Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Begitulah Demi

Begitulah Demi

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 5 Jul 2023
  • visibility 115
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Saya berselancar di dunia maya dengan lihat lihat status di Whatsapp dan Reels di Instagram dan cuitan di Twitter dan pertanyaan Apa yang Anda Pikirkan di Facebook sambil menikmati secangkir kopi dalam sendirian dan keterasingan dari orang orang yang sibuk dengan ke si bukannya masing masing. Meja tempat saya ngopi hingga saat ini tak pernah ada yang menduduki, seakan sudah terpesan sebelumnya. Setiap kali saya datang ke tempat ini selalu saja kosong, tak berpenghuni, atau jangan jangan sengaja di siapkan buat saya menyendiri sambil mengamati hiruk pikuk hulu hilir orang-orang yang pada datang dengan berbagai macam rencana kepentingan.

Setelah beberapa jam saya berselancar di dunia maya tersebut saya menemukan sebuah status yang intinya apa yang di lakukan saat ini dan yang akan mendatang adalah semuanya demi rakyat, demi negara, demi bangsa, demi agama, dan demi demi yang lainnya. Saat saya melihat dan mengetahui ungkapan tersebut, dalam nalar saya berfikir begitu hebatnya orang tersebut seakan hidupnya, waktunya, tenaganya tercurah kan untuk orang lain, begitu mulia seperti pahlawan meski kesiangan.

Sedangkan saya sendiri semua apa yang saya jalani, saya lakukan hanya untuk diri sendiri, memikirkan apa yang terbaik buat diri saya sendiri, karir saya, kenikmatan dan kebahagiaan saya pribadi, egois memang tapi bagaimana lagi, saya baru mampu berbuat yang seperti itu.

Begitulah demi, kalimat sederhana yang seringkali dibuat senjata untuk menyakinkan orang banyak, guna untuk mengambil simpati dari sekian orang dengan bumbu-bumbu dalih yang teramat meyakinkan bagi siapa saja yang menderngarkannya. Akan tetapi bagaimana lagi beginilah yang terjadi dan begitulah demi yang semakin hari dengan bertambahnya bulan ungkapan tersebut sering diujarkan dan menjadi kalimat yang laris manis untuk mendapatkan simpati, empati, kepercayaan dari banyak orang.

“Mas…mas… kau menulis begini karena biar ada orang yang mau membaca celotehanmu dalam Parodi setiap hari Rabu, kalau diruntut disamakan kan sama saja dengan demi akan tetapi dengan maksud dan tujuan yang berbeda,”

Setelah mendengar apa yang dikatakan teman saya tersebut dan saya angan-angan dengan berfikir mendalam, ternyata ada benarnya juga. Saat ini, termasuk saya banyak yang berbusa-busa merasa paling sosial, paling perhatian di lingkungan, pemerhati apa saja dengan jargon semuanya itu demi kita semua, masalah kita semua, dan masalah lainnya. Akan tetapi yang seperti itu, malahan berlindung, mencari, memanfaatkan sebuah kalimat begitulah demi, dan pada pungkasnnya yaitu demikian dan sekian dan terima kasih.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haul Kyai Sahal Mahfudz dipadati Ribuan Jama’ah dari Berbagai Penjuru

    Haul Kyai Sahal Mahfudz dipadati Ribuan Jama’ah dari Berbagai Penjuru

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Kajen Pati–Selasa 13 Januari 2015 Dalam memperingati Haul Kyai Sahal yang pertama ribuan pengunjung memadati halaman Pesantren Maslakul Huda. Acara dimulai pukul 19.30 dengan di barengi hujan, tidak membuat para pengunjung mengurungkan niatnya untuk mengikuti acara tahlil haul pertama Kyai Sahal. Mereka berbondong-bondong untuk mendapatkan barokah. Tercatat ada lima ribu pengunjung yang memadati kediaman Kyai Sahal, […]

  • Peringati HSN dan Maulid Nabi, MWCNU Kayen Gelar Ngaji dan Sholawat

    Peringati HSN dan Maulid Nabi, MWCNU Kayen Gelar Ngaji dan Sholawat

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) menggelar Ngaji dan Sholat di Alun-alun Kayen, Jumat (21/10) malam. Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022 ini juga dimeriahkan 1.000 penerbang dari hadroh se-Kecamatan Kayen. “Ngaji dan Sholawat yang dimeriahkan 1.000 terbang ini memiliki tujuan Habblum Minallah dan Hablum Minannas,” ungkap Rois Syuriah […]

  • Eksistensi NU dalam Menjaga Nasionalisme Bangsa

    Eksistensi NU dalam Menjaga Nasionalisme Bangsa

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

     Oleh: Siswanto Nahdlatul Ulama (NU) sebagaimana yang kita ketahui merupakan organisasi sosial kemasyarakatan keagamaan terbebesar di Indonesia. Bahkan, ada yang mengatakan organisasi terbesar di dunia. Menurut Greg Fealy (2003), hadirnya NU sebagai organisasi sosial keagamaan yang mendorong lahirnya tatanan kehidupan bernegara yang berkeadaban. Selain sebagai organisasi terbesar di Indonesia, NU juga ikut bertanggungjawab untuk memberikan […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman ‘MataAirMata Merdeka’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (16/8).

    Sangkan Paran Kemerdekaan

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Suluk Maleman edisi ke- 164 yang digelar pada Sabtu (16/8) menjadi salah satu momen spesial. Pada momen yang bertepatan dengan malam tirakatan itu, masyarakat diajak memaknai kembali arti kemerdekaan. Penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin menyebut banyak pengertian kemerdekaan yang harus dimaknai ulang. Terlebih setelah memasuki usia ke 80 Republik Indonesia. “Seperti kita […]

  • NU Gembong Kehilangan 6 Tokoh Penting, MWC : Sulit Cari Gantinya

    NU Gembong Kehilangan 6 Tokoh Penting, MWC : Sulit Cari Gantinya

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Kantor MWC NU Gembong  GEMBONG – Tahun 2021 menjadi tahun duka bagi MWC NU Kecamatan Gembong. Pasalnya dalam paruh pertama tahun ini, NU Gembong telah kehilangan beberapa orang penting dalam organisasi sosial keagamaan ini.  Menurut keterangan K. Sholikhin, sedikitnya ada enam orang pengurus MWC dan Banom NU Gembong yang meninggal dunia selama 2021. Mulai dari […]

  • PCNU PATI - Hari Santri dan Bursa Jodoh. Photo by Mufid Majnun on Unsplash.

    Hari Santri dan Bursa Jodoh

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Hari Santri 22 Oktober adalah suatu ‘monumen’ perjuangan kalangan santri. Begitu luar biasanya jasa kaum sarungan ini kepada negeri, hingga harinya pun diperingati di jagad Indonesia bi washilati Keppres Nomor 22 Tahun 2015. Penulis sempat berfikir, adakah tujuan tersembunyi Pak Jokowi membuat Keppres itu? (Pembaca jangan su’udz dzon dulu). Ahaa… Sampai […]

expand_less