Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Inisnu Lestarikan Nyadran, Ketua PCNU Sebut “Ben Ora Kepaten Obor”

Inisnu Lestarikan Nyadran, Ketua PCNU Sebut “Ben Ora Kepaten Obor”

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 22 Feb 2025
  • visibility 656
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id-Temanggung – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H tahun 2025, keluarga besar Kampus Hijau yang terdiri atas Inisnu Temanggung, Akper Alkautsar, TK/PAUD ELPIST, MI ELPIST, KBIHU Babussalam NU Temanggung menggelar Nyandran Kampus Hijau bertajuk “Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Mempererat Silaturahmi” pada Jumat (21/2/2025).

Kegiatan yang berlokasi di halaman rektorat Inisnu Temanggung itu dihadiri ratusan peserta dengan narasumber Ketua PCNU Temanggung KH. Muchamad Nurul Yaqin, Pengasuh Pondok Pesantren Ridho Allah Kaloran KH. Achmad Syafi Yahya, dan Ketua BPP dan YAPTINU Temanggung KH. Nur Makhsun.

Ketua BPP dan YAPTINU Temanggung KH. Nur Makhsun mengatakan bahwa nyadran tersebut merupakan inisiasi mahasiswa Inisnu dalam menyambut bulan suci Ramadan. “Benar kata pewara tadi, nyadran di komplek Kampus Hijau ini adalah nyadran pertama di Indonesia bahkan di dunia, kok ada kampus melaksanakan nyadran,” tegas dia usai pembacaan tahlil dan doa bersama.

Sebagai kampus di bawah NU, Inisnu maupun Akper Alkautsar senantiasa menjaga dan melestarikan tradisi Islam dan tradisi Jawa agar tidak kehilangan jati diri. Maka dalam kesempatan yang sama, semua siswa-siswi TK/PAUD ELPIST, MI ELPIST sebagai lembaga laboratorium di bawah program studi PIAUD dan PGMI INISNU Temanggung juga turu melaksanakan nyadran secara bersamaan.

Ketua PCNU Temanggung KH. Muchamad Nurul Yaqin menyampaikan bahwa di antara inti dari kegiatan nyadran adalah berkumpul dengan keluarga, berkumpul dengan tetangga untuk mendoakan kepada keluarga yang sudah meninggal.

“Apakah masih ada sesuatu yang bisa saya lakukan bagi kedua orang tua setelah meninggal? Ya salah satunya melalui nyadran ini, karena ini sebagai bukti kita untuk mendoakan mereka,” ujarnya.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa nguri-nguri tradisi warisan ulama dan leluhur menjadi penting agar tidak kehilangan dan lupa asal. “Kalau dalam bahasa Jawa ya ‘ben ora kepaten obor’. Biar tidak tercerabut dari asalnya, dari akarnya,” tegas dia.

Dalam Islam sendiri, katanya, banyak sekali amaliyah mulai dari amaliyah harian, amaliyah mingguan, amaliyah bulanan, amaliyah tahunan. “Termasuk juga bulan Syakban, Ruwah atau Arwah yang menyarankan kita agar ingat leluhur dan mendoakannya,” beber pria yang akrab disapa Gus Nurul tersebut.

Pihaknya menegaskan bahwa semua badan otonom dan lembaga di bawah PCNU Temanggung terus melestarikan tradisi ala Ahlussunnah Waljamaah termasuk nyadran.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Ridho Allah Kaloran KH. Achmad Syafi Yahya mengatakan bahwa dari literatur yang dibaca, nyadran dan atau sadranan adalah murni tradisi Jawa. “Sebelum agama Hindu masuk, agama Buddha masuk, bahkan sebelum Islam masuk yang dibawa oleh para ulama dari Gujarat, dan Timur Tengah, nyadran sejak dulu sudah ada dan asli Jawa,” beber anggota DPRD Kabupaten Temanggung tersebut.

Ada dua poin penting dalam nyadran, menurut Gus Yahya, yaitu birrul walidain (berbuat baik kepada kedua orang tua) dan sedekah. Sebab, birrul walidain menjadi kewajiban setiap muslim dan diperintankah Allah di dalam Al-Qur’an surah Al-Isrā’ ayat 23-24 yang memerintahkan untuk berbuat baik kepada kedua orang tua.

“Dua hal inilah yang mengalahkan kehebatan para nabi, yaitu birrul walidain dan loman atau dermawan dalam sedekah yang itu menjadi inti dari nyadran,” tegas dia.

Pihakanya juga menceritakan Uwais al-Qarni, seorang tabi’in yang hidup di zaman Rasulullah yang akhirnya ia hidup mulia karena berbakti kepada ibunya. Begitu pula kisah Nabi Musa dan beberapa nabi lain yang sangat dikalhkan dengan birrul walidain dan sedekah. “Jangan pernah berharap surga kalau tidak birrul walidain,” tegas penulis buku Ngaji Toleransi tersebut.

