Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Jasa

Jasa

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 6 Des 2023
  • visibility 269
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Dua hari kebelakang saya di sibukkan dengan rentetan tugas dari seorang teman. Dia telah mengikuti kuliah dengan tugas akhirnya yaitu diharuskan membuat artikel ilmiah. Waktu singkat dan padat. Sedangkan teman saya tersebut sama sekali belum pernah membuat tulisan yang seperti itu. Dia memang penulis akan tetapi tulisannya berupa cerita-cerita cinta yang ketika diupload tanpa seleksi atau pun komentar-komentar dari editor. Ibaratnya sekali nulis diupload dibaca banyak orang ada komentar sana sini dan yang komentar tak sesuai dibidangnya.

Dengan kronologi demikian, pada akhirnya teman saya tersebut menggunakan jasa penulis hantu; maksud penulis hantu yaitu yang menulis orang lain dan dikasih nama oleh yang pesan, praktik seperti ini sangatlah wajar sekali dikalangan akademisi yang sudah tak mau berfikir, atau orang-orang yang ingin popularitas dalam dunia tulis menulis akan tetapi tak mempunyai skill pada akhirnya jasa penulis hantu sangatlah berguna dan manfaat. Akan tetapi seringkali orang yang minta jasa tersebut kurang memahami dan mengerti perihal mekanismenya. Ada yang mengatakan kurang puas, kecewa dan lain sebagainya, padahal harga telah ditetapkan di awal.

Lha kemarin saya mendapatkan klien yang seperti itu, sungguh amat ribet dan lainnya. Pertanyaannya apabila dia mampu kenapa tak membuat sendiri, apabila kurang bagus dengan tulisan yang dibuat oleh penjasa kenapa tak bikin sendiri? Dan pertanyaan selanjunya adalah apakah dia mampu dengan tenggat waktu yang mepet dia bisa menulis?

Sebab orang yang mampu menulis dengan cepat adalah bentuk rentetan-rentetan pengalaman panjang di dunia tulis dan menulis terutama dalam pembuatan tulisan artikel, namanya orang yang sudah berani membuka jasa penulisan artikel ilmiah tentu sudah mahir dan memahami seluk beluk apa yang dimaksud dengan tujuan artikel itu. Saya sedikit memahami bisa jadi orang tersebut baru pertama kali pesan tulisan kepada penulis hantu, akan tetapi seakan orang tersebut paham betul dan menjadi seorang editor yang handal. Lha wong baca saja belum tuntas, ingin menjadi editor lepas. Ironis memang.

Dari kejadian tersebut saya dapat menarik sebuah kesimpulan yaitu kebanyakan orang menggunakan jasa, dan merasa telah membayarnya, namun disini lain orang tersebut mengumpat sejadi-jadinya. Apa dia lupa jika finansial yang telah dikeluarkan tersebut untuk gajinya yang akan diterima hingga tua renta? Begitulah yang sering dirasakan penulis hantu, setelah menulis banyak menghantui.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haul Mbah Mad Karim, Keluarga : Jangan Tinggalkan NU

    Haul Mbah Mad Karim, Keluarga : Jangan Tinggalkan NU

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    GEMBONG-Habib Ali Zainal Abidin kembali hadir di Gembong untuk ke sekian kalinya. Kali ini, Minggu (20/10) Habib asal Jepara ini diundang oleh keluarga KH. Imam Shofwan untuk mengisi haul ke-36 KH. Muhammad Karim, ayah KH. Imam. Dalam kesempatan tersebut, Habib Ali tidak hanya mengumandangkan sholawat, namun juga memberikan pencerahan kepada jama’ah. Ia berpesan agar selalu […]

  • Photo by Mailchimp

    Pemimpin

    • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Tulisan ini saya buat saat hati dan pikiran kalut sekalutnya. Gundah segundahnya. Sambil duduk seorang diri di Cafe Circa Jl. Penjawi dengan harapan dapat menenangkan diri, mendapatkan ketenangan dalam senja yang mulai menghilang. Cafe masih sepi hanya beberapa orang, bisa jadi ikutan menyendiri sepeti saya saat ini. Alih alih malahan mendengar […]

  • Photo by Mufid Majnun

    NU sebagai Pilar Utama dalam Menjaga Keutuhan Bangsa

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 791
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Nahdlatul Ulama (NU) adalah salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yang telah lama menjadi pilar utama dalam menjaga keutuhan negara. Sejak berdiri pada tahun 1926, NU tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga berperan dalam menjaga stabilitas sosial, politik, dan budaya di Indonesia. Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai moderasi, […]

  • Sambut Muktamar NU, Lazisnu Klakahkasian Bagi-Bagi Sembako

    Sambut Muktamar NU, Lazisnu Klakahkasian Bagi-Bagi Sembako

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Satu pikap paket sembako siap diedarkan oleh PR Lazisnu Klakahkasian, Kecamatan Gembong GEMBONG – Para pemuda yang tergabung dalan Pengurus Lazisnu Ranting Klakahkasian, Kecamatan Gembong membuat geger seisi kampung. Berbekal sebuah mobil pikap, mereka berbondong-bondong keliling kampung untuk membagikan paket sembako pada Minggu (19/12) siang tadi.  Ada 115 paket sembako yang disumbangkan oleh Lazisnu Ranting […]

  • PCNU-PATI

    Marching Band MA Silahul Ulum Berhasil Borong Medali di Kompetisi Asia

    • calendar_month Sel, 26 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-PATI – Marching Band (MB) Es-silahy MA Silahul Ulum Asempapan, Trangkil, Pati berhasil memborong medali dalam Asian Music Games 2023 di Jember. Dalam kompetisi marching band se-Asia itu, MB Es-Silahy berhasil menyabet tiga medali perak dan satu medali emas. Di antaranya, meraih emas kategori street parade, medali perak kategori musical di konser marching band full […]

  • 7 Agenda Strategis

    7 Agenda Strategis

    • calendar_month Jum, 24 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Oleh : Jamal Makmur Asmani* Duet KH. Miftachul Akhyar dan KH. Yahya Chalil Tsaquf adalah duet fakih-intelektual. KH. Miftachul Akhyar adalah sosok ulama yang berpetualang dari pesantren ke pesantren. Beliau berkarir dari bawah. Rais Syuriyah PCNU Surabaya, Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur, Wakil Rais Am, Pejabat Sementara Rais Am, dan akhirnya menjadi Rais ‘Am PBNU. […]

expand_less