Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Branding

Branding

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
  • visibility 112
  • comment 0 komentar

Saban pagi rutinitas harian adalah minum kopi, seseklai membaca buku puisi. Robusta adalah merk kopi rakyat yang sangat di gemari masyarakat. Sebab harganya pas di kantong tak bikin kantong kosong. Selain itu, adalah bentuk perlawanan dengan merk-merk kopi pabrikan. Masyarakat di desa kami lebih menghargai produk-produk tetangga dan saudara dan temannya, ketimbang produk pabrikan.

Apabila produk kampung sudah bisa memenuhi kebutuhan, kenapa harus beli yang pabrikan. Toh jika kita membeli produk-produk karya tetangga kita sendiri tentu akan membantu perputaran roda keuangan masyarakat sekitar rumah kita dan orang yang kita kenal, seringkali Rt nan bersama, tertawa berbarengan ketika sedang njagong padon di perempatan jalan.

            Di kampung kami, minum kopi di pagi hari adalah sebuah ritual yang tak dapat di hindari. Pasti di setiap keluarga jika pagi datang dan sarapan belum terhidangkan, minum kopi harus di dahulukan. Tanpa  ritual itu ketika menjalani rutinitas harian, seakan ada yang kurang serta sepi sunyi.

            Secangkir kopi menjadi teman dalam sendiri. Namun ramai dalam dunia maya, saya bisa saling sapa dengan siapa saja, yang berada disana dan ada disini. Tanpa harus melihat langsung.  Pun bisa saling terhubung dan dekat melekat. Sebab dunia maya adalah mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat, katanya.

            Sesekali saya scroll men-scroll dunia maya dan menemukan berbagai hal unik menarik. Sedangkan arti scroll sendiri adalah menggulir, dalam bahasa gaul ini menunjukan sebuah kegiatan seseorang yang sedang menggulir layar HP, Tablet atau layar monitor. Contohnya kegiatan seperti melihat beranda Facebook, menggulir pesan  chat atau lagi scroll  halaman website maupun komentar di media sosial.

            Dan saat melakukan aktifitas scroll tersebut saya membaca sebuah iklan tentang bisnis, perihal membangun usaha, kalimatnya kurang lebihnya seperti ini “Cara jitu membranding produkmu tanpa bayar mahal, tanpa iklan, segera daftar kuata terbatas, kesempatan tak datang dua kali”

            Saban pagi saat saya berselancar di dunia maya sering mendapatkan, melihat iklan kurang lebihnya seperti itu. Bombastis, menjanjikan yang manis-manis dan menghipnotis. Sehingga siapa saja yang membacanya akan terbawa. Padahal kita sering lupa jika pembuat iklan tersebut juga bekerja. Bekerja dengan caranya sendiri, dengan apa yang bisa dilakukan.

            Dari iklan tersebut saya jadi teringat dengan celoteh teman saya beberapa waktu lalu, begini celotehnya kurang lebihnya, soalnya ingatan saya sudah mulai berkurang. Maklum sudah beristri. Dan bermimpi menambah istri lagi.

            “Mem-Branding sebuah produk atau usaha penting. Akan tetapi lebih penting adalah mem-Brangding diri sendiri”

            Ketika mendengarkan celotehnya saya hanya senyam-senyum. Dan dalam hati berujar.

            “Pantesan semua aktifitasmu tersiarkan semuanya, setiap detik berstatus di whatshapp, Facebook dan Twitter, Instragram, sehari tanpa berstatus seakan putus kehidupan ini”

            Saya mengetahui dengan jelas bagaimana kapasitas teman saya tersebut di dunia nyata sangat bertolak belakang sekali dengan di dunia maya. Seingat saya, selama saya berteman dengan teman saya di dunia nyata dan maya, hanya satu adegan yang tak pernah di jadikan status yaitu ketika bercinta, saya juga heran padahal bercinta itu ibadah dan dapat pahala pula jika dilakukan dengan suami istri yang sah, kok ndak di siarkan ya !!??

