung-hitungnya akan mengekalkan”(QS. al-Humazah [104]:3). Mereka larut dalam perlombaan pengumpulan harta dan kedudukan serta memperbanyak pengikut sehingga dunia melengahkannya (hal 52-53).
Berbeda dengan pendapat di atas, Islam memandang hidup di dunia sebagai lahan untuk beramal baik dan bersifat sementara. Hidup diciptakan agar manusia mampu berlomba beramal baik. Untuk mampu beramal baik dan menciptakan kehidupan berkualitas, Islam mengajarkan manusia untuk memperkaya diri dengan ilmu. Dengan ilmu kita mampu mensinergikan antara potensi  akal, perasaan dan emosi, sehingga mampu memperoleh kesempurnaan dan totalitas dalam hidup, terdorong kepada perbuatan baik, dan terbebas dari kerendahan dan kehinaan dalam hidup. Allah berfirman: “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah para ilmuan” (QS. Fatir[35]:28). Rasa takut tersebut dapat mendorong seseorang untuk selalu berbuat baik, karena ia tahu mana yang baik dan mana yang buruk (hal 60-61). Setelah mati, manusia akan dibangkitkan dan memasuki kehidupan akhirat yang abadi. ”Sesungguhnya hari kiamat akan datang. Aku hampir saja menyembunyikannya. Kiamat Aku adakan agar tiap-tiap jiwa yang mukallaf dibalas dengan apa yang ia usahakan” (QS. Thaha [20]:15). Di akhirat, semua manusia akan dimintai pertanggung jawaban atas amal baik dan buruknya yang telah mereka perbuat ketika di dunia (hal 176). Kehidupan yang berkualitas pada puncaknya akan mengantarkan kita pada proses kematian yang nikmat. Dengan suka hati kita menerima kematian, karena pada hakikatnya kematian adalah perjumpaan kita dengan Allah Sang kekasih sejati. Kematian yang terasa nikmat tercermin pada kematian nabi Muhammad SAW. Ketika akan wafat, Rasul berkata sambil mengarahkan pandangan ke langit-langit rumah: “ Ya Allah, menuju ar-Rafiq al-A’la (menuju Teman yang Tertinggi, Allah SWT)” Kematian yang nikmat juga dirasakan oleh para khulafa ar-Rashidin, yaitu Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali. Mereka semuanya menghadapi kematian dengan senyum, penuh rasa cinta dan kerinduan pada Sang Kholiq (249-265). Buku setebal 288 halaman ini, sangat penting untuk dibaca oleh siapapun, terutama umat muslim. Membaca buku ini, pembaca akan disadarkan bahwa kehidupan dan kematian adalah suatu kepastian. Dengan kesadaran demikian, pembaca terdorong untuk memaknai hidup dengan selalu berbuat amal baik, dan pada akhirnya mimpi untuk merasakan indah dan nikmanya mati akan terwujud ketika ajal telah menyapa.       
           
Judul buku        : Kematian Adalah Ni’mat
Penulis               : M. Quraish Syihab
Penerbit             : Lentera Hati
Tebal                 : 288 halaman
Tahun terbit       : Cetakan 1, April 2013
ISBN                 :978-602-7720-05-3
Peresensi          :R. Andi Irawan

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ma’arif NU Jateng akan Gelar Istighotsah Bersama Habib Umar Muthohar

    Ma’arif NU Jateng akan Gelar Istighotsah Bersama Habib Umar Muthohar

    • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    R. Andi Irawan, ketua PW LP Ma’arif NU Jawa Tengah SEMARANG-LP Ma’arif NU Jawa Tengah menampakkan kepeduliaannya terhadap penyebaran Covid-19 yang belum juga reda. Salah satunya adalah melalui istighotsah dan doa bersama.  Rencananya, Sabtu (17/7) mendatang, Lembaga NU yang membidangi pendidikan tersebut akan melaksanakan istighotsah secara virtual.  Jika tidak ada halangan, kegiatan yang disiarkan melalui […]

  • a woman holding a bouquet of flowers in her hands

    Merayakan IWD (International Women’s Day)

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pagi ini setelah saya bersih-bersih rumah, seperti biasa saya pasti membuka handphone untuk sekadar berseluncur di media sosial. Entah untuk membuka Whatsapp memastikan apakah ada yang mengirimi saya sebuah pesan selamat pagi, selamat berbahagia hari ini. Selain membuka Whatsapp yang nyatanya memang tak ada ucapan tersebut disana, saya kemudian beralih ke […]

  • Salafiyah Borong Medali dalam Lomba Silat Nasional

    Salafiyah Borong Medali dalam Lomba Silat Nasional

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Yayasan Salafiyah Kajen, Margoyoso kembali membuat harum nama Kabupaten Pati di kancah Nasional. Setelah 3 Santri MA Salafiyah yang berhasil menyabet 3 medali dalam perhelatan pencak silat Tugu Muda Championship Open National Tournament 2019, kini beredar kabar dua santri MTs dan satu santri MI juga membawa pulang medali dari ajang yang sama. Para peaerta didik […]

  • Pemuda Adalah Ruh Perubahan

    Pemuda Adalah Ruh Perubahan

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Pati, – Wakil Ketua Pimpinan Pusat Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (PP LESBUMI) KH Agus Sunyoto mengatakan, bahwa pemuda adalah ruh dari berbagai perubahan. Menurutnya, sejarah agama dan bangsa adalah sejarah anak muda. Islam dapat berkembang berkat gerakan pemuda. “Awal Islam, para pemuda lah yang menjadi motor penggerak perkembangan Islam. Sahabat Ali bin Abu Thalib masuk Islam […]

  • Review Buku Ethnoscience Village Map (EVI MAP): Merekam Kearifan Lokal, Menumbuhkan Numerasi Kontekstual

    Review Buku Ethnoscience Village Map (EVI MAP): Merekam Kearifan Lokal, Menumbuhkan Numerasi Kontekstual

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.342
    • 0Komentar

      Semarang — Ruang Oval lantai dua Dinas Pendidikan Kota Semarang, Selasa (11/11/2025), menjadi pusat perhatian dunia pendidikan daerah. Di tempat inilah, Dr. Hamidulloh Ibda, Wakil Rektor INISNU Temanggung, tampil sebagai reviewer utama dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pembuatan Buku Numerasi Berbasis EVI MAP (Ethnoscience Village Map) yang diinisiasi Dinas Pendidikan Kota Semarang bekerja […]

  • Foto: Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) anggota Banser Pati. (PCNU Pati)

    Gembleng Kader, Ansor Pati Gelar PKD dan Diklatsar

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati terus menggembleng para kader agar menjadi tangguh. Mereka menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar). PKD dan Diklatsar ini digelar selama tiga hari, Jumat (17/1/2025) hingga Minggu (19/1/2025) besok. Seratusan peserta tampak antusias mengikuti pelatihan di Gedung Yayasan Pendidikan Islam […]

expand_less