Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Teknik Menulis Artikel Tembus Scopus dengan Artikel SLR

Teknik Menulis Artikel Tembus Scopus dengan Artikel SLR

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 15 Apr 2023
  • visibility 408
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Temanggung – Banyak teknik, cara atau metode menulis artikel ilmiah untuk tembus di databased Scopus, salah satunya melalui artikel dengan teknik Systematic Literature Review (SLR). Hal itu diungkapkan dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda, Jumat sore (14/4/2023).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Himpuan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung yang dikemas dalam kegiatan Diskusi Bareng Ramadan dan Buka Bersama bertajuk Teknik Systematic Literature Review (SLR).

“Selama ini Scopus masih ditakuti oleh mahasiswa baik S1 sampai S3. Karena hanya dianggap para dosen, doktor dan profesor, dan yang berlatar belakang pendidikan Bahasa Inggris yang mampu menembusnya. Buktinya, tidak, karena mahasiswa S1 Prodi PGMI FTK INISNU tahun 2022 juga bisa menembus Scopus Q3,” kata Ibda dalam paparannya.

Pihaknya menegaskan bahwa Scopus merupakan databased, basis data, bisa disebut pengindeks sebagai rujukan dan abstrak milik Elsevier yang diluncurkan pada tahun 2004 yang selama ini menjadi syarat kenaikan jabatan akademik guru besar atau profesor dan lektor kepala. “Untuk lulus S3, banyak prodi S3 yang mewajibkan mahasiswa harus menulis artikel di jurnal internasional terindeks Scopus sebagai syarat ujian terbuka, yudisium atau syarat pengambilan ijazah sesuai capaian pembelajaran atau KKNI level 9,” lanjut dia dalam kegiatan yang digelar di gedung Pascasarjana INISNU tersebut.

Ibda yang juga Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan INISNU Temanggung itu menegaskan, menulis artikel ilmiah dengan teknik SLR bisa dan sangat bisa untuk menembus Scopus, dan pihaknya telah membuktikannya selama dua tahun ini. Sejumlah teknik ia sampaikan kepada peserta. Pertama, penentuan masalah, tema atau topik yang menarik sesuai prinsip CCTE yang ia kutip dari pendapat Prof Irwan Abdullah yaitu setiap artikel harus memenuhi unsur Controversy, Change, Trend, Emergency, yaitu tema atau topik harus mengandung kontroversi, mengandung perubahan, isu yang sedang trending atau viral, atau tema-tema yang ada unsur kedaruratan atau urgensi.

Kedua, kata Ibda, pilih jurnal yang tepat dan disesuaikan dengan focus and scope. “Artikel kita bisa jadi menarik, tapi jurnal sasarannya tidak pas. Maka kalau saya, jurnal sasaran itu di awal. Kita bisa mempelajari tipe dan karakter artikel yang dimuat di sana. Dengan demikian, kita akan mudah menyesuaikan selera editor,” tegas dia.

Ketiga, perlunya keunikan, distingsi dan novelty. “Meski artikel kita pakai teknik SLR bukan riset lapangan, kita harus menyuguhkan novelty. Maka kita harus menggunakan databased Scopus, jangan gunakan databased trivial seperti Google Scholar, Sinta, Neliti.com, atau Issuu,” kata dia.

Keempat, bahasa yang digunakan harus bagus. “Jangan sampai terjemahan kita buruk. Selain konten, bahasa Inggris dalam penulisan artikel harus bagus. Kita bisa bersinergi dengan akademisi dari Pendidikan Bahasa Inggris atau proofreader profesional,” lanjut dia.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menjelaskan teknik penulisan artikel dengan SLR dan juga Protokol PRISMA agar artikel benar-benar sahih dan bagus secara konten dan metodologi. Ia juga bercerita tentang pengalaman menulis artikel dengan teknik SLR yang dua artikelnya telah dimuat di jurnal terindeks Scopus Q4 dan Q3, satu artikel terbit di jurnal terindeks Sinta 4, dan tiga artikel menunggu jadwal terbit di jurnal terindeks Scopus Q4, Q3 dan Q1.

Selama ini, Ibda selain aktif menulis di jurnal internasional bereputasi, ia juga aktif menjadi reviewer di jurnal internasional seperti menjadi  Reviewer Pegem Egitim ve Ogretim Dergisi yaitu milik Pegem Akademi Yayincilik Egitim Danismanlik Hizmetleri Turki yang terindeks Scopus Q4,  Reviewer Cogent Education milik Taylor & Francis Britania Raya yang terindeks Scopus Q2, Reviewer International Journal Ihya’ ‘Ulum al-Din, Reviewer IJSL: International Journal of Social Learning, dan reviewer di puluhan jurnal nasional terakreditasi SINTA. 