            “Pak…bapak kalau nulis mbok yo realistis ngono, sekarang semua orang itu ingin di akui, semua orang ingin dipandang pinter, merasa layak ketimbang yang lain, serba bisa. Jadi ketika sampean tak mengikuti Brangding-Mem-Branding, maka sampean itu kuno dan ketinggalan zaman,”

            Istri saya selalu datang dengan tiba-tiba dan dengan celetuknya yang berbeda. Saya mengamini apa yang barusan dikatakannya. Saya akan terasa asing dan aneh apabila tak mengikuti arus yang sedang berjalan saat ini. Biarlah, semua kembali ke diri masing-masing.

(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by NEOM

    Puisi-Puisi Puji Pistols

    • calendar_month Ming, 28 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Boneka Perca – Marina Tsvetaeva Di Elabuga kutemukan ia kepalanya pecah berdarah dekat karangan bunga ada tanda merah Musim dingan hanya angin tandang dan pulang Siapa mencipta suara senapan di tepian hutan? Di Elabuga pesona matamu dibekukan buku karam – bersalju – Rumah Tikar Hujan ’Februari 2013 Cerita Tentang “Cien Sonetos De Amor” – Kepada: […]

  • PCNU-PATI

    NU dan Nasionalisme Kebangsaan

    • calendar_month Sab, 13 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Di tengah arus gerakan formalisasi syariat Islam pada era reformasi, Nahdlatul Ulama (NU) yang kita kenal membuat ketetapan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan bentuk final dari sistem kebangsaan di negri ini. Hal ini, sebagaimana telah ditetapkan dalam Muktamar NU ke-31 di Boyolali dan Solo 2004 tentang tausyiah Muktamar di […]

  • Puncak Acara Haul Mbah Ronggo Kusumo Jatuh Kamis (10/10)

    Puncak Acara Haul Mbah Ronggo Kusumo Jatuh Kamis (10/10)

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Malam ini, Rabu (9/10) sedang berlangsung pengajian umum dan selawat bersama dalam rangka Haul Syekh Ronggo Kusumo. Haul yang sejatinya dilaksanakan setiap tanggal 10 Shafar dalam kalender hijriyah ini memperoleh antusiasme masyarakat luas. Memang tidak se ramai haul Syeh Ahmad Mutamakkin, namun tetap saja, ribuan warga tidak mau ketinggalan untuk turut hadir dalam agenda yang […]

  • Khitan Gratis, Program LAZISNU Kec Pucakwangi

    Khitan Gratis, Program LAZISNU Kec Pucakwangi

    • calendar_month Sen, 28 Jun 2021
    • account_circle admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

      Pati. Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, melalui NU Care meluncurkan program khitan gratis.   Program ini diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu.   Khitan gratis ini terealisasi berkat kerja sama Lazisnu Pucakwangi dengan Rumah Khitan As-Syifa Tegalwero, Pucakwangi.    Semenjak diluncurkan pada awal tahun ini, program tersebut […]

  • INISNU Gelar Pembinaan Karir Mahasiswa untuk Persiapan Kerja

    INISNU Gelar Pembinaan Karir Mahasiswa untuk Persiapan Kerja

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.263
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Temanggung — Dalam rangkaian kegiatan Yudisium, Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Karir Mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja, bertempat di Aula KBIHU Babussalam, Selasa (21/10/2025). Kegiatan pembinaan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Sofwan Setiawan, S.Pd.I. dan Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang […]

  • Karya Siswa DKV dan Multimedia SMK Cordova Dipamerkan

    Karya Siswa DKV dan Multimedia SMK Cordova Dipamerkan

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Ratusan karya siswa desain komunikasi visual (DKV) dan mutimedia, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Cordova, Margoyoso, Pati, dipamerkan di aula sekolahan setempat. Kegiatan ini mulai Rabu 9 November sampai dengan Jumat 11 November 2022. Pada pameran yang bertajuk Semangat Berkarya (Sekar) ini, ratusan karya siswa ditampilkan. Seperti film, fotografi, hingga merchandise. Ketua Jurusan DKV […]

expand_less