Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Alumni Haramain yang Membeli ‘Ijazah Haji’

Alumni Haramain yang Membeli ‘Ijazah Haji’

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 6 Jun 2024
  • visibility 994
  • comment 0 komentar

 

Maulana Karim Sholikhin*

Sebagian calon jama’ah haji Indonesia, telah menduduki kota Makkah. Jumlahnya pun tak main-main, tahun ini, 241 ribu kepala diberangkatkan ke tanah haramain. Itu baru lima persen dari jumlah total jama’ah haji seluruh dunia. Bisa dibayangkan betapa crowded-nya di sana.

Urusan ongkos pun tak bisa dibilang merakyat. Meski ‘hanya’ Rp 56 juta, nyatanya banyak muslimin Indonesia yang tidak kuasa membayarnya. Padahal, pemerintah sudah nyaris rugi bandar untuk memberi diskon ONH. Angka itu belum termasuk ongkos wara-wiri dan sangu, lhoh.

Berangkat dari sini, kita sadar bahwa ibadah haji memang ibadah yang melelahkan baik secara fisik, mental maupun finansial. Namun apakah ini menjadi alasan, bahwa semua alumni haramain wajib bergelar “haji” atau “hajjah” seperti yang menjadi tradisi kita.

Bahkan ada sebagian dari mereka (alumni haramain) yang manyun jika tidak diberi embel-embel “haji” atau “hajjah”. Rata-rata dalihnya adalah soal biaya. Sudah bayar mahal-mahal masak nggak dipanggil “haji”.

Benar memang gelar “haji” bisa menambah ‘damage’ di tengah Masyarakat. Namun jika alasannya hanya sebatas gengsi, penulis berani sejajarkan mereka dengan orang-orang rendahan yang membeli ijazah akademik biar kelihatan mentereng. Bedanya, mereka membeli ‘ijazah haji’. Tragis, bukan?

Pesan pamungkas! Pemberian label haji bukanlah keputusan tepat untuk kepentingan spiritual alumni haramain. Sebab, hal itu jelas bisa menyuburkan benih-benih riya dalam diri manusia. Toh apapun gelar kita—mau haji, mau raden, pangeran, professor, doktor—titel terakhir kita adalah Alm. Wallahu a’lam.

*Penulis adalah sekretaris LTN-NU Kabupaten Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Kiai Munadi dan Kiai Nabhan Kembali Pimpin NU Wedarijaksa

    • calendar_month Kam, 6 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Pati, 05/10/2022. Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Wedarijaksa menggelar Konferensi Anak Cabang untuk memilih Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah. Hadir 21 Ranting se-Kecamatan Wedarijaksa dalam Konferensi yang digelar di Gedung NU Wedarijaksa (2/10/2022). Sebelum pemilihan digelar sidang komisi untuk pembahasan Tata tertib dan program lima tahun kedepan. Tujuan penyelenggaraan Konferensi dalam rangka pemilihan Rois Syuriyah […]

  • PCNU-PATI

    Empat Ibu Pengajian

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Empat ibu pengajian duduk sambil ngerumpi. Mereka sedang asyik saling membangga-banggakan anaknya masing-masing. Ibu pertama berkata, “Tahu tidak, anak saya sekarang sudah jadi ustad. Kalau dia masuk ruangan, orang akan menyapa, ‘Assalamu’alaikum, selamat pagi, Ustad.’” Tak mau ketinggalan ibu kedua berkata, “Yah baru ustad, anak saya adalah seorang kyai. Orang-orang […]

  • Pertemuan Alumni PKPNU Angkatan 1 Sekaligus Penyerahan Sertifikat

    Pertemuan Alumni PKPNU Angkatan 1 Sekaligus Penyerahan Sertifikat

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Kabar NU. Sabtu 6 Juni 2015, bertempat di Gedung PCNU Lt 3, telah berlangsung acara temu alumni Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama angkatan 1 (PKPNU).  Dalam acara tersebut di hadiri oleh Rois Syuriah PCNU Pati KH. M. Aniq Muhammadun, Ketua Tanfidziyah PCNU Pati Drs. Ali Munfaat, Mpd, dan Wakil Ketua Tanfdizyah Dr. Jamal Makmur  Asmani, […]

  • PCNU-PATI

    Ketakwaan: Puncak Puasa Sebenarnya

    • calendar_month Ming, 7 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Mengapa puasa Ramadan penting? Ya, saya kira ini pertanyaan yang sering muncul di setiap Ramadan. Sebenarnya, puasa Ramadan ini hanya menjadi bagian dari alat, metode, atau cara umat Islam menuju ketakwaan. Kita bisa simak Surat QS Al-Baqarah 183 yang artinya “Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang […]

  • PCNU-PATI Photo by Pawel Czerwinski

    Pernikahan Kritis Part 2

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Najila segera menegakkan punggung. Baru pukul setengah tiga dini hari. Para santri Al-Mukmin pasti sudah banyak yang bangun jam segini. Ada yang mengerjakan tugas kuliah, tahajud, atau melakukan hal lain. Dia juga harus bergegas, mengenyahkan rasa malas. Jika terus-terusan memeluk guling seperti ini, hanya akan membuatnya terjebak oleh rasa sedih berkepanjangan. […]

  • Dapur Ndalem Mbah Kiai Abdullah Zein Salam

    Cerita Lucu dan Unik Dua Abdi Ndalem Mbah Sah

    • calendar_month Sab, 6 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Oleh : Sahal Japara  Peringatan Haul Syekh Mutamakkin Kajen (Suronan) bagi santri Kajen biasanya menjadi ajang pertemuan Alumni. Dalam pertemuan Alumni, selain kangen-kangenan, biasanya akan ada cerita-cerita kenangan waktu mondok. Pagi ini saya akan menceritakan kisah lucu dan unik Abdi Ndalem Mbah Sah/Ibunyai Hafshah/Aisyah Abdullah Salam, gara-gara ketemu dan njagong di sela-sela acara Khotmil Qur’an […]

expand_less