Dari tausiyahnya, pihaknya berharap semua sivitas akademika Inisnu dan Akper Alkautsar dapat mengambil nilai-nilai nyadrah adalah nilai birrul walidain dan nilai sedekah.

Dalam kesempatan itu, hadir Wakil Katib PWNU Jawa Tengah Dr. KH. Muhammad Syakur, Rektor Inisnu Dr. Muh. Baehaqi, Wakil Rektor Dr. Hamidulloh Ibda, Direktur Akper Alkautsar Tri Suraning Wulandari, Kepala PAUD ELPIST, Kepala MI ELPIST, ratusan mahasiswa dan dosen. (*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI. Ilustrasi Orang-orang Berkerumun.. Photo by Jacek Dylag on Unsplash

    Curah

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Uang bukanlah segala-galanya, tapi segalanya butuh uang. Siapa yang tidak tergiur dengan uang. Apalagi gratisan. Kali ini pemerintah kita kembali menggelontorkan uang BLT (Bantuan Langsung Tunai) kepada masyarakat pada situasi pandemi Covid-19. Sedikit cerita di desa tempat saya tinggal, ada salah satu warga yang mendapat bantuan. Sebut saja namanya Mbah Rah, sudah sepuh berjalan saja […]

  • PCNU-PATI Photo by ELG21

    Lihatlah Siapa yang Bertanya

    • calendar_month Sen, 17 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Suatu hari, seorang anak muda yang baru menikah mendatangi Abdullah bin Abbas. Anak muda itu mengajukan pertanyaan, “’Wahai sepupu Rasulullah, bolehkah aku mencium istriku saat sedang berpuasa?” “’Tidak boleh!” jawab Abdullah bin Abbas dengan tegas. Pemuda itu tampak kecewa, karena jawabannya bukan yang diinginkannya. Ketika hendak bertanya kembali untuk mencari […]

  • Klinik Pratama Rawat Inap NU Winong Resmi Diluncurkan

    Klinik Pratama Rawat Inap NU Winong Resmi Diluncurkan

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

      ​PATI – Semangat gotong royong warga Nahdliyin di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, akhirnya membuahkan hasil nyata. Pada Rabu (1/7/2026), Klinik Pratama Rawat Inap NU Winong yang terletak di Desa Pekalongan resmi diluncurkan. Fasilitas kesehatan ini menjadi simbol kemandirian jamaah dalam mendukung Jamiyah Nahdlatul Ulama. ​Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, KH Yusuf Hasyim, […]

  • Bedah Novel CSAN, Penulis : Menulis adalah Pembiasaan

    Bedah Novel CSAN, Penulis : Menulis adalah Pembiasaan

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Perpustakaan siswi Mathali’ul Falah mengadakan bedah novel karya Elin Khanin yang bertajuk Cinta Sang Abdi Ndalem( (CSAN) Jumat(18/10). Ada satu hal yang melatarbelakangi acara ini, yaitu atar belakang penulisan CSAN. Motivasi Elin dalam menulis novel CSAN yaitu akhlak kang/mbak yang mengabdikan dirinya kepada kiainya. Selain itu, keikhlasaan dalam mengabdi juga membuat Elin menyelesaikan novel bergenre […]

  • Gus Ghofar, Sekjend PBNU Era Gus Dur Wafat

    Gus Ghofar, Sekjend PBNU Era Gus Dur Wafat

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Sekjend PBNU saat ini, Helmi Faishol Zaini (kiri) bersama Sekjend PBNU Era Gus Dur, KH. Abdul Ghofar Rahman (kanan) yang sedang terbaring sakit. JAKARTA-KH. Abdul Ghaffar Rahman atau Gus Ghofar berpulang Kamis (5/8) malam tadi. Sekretaris Jendral PBNU era Gus dur tersebut menghembuskan nafas terakhir pada pukul 20.38 WIB di Rumah Sakit pusat Angkatan Darat […]

  • Pandemi, Digital Marketing Panen Rejeki

    Pandemi, Digital Marketing Panen Rejeki

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Beberapa kru Abjad Media sedang melakukan pengambilan video sekaligus menjadi admin dalam sebuah acara via Zoom Meeting BEKASI-Digital marketing merupakan strategi pemasaran dengan media internet. Namun semakin berkembangnya zaman, istilah ini juga banyak digunakan untuk menyebut segala kegiatan entrepreneurship yang berkaitan dengan internet. Demikian ungkap Muhammad Miftahur Rizqi,  salah satu pelaku digital marketing.  Miftah beserta […]

expand_less