Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Jika Kematian Menjadi Impian

Jika Kematian Menjadi Impian

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
  • visibility 310
  • comment 0 komentar
Kehidupan dan kematian adalah kepastian dan titah Allah bagi semua umat manusia di dunia ini. Kematian merupakan misteri dan momok bagi kebanyakan orang. Tak jarang dari mereka yang lari ketakutan dengan berbagai alasan karena menghindari kematian. Benarkah kematian itu menakutkan, atau justru kematian adalah kenikmatan?Buku karya Prof. Dr. M. Qurasy Shihab ini menjelaskan tentang hakikat hidup dan mati, mulai dari proses penciptaan manusia secara evolutif, bagaimana mewujudkan hidup di dunia ini menjadi bermakna, proses kematian terjadi, hari kiamat, sampai pada paparan bagaimana proses wafatnya nabi Muhammad SAW, dan Khulafa al-Rasyidin dengan wajah manis mereka.
Dalam melihat hakikat hidup dan mati, setiap manusia dan agama pasti berbeda. Nietzsche filosof Jerman kenamaan berpendapat, bahwa hidup di dunia adalah kesusahan, kesengsaraan dan beban yang sangat berat. Ia memandang hidup ini dengan pandangan buram dan pesimistis. Menurutnya, kematian adalah sebuah kegembiraan, karena dengan kematian kita terbebas dari beban hidup yang sangat berat (hal 45-46).Namun, bagi filosof optimistis, hidup di dunia adalah sesuatu yang sangat indah. Hidup adalah sekarang dan di sini, karena setelah mati tak ada kehidupan lagi. Pandangan optimistis seperti ini, menyebabkan mereka terlalu mencintai dan memuja dunia secara berlebihan. Mereka rela diperbudak oleh kehidupan duniawi. Impian hidup mereka adalah mengumpulkan kenikmatan dunia, walaupun mengorbankan nilai-nilai luhur. “ Setiap orang di antara mereka ingin hidup di dunia seribu tahun lamanya”(QS. al-Baqoroh[2]:96). “Mereka menduga bahwa harta yang dikumpulkan dan yang dihitung-hitungnya akan mengekalkan”(QS. al-Humazah [104]:3). Mereka larut dalam perlombaan pengumpulan harta dan kedudukan serta memperbanyak pengikut sehingga dunia melengahkannya (hal 52-53).
Berbeda dengan pendapat di atas, Islam memandang hidup di dunia sebagai lahan untuk beramal baik dan bersifat sementara. Hidup diciptakan agar manusia mampu berlomba beramal baik. Untuk mampu beramal baik dan menciptakan kehidupan berkualitas, Islam mengajarkan manusia untuk memperkaya diri dengan ilmu. Dengan ilmu kita mampu mensinergikan antara potensi  akal, perasaan dan emosi, sehingga mampu memperoleh kesempurnaan dan totalitas dalam hidup, terdorong kepada perbuatan baik, dan terbebas dari kerendahan dan kehinaan dalam hidup. Allah berfirman: “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah para ilmuan” (QS. Fatir[35]:28). Rasa takut tersebut dapat mendorong seseorang untuk selalu berbuat baik, karena ia tahu mana yang baik dan mana yang buruk (hal 60-61). Setelah mati, manusia akan dibangkitkan dan memasuki kehidupan akhirat yang abadi. ”Sesungguhnya hari kiamat akan datang. Aku hampir saja menyembunyikannya. Kiamat Aku adakan agar tiap-tiap jiwa yang mukallaf dibalas dengan apa yang ia usahakan” (QS. Thaha [20]:15). Di akhirat, semua manusia akan dimintai pertanggung jawaban atas amal baik dan buruknya yang telah mereka perbuat ketika di dunia (hal 176). Kehidupan yang berkualitas pada puncaknya akan mengantarkan kita pada proses kematian yang nikmat. Dengan suka hati kita menerima kematian, karena pada hakikatnya kematian adalah perjumpaan kita dengan Allah Sang kekasih sejati. Kematian yang terasa nikmat tercermin pada kematian nabi Muhammad SAW. Ketika akan wafat, Rasul berkata sambil mengarahkan pandangan ke langit-langit rumah: “ Ya Allah, menuju ar-Rafiq al-A’la (menuju Teman yang Tertinggi, Allah SWT)” Kematian yang nikmat juga dirasakan oleh para khulafa ar-Rashidin, yaitu Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali. Mereka semuanya menghadapi kematian dengan senyum, penuh rasa cinta dan kerinduan pada Sang Kholiq (249-265). Buku setebal 288 halaman ini, sangat penting untuk dibaca oleh siapapun, terutama umat muslim. Membaca buku ini, pembaca akan disadarkan bahwa kehidupan dan kematian adalah suatu kepastian. Dengan kesadaran demikian, pembaca terdorong untuk memaknai hidup dengan selalu berbuat amal baik, dan pada akhirnya mimpi untuk merasakan indah dan nikmanya mati akan terwujud ketika ajal telah menyapa.       
           
