Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Islam Ukhuwah Sebagai Ikhtiar Membangun Kesalehan Sosial

Islam Ukhuwah Sebagai Ikhtiar Membangun Kesalehan Sosial

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 2 Des 2023
  • visibility 479
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Manusia pada dasarnya adalah satu, tidak ada perbedaan satu sama lain, yang ada adalah hanyalah variasi dari kesatuannya. Namun sayangnya, manusia kini terpilah ke dalam banyak kelompok suku, kelompok, ras, etnik, adat-istiadat, agama, dan negara. Agama yang semula berniat menyatukan manusia yang telah terpilah dalam suku dan nafsu di bawah satu Tuhan dalam sejarahnya, kini memilah manusia dalam kategori mereka dan kami. Sehingga efeknya manusia akan saling menghina dan bertengkar, karena adanya perbedaan suku, adat-istiadat, budaya, dan kelompok.

Sedangkan manusia sebagai makhluk utama sebenarnya hanyalah idealisasi dari nilai agama. Pada esensinya manusia adalah makhluk yang paling lemah. Jika anak ayam begitu lahir langsung bisa melangkah dan berbicara, bahkan manusia sampai umur tertentu harus belajar untuk berbicara dan berjalan dengan tegak. Artinya keutamaan manusia tidak secara serta merta menjadi ciri manusiawi, keutamaan manusia harus diperjuangkan lewat sejumlah pembelajaran baik di ruang sosial maupun di ruang batin. Dengan begitu, keutamaan manusia berada dalam proses kemanusiaannya.

Dalam proses penyempurnaan diri, manusia mengalami banyak hal yang kemudia menentukan jenis kepribadiannya. Namun secara umum manusia mengalami hal yang sama, yaitu ketakutan. Manusia takut sendirian, karena itu dia berteman dan bertetangga. Manusia takut kehilangan apa yang dimilikinya, karena itu dia mempertahankan mati-matian apa yang dimilikinya. Ketakutan itu ditanggapi secara berbeda, ada yang diatasi dengan cara mengemukakan hal-hal yang sebaliknya, ada juga yang diatasi dengan cara mencari relasi-relasi yang menyelamatkan.

Dalam Islam, konsep ukhuwah atau persaudaraan menjadi pondasi utama dalam membangun kesalehan sosial. Ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan seiman antara sesama muslim adalah nilai yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam. Konsep ini mengajarkan pentingnya solidaritas, tolong-menolong, dan kepedulian antara individu dalam masyarakat. Hal ini dimaksud untuk membentuk dan membangun solidaritas antar sesama umat dan terciptanya kesalehan sosial.

Pentingnya ukhuwah dalam Islam tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, seperti saling menolong dalam kebaikan, menjaga persatuan dan kesatuan umat, serta berbagi beban dalam kesulitan. Hal ini juga dimaksud untuk membangun fondasi yang kuat dalam memperkuat hubungan sosial, menciptakan komunitas yang saling mendukung, dan meneguhkan nilai-nilai kebaikan serta kasih sayang di antara sesama.

Melalui ukhuwah, umat muslim diajak untuk mengutamakan kebaikan bersama, menyelesaikan konflik dengan damai, dan mengajak masyarakat untuk saling membantu kepada saudara kita yang membutuhkan baik seiman maupun beda agama dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.

Maka, dalam praktiknya, dapat tercermin dalam bermacam bentuk, seperti zakat (sumbangan), infaq, sedekah, gotong royong, saling tolong-menolong, dan melakukan bentuk kegiatan dukungan sosial lainnya.

Karena Islam mengajarkan agama dengan penuh kasih-sayang yang rahmatan lil-alamin, tanpa membeda-bedakan atas adat-istiadat, budaya, ras, etnik, suku,budaya, dan latar belakang agama. Hal ini tercermin pada surat al-hujarat ayat 13 yang artinya;

“wahai manusia, sungguh kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa, dan bersuku-suku, agar kamu saling  mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. (QS; Alhujarat; 13).

Dari terjemahan ayat di atas sangat jelas, bahwa untuk terciptanya suatu kebersamaan dan kesalehan social tentunya antara satu dengan yang lainnya untuk saling mengenal tanpa ada perbedaan latar belakang kesukuan. Dan tentunya akan terciptanya kohesi social Masyarakat yang kuat dan saling bahu-membahu satu sama lain.

