Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Alumni Haramain yang Membeli ‘Ijazah Haji’

Alumni Haramain yang Membeli ‘Ijazah Haji’

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 6 Jun 2024
  • visibility 1.017
  • comment 0 komentar

 

Maulana Karim Sholikhin*

Sebagian calon jama’ah haji Indonesia, telah menduduki kota Makkah. Jumlahnya pun tak main-main, tahun ini, 241 ribu kepala diberangkatkan ke tanah haramain. Itu baru lima persen dari jumlah total jama’ah haji seluruh dunia. Bisa dibayangkan betapa crowded-nya di sana.

Urusan ongkos pun tak bisa dibilang merakyat. Meski ‘hanya’ Rp 56 juta, nyatanya banyak muslimin Indonesia yang tidak kuasa membayarnya. Padahal, pemerintah sudah nyaris rugi bandar untuk memberi diskon ONH. Angka itu belum termasuk ongkos wara-wiri dan sangu, lhoh.

Berangkat dari sini, kita sadar bahwa ibadah haji memang ibadah yang melelahkan baik secara fisik, mental maupun finansial. Namun apakah ini menjadi alasan, bahwa semua alumni haramain wajib bergelar “haji” atau “hajjah” seperti yang menjadi tradisi kita.

Bahkan ada sebagian dari mereka (alumni haramain) yang manyun jika tidak diberi embel-embel “haji” atau “hajjah”. Rata-rata dalihnya adalah soal biaya. Sudah bayar mahal-mahal masak nggak dipanggil “haji”.

Benar memang gelar “haji” bisa menambah ‘damage’ di tengah Masyarakat. Namun jika alasannya hanya sebatas gengsi, penulis berani sejajarkan mereka dengan orang-orang rendahan yang membeli ijazah akademik biar kelihatan mentereng. Bedanya, mereka membeli ‘ijazah haji’. Tragis, bukan?

Pesan pamungkas! Pemberian label haji bukanlah keputusan tepat untuk kepentingan spiritual alumni haramain. Sebab, hal itu jelas bisa menyuburkan benih-benih riya dalam diri manusia. Toh apapun gelar kita—mau haji, mau raden, pangeran, professor, doktor—titel terakhir kita adalah Alm. Wallahu a’lam.

*Penulis adalah sekretaris LTN-NU Kabupaten Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haul Kiai Syatibi, Gus Ghofur Semangati Santri

    Haul Kiai Syatibi, Gus Ghofur Semangati Santri

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 727
    • 0Komentar

    TRANGKIL-Haul ke-26 KH. Syatibi Umar Syahid di Desa Kadilangu, Trangkil berlangaung meriah. Festival rebana, gema aelawat hingga pengajian umum mewarnai acara yang dilaksanakan pada Jumat (27/9) hingga Sabtu (28/9) malam. Festival rebana yang digelar merupakan langkah untuk menjaga eksistensi rebana itu sendiri. Seperti diketahui bersama, bahwa minat pemuda untuk memainkan alat musik tradisional khususnya rebana […]

  • Lesbumi PCNU Pati Gelar Ngaji Budaya di Pasucen

    Lesbumi PCNU Pati Gelar Ngaji Budaya di Pasucen

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 508
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Kabupaten Pati berkerjasama dengan Jemaah Langgar Makam Mbah Wiro Padi Pasucen menggelar acara Ngaji Budaya bertajuk “Jawa Njawani, Lesbumi Ngrukti”. Acara yang berlangsung di halaman Langgar Makam Mbah Wiro Padi, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, pada Ahad (21/9/2025) malam itu digelar dalam rangka memperingati Maulid […]

  • Tanggung Jawab Kiai Pesantren

    Tanggung Jawab Kiai Pesantren

    • calendar_month Jum, 20 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 690
    • 0Komentar

    KH. M. Aniq Muhammadun, Rais Syuriyah PBNU dalam acara halal bi halal yang diselenggarakan RMI-NU Pati (Kamis, 19 Mei 2022) di IPMAFA Pati menjelaskan tanggungjawab kiai pesantren. Pertama, aktif mengaji Kiai harus mengaji kepara para santri. Kiai yang mampu mengaji adalah kiai yang mempunyai kapasitas keilmuan memadai sehingga mampu menjelaskan kandungan al-Qur’an-hadis yang ada dalam […]

  • PTM Madrasah Tertunda Lagi

    PTM Madrasah Tertunda Lagi

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

      Ilustrasi PTM di madrasah (sumber : NU Online) PATI – Keinginan Madrasah di Kabupaten Pati untuk kembali melangsungkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tampaknya harus ditunda terlebih dahulu. Pasalnya Bupati Pati Haryanto mengaku belum memberikan izin kepada madrasah yang ada di wilayahnya untuk menggelar uji coba atau simulasi (PTM).  Menanggapi hal tersebut, Ketua Pimpinan Cabang […]

  • Pendidikan Politik Ala Gus Dur

    Pendidikan Politik Ala Gus Dur

    • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 596
    • 0Komentar

     Oleh: Siswanto* KH Abdurrohman Wahid yang sering kita kenal dengan panggilan akrabnya Gus Dur merupakan sosok guru besar bangsa, nasionalis, humoris, dan merakyat. Gus Dur juga terkenal sebagai sosok budayawan dan cendekiawan rakyat yang pemekiran dan sikapnya menunjukkan kepada kepedulian terhadap nasib rakyat di tengah dinamika pembangunan nasional. Selain itu juga Gus Dur terkenal dengan […]

  • Jelang HSN 2025, Fatayat NU Pati Gelar Jemparingan Bareng

    Jelang HSN 2025, Fatayat NU Pati Gelar Jemparingan Bareng

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Pati – PC Fatayat NU Pati mempunyai cara unik untuk memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN). Mereka menggelar Jemparingan bareng di Lapangan Perpatri, Taman Kota Kalidoro Pati, Sabtu (11/10/2025). Seratusan peserta mengikuti kegiatan yang terhitung baru bagi PC Fatayat NU ini. Mereka tampak antusias dan berusaha memanah target yang telah disiapkan dengan ceria. Ketua PC Fatayat […]

expand_less