Judul buku        : Kematian Adalah Ni’mat
Penulis               : M. Quraish Syihab
Penerbit             : Lentera Hati
Tebal                 : 288 halaman
Tahun terbit       : Cetakan 1, April 2013
ISBN                 :978-602-7720-05-3
Peresensi          :R. Andi Irawan

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persiapan PKD Ansor Korwil I 90%, Pendaftaran Ditutup Besok

    Persiapan PKD Ansor Korwil I 90%, Pendaftaran Ditutup Besok

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Persiapan PKD Ansor Korwil I 90%, Pendaftaran Ditutup Besok pcnupati.or.id – Kecamatan Gembong resmi menjadi tuan rumah PKD dan Diklatsar GP Ansor Korwil I. Wilayah yang dijangkau meliputi empat kecamatan, di antaranya Pati Kota, Margorejo Gembong, dan Tlogowungu. Paijan, Ketua Panitia pelaksana, mengaku sudah mempersiapkan secara matang kegiatan yang akan dilangsungkan Jumat (18/7) sampai dengan […]

  • Pendaftaran Pengesahan Pelatih Pagar Nusa Sudah Dibuka

    Pendaftaran Pengesahan Pelatih Pagar Nusa Sudah Dibuka

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Cabang pencak silat Pagar Nusa Pati akan mengadakan penyetaraan jurus bagi pelatih. Kegiatan tersebut rencananya akan dilangsungkan di Kantor PCNU Pati 3 September mendatang. Flyer pendaftaran pengesahan pelatih PC Pagar Nusa Pati Namun demikian, pendaftaran sudah mulai dibuka mulai sekarang. Hal ini sengaja dilakukan lebih dini demi memudahkan proses administrasi calon peserta. Kegiatan tersebut […]

  • PCNU-PATI

    IPMAFA Bersholawat Dipadati Ribuan Zahir Mania

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    IPMAFA Bersholawat sukses digelar pada Selasa, 23 September 2022 di Halaman Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) dan berhasil menyedot kedatangan Zahir Mania dari Pati dan sekitarnya. Gema bersholawat yang digelar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan Dies Natalis IPMAFA tersebut menghadirkan Habib Ali Zainal Abidin Bin Segaf Assegaf dan Majelis Az-Zahir dari Pekalongan. Rektor […]

  • PCNU Pati: Takbir Keliling Pakai Sound Horeg Melenceng dari Nilai Islam

    PCNU Pati: Takbir Keliling Pakai Sound Horeg Melenceng dari Nilai Islam

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.975
    • 0Komentar

      Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati tak sepakat dengan peraturan yang memperbolehkan takbiran keliling menggunakan sound horeg. Mereka menilai hal tersebut sudah melenceng dengan tradisi dan nilai IsIam. PKetua PCNU Pati, Yusuf Hasyim, menjelaskan esensi takbir keliling di malam Idulfitri yakni mengagungkan asma Allah. Bukan untuk hura-hura atau bersenang-senang di tengah […]

  • Semua Orang Menjual Diri. Photo by Yassin Mohammadi on Unsplash.

    Semua Orang Menjual Diri

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* “Lowongan Pekerjaan, Pria/Wanita max. 25 tahun, ijazah minimal SMA/se derajat dan Good Looking.” Pamflet semacam ini sering kita temukan di mana-mana. Good looking menjadi standar baru dalam kehidupan masa kini. Artinya, setiap orang perlu ‘menjual diri’. Wait, jangan ngeres dulu! Misalnya, seorang pria yang bekerja sebagai sales mobil mewah, dituntut memoles […]

  • Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

    Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

    • calendar_month Kam, 16 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Pati. Kesadaran berzakat harus dimulai sejak dini, supaya ketika sudah dewasa, kesadaran tersebut tetap menyatu dalam jiwa. Dalam rangka membangun kesadaran zakat sejak dini itulah, Program Studi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA mengadakan Pelatihan Manajemen Zakat Wakaf di Madrasah Aliyah NU Miftahul Huda Gabus kemarin. Rais Syuriyah MWCNU Gabus Pati, K. Abdurrahman Adam menyambut baik pelatihan […]

expand_less