Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ratusan Kepala Sekolah Rembug Pendidikan, Ketua PCNU Pati: Madrasah Harus Dapat Perhatian Khusus

Ratusan Kepala Sekolah Rembug Pendidikan, Ketua PCNU Pati: Madrasah Harus Dapat Perhatian Khusus

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
Pcnupati.or.id – Ratusan kepala sekolah dan madrasah di Kabupaten Pati berkumpul dalam kegiatan rembug pendidikan dan penyerapan aspirasi di Aula Hotel Gitrary Pati, Jumat (16/11/2023) siang. Acara ini dihadiri oleh Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Muh Zen.
Pada kesempatan itu, Muh Zen mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya meminta kepada pemerintah agar menjadikan 20 persen dari APBN sesuai amanat UU 45 untuk kependidikan, bukan fungsi kependidikan. Menurut dia, jika itu untuk fungsi kependidikan, maka kementerian lainnya akan ikut mengambil.
“Seharusnya Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama. Karena yang mengurusi sekolah dasar, menengah  sampai tinggi di dua institusi ini,” kata dia.
Ia menyebut, persoalan pendidikan saat ini adalah belum tercapainya delapan standar pendidikan. Yakni mulai dari standar sarana dan prasarana yang saat ini masih banyak kerusakan.
“60 persen banyak yang rusak. Dari ringan hingga berat. Ketika kita bicara tentang ketuntasan belajar itu kan harus didukung dengan sarpras yang representatif,” ujar dia.
Selain hal tersebut, lanjut Muh Zen, masih terdapat dikotomi terkait tenaga pendidik di sekolah negeri dan swasta. Ia menilai, tenaga pendidik di sekolah negeri saat ini dipusingkan dengan operasional pendidikan yang naik, namun anggaran BOS masih stagnan. Padahal, dengan anggaran tersebut, bisa untuk menunjang operasional pendidikan tanpa mengambil pungutan.
“Tidak dibolehkan memungut, tapi dituntut untuk prestasi dan seterusnya. Sedangkan untuk sekolah swasta lebih ironis, karena tidak ada BOS yang seharusnya mampu sedikit membantu operasional sekolah. Akhirnya terpaksa memungut dari masyarakat, itu pun bagi sekolah swasta yang mampu sedangkan yang tidak mampu, ya sudah berarti hanya sebatas itu kemampuannya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah,” ucap dia.
Sedangkan berkaitan dengan kesejahteraan guru, ia menjelaskan jika di Jawa Tengah ini masih banyak guru yang bulum bersertifikasi. Dari total 130 ribu guru madrasah, baru 49 persen yang bersertifikasi.
“Ini kewajiban pemerintah, seharusnya sudah selesai tapi ini belum. Komitmen (pemerintah) harus hadir dengan anggaran. Rp600 Triliun-an untuk pendidikan. Saya yakin bila hal itu bisa, guru-guru tidak ada lagi yang tidak sejahtera. Tidak ada gaji guru Rp300-400 ribu, itu sama dengan seminggu tukang parkir. Kalau mereka baikot tak mengajar, hancur bangsa ini,” ungkap Muh Zen.
Sementara, Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tarbiyatul Banin Kecamatan Winong Kabupaten Pati, KH Yusuf Hasyim mengatakan, sejauh ini lembaga pendidikan yang paling banyak memberikan kontribusi untuk Kabupaten Pati adalah dari sekolah swasta. Dengan itu, dirinya berharap ada perhatian khusus dari pemerintah.
“Kalau kita hitung dari data di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati maupun dari pemerintah daerah, 64 persen lembaga pendidikan di Pati adalah swasta. Maka saya kira hal ini perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah khususnya di bidang pendampingan anggaran, tenaga pendidikan untuk peningkatan SDM serta peningkatan kualitas SDM secara umum di Kabupaten Pati,” kata pria yang juga selaku Ketua PCNU Pati ini. (Angga/LTN).
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam IPMAFA Ikuti Bimtek di BSIP Jaken Pati

    Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam IPMAFA Ikuti Bimtek di BSIP Jaken Pati

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Pati-Segenap mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diadakan di Balai Standar Instrumen Pertanian (BSIP) Jaken, Pati. Bimtek ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas Penerap Standar Pertanian Mendukung Program Kementerian Pertanian”. Rabu (6/11/24) Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Bapak Agus Hasbianto, selaku Kepala BSIP, menjelaskan […]

  • Anis Sholeh Ba’asyin dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Meniti Langit, Menapak Bumi’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (18/1) kemarin.

    Suluk Maleman Ke 13 Membahas Pentingnya Menjaga Nurani

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Memasuki tahun ke -13, Suluk Maleman tetap konsisten mengajak masyarakat untuk menjaga nurani di tengah carut marut peradaban. Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, kembali menekankan pentingnya bersikap adil agar tak mudah terombang-ambing. Untuk itu manusia perlu menjaga kuda-kuda keberadaannya, yaitu nurani dan akal sehat, agar tak gampang digoyang badai pengaruh buruk. “Di Amerika […]

  • PCNU-PATI

    Moderasi Beragama sebagai Langkah Mengajarkan Cara Pandang Beragama dengan Santun

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengadakan sosialisasi moderasi beragama, di Aula Bakorwil Jawa Tengah Pati, Senin (31/7/2023) kemarin. Pada kesempatan itu pihaknya mendatangkan Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (UNISNU), Mayadina Rohmi Musfiroh. Hadir dalam kegiatan itu, ratusan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari SMA maupun SMK di Pati. Agenda […]

  • Jejak Gus Dur

    Jejak Gus Dur

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Tokoh Ulama ; Selama menjadi Ketua Umum PBNU selama 15 tahun, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) banyak mengunjungi daerah, termasuk di wilayah Sulawesi Selatan. Pada akhir tahun 1985, Gus Dur diundang berceramah oleh Rektor IKIP Makassar, Gubernur Prof. Dr. H. A. Amiruddin.Waktu itu, Gus Dur berangkat ke IKIP dan dijamu sarapan pagi. Di meja makan, […]

  • Perempuan Memposisikan Diri

    Perempuan Memposisikan Diri

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

     Oleh : Aditiya Tri Utami Islam memberikan tuntunan yang tegas bahwa semua manusia, tanpa membedakan perempuan dan laki-laki diciptakan untuk sebuah misi yang amat penting sebagai khalifah fil ardh (pemimpin untuk mengelola kehidupan dibumi), paling tidak pemimpin untuk dirinya sendiri. Karena itu, perempuan dan laki-laki diharapkan bekerjasama, bahu membahu, bergotong royong mewujudkan masyarakat yang damai, […]

  • Haul Tokoh NU, Empat Malam Pembacaan Manaqib Mbah Karim

    Haul Tokoh NU, Empat Malam Pembacaan Manaqib Mbah Karim

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Para santri menyimak pembacaan manaqib KH. Muhammad Karim dari Gus Faiz Aminuddin, Sabtu (16/10) malam.  GEMBONG – Haul KH. Muhammad Karim ke-38 yang akan berlangsung minggu depan, telah bergema. Rangkaian kegiatan yang sudah dimulai sejak Jumat (16/10) lalu.  “Sebelum agenda inti, tanggal 23 sampai 24 Oktober malam, ada rangkaian acara yang sudah kami mulai sejak […]

expand_less