Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Islam Ukhuwah Sebagai Ikhtiar Membangun Kesalehan Sosial

Islam Ukhuwah Sebagai Ikhtiar Membangun Kesalehan Sosial

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 2 Des 2023
  • visibility 493
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Manusia pada dasarnya adalah satu, tidak ada perbedaan satu sama lain, yang ada adalah hanyalah variasi dari kesatuannya. Namun sayangnya, manusia kini terpilah ke dalam banyak kelompok suku, kelompok, ras, etnik, adat-istiadat, agama, dan negara. Agama yang semula berniat menyatukan manusia yang telah terpilah dalam suku dan nafsu di bawah satu Tuhan dalam sejarahnya, kini memilah manusia dalam kategori mereka dan kami. Sehingga efeknya manusia akan saling menghina dan bertengkar, karena adanya perbedaan suku, adat-istiadat, budaya, dan kelompok.

Sedangkan manusia sebagai makhluk utama sebenarnya hanyalah idealisasi dari nilai agama. Pada esensinya manusia adalah makhluk yang paling lemah. Jika anak ayam begitu lahir langsung bisa melangkah dan berbicara, bahkan manusia sampai umur tertentu harus belajar untuk berbicara dan berjalan dengan tegak. Artinya keutamaan manusia tidak secara serta merta menjadi ciri manusiawi, keutamaan manusia harus diperjuangkan lewat sejumlah pembelajaran baik di ruang sosial maupun di ruang batin. Dengan begitu, keutamaan manusia berada dalam proses kemanusiaannya.

Dalam proses penyempurnaan diri, manusia mengalami banyak hal yang kemudia menentukan jenis kepribadiannya. Namun secara umum manusia mengalami hal yang sama, yaitu ketakutan. Manusia takut sendirian, karena itu dia berteman dan bertetangga. Manusia takut kehilangan apa yang dimilikinya, karena itu dia mempertahankan mati-matian apa yang dimilikinya. Ketakutan itu ditanggapi secara berbeda, ada yang diatasi dengan cara mengemukakan hal-hal yang sebaliknya, ada juga yang diatasi dengan cara mencari relasi-relasi yang menyelamatkan.

Dalam Islam, konsep ukhuwah atau persaudaraan menjadi pondasi utama dalam membangun kesalehan sosial. Ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan seiman antara sesama muslim adalah nilai yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam. Konsep ini mengajarkan pentingnya solidaritas, tolong-menolong, dan kepedulian antara individu dalam masyarakat. Hal ini dimaksud untuk membentuk dan membangun solidaritas antar sesama umat dan terciptanya kesalehan sosial.

Pentingnya ukhuwah dalam Islam tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, seperti saling menolong dalam kebaikan, menjaga persatuan dan kesatuan umat, serta berbagi beban dalam kesulitan. Hal ini juga dimaksud untuk membangun fondasi yang kuat dalam memperkuat hubungan sosial, menciptakan komunitas yang saling mendukung, dan meneguhkan nilai-nilai kebaikan serta kasih sayang di antara sesama.

Melalui ukhuwah, umat muslim diajak untuk mengutamakan kebaikan bersama, menyelesaikan konflik dengan damai, dan mengajak masyarakat untuk saling membantu kepada saudara kita yang membutuhkan baik seiman maupun beda agama dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.

Maka, dalam praktiknya, dapat tercermin dalam bermacam bentuk, seperti zakat (sumbangan), infaq, sedekah, gotong royong, saling tolong-menolong, dan melakukan bentuk kegiatan dukungan sosial lainnya.

Karena Islam mengajarkan agama dengan penuh kasih-sayang yang rahmatan lil-alamin, tanpa membeda-bedakan atas adat-istiadat, budaya, ras, etnik, suku,budaya, dan latar belakang agama. Hal ini tercermin pada surat al-hujarat ayat 13 yang artinya;

“wahai manusia, sungguh kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa, dan bersuku-suku, agar kamu saling  mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. (QS; Alhujarat; 13).

Dari terjemahan ayat di atas sangat jelas, bahwa untuk terciptanya suatu kebersamaan dan kesalehan social tentunya antara satu dengan yang lainnya untuk saling mengenal tanpa ada perbedaan latar belakang kesukuan. Dan tentunya akan terciptanya kohesi social Masyarakat yang kuat dan saling bahu-membahu satu sama lain.

