Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dipusatkan di MAN 1 Pati, MTQ Ke-32 Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka

Dipusatkan di MAN 1 Pati, MTQ Ke-32 Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
  • visibility 203
  • comment 0 komentar

 

pcnupati.or.id – PATI, Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Pati secara resmi telah dibuka oleh Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra bertempat di Aula MAN 1 Pati pada Sabtu, (26/4/2025). Sebanyak 247 peserta dan 47 official kafilah siap berkompetisi seni membaca Al Qur’an yang dipusatkan di kompleks Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati.

Pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan alat musik bas rebana secara simbolis oleh Wabup Pati. Dengan didampingi oleh Kepala Kantor Kemenag Pati, Ahmad Syaikhu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Jumani, Plt Kepala Disdikbud Kabupaten Pati, Andrik Sulaksono dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan III Jateng, Deyas Yani Rahmawan.

Pembukaan juga disaksikan oleh seluruh Camat se-Kabupaten Pati, Kepala KUA Kabupaten Pati, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati, lembaga pendidikan tinggi di wilayah Kabupaten Pati dan juga perwakilan peserta MTQ ke-32 Kabupaten Pati.

Ketua LPTQ Kabupaten Pati, Jumani dalam sambutanya menerangkan bahwa salah tujuan adanya MTQ diharapkan mampu meningkatkan dan mengembangkan pemahaman dalam mendalami nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an.

“Dalam MTQ yang ke-32 kali ini ada 247 peserta dan total 47 official. Dimana MTQ juga tentu memiliki banyak tujuan, dengan salah satunya adalah pembangunan manusia melalui pendekatan keagamaan, yang salah satunya dengan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an,” sambut Jumani.

Sementara itu dalam momen wawancara, Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra menuturkan melalui MTQ yang diharapkan dapat menjaring peserta yang terbaik untuk mewakili Kabupaten Pati dalam ajang MTQ di tingkat provinsi.

“Harapan dari kami tentunya melalui ajang ini bisa muncul kandidat yang terbaik, agar nanti bisa mewakili Pati pada ajang yang diselenggarakan di provinsi mendatang,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar senantiasa mengikuti segala peraturan yang dijalankan dalam MTQ kali ini. Dirinya menyampaikan agar peserta terus semangat dalam mempelajari Al-Qur’an.

“Iya kami bepesan, agar terus semangat. Bagaimanapun dalam kompetisi pasti ada yang kalah dan ada yang menang. Yang menag ya jangan jumawa, yang kalah juga jangan sampai putus asa,” jelas Chandra. (anang/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NKRI Yes, Radikalisme No

    NKRI Yes, Radikalisme No

    • calendar_month Sen, 29 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Indonesia adalah negara Pancasila, yang di dalamnya terdapat multietnik, multiagama, multukultural dan sebagainya. Memang mayoritas pemeluk agama di Indonesia adalah Islam Ahlu as-Sunnah Wa al-Jama’ah (Aswaja) yang memiliki cara berpikir moderat dan menghargai perbedaan. KH. Bisri Musthofa yang biasa di panggil Gus Mus ini memaparkan tentang garis besar Aswaja, Pertama, dalam bidang hukum Islam (Fiqh), […]

  • PCNU-PATI

    Menanti Tradisi Sahur Bersama

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Pertanyaannya, mengapa hanya tradisi buka puasa bersama ayng ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda? Unik dan menarik. Maksud saya di sini, bukan sahur bersamanya, namun tradisi sahur bersama di Nusantara tak populis dan tidak familiar buka puasa bersama. Mengapa ya? Mbuh! Saat bulan Ramadan tiba, ya tentu umat muslim di seluruh […]

  • 1000 Kotak Koin NU Digelontorkan Lazisnu Juwana

    1000 Kotak Koin NU Digelontorkan Lazisnu Juwana

    • calendar_month Ming, 1 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    JUWANA-NU Care – Lazisnu MWC Juwana mengadakan Pelatihan Pengelolaan dan Peluncuran 1000 Kotak Koin NU di Gedung Markas Ansor Langgenharjo Juwana. Pelatihan diikuti 57 peseta dati 29 Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Juwana, Minggu (1/12). Pelatihan Amil Zakat dan Pendistribusian 1000 kotak koin NU oleh NU Care-Lazisnu Juwana Ketua MWC Juwana menyampaikan bahwa Juwana sangat potensial […]

  • PCNU-PATI Photo by Nataliya Melnychuk

    Jasa

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Dua hari kebelakang saya di sibukkan dengan rentetan tugas dari seorang teman. Dia telah mengikuti kuliah dengan tugas akhirnya yaitu diharuskan membuat artikel ilmiah. Waktu singkat dan padat. Sedangkan teman saya tersebut sama sekali belum pernah membuat tulisan yang seperti itu. Dia memang penulis akan tetapi tulisannya berupa cerita-cerita cinta […]

  • PCNU - PATI Photo by 0fjd125gk87

    Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Literasi

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Di era masyarakat informasi, kegiatan membaca menjadi modal penting untuk bersaing secara global. Pasalnya, informasi sudah menjadi aset penting. Siapa yang menguasai informasi, maka dunia ada dalam genggamannya. Sementara mereka yang tidak menguasai informasi akan semakin jauh tertinggal dalam belenggu keterpurukan. Maka, informasi menjadi sebuah kekuatan besar bagi siapa yang menguasainya. Sebaliknya, […]

  • a living room filled with furniture and a ceiling fan

    Peran Pesantren dalam Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 27 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Pemberdayaan pada dasarnya merupakan proses yang dilakukan untuk mereduksi ketidakberdayaan dan ketergantungan masyarakat pada orang lain. Karena bentuk ketergantungan sosial pada masyarakat akan menyebabkan seseorang menjadi tidak berdaya dan terbelenggu. Oleh karena itu, proses pemberdayaan di masyarakat sangat penting guna membentuk mindset dan kemandirian masyarakat. Dan biasanya proses pemberdayaan masyarakat biasanya diadvokasi oleh […]

expand_less