Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Alumni Haramain yang Membeli ‘Ijazah Haji’

Alumni Haramain yang Membeli ‘Ijazah Haji’

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 6 Jun 2024
  • visibility 885
  • comment 0 komentar

 

Maulana Karim Sholikhin*

Sebagian calon jama’ah haji Indonesia, telah menduduki kota Makkah. Jumlahnya pun tak main-main, tahun ini, 241 ribu kepala diberangkatkan ke tanah haramain. Itu baru lima persen dari jumlah total jama’ah haji seluruh dunia. Bisa dibayangkan betapa crowded-nya di sana.

Urusan ongkos pun tak bisa dibilang merakyat. Meski ‘hanya’ Rp 56 juta, nyatanya banyak muslimin Indonesia yang tidak kuasa membayarnya. Padahal, pemerintah sudah nyaris rugi bandar untuk memberi diskon ONH. Angka itu belum termasuk ongkos wara-wiri dan sangu, lhoh.

Berangkat dari sini, kita sadar bahwa ibadah haji memang ibadah yang melelahkan baik secara fisik, mental maupun finansial. Namun apakah ini menjadi alasan, bahwa semua alumni haramain wajib bergelar “haji” atau “hajjah” seperti yang menjadi tradisi kita.

Bahkan ada sebagian dari mereka (alumni haramain) yang manyun jika tidak diberi embel-embel “haji” atau “hajjah”. Rata-rata dalihnya adalah soal biaya. Sudah bayar mahal-mahal masak nggak dipanggil “haji”.

Benar memang gelar “haji” bisa menambah ‘damage’ di tengah Masyarakat. Namun jika alasannya hanya sebatas gengsi, penulis berani sejajarkan mereka dengan orang-orang rendahan yang membeli ijazah akademik biar kelihatan mentereng. Bedanya, mereka membeli ‘ijazah haji’. Tragis, bukan?

Pesan pamungkas! Pemberian label haji bukanlah keputusan tepat untuk kepentingan spiritual alumni haramain. Sebab, hal itu jelas bisa menyuburkan benih-benih riya dalam diri manusia. Toh apapun gelar kita—mau haji, mau raden, pangeran, professor, doktor—titel terakhir kita adalah Alm. Wallahu a’lam.

*Penulis adalah sekretaris LTN-NU Kabupaten Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LTN NU Temanggung Perkuat Dakwah Digital dan Literasi untuk Hadapi Arus Opini Negatif

    LTN NU Temanggung Perkuat Dakwah Digital dan Literasi untuk Hadapi Arus Opini Negatif

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12.297
    • 0Komentar

      TEMANGGUNG — Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) PCNU Kabupaten Temanggung menggelar kegiatan Halal Bihalal Media Gathering Media NU Vol. 3 pada Jumat (1/5/2026) di Gedung PCNU Temanggung. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi pegiat media NU sekaligus penguatan strategi dakwah digital di tengah derasnya arus informasi media sosial. Ketua LTN NU Temanggung, […]

  • PCNU-PATI

    PAC IPNU IPPNU se-Kawedanan Juwana Kompak Rayakan Harlah Bersama

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- TRANGKIL – PAC IPNU IPPNU se-Kawedanan Juwana, meliputi Trangkil, Wedarijaksa, Juwana, dan Batangan kompak mengadakan peringatan Harlah IPNU ke-69 dan Harlah IPPNU ke-68 bersama. Kegiatan dipusatkan di Pondok Tahfidz Darul Hikmah Usmaniyyah Kertomulyo, Trangkil, Pati, pada Minggu (5/3/2023). Acara dimulai dengan pemotongan tumpeng dan sarasehan bersama alumni pada siang hingga sore hari. Kemudian dilanjut […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Ciptakan Cat Pelapis Anti-Korosi dari Limbah Lokal

    Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Ciptakan Cat Pelapis Anti-Korosi dari Limbah Lokal

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 650
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Tim riset Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, yang terdiri atas Alief Fachriza Sulistyo (XII A), Muhamad Agus Zakki (XII A), dan Azza Man Tasya (XII F), berhasil menciptakan cat pelapis anti-korosi ramah lingkungan yang diberi nama “Greencoat”. Bahkan berkat inovasi itu mereka berhasil meraih juara 3 dalam kompetisi NIPRO […]

  • PCNU-PATI

    Dalam Mihrab Cinta

    • calendar_month Ming, 13 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Syamsul, pemuda 20 tahun-an yang bertekad menuntut ilmu di sebuah pesantren di Kediri, meninggalkan kehidupannya yang cukup nyaman. Di pesantren tersebut, ia bertemu dengan Zizi, putri pemilik pesantren yang pernah ditolongnya. Suatu ketika, Syamsul terusir dari pesantren karena dituduh mencuri akibat fitnah sahabatnya sendiri, Burhan. Keluarganya sendiri pun tidak mempercayainya. Hal ini membuat Syamsul akhirnya […]

  • PCNU Pati selenggarakan Muskercab

    PCNU Pati selenggarakan Muskercab

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2014
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    PCNU PATI (26/6/14). Dalam sejarah yang panjang dan monumental, NU memiliki catatan-catatan historiografis. Dengan massa organisasi yang tersebar di berbagai wilayah, NU memiliki agenda strategis untuk membantu bangsa ini keluar dari keterpurukan dan kemiskinan. Nahdlatul Ulama merupakan sebuah organisasi keagamaan  dibentuk oleh masyarakat tetapi  dalam melaksanakan pengabdian ke masyarakat harus bekerja sama dengan semua pihak […]

  • Halaqoh dengan Rais ‘Am PBNU

    Halaqoh dengan Rais ‘Am PBNU

    • calendar_month Kam, 7 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati mengadakan halaqoh Nahdliyah bersama Rais Am PBNU KH Ma’ruf Amin di Safin Hotel Pati, Selasa malam (5/12). Kemarin. KH Ma’ruf Amin menjelaskan beberapa agenda penting Nahdlatul Ulama  ke depan.  PBNU melakukan revitalisasi dengan membuat pedoman standar  organisasi yang baik. Disamping itu, PBNU akan terus monitoring dan evaluasi (monev)  […]

expand_less