Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Jasa

Jasa

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 6 Des 2023
  • visibility 252
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Dua hari kebelakang saya di sibukkan dengan rentetan tugas dari seorang teman. Dia telah mengikuti kuliah dengan tugas akhirnya yaitu diharuskan membuat artikel ilmiah. Waktu singkat dan padat. Sedangkan teman saya tersebut sama sekali belum pernah membuat tulisan yang seperti itu. Dia memang penulis akan tetapi tulisannya berupa cerita-cerita cinta yang ketika diupload tanpa seleksi atau pun komentar-komentar dari editor. Ibaratnya sekali nulis diupload dibaca banyak orang ada komentar sana sini dan yang komentar tak sesuai dibidangnya.

Dengan kronologi demikian, pada akhirnya teman saya tersebut menggunakan jasa penulis hantu; maksud penulis hantu yaitu yang menulis orang lain dan dikasih nama oleh yang pesan, praktik seperti ini sangatlah wajar sekali dikalangan akademisi yang sudah tak mau berfikir, atau orang-orang yang ingin popularitas dalam dunia tulis menulis akan tetapi tak mempunyai skill pada akhirnya jasa penulis hantu sangatlah berguna dan manfaat. Akan tetapi seringkali orang yang minta jasa tersebut kurang memahami dan mengerti perihal mekanismenya. Ada yang mengatakan kurang puas, kecewa dan lain sebagainya, padahal harga telah ditetapkan di awal.

Lha kemarin saya mendapatkan klien yang seperti itu, sungguh amat ribet dan lainnya. Pertanyaannya apabila dia mampu kenapa tak membuat sendiri, apabila kurang bagus dengan tulisan yang dibuat oleh penjasa kenapa tak bikin sendiri? Dan pertanyaan selanjunya adalah apakah dia mampu dengan tenggat waktu yang mepet dia bisa menulis?

Sebab orang yang mampu menulis dengan cepat adalah bentuk rentetan-rentetan pengalaman panjang di dunia tulis dan menulis terutama dalam pembuatan tulisan artikel, namanya orang yang sudah berani membuka jasa penulisan artikel ilmiah tentu sudah mahir dan memahami seluk beluk apa yang dimaksud dengan tujuan artikel itu. Saya sedikit memahami bisa jadi orang tersebut baru pertama kali pesan tulisan kepada penulis hantu, akan tetapi seakan orang tersebut paham betul dan menjadi seorang editor yang handal. Lha wong baca saja belum tuntas, ingin menjadi editor lepas. Ironis memang.

Dari kejadian tersebut saya dapat menarik sebuah kesimpulan yaitu kebanyakan orang menggunakan jasa, dan merasa telah membayarnya, namun disini lain orang tersebut mengumpat sejadi-jadinya. Apa dia lupa jika finansial yang telah dikeluarkan tersebut untuk gajinya yang akan diterima hingga tua renta? Begitulah yang sering dirasakan penulis hantu, setelah menulis banyak menghantui.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MWCNU Margorejo Adakan Konferensi

    MWCNU Margorejo Adakan Konferensi

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Pada akhir tahun kemarin MWCNU Kec Margorejo mengadakan konferensi pergantian pengurus dengan harapan melalui pergantian pengurus ini MWCNU Kec Margorejo akan berkembang menjadi Majlis Wakil Cabang terbaik Se Kab Pati. Sebab kedepannya lembaga pendidikan milik NU akan di bangun di Kecamatan Margorejo.             “Konferensi kali ini menggunakan sistem Ahwa seperti MWCNU lainnya. Karena dengan pertimbangan […]

  • Haul Mbah Mad Karim, Keluarga : Jangan Tinggalkan NU

    Haul Mbah Mad Karim, Keluarga : Jangan Tinggalkan NU

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    GEMBONG-Habib Ali Zainal Abidin kembali hadir di Gembong untuk ke sekian kalinya. Kali ini, Minggu (20/10) Habib asal Jepara ini diundang oleh keluarga KH. Imam Shofwan untuk mengisi haul ke-36 KH. Muhammad Karim, ayah KH. Imam. Dalam kesempatan tersebut, Habib Ali tidak hanya mengumandangkan sholawat, namun juga memberikan pencerahan kepada jama’ah. Ia berpesan agar selalu […]

  • Cetak Wirausahawan Baru, PC Fatayat Gelar Pelatihan Pengolahan Bandeng

    Cetak Wirausahawan Baru, PC Fatayat Gelar Pelatihan Pengolahan Bandeng

    • calendar_month Rab, 28 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    PATI – PC Fatayat NU Kabupaten Pati menyelenggarakan pelatihan untuk mensukseskan program tenaga kerja mandiri dari Kementrian Tenaga Kerja yang berlangsung selama tiga hari (26-28/10/2020) di kantor PCNU Kabupaten Pati. Rabu, (28/10/2020) Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Pati Asmonah Yusuf, M.Pd menyampaikan, pelatihan yang diselenggarakan merupakan pembekalan penciptaan wirausaha baru melalui usaha olahan bahan makanan dari […]

  • PCNU-PATI

    Mustasyar PWNU Jateng KH Ahmad Wafat

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Kabar duka menyelimuti warga Nahdliyin di Jawa Tengah. Pasalnya KH Ahmad (88), mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah meninggal dunia, pada Selasa (23/5/2023) pukul 08.25 WIB. Almarhum dimakamkan di Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati.  Semasa hidup, Mustasyar PWNU Jateng ini dikenal sebagai pribadi yang disiplin dan aktif dalam berorganisasi.  Keponakan […]

  • PCNU-PATI Photo by Yue WU

    Ini Tentang Disiplin, Bukan Siksa

    • calendar_month Sel, 10 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Oleh : Irna Maifatur Rohmah Dewasa ini, suatu tindakan yang dahulu wajar-wajar saja kini gampang sekali diperkarakan dan dipermasalahkan. Apalagi di dunia pendidikan, keluhan dari guru terkait kebiasaan anak yang terlalu manja membuat ruang gerak guru terbatas. Mau bertindak tapi dibayang-bayangi tindakan hukum. Padahal itu wajar saja untuk mendidik anak agar bisa memanajemen apa yang […]

  • Perkuat Komunikasi DKAC CBP KPP Wedarijaksa gelar Forum Komando

    Perkuat Komunikasi DKAC CBP KPP Wedarijaksa gelar Forum Komando

    • calendar_month Sen, 15 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

      CBP merupakan singkatan dari Corp Brigade Pembangunan, sementara KPP merupakan singkatan dari Korps Pelajar Putri. Keduanya merupakan lembaga otonom di bawah naungan IPNU IPPNU yang berfungsi sebagai keamanan internal organisasi dan sebagai garda depan Nahdlatul Ulama dalam rangka membentengi dari masuknya paham radikalisme anti-Pancasila di tingkat pelajar serta mengawal ideologi Aswaja An-Nahdliyah dan menjaga keutuhan […]

expand_less