Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Islam Ukhuwah Sebagai Ikhtiar Membangun Kesalehan Sosial

Islam Ukhuwah Sebagai Ikhtiar Membangun Kesalehan Sosial

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 2 Des 2023
  • visibility 476
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Manusia pada dasarnya adalah satu, tidak ada perbedaan satu sama lain, yang ada adalah hanyalah variasi dari kesatuannya. Namun sayangnya, manusia kini terpilah ke dalam banyak kelompok suku, kelompok, ras, etnik, adat-istiadat, agama, dan negara. Agama yang semula berniat menyatukan manusia yang telah terpilah dalam suku dan nafsu di bawah satu Tuhan dalam sejarahnya, kini memilah manusia dalam kategori mereka dan kami. Sehingga efeknya manusia akan saling menghina dan bertengkar, karena adanya perbedaan suku, adat-istiadat, budaya, dan kelompok.

Sedangkan manusia sebagai makhluk utama sebenarnya hanyalah idealisasi dari nilai agama. Pada esensinya manusia adalah makhluk yang paling lemah. Jika anak ayam begitu lahir langsung bisa melangkah dan berbicara, bahkan manusia sampai umur tertentu harus belajar untuk berbicara dan berjalan dengan tegak. Artinya keutamaan manusia tidak secara serta merta menjadi ciri manusiawi, keutamaan manusia harus diperjuangkan lewat sejumlah pembelajaran baik di ruang sosial maupun di ruang batin. Dengan begitu, keutamaan manusia berada dalam proses kemanusiaannya.

Dalam proses penyempurnaan diri, manusia mengalami banyak hal yang kemudia menentukan jenis kepribadiannya. Namun secara umum manusia mengalami hal yang sama, yaitu ketakutan. Manusia takut sendirian, karena itu dia berteman dan bertetangga. Manusia takut kehilangan apa yang dimilikinya, karena itu dia mempertahankan mati-matian apa yang dimilikinya. Ketakutan itu ditanggapi secara berbeda, ada yang diatasi dengan cara mengemukakan hal-hal yang sebaliknya, ada juga yang diatasi dengan cara mencari relasi-relasi yang menyelamatkan.

Dalam Islam, konsep ukhuwah atau persaudaraan menjadi pondasi utama dalam membangun kesalehan sosial. Ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan seiman antara sesama muslim adalah nilai yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam. Konsep ini mengajarkan pentingnya solidaritas, tolong-menolong, dan kepedulian antara individu dalam masyarakat. Hal ini dimaksud untuk membentuk dan membangun solidaritas antar sesama umat dan terciptanya kesalehan sosial.

Pentingnya ukhuwah dalam Islam tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, seperti saling menolong dalam kebaikan, menjaga persatuan dan kesatuan umat, serta berbagi beban dalam kesulitan. Hal ini juga dimaksud untuk membangun fondasi yang kuat dalam memperkuat hubungan sosial, menciptakan komunitas yang saling mendukung, dan meneguhkan nilai-nilai kebaikan serta kasih sayang di antara sesama.

Melalui ukhuwah, umat muslim diajak untuk mengutamakan kebaikan bersama, menyelesaikan konflik dengan damai, dan mengajak masyarakat untuk saling membantu kepada saudara kita yang membutuhkan baik seiman maupun beda agama dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.

Maka, dalam praktiknya, dapat tercermin dalam bermacam bentuk, seperti zakat (sumbangan), infaq, sedekah, gotong royong, saling tolong-menolong, dan melakukan bentuk kegiatan dukungan sosial lainnya.

Karena Islam mengajarkan agama dengan penuh kasih-sayang yang rahmatan lil-alamin, tanpa membeda-bedakan atas adat-istiadat, budaya, ras, etnik, suku,budaya, dan latar belakang agama. Hal ini tercermin pada surat al-hujarat ayat 13 yang artinya;

“wahai manusia, sungguh kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa, dan bersuku-suku, agar kamu saling  mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. (QS; Alhujarat; 13).

