Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Alumni Haramain yang Membeli ‘Ijazah Haji’

Alumni Haramain yang Membeli ‘Ijazah Haji’

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 6 Jun 2024
  • visibility 1.016
  • comment 0 komentar

 

Maulana Karim Sholikhin*

Sebagian calon jama’ah haji Indonesia, telah menduduki kota Makkah. Jumlahnya pun tak main-main, tahun ini, 241 ribu kepala diberangkatkan ke tanah haramain. Itu baru lima persen dari jumlah total jama’ah haji seluruh dunia. Bisa dibayangkan betapa crowded-nya di sana.

Urusan ongkos pun tak bisa dibilang merakyat. Meski ‘hanya’ Rp 56 juta, nyatanya banyak muslimin Indonesia yang tidak kuasa membayarnya. Padahal, pemerintah sudah nyaris rugi bandar untuk memberi diskon ONH. Angka itu belum termasuk ongkos wara-wiri dan sangu, lhoh.

Berangkat dari sini, kita sadar bahwa ibadah haji memang ibadah yang melelahkan baik secara fisik, mental maupun finansial. Namun apakah ini menjadi alasan, bahwa semua alumni haramain wajib bergelar “haji” atau “hajjah” seperti yang menjadi tradisi kita.

Bahkan ada sebagian dari mereka (alumni haramain) yang manyun jika tidak diberi embel-embel “haji” atau “hajjah”. Rata-rata dalihnya adalah soal biaya. Sudah bayar mahal-mahal masak nggak dipanggil “haji”.

Benar memang gelar “haji” bisa menambah ‘damage’ di tengah Masyarakat. Namun jika alasannya hanya sebatas gengsi, penulis berani sejajarkan mereka dengan orang-orang rendahan yang membeli ijazah akademik biar kelihatan mentereng. Bedanya, mereka membeli ‘ijazah haji’. Tragis, bukan?

Pesan pamungkas! Pemberian label haji bukanlah keputusan tepat untuk kepentingan spiritual alumni haramain. Sebab, hal itu jelas bisa menyuburkan benih-benih riya dalam diri manusia. Toh apapun gelar kita—mau haji, mau raden, pangeran, professor, doktor—titel terakhir kita adalah Alm. Wallahu a’lam.

*Penulis adalah sekretaris LTN-NU Kabupaten Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by 0fjd125gk87

    Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Literasi

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Di era masyarakat informasi, kegiatan membaca menjadi modal penting untuk bersaing secara global. Pasalnya, informasi sudah menjadi aset penting. Siapa yang menguasai informasi, maka dunia ada dalam genggamannya. Sementara mereka yang tidak menguasai informasi akan semakin jauh tertinggal dalam belenggu keterpurukan. Maka, informasi menjadi sebuah kekuatan besar bagi siapa yang menguasainya. Sebaliknya, […]

  • Ilustrasi, Dari Membaca ke Karya - PCNU PATI. Photo by Min An on Pexels

    Dari Membaca Ke Karya

    • calendar_month Jum, 8 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Mencipta sebuah karya yang mesti disiapkan adalah banyak membaca. Membaca buku, koran, majalah, status dimedia sosial sampai membaca kondisi atau keadaan yang tengah terjadi. Karena membaca adalah modal utama dalam menciptakan sebuah karya. Semakin banyak bacaan; maka semakin banyak kosa kata. Sehingga akan memudahkan kita untuk merangkai kalimat hingga menjadi rentetan paragraf utuh dalam karya […]

  • Semarak Pesantren Ramadhan di MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah Pati, Integrasikan Kurikulum Madrasah dan Pondok

    Semarak Pesantren Ramadhan di MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah Pati, Integrasikan Kurikulum Madrasah dan Pondok

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.189
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id — Nuansa religius menyelimuti lingkungan MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Madrasah yang terintegrasi dengan Pondok Pesantren Bunyanun Marshush ini kembali menggelar program Pesantren Ramadhan dengan konsep pembinaan penuh selama 24 jam. ​Program ini mengusung visi mendalam: menyatukan aktivitas akademik madrasah dan spiritualitas pesantren dalam satu napas […]

  • Kolom Ramadan Tanpa Honor

    Kolom Ramadan Tanpa Honor

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan 1445 H lalu, saya berkomitmen menulis artikel sebulan penuh di pcnupati.or.id. Terlaksakanah? Ya, terlaksana. Anda bisa cek sendiri di Kolom Ramadan. Pada Ramadan 1446 H tahun 2025 ini, saya kembali lagi berkomitmen menulis artikel di rubrik Kolom Ramadan. Tanpa honor. Tanpa gaji. La kok iso piye kuwi leh? Ya iso lah. […]

  • Fatayat NU Tayu Juara 1 Cooking Video Competition Tingkat Jateng

    Fatayat NU Tayu Juara 1 Cooking Video Competition Tingkat Jateng

    • calendar_month Ming, 11 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    SEMARANG – Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Tengah baru saja menghelat kompetisi untuk para pemudi NU. Tak main-main, dalam ajang yang dipungkasi 5 Desember kemarin, Fatayat NU Jateng belerjasama dengan Unicef. “Kami menggelar Cooking Video Competition MP-ASI Halal Gizi Seimbang sebagai Strategi Pencegahan Stunting pada Anak, dan diikuti oleh delegasi dari PAC dan PR […]

  • Pemkab Pati Harapkan Peran Pelajar NU dalam Pembangunan Daerah

    Pemkab Pati Harapkan Peran Pelajar NU dalam Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sab, 28 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Ahmad Kharis (asisten Sekda bagian Kesra) mewakili Bupati Pati, memberikan sambutan dalam pembukaan Konfercab IPNU IPPNU Pati. PATI – Peran PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati sangat dibutuhkan dalam mengahadapi permasalahan bangsa, utamanya terkait merosotnya moral dan nasionalisme generasi muda. Hal ini disampaikan oleh Ahmad kharis saat mewakili Bupati Pati dalam pembukaan Konfercab PC IPNU IPPNU […]

expand_less