Oleh karena itu, dengan memperkuat ikatan ukhuwah, umat muslim diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih adil, berempati, dan harmonis, serta menjadikan kesalehan sosial sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari.

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lestarikan Tradisi NU, Para Pelajar Asempapan Gelar Ziarah Makam Sesepuh Desa

    Lestarikan Tradisi NU, Para Pelajar Asempapan Gelar Ziarah Makam Sesepuh Desa

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 796
    • 0Komentar

    Kegiatan ziarah  makam sesepuh desa yang dilaksanakan oleh Pengurus Ranting IPNU-IPPNU Asempapan, Trangkil. PATI – Pimpinan Ranting IPNU dan IPPNU Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati rutin gelar ziarah bareng di makam sesepuh desa yang berada di Maqbaroh Desa Asempapan. Kegiatan tersebut digelar satu bulan sekali, setiap hari Jumat pada Minggu pertama. Ihtasya Aulia F.Z, […]

  • Pelantikan Pengurus NU dan Fatayat NU Dukuhseti Dihadiri Kiai Aniq

    Pelantikan Pengurus NU dan Fatayat NU Dukuhseti Dihadiri Kiai Aniq

    • calendar_month Jum, 25 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 550
    • 0Komentar

    Tausyiyah KH. Aniq Muhammadun, Rois Syuriyah PCNU Pati DUKUHSETI – MWC NU Dukuhseti, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU beserta 14 Pengurus Ranting NU dan PR Fatayat NU se-Dukuhseti telah benar-benar absah untuk menjalankan tugas. Semua jajaran dalam kepengurusan tersebut resmi dilantik, Jumat (25/2) siang tadi,  Pelantikan yang dilangsungkan di Gedung Haji Dukuhseti itu dihadiri […]

  • Anis Sholeh Ba’asyin dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Meniti Langit, Menapak Bumi’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (18/1) kemarin.

    Suluk Maleman Ke 13 Membahas Pentingnya Menjaga Nurani

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Memasuki tahun ke -13, Suluk Maleman tetap konsisten mengajak masyarakat untuk menjaga nurani di tengah carut marut peradaban. Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, kembali menekankan pentingnya bersikap adil agar tak mudah terombang-ambing. Untuk itu manusia perlu menjaga kuda-kuda keberadaannya, yaitu nurani dan akal sehat, agar tak gampang digoyang badai pengaruh buruk. “Di Amerika […]

  • Sah! Alfi Yasin akan Pimpin Ansor Gabus sampai 2026

    Sah! Alfi Yasin akan Pimpin Ansor Gabus sampai 2026

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 596
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Gabus melakukan konferensi pada Senin (20/5) malam di MA Miftahul Huda, Sugih Rejo, Gabus. Pemilihannya sendiri berlamgsung cukup singkat, yaitu mulai pukul 19.00 WIB dan usai pada 22.00 WIB. Konferensi ini, adalah untuk melahirkan ketua PAC GP Ansor Gabus periode 2024-2026. Melalui forum demokrasi ini, Miftah […]

  • PCNU-PATI

    Baru Jalani Diklatsar, Fatimah Langsung Diterjunkan ke Cianjur

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

    CIANJUR – Kader Garda Fatayat NU (Garfa) Pati turut serta dalam tim relawan NU Care Lazisnu Jateng. Dia adalah Fatimah, lader Garfa dari Juwana yang diberangkatkan ke Cianjur untuk membantu penanganan bencana gempa bumi.  Fatimah beserta relawan Jateng lainnya berangkat pada Senin (28/11) malam dan mendarat di Cianjur pada Selasa (29/11) pagi.  Padahal, dia beserta […]

  • PCNU-PATI

    Ihya’ Ulum, Al- Din

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 719
    • 0Komentar

    Ilmu merupakan pengetahuan secara mendalam atas hasil usaha ijtihad dar ilmuwan muslim (‘ulama’/mujtahid) atas persoalan-persoalan duniawi dan ukhrawi dengan bersumber kepada wahyu Allah. Kitab Ihya’ Ulumuddin mampu menggabungkan antara syariat, akidah dan akhlak. “Kitab Ihya’ Ulumuddin merupakan salah satu kitab yang termasuk yang luar biasa, dikaji para ulama’ sepanjang masa,” ungkapnya. Sejak Imam Ghazali menulis […]

expand_less