Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Membaca Surat Cinta Emha Ainun Najib

Membaca Surat Cinta Emha Ainun Najib

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 5 Des 2015
  • visibility 429
  • comment 0 komentar

Muhammad SAW diutus ke dunia untuk menyempurnakan budi pekerti manusia. Lewat pribadi dan sikap yang menawan Muhammad berhasil menyampaikan risalah dari Tuhannya dengan damai. Selain seorang nabi, ia adalah pemimpin yang bijaksana, pengatur strategi perang yang handal, politikus sejati, pebisnis yang sukses dan sebagainya. Sampai-sampai dalam bukunya 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia pembaca menyelami hakikat cinta kepada Muhammad SAW.
            “Kami mengirim shalawat kepadamu seperti yang dianjurkan Allah—karena Dia sendiri beserta malaikat-Nya juga memberikan shalawat kepadamu. Namun, pada umumnya itu hanya karena kami membutuhkan keselamatan diri kami sendiri. Sesungguhnya kami belum mencapai mutu kepribadian yang mencukupi untuk disebut sebagai sahabatmu, Muhammad. Kami mencintaimu, tetapi kami belum benar-benar mengikutimu. Kami masiih takut dan terus menerus bergantung padakekuasaan-kekuasaan kecil di sekitar kami. Kami kecut kepada atasan. Kami menunduk kepada benda-benda. Kami bersujud kepada uang, dan begitu banyak hal yang picisan (hlm 30).
            Keresahan Emha yang mendasari semua esai dalam buku setebal 503 halaman ini. Berapa banyak peringatan maulid Kanjeng Nabi Muhammad dilaksanakan, berapa ribu majlis shalawat diagendakan, tetapi masih seringkali belum membuat perubahan baik persoanal ataupun sosial kepada pelakunya. Tindakan Muhammad belum sepenuhnya diteladani, bahkan separuh pun belum atau malah sama sekali belum dilaksanakan. Yang suka menyakiti tetangga dengan lisannya masih saja menyakiti, yang suka membicarakan aib orang lain masih saja berbicara, yang suka memakan hak orang lain masih saja memakan, yang suka melawan suami masih saja melawan, yang suka menyakiti istri masih saja menyakiti dan sebagainya. Hal inilah yang membuat kegelisahan batin Emha dan mendorongnya untuk menulis surat yang berupa esai dengan empat sub judul di dalamnya.
             Surat pertama ihwal “The Philosophy of Angop” bahwa cinta itu harus berupa tindakan yang memberi pengaruh positif pada ranah sosial, baik itu berupa tindakan amar makrufataupun nahi mungkar. “Apa yang kau lakukan terhadap begitu banyaknya pencatutan  dan korupsi? Apa yang kau perbuat atas menderasnya penyalahgunaan kekuasaan di hampir segaa lapisan? Apa yang kau lakukan terhadap masalah ketidakadilan politik dan ekonomi, masalah penggusuran, penyelewengan hukum, dan bertumpuk-tumpuknya manipulasi atas nilai-nilai Tuhanmu?” (hlm 99)
            Kiai Mbeling ini menunjukkan bahwa perwujudan cinta kepada Kanjeng Nabi itu bermakna rasa belas kasih terhadap sesama. Membuat kesadaran kolektif untuk menuju ridlo Tuhan. Berusaha meraih kebahagian hidup bersama dengan jalan cinta.
            Surat kedua ihwal “The Nation of Jathilan” bahwa cinta itu berupa seni dan budaya. Manusia moderen memasuki proses teknologisasi kebudayaan, yakni arah menjauh dari alam, kemudian menciptakan peluang-peluang khusus untuk kembali ke alam. Kembali dengan Tuhan. Artinya jika manusia tahu bahwa segala sesuatu produk (alam, seni dan budaya) hakikatnya ciptaan Tuhan maka jalan seni dan budaya tersebut bisa menjadi wasilah mendekatkan diri dengan Tuhan dan Kanjeng Nabi.
            Surat ketiga ihwal Rahasia Air Mata Bang Ali: Masalah-Masalah Politik dan Ekonomi. “Sesungguhnya pula, jika Anda memasuki hakikat realitas dunia perpolitikan—dalam konteks sempitnya maupun konteks luasnya—pandangan mata Anda insya Allah akan bergelimangan “egomania”. Lantas Anda juga akan merasakan tergetar apabila menyaksikan betapa batu cadas “egomania” itu dikonstruksikan dengan pilar-pilar kekuasaan politik, fundamental-fundamental beton kekuasaan, dan dinding-dinding tebal kulturalisme dan “birokratisme” (hlm 262).
            Jika politik tidak didasari rasa cinta hanya akan memuat kekuasaan berdasarkan ke-ego-an yang berdiri di atas kepentingan-kepentingan tanpa adanya muatan kebenaran. Dari benturan kepentingan-kepentingan inilah yang akan membuat sebuah bencana dalam sebuah tatanan negara yang sudah pasti akan berpengaruh pada sektor ekonomi. Ekonomi goyah maka hubungan dengan Tuhan pun akan terganggu.
            Puncak dari segala rasa cinta terdapat dalam tindakan, laku, dan ikhtiar  “Mengendarai” Al-Quran, Melintasi Tujuh Langit. Di mana seorang pecinta mengalami tahapan-tahapan untuk mencapai sebuah kesempurnaan cinta. “ manusia, semua hamba Allah, melakukan perjalanan yang panjang dan sakit, untuk mutu kehidupannya sehingga mendekat kepada-Nya dan mengislamkan—ini artinya jumbh dengan-Nya. Karena hakikat makhluk sesungguhnya adalah tiada, hanya Allah yang sungguh-sungguh ada, sungguh-sungguh telah ada, akan ada, dan kekal ada (hlm 407).
            Lewat buku Surat Kepada Kanjeng Nabi edisi kedua ini, Budayawan nyentrik asal Yogya mengajak pembaca untuk mencintai Kanjeng Nabi secara “sungguh-sungguh”, dan mencintai dengan cara “sesungguhnya”. Dalam arti, mengintropeksi diri menjadi pecinta sejati yang pantas mencinta dan dicintai oleh Muhammad berserta Tuhannya.
           