Oleh karena itu, dengan memperkuat ikatan ukhuwah, umat muslim diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih adil, berempati, dan harmonis, serta menjadikan kesalehan sosial sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari.

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Porsema XIII Wonosobo Meriah! Seni Warok Lengger dan Tari Topeng Sukses Hibur Penonton

    Porsema XIII Wonosobo Meriah! Seni Warok Lengger dan Tari Topeng Sukses Hibur Penonton

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

      Wonosobo – Suasana Alun-Alun Wonosobo pada Kamis malam (11/9/2025) menjadi semakin meriah dengan hadirnya pertunjukan rakyat bertajuk Seni Warok Lengger dan Tari Topeng khas Kabupaten Wonosobo. Acara ini merupakan rangkaian dari Porsema XIII Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah yang tengah digelar di Kabupaten Wonosobo. Ratusan penonton memadati arena untuk menyaksikan atraksi seni […]

  • KH. Ali Mahmudan Dahlan: Muballigh NU yang Istiqamah

    KH. Ali Mahmudan Dahlan: Muballigh NU yang Istiqamah

    • calendar_month Ming, 1 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Sabtu, 31 Agustus 2019/ 30 Dzulhijjah 1440, warga Pati, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU), kehilangan salah satu ulama yang dekat dengan umatnya. Beliau adalah KH. Ali Mahmudan Dahlan asal Wedarijaksa, Pati. Santri ndalem KH. Maimun Zubair yang lama thalabul ilmi di Sarang ini meninggalkan banyak kenangan. Baca: Innalillah, KH. Ali Mahmudan Wafat, Pemakaman Dilangsungkan Malam Ini […]

  • Ngaji Bareng Lakpesdam NU Pati

    Ngaji Bareng Lakpesdam NU Pati

    • calendar_month Kam, 19 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Lakpesdam NU Pati mengadakan Ngaji bareng dengan membedah Kitab Risalah Ahlus Sunnah wal Jama’ah dengan mendatangkan  narasumber lulusan Sudan yaitu Taufiq Zubaidi, M.A bertempat di Darul Hadlonah-Waturoyo, 3/8 kemarin malam. “Mulai per Agustus ini mempunyai agenda baru yaitu ngaji bareng, lebih tepatnya bedah buku-buku yang berkaitan dengan NU, Aswaja dan pemikiran Islam atau […]

  • PCNU-PATI

    Fragmen-fragmen Muktamar NU dari Era Kolonial hingga Milenial

    • calendar_month Kam, 22 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 750
    • 0Komentar

    Muktamar secara rutin diagendakan selama lima tahun sekali, namun pada masa awal-awal NU berdiri, muktamar pertama sampai ketujuh diselenggarakan setiap tahun pada bulan Rabiuts Tsani. Ada periode ketika agenda muktamar tidak pasti, sampai kemudian sejak 1979, ketika Indonesia semakin stabil, penyelenggaraan muktamar semakin tertata. Pada masa lalu, untuk menyelenggarakan muktamar dibutuhkan perjuangan yang berat mengingat […]

  • SLB NU, Langkah LP Ma'arif Jateng Layani Anak Berkebutuhan Khusus

    SLB NU, Langkah LP Ma’arif Jateng Layani Anak Berkebutuhan Khusus

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Anak dengan disabilitas tidak butuh dikasihani, mereka hanya butuh diberi kesempatan yang sama untuk berteman, bermain, belajar dan bersekolah dengan anak-anak yang lain. Oleh karena itu semua sekolah/madrasah Ma`arif tidak boleh menolak kehadiran peserta didik berkebutuhan khusus, apalagi membeda-bedakan mereka, supaya mereka juga bisa tumbuh kembang secara optimal dan mencapai prestasi sesuai […]

  • PCNU-PATI Photo by papazachariasa

    Superbrand

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Saat saya sedang menikmati secangkir kopi dan sambil njagong kesana kemari dengan tema yang tak terarah layaknya talkshow yang ada di televisi nasional atau pun chanel chanel YouTube yang di arahkan untuk branding atau menonjolkan sosok seseorang untuk meraih sebuah simpatisan dari orang lain dan sebagian orang yang mempunyai pengaruh […]

expand_less