Pihaknya juga membeberkan, bahwa menulis artikel yang dapat tembus di jurnal internasional tidak ditentukan oleh jenjang pendidikan, status, namun lebih kepada keseriusan dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. “Kalau soal kuliah bisa dari S1, S2, S3 bahkan sampai menjadi profesor, itu asal ada kemauan, kesempatan mendapat beasiswa, pasti semua orang bisa mengakses pendidikan tinggi. Tapi tidak semua orang bisa menulis dengan baik, apalagi sampai di jurnal internasional. Buktinya, banyak para profesor ketika submit di jurnal internasional juga ditolak, dan saya meski belum lulus S3, Alhamdulillah dimudahkan Allah dengan mudah diterima, dan dipercaya menjadi reviewer di jurnal Scopus,” papar dia.

Pihaknya berharap, agar mahasiswa bisa mengimplementasikan teknik SLR dalam penulisan artikel khususnya untuk mengerjakan tugas akhir skripsi maupun tugas akhir nonskripsi. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Epistemologi Tafsir Kontemporer

    • calendar_month Sab, 27 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 749
    • 0Komentar

    Al-Qur’an adalah kitab petunjuk yang di dalamnya memuat ajaran moral universal bagi umat manusia sepanjang masa. Dalam posisinya sebagai kitab petunjuk, al-Qur’an diyakini tidak akan lekang dan lapuk dimakan zaman. Akan tetapi dalam kenyataannya, teks al-Qur’an sering kali dipahami secara parsial dan ideologis sehingga menyebabkannya seolah menjadi teks yang mati dan tak lagi relevan dengan […]

  • Tim KKN Antasena Ipmafa Latih Ibu-Ibu di Tambahagung Tambakromo Bikin Inovasi

    Tim KKN Antasena Ipmafa Latih Ibu-Ibu di Tambahagung Tambakromo Bikin Inovasi

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Siapa sangka, nasi yang biasanya tersisa di dapur ternyata bisa dibuat camilan yang gurih dan lezat untuk keluarga di rumah. Seperti yang dilakukan oleh ibu-ibu muslimat di Dukuh Jajar, Desa Tambahagung, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, pada Rabu (27/8/2025). Mereka tampak antusias membuat cireng didampingi Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Antasena Institut Pesantren […]

  • Puasa dari Godaan Hiburan

    Puasa dari Godaan Hiburan

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 547
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Bulan Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga saat yang tepat untuk membersihkan hati, pikiran, dan kebiasaan sehari-hari. Salah satu fenomena modern yang kini banyak menyita waktu dan perhatian adalah kecanduan game online. Para santri, mahasiswa, hingga masyarakat umum, banyak yang terjerumus dalam dunia virtual hingga lupa […]

  • PCNU - PATI

    PC Fatayat NU Pati, Melakukan Sinergitas dengan RSI Pati

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Pati, Pimpinan Cabang Fatayat NU Pati mengadakan audisi dengan Rumah Sakit Islam Pati (RSI)dengan maksud dan tujuan Program Tim GPSA Pati, 14 Juni 2022 kemarin. Program kami sudah berjalan 10 bulan. Program inikerjasama antara PP Fatayat NU Pati yang bekerjasama dengan Tim Akatiga. Kami mempunyai wilayah 5 kerja 5 kecamatan yaitu Dukuhseti, Gunungwungkal, Trangkil, Margorejo, […]

  • Muqoddimah Sebelum Adzan

    Muqoddimah Sebelum Adzan

    • calendar_month Rab, 14 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 553
    • 0Komentar

      Seorang mu`adzin, sebelum ia melakukan adzan terlebih dahulu memberi muqoddimah berupa bacaan : سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم ….. إلخ Pertanyaan : Bagiamana hukumnya memberi muqoddimah (pendahuluan) tersebut ?   Jawaban : Termasuk bid`ah makruhah apabila mu`adzin memberi muqoddimah dengan maksud […]

  • Teater Kardus SMK Salafiyah Kajen Rayakan 11 Tahun dengan Pertunjukan "Kampung Kardus"

    Teater Kardus SMK Salafiyah Kajen Rayakan 11 Tahun dengan Pertunjukan “Kampung Kardus”

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.158
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Teater Kardus SMK Salafiyah Kajen Pati menggelar pertunjukan dengan Naskah “Kampung Kardus” Karya Gepeng Nugroho, Kamis (11/12/2025). Acara ini digelar dalam rangka memperingati hari antikorupsi yang jatuh pada tanggal 9 Desember, sekaligus memperingati 11 tahun Teater Kardus bertumbuh di SMK Salafiyah Kajen. Rama, Lurah Teater Kardus, yang berperan sebagai Carik, mengajak Gen […]

expand_less