Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ratusan Kepala Sekolah Rembug Pendidikan, Ketua PCNU Pati: Madrasah Harus Dapat Perhatian Khusus

Ratusan Kepala Sekolah Rembug Pendidikan, Ketua PCNU Pati: Madrasah Harus Dapat Perhatian Khusus

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
Pcnupati.or.id – Ratusan kepala sekolah dan madrasah di Kabupaten Pati berkumpul dalam kegiatan rembug pendidikan dan penyerapan aspirasi di Aula Hotel Gitrary Pati, Jumat (16/11/2023) siang. Acara ini dihadiri oleh Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Muh Zen.
Pada kesempatan itu, Muh Zen mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya meminta kepada pemerintah agar menjadikan 20 persen dari APBN sesuai amanat UU 45 untuk kependidikan, bukan fungsi kependidikan. Menurut dia, jika itu untuk fungsi kependidikan, maka kementerian lainnya akan ikut mengambil.
“Seharusnya Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama. Karena yang mengurusi sekolah dasar, menengah  sampai tinggi di dua institusi ini,” kata dia.
Ia menyebut, persoalan pendidikan saat ini adalah belum tercapainya delapan standar pendidikan. Yakni mulai dari standar sarana dan prasarana yang saat ini masih banyak kerusakan.
“60 persen banyak yang rusak. Dari ringan hingga berat. Ketika kita bicara tentang ketuntasan belajar itu kan harus didukung dengan sarpras yang representatif,” ujar dia.
Selain hal tersebut, lanjut Muh Zen, masih terdapat dikotomi terkait tenaga pendidik di sekolah negeri dan swasta. Ia menilai, tenaga pendidik di sekolah negeri saat ini dipusingkan dengan operasional pendidikan yang naik, namun anggaran BOS masih stagnan. Padahal, dengan anggaran tersebut, bisa untuk menunjang operasional pendidikan tanpa mengambil pungutan.
“Tidak dibolehkan memungut, tapi dituntut untuk prestasi dan seterusnya. Sedangkan untuk sekolah swasta lebih ironis, karena tidak ada BOS yang seharusnya mampu sedikit membantu operasional sekolah. Akhirnya terpaksa memungut dari masyarakat, itu pun bagi sekolah swasta yang mampu sedangkan yang tidak mampu, ya sudah berarti hanya sebatas itu kemampuannya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah,” ucap dia.
Sedangkan berkaitan dengan kesejahteraan guru, ia menjelaskan jika di Jawa Tengah ini masih banyak guru yang bulum bersertifikasi. Dari total 130 ribu guru madrasah, baru 49 persen yang bersertifikasi.
“Ini kewajiban pemerintah, seharusnya sudah selesai tapi ini belum. Komitmen (pemerintah) harus hadir dengan anggaran. Rp600 Triliun-an untuk pendidikan. Saya yakin bila hal itu bisa, guru-guru tidak ada lagi yang tidak sejahtera. Tidak ada gaji guru Rp300-400 ribu, itu sama dengan seminggu tukang parkir. Kalau mereka baikot tak mengajar, hancur bangsa ini,” ungkap Muh Zen.
Sementara, Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tarbiyatul Banin Kecamatan Winong Kabupaten Pati, KH Yusuf Hasyim mengatakan, sejauh ini lembaga pendidikan yang paling banyak memberikan kontribusi untuk Kabupaten Pati adalah dari sekolah swasta. Dengan itu, dirinya berharap ada perhatian khusus dari pemerintah.
“Kalau kita hitung dari data di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati maupun dari pemerintah daerah, 64 persen lembaga pendidikan di Pati adalah swasta. Maka saya kira hal ini perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah khususnya di bidang pendampingan anggaran, tenaga pendidikan untuk peningkatan SDM serta peningkatan kualitas SDM secara umum di Kabupaten Pati,” kata pria yang juga selaku Ketua PCNU Pati ini. (Angga/LTN).
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RMI NU dan LPDP Launching Program Asistensi Beasiswa Santri, Ini Link-nya

    RMI NU dan LPDP Launching Program Asistensi Beasiswa Santri, Ini Link-nya

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tenaga pendidikan pesantren tak melulu harus anti dunia akademik. Perpaduan antar keduanya justru dapat menciptakan kemajuan dalam dunia pesantren.  Kesadaran inilah yang mendorong Pengurus Besar RMI NU untuk menggandeng Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mengakomodir insan-insan pesantren agar bisa melanjutkan pendidikan formal di universitas-universitas baik dalam maupun luar negeri.  Agenda besar bertajuk […]

  • PCNU-PATI

    Markesot Bertutur

    • calendar_month Rab, 14 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Tidak mengherankan jika literasi kritik amat pedas terhadap kemanusiaan karya Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang diterbitkan di tahun 1993 ini dicetak kembali di tahun 2012, dan dicetak lagi di tahun 2015, dan… Buku ini sebagian besar bercerita dari sudut pandang seorang Markesot: sosok fiktif yang dikembangkan oleh Emha. Terkadang, Markesot dianggap sebagai manusia misterius […]

  • Kisah Arsya, Bocah 7 Tahun Pecahkan Celengan untuk Palestina

    Kisah Arsya, Bocah 7 Tahun Pecahkan Celengan untuk Palestina

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Donasi untuk Palestina tak henti-hentinya bergulir. Hari ini, Senin (6/11) giliran peserta didik MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong-Pati yang menggalang donasi. Satu di antara ratusan peserta didik tersebut, bahkan rela membongkar celengannya demi membantu korban genosida di Palestina. Peserta didik tersebut adalah Arsya Djamil, yang saat ini duduk di kelas 1B MHI. Putra […]

  • Santri Darul Hadlanah Waturoyo Ikuti Webinar Bersama Wakil DPR RI

    Santri Darul Hadlanah Waturoyo Ikuti Webinar Bersama Wakil DPR RI

    • calendar_month Sen, 30 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Para santri Darul Hadlanah antusias mengikuti Gebyar Muharram 1443 Halaqah Majelis Ta’lim, Minggu (29/8) kemarin MARGOYOSO – Munggu (29/8), puluhan santri Panti Asuhan Darul Hadlonah, Waturoyo, Margoyoso menjadi peserta dalam Gebyar Muharram 1443 H Halaqoh Majelis Ta’lim (HMT). Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini dihadiri oleh wakil ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar.  Antusiasme santri terlihat […]

  • PCNU-PATI

    Remaja Diajak Menghindari Menikah di Usia Muda

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PATI-Kasus pembunuhan bayi oleh ayahnya sendiri di Pati menjadi perhatian publik. Banyak pihak menyebut, tindakan tega tersebut tak lepas dari dampak pernikahan dini. Masyarakat perlu belajar dari kasus tersebut untuk menghindari pernikahan di usia muda.  Demikian disampaikan aktivis perempuan Farida Farichah saat berada di Pati, akhir pekan lalu. Menurutnya, kematangan pola pikir dan mental […]

  • Buka GLM Part 3, Ketua Ma’arif NU: Kita Darurat Literasi

    Buka GLM Part 3, Ketua Ma’arif NU: Kita Darurat Literasi

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

      Ketua Ma’arif NU Jateng Sebut Literasi Indonesia Darurat Semarang – Melalui Zoom Meeting, Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 3 Gerakan Literasi Karya Tulis Ilmiah pada Selasa (12/11/2024) dibuka resmi oleh Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani. Pihaknya menyampaikan bahwa hasil asesmen kompetensi guru di madrasah Kemenag RI, tingkat literasi […]

expand_less