Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Alumni Haramain yang Membeli ‘Ijazah Haji’

Alumni Haramain yang Membeli ‘Ijazah Haji’

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 6 Jun 2024
  • visibility 847
  • comment 0 komentar

 

Maulana Karim Sholikhin*

Sebagian calon jama’ah haji Indonesia, telah menduduki kota Makkah. Jumlahnya pun tak main-main, tahun ini, 241 ribu kepala diberangkatkan ke tanah haramain. Itu baru lima persen dari jumlah total jama’ah haji seluruh dunia. Bisa dibayangkan betapa crowded-nya di sana.

Urusan ongkos pun tak bisa dibilang merakyat. Meski ‘hanya’ Rp 56 juta, nyatanya banyak muslimin Indonesia yang tidak kuasa membayarnya. Padahal, pemerintah sudah nyaris rugi bandar untuk memberi diskon ONH. Angka itu belum termasuk ongkos wara-wiri dan sangu, lhoh.

Berangkat dari sini, kita sadar bahwa ibadah haji memang ibadah yang melelahkan baik secara fisik, mental maupun finansial. Namun apakah ini menjadi alasan, bahwa semua alumni haramain wajib bergelar “haji” atau “hajjah” seperti yang menjadi tradisi kita.

Bahkan ada sebagian dari mereka (alumni haramain) yang manyun jika tidak diberi embel-embel “haji” atau “hajjah”. Rata-rata dalihnya adalah soal biaya. Sudah bayar mahal-mahal masak nggak dipanggil “haji”.

Benar memang gelar “haji” bisa menambah ‘damage’ di tengah Masyarakat. Namun jika alasannya hanya sebatas gengsi, penulis berani sejajarkan mereka dengan orang-orang rendahan yang membeli ijazah akademik biar kelihatan mentereng. Bedanya, mereka membeli ‘ijazah haji’. Tragis, bukan?

Pesan pamungkas! Pemberian label haji bukanlah keputusan tepat untuk kepentingan spiritual alumni haramain. Sebab, hal itu jelas bisa menyuburkan benih-benih riya dalam diri manusia. Toh apapun gelar kita—mau haji, mau raden, pangeran, professor, doktor—titel terakhir kita adalah Alm. Wallahu a’lam.

*Penulis adalah sekretaris LTN-NU Kabupaten Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Takbir Keliling Mini Semarakkan Malam Idul Adha di Gembong

    Takbir Keliling Mini Semarakkan Malam Idul Adha di Gembong

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

    GEMBONG-Jalan Raya Pati Gembong Km. 13 Ngembes mengalami kemacetan. Hal ini dikarenakan ratusan orang turun ke jalan utama yang menghubungkan Pati, Gembong dan Muria tersebut. Beberapa kendaraan terpaksa berjalan pelan mengikuti alur masyarakat yang tumplek blek di jalan. Bahkan saking padatnya, beberapa personil kepolisian juga diterjunkan untuk mengatur lalu lintas. Peserta takbir keliling mini Dukuh […]

  • Puisi Puisi Pulo Lasman Simanjuntak. Photo by Rima Kruciene On Usplash.

    Puisi Puisi Pulo Lasman Simanjuntak

    • calendar_month Ming, 31 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

      JANIN REMBULAN janinnya lahir dari pecahan rahim rembulan pada malam mencemaskan bahkan darahnya mengalir ganjil menyusuri mataair bermuara pada sebuah gua rahasia teramat dalam disimpan sekian waktu ada jarak keras sampai angin dinihari berlalu ke sana dimulai titik perzinahan sungguh menjijikkan, katamu mengurai dua musim menguliti tubuhnya tanpa warna obat di meja operasi berbayar […]

  • Rakerdin Zona 9 di Rembang, Ini Pesan Fakhrudin Karmani

    Rakerdin Zona 9 di Rembang, Ini Pesan Fakhrudin Karmani

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Rembang – Bertempat di Gedung Haji Kabupaten Rembang, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Zona 9 yang terdiri atas LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Pati, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Blora, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Rembang, dan LP. […]

  • Semar dan Agama Kapitayan : Religiusitas Leluhur Nusantara

    Semar dan Agama Kapitayan : Religiusitas Leluhur Nusantara

    • calendar_month Sab, 30 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 1.641
    • 0Komentar

    Oleh : Aditiya Tri Utami* Ilustrasi Semar Badranaya (sumber : islamindonesia.id) Beragama bagi orang nusantara erat kaitannya dengan ibadah dan ritual mistik. Orang-orang nusantara pra-Hindu meyakini bahwa setelah kematian jiwa aka nada kehidupan yang kekal di alam ruh. Bagi orang jawa kuno, keyakinan ini tidak lain merupakan agama jawa asli. Mereka percaya bahwa jenazah yang […]

  • Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

    Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

    • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 618
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Magelang – Bertempat di SMP Ma’arif Grabag, Kabupaten Magelang, Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) perlu terjun ke dunia politik. “Jadi tidak semuanya harus berkiprah di dunia pendidikan, entah jadi guru, dosen, peneliti, tapi sahabat-sahabati semua perlu ada yang terjun ke […]

  • PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 554
    • 0Komentar

    PATI-Perlunya koordinasi hingga akar rumput, memaksa NU harus memiliki corong-corong hingga ke tingkat desa. Hal ini sangat penting sebagai media penyaluran informasi baik dari atas ke bawah (up-down) maupun dari bawah ke atas (buttom-up). Sebenarnya, secara organisasi, NU sudah didesain untuk menembus level ini. Keberadaan Pengurus Ranting NU sebagai strata organisasi NU yang bersentuhan langsung […]

expand_less