Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Islam Manusia di Zaman Kegalauan

Islam Manusia di Zaman Kegalauan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 15 Mei 2017
  • visibility 364
  • comment 0 komentar

Zaman kita adalah zaman berkelimpahan. Tapi, pada saat yang sama, inilah zaman kegalauan. Kata pujangga kita, Ranggawarsita, inilah zaman kalabendu. Jangankan bagi orang yang hidupnya susah secara ekonomi, bahkan bagi orang-orang yang hidupnya berkecukupan, tekanan hidup makin keras: tuntutan kebutuhan artificial yang terus muncul, beban pekerjaan yang overwhelming, lingkungan hidup yang kurang bersahabat dan cenderung nafsi-nafsi, kerumitan kehidupan keluarga yang makin meningkat (ancaman hubungan suami/istri dan institusi perkawinan, juga makin besarnya tantangan terhadap pendidikan anak), telah membuat banyak orang mengalami stress. (hlm.42).
Inilah zaman yang diceritakan oleh gejala postmodernistik, dalam bentuk arus dekonstruksi atas narasi-narasi besar (grand narratives). Termasuk di dalamnya terhadap agama. Gejala ini menjadi makin kuat dengan adanya informatiol spill over (peleberan informasi) sebagai konsekuensi makin digdayanya teknologi informasi yang merupakan pilar era informasi dan globalisasi. (hlm. 43).
Melalui Buku Islam Tuhan, Islam Manusia; Agama dan Spiritualitas di Zaman Kacau,  Haidar Bagir berbicara tentang tafsir agama serta bagaimana tafsir agama tersebut bisa menjawab kebutuhan manusia. Buku ini merupakan hasil perenungan Haidar Bagir dalam kurun satu dekade terakhir. Lewat sumber tulisan yang tersebar di berbagai  yang lebih dari 100 tulisan. (hal xxvii).
Sebagai orang beriman, kita yakin bahwa agama berasal dari Tuhan. Tapi, agama juga mengambil bentuk sebagai agama manusia, segera setelah dia berpindah dari khazanah ketuhanan kepada wilayah kemanusiaan. Artinya, manusia tidak pernah bisa bicara tentang agama kecuali dalam konteks manusia. Menyadari hal itu, maka seorang penganut agama mestinya tidak terkejut dan gagap untuk menerima kenyataan bahwa di kalangan agama yang sama terdapat begitu banyak perbedaan pendapat.
Selain itu agama diturunkan oleh Tuhan untuk manusia. Artinya, adalah suatu kesalahan jika kita mengembangkan pemahaman atas agama yang dilepaskan dari kebutuhan manusia.
Karena itu, sudah sewajarnya agama ditafsirkan sejalan dengan kepentingan perkembangan manusia dari zaman ke zaman. Tanpa itu semua, agama akan kehilangan relevansinya dan tak lagi memiliki dampak bagi kehidupan umat manusia.
Melalui buku bunga rampai ini Haidar Bagir mengatakan bahwa agama tidak pernah bisa dilepaskan dari kerohaniahan (spritualitas). Agama tanpa spritualitas adalah bukan agama, hanya simbol-simbol tanpa makna. Dan karenanya, tak melahirkan dampak apa-apa. Sehingga agama itu spritualitas. Dari spritualitas lahir moralitas dan rahmat cinta kasih bagi alam semesta. Maka, meski boleh jadi bersinggungan dengan politik, ia tidak boleh dijadikan ideologi. Jika agama dijadikan ideologi, maka front-front konflik akan terbuka: baik dengan pengikut agama yang sama, apalagi pengikut agama yang sama, maupun pengikut agama dan kelompok lain.
Oleh karena itu, agama perlu dikembalikan kepada posisinya sebagai panduan kegiatan pembersihan hati secara terus-menerus, panduan moral dan pendorong amal-amal saleh, sebagai rahmat atas semesta alam. (hlm. 262).

Judul              : Islam Tuhan Islam Manusia
Penulis            : Haidar Bagir
Penerbit           : Mizan
Cetakan           : I, Maret  2017 
Tebal              : 288 hlm
ISBN               :978-602-441-016-2
Perresensi        : Siswanto Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meneguhkan Dakwah Lewat Tulisan

    Meneguhkan Dakwah Lewat Tulisan

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Anak Cabang IPNU & IPPNU Wedarijaksan mengadakan pelatihan jurnalistik dengan mendatangkan Mely Lestari dan Rida Yulia penulis lepas asal Pati, bertempat di aula Kantor MWCNU Wedarijaksa, Jumat, 31/3 kemarin. Ketua IPNU Cabang Pati, Muhammad Maksum memaparkan perlu adanya  Gerakan Ayo Menulis buat kader-kader NU salah satunya melalui IPNU&IPPNU. “ Karena gerakan tersebut […]

  • Tembus Rp52 Miliar, LAZISNU PCNU Pati Perkuat Tata Kelola dan Beri Apresiasi UPZIS Terbaik.

    Tembus Rp52 Miliar, LAZISNU PCNU Pati Perkuat Tata Kelola dan Beri Apresiasi UPZIS Terbaik.

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.292
    • 0Komentar

      BANDUNGAN, SEMARANG – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Kabupaten Pati mencatatkan capaian fantastis pada tahun khidmat 2025. Dalam kegiatan Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Bandungan, Kabupaten Semarang, Sabtu–Ahad (7–8/2/2026), terungkap bahwa perolehan dana ZIS LAZISNU Pati tahun 2025 mencapai Rp52.561.495.730. Angka perolehan yang […]

  • Dopamine Kebahagiaan Ala Majelis Taklim Thoyyiburridwan

    Dopamine Kebahagiaan Ala Majelis Taklim Thoyyiburridwan

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • visibility 11.454
    • 0Komentar

      Oleh: Zaenal Arifin* Dopamine, sering menjadi bahasan medis yang berujung pada sebuah kesenangan otak. Bahkan lebih sering diidentikkan dengan candu yang terus berulang hingga timbul sebuah kebahagiaan. Banyak orang mencari bahagia lebih-lebih soal duniawi, seperti uang, pujian, hiburan, dan kesenangan sesaat. Padahal ada kebahagiaan yang lebih menenangkan hati, yaitu dopamine positif yang bisa di […]

  • Komentar PCNU tentang Pembongkaran Mandiri Bangunan di Kawasan LI

    Komentar PCNU tentang Pembongkaran Mandiri Bangunan di Kawasan LI

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

      Sosok Rodhi, pemilik bengkel di kawasan LI yang membongkar sendiri bangunannnya (foto : modess) PATI – PCNU mengapresiasi positif para pemilik bangunan di kawasan Lorok Indah (LI) yang secara sukarela membongkar sendiri bangunan yang tersisa pasca pembongkaran yang dilakukan Pemda Pati tgl 3 Pebruari 2022 lalu. “Seperti yang dilakukan oleh Rondli pemilik bengkel yang […]

  • Siap Sukseskan 1 Abad NU Pati

    Siap Sukseskan 1 Abad NU Pati

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar
  • PCNU-PATI

    Pendidikan Islam sebagai Fondasi Pendidikan Karakter

    • calendar_month Sab, 20 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Pendidikan di Indonesia hingga sekarang masih menyisakan banyak persoalan, baik dari kurikulum, manajemen, maupun para pelaku dan pengguna pendidikan. Kegagalan pendidikan nasional  disebabkan oleh penerapan konsep pendidikan yang telah mengabaikan pendidikan watak dan kemampuan bernalar atau dengan kata lain telah mengabaikan dengan pendidikan moral. Pendidikan seharusnya tidak saja mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi diarahkan […]

expand_less