Judul              : Surat Kepada Kanjeng Nabi
Penulis             : Emha Ainun Nadjib
Penerbit           : Mizan Pustaka, Bandung
Cetakan           : Pertama, Juni 2015 (edisi kedua)
Tebal               : 503 halaman
Peresensi        : Mirza Sastroatmodjo, Pesyair, Mahasiswa Universitas Ahmad   Dahlan Yoyakarta
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren

    Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren

    • calendar_month Jum, 5 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Pati. Serangkaian acara kegiatan Konferensi Cabang IPNU dan IPPNU salah satunya yaitu bedah buku bertajuk Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren, dengan menghadirkan dua narasumber Abdullah Hamid Pengurus IPNU Wilayah Jawa Tengah dan Farid Abbad Sekretari Lakpesdam NU Pati, 29/4 kemarin. Sudah tak diragukan lagi bahwa pesantren memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan. Apalagi dilihat secara […]

  • ‎Inisnu Jalin Kerjasama dengan Tezpur Collage India dan Seminar Internasional

    ‎Inisnu Jalin Kerjasama dengan Tezpur Collage India dan Seminar Internasional

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.627
    • 0Komentar

    ‎ ‎Semarang – Bertempat di Universitas Darul Ulum Islamic Center Sudirman (GUPPI) Undaris Semarang, Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung bersama 8 perguruan tinggi lain di Jateng dan DIY melakukan kerjasama ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) pada Kamis (12/2/2026). ‎ ‎MoU diteken oleh Rektor Inisnu Temanggung Dr. Hamidulloh […]

  • PCNU-PATI

    7 Siswa Pati Borong Medali di Thailand

    • calendar_month Sen, 29 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – kabar membanggakan datang dari Bangkok, Thailand. Pasalnya, sebanyak tujuh bocah asal Pati, Jawa Tengah sukses berkompetisi dalam olimpiade matematika tingkat Internasional, TIMO (Thailand International Mathematical Olympaid), Sabtu (27/4). “Alhamdulillah, kompetisinya sudah berlangsung Sabtu (27/4) dan pengumumannya Ahad (28/4) siang,” ungkap Ali Syarifuddin, Direktur Lembaga Pendidikan Senyum Cerdas Nusantara (SCN) yang menjadi promotor ke […]

  • Ketua dan Sekretaris LP Ma`arif NU Jateng Hadiri Undangan Konferensi Internasional di Cina

    Ketua dan Sekretaris LP Ma`arif NU Jateng Hadiri Undangan Konferensi Internasional di Cina

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Semarang – Ketua dan Sekretrias Lembaga Pendidikan Ma`arif NU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani dan Ahsanul Husna, Rabu, 20 November 2024 bertolak ke Guangzho Cina untuk mengadiri undangan Konferensi Internasional yang bertema “The Second Belt and Road Chinese University and Overseas Partner Exchange conference”. Menurut Fakhruddin, kegiatan ini diselenggarakan oleh Guangzhou MalishaEdu Co., Ltd. Kegiatan diselenggaran […]

  • SMK NU Al-Ma’arif Gembong Membuka Jurusan Akutansi

    SMK NU Al-Ma’arif Gembong Membuka Jurusan Akutansi

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    SMK NU Al-Ma’arif Gembong membuka jurusan baru Akuntansi, jurusan ini telah dibuka mulai tahun lalu, sehingga tahun ini menjadi tahun kedua jurusan Akuntansi dibuka. Sebelumnya SMK NU Al-Ma’arif sudah memiliki jurusan TSM (Teknik Sepeda Motor) dan jurusan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) yang telah meluluskan lima angkatan. Dibukanya jurusan Akuntansi supaya nantinya muncul generasi-generasi akuntan […]

  • LP Ma`arif NU Jateng – Kemenaker RI Gelar Seleksi Magang Kerja Ke Jepang

    LP Ma`arif NU Jateng – Kemenaker RI Gelar Seleksi Magang Kerja Ke Jepang

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Kudus. Senin, 11 Nopember 2024 Lembaga Pendidikan Ma`arif NU Jawa Tengah bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja RI – IM Japan menggelar seleksi Nasional Pemagangan Jepang di SMK Ma`arif NU Kudus. Kegiatan diikuti oleh 243 Peserta didik Ma`arif dari Jawa Tengah dan juga beberapa peserta dari luar Jawa yang diikutkan dalam seleksi oleh Kemanaker RI. Tim […]

expand_less