Dari terjemahan ayat di atas sangat jelas, bahwa untuk terciptanya suatu kebersamaan dan kesalehan social tentunya antara satu dengan yang lainnya untuk saling mengenal tanpa ada perbedaan latar belakang kesukuan. Dan tentunya akan terciptanya kohesi social Masyarakat yang kuat dan saling bahu-membahu satu sama lain.

Oleh karena itu, dengan memperkuat ikatan ukhuwah, umat muslim diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih adil, berempati, dan harmonis, serta menjadikan kesalehan sosial sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari.

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Sekolah sebagai Taman

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Sekolah, bukanlah dan tak boleh menjadi ‘menara gading’. Begitulah kira-kira maunya seorang filsuf Spanyol, Jose Ortega y Gasset, yang kemudian menjadi ungkapan populer. Orang tahu apa yang dimaksudnya. Sebagai suatu lembaga yang berkaitan erat dengan hajat hidup orang banyak, dengan impian-impian terbaik bagi masa depan mereka, tentu saja, sekolah tak boleh menjadi terasing dan atau […]

  • KADER & UMAT BERDAYA, HIV & AIDS TIDAK MEMBUDAYA

    KADER & UMAT BERDAYA, HIV & AIDS TIDAK MEMBUDAYA

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Kabar NU Pati. Sabtu 10 Januari 2015, bertempat di gedung PCNU Pati. SSR NU Jateng Fatayat 2 berkerjamasa dengan Kader PIKM NU mengadakan Pelatihan HIV&AIDS dengan tema  “KADER&UMAT BERDAYA, HIV&AIDS TIDAK MEMBUDAYA” merupakan sebuah upaya dari SSR NU Jateng Fatayat 2 bersama PC NU Kab. Pati untuk memberikan informasi dan membentuk kader di setiap Kecamatan […]

  • PCNU-PATI

    Dosen INISNU Ajari Guru MI Buat Game GATEL

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-TEMANGGUNG – Bertempat di Ruang Rapat II Rektorat Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung, dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INISNU Temanggung Hamidulloh Ibda melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Peningkatan Kemampuan Guru MI dalam Mendesain Game GATEL melalui Program SAGU SAGA (Satu Guru Satu Game) pada Sabtu (18/3/2023). […]

  • LTN NU Tambakromo Ajak Masyarakat Nulis Puisi Bareng

    LTN NU Tambakromo Ajak Masyarakat Nulis Puisi Bareng

    • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 536
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO – MWC LTN NU Tambakromo dalam memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional 2021 kembali berproduksi. Kali ini mengundang para penyair di seluruh Indonesia untuk menulis buku antologi puisi. “Sebagai salah satu upaya membukukan sastra khususnya puisi, maka LTN NU bersama IMN Publishing, mengajak kepada seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam acara nulis bareng tersebut dengan seperti […]

  • Bupati Pati Apresiasi Inovasi Pupuk Organik MTs Tarbiyatul Banin

    Bupati Pati Apresiasi Inovasi Pupuk Organik MTs Tarbiyatul Banin

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id.Pati – Bupati Pati Sudewo, hadir dalam momen akhirussanah siswa kelas IX MTs Tarbiyatul Banin di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati pada Kamis (15/5/2025). Dalam kesempatan itu, Bupati Pati mengapresiasi hasil inovasi pupuk organik yang dikembangkan MTs Tarbiyatul Banin. Dalam bungkus pupuk itu bertuliskan Berkah 60, Pupuk Cair Hayati dan Pestisida Nabati dengan beberapa komposisi […]

  • MA Salafiyah Kajen Pati Jalin Kerja Sama Strategis dengan UIN Walisongo Semarang

    MA Salafiyah Kajen Pati Jalin Kerja Sama Strategis dengan UIN Walisongo Semarang

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 682
    • 0Komentar

      Pati, Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Pati, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan di sela acara Reuni Akbar dan Temu Alumni Nasional yang digelar di kompleks MA Salafiyah Kajen, Sabtu (5/7/2025). Penandatangan MoU dilakukan langsung oleh Kepala MA Salafiyah Kajen, Masrukhan, M.Pd, dan […]

expand_less