Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Air Doa

Air Doa

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
  • visibility 329
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Masaru Emoto, profesor air asal Jepang pada tahun 1990-an mealukan uji coba memukau. Pak Prof ini memasukkan air ke dalam beberapa botol dan melabelinya dengan pesan positif dan negatif, lalu ia memasukkannya ke dalam lemari pendingin.

Botol air yang ditempel dengan pesan positif (terimakasih, cinta, wa akhowatiha) kristalnya menjadi lebih indah dibanding dengan botol berlabel kata-kata negatif (aku benci, jahat, dan lain-lain). 

Ternyata birahi intelektual Emoto belum klimaks. Ia meneruskan risetnya dengan menaruh air dalam gelas dan membunyikan musik heavy metal. Di ruang dan waktu yang berbeda, Emoto melakukan hal yang sama, hanya saja, kali ini, air teraebut diperdengarkan dengan doa-doa dan ‘kalimat thayyibah’.

Hasilnya, air dengan ‘kalimat thayyibah’ memiliki kristal yang jauh lebih indah daripada heavy metal. 

Akrab dengan Air

Di Indonesia, menggunakan air dalam segala aktifitas telah menjadi keseharian pribumi. Mulai pengairan hingga pengobatan, baik sakit mental maupun badan semua menggunakan air. 

Para ulama sering menggunakan media air untuk kepentingan ke dua itu. Air yang telah didoakan diminumkan ke yang bersangkutan, atau dibuat cuci muka, dicampur di bak mandi, disiram-siramkan mengelilingi rumah dan tempat usaha serta masih banyak lagi metodenya. 

Tujuannya pun beragam: biar kalis penyakit, suami yang digondol pelakor bisa balik pulang ingat anak-istri, warung yang sepi bisa laris manis, aura muka bisa berkharisma, scurity system anti tuyul dan masih banyak lagi. 

Bukan secara kebetulan, hasil riset Emoto ini linier dengan kebiasaan ulama Nusantara. Para romo yai sebenarnya telah faham betul konsep ‘air doa’. Hanya saja media untuk melakukan riset, atau kesadaran untuk itu memang masih minim. 

Air Doa

Baru-baru ini, beredar video seorang aktivis berjas biru menyiram air ke muka pejabat yang ia nilai kontradiksi dengan kepentingan rakyat. Ia mengklaim, bahwa air itu adalah air doa. 

Barangkali ini adalah terobosan baru untuk mendoakan sesama. Bukan cuma dengan amin-amin – al faatihah, namun juga dengan metode Masaru Emoto, air doa. 

Penilaian pro dan kontra pun sudah menjadi keniscayaan setiap ada sesuatu yang unik lagi kontroversial. Penulis sendiri menilai, langkah ini kurang etis. Hanya saja, penulis bisa merasakan sakitnya dijanji-janjikan.

Demo yang menguras keringat, orasi yang bikin serak hingga amin-amin al faatihah bahkan tidak bisa membuka pintu hati pejabat yang lalim, lantas dengan cara apa suara rakyat sampai ke dinding-dinding parlemen dan eksekutif. Mungkin itu juga yang dirasakan mahasiswa tadi. Mungkin pula, langkah menyiram air doa ini cukup berdampak. 

Dengan ‘mandi air doa’, barangkali kristal-kristalnya bisa mengaliri tubuh pejabat, memasuki pori-porinya dan nyatru aura negatif yang ada. 

Lalu penulis mulai berangan-angan, dengan metode ini, semua pejabat di Indonesia yang judes jadi ramah, yang korup jadi sembuh, yang tidak kompeten–dengan lilaning manah–segera mundur. 

Berkah air doa, cita-cita Pak Sudharnoto segera lunas, ‘rakyat adil makmur sentosa pribadi bangsaku. Maju maju maju ayo maju, ayo maju maju’. Amiin. 

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Marcel Strauß

    Pesantren sebagai Agen Perubahan Sosial Masyarakat

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Pondok pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan salah satu institusi pendidikan tertua di Indonesia yang ada dalam masyarakat dan mempunyai peran yang sangat urgent dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Karena di dalam pesantren tidak hanya memberikan pengetahuan dan ketrampilan teknis kepada santri, melainkan yang lebih penting adalah menanamkan nilai-nilai […]

  • white and red love print box

    Tanggal Merah, Tanggal Kehidupan Hakiki

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

      Oleh : Maulana Karim Sholikhin* Agama Konghuchu diakui secara formal oleh Negara Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2000. Pada saat itu, Gus Dur lah yang membidani lahirnya Perpres tersebut sebagai wujud pluralitas Bangsa Indonesia. Tentunya dawuh Presiden ini membawa efek domino di beragam aspek. Seperti dalam ranah sosial, pengakuan Agama baru ini […]

  • PCNU-PATI

    Puasa Kok Rebahan?

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ketika ada rekan bertanya, puasa kok rebahan? Saya bilang, “ya orang rebahan itu banyak motif. Ada yang karena keshet (malas), sakit, atau sekadar istirahat melepas penat dan lelah”. Ya, beragam motif tersebut tentu banyak sekali perspektif kita sajikan agar kita tetap produktif di bulan Ramadan. Sebagai bagian dari Rukun Islam, puasa merupakan […]

  • Sisi Kontroversi Zakir Naik

    Sisi Kontroversi Zakir Naik

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

    DR. Zakir Naik, begitulah panggilan sosok yang menjadi viral akhir-akhir ini di dunia maya. Ia adalah seorang dokter sekaligus pendakwah (pembicara dalam masalah keagamaan) hebat. Namanya kini mulai diperbincangkan dunia. Hampir semua orang dari seluruh pelosok dunia mengenalnya setidaknya pernah mendengar nama dan kehebatan dakwahnya. Kehebatan dakwahnya telah berhasil mengislamkan ratusan ribu nonmuslim. Tidak hanya […]

  • Peringatan Harlah Pagar Nusa Dibuka di MHI Gembong Hari Ini

    Peringatan Harlah Pagar Nusa Dibuka di MHI Gembong Hari Ini

    • calendar_month Sab, 28 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-GEMBONG – Rentetan acara Perayaan Harlah Pagar Nusa ke-37 PC Pagar Nusa Pati di mulai Sabtu (28/1) pagi. Agenda tersebut dibuka dengan pelatihan Pasukan Inti (Pasti). Berlokasi di Aula MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong dan Eks Lapangan Gembong, pelatihan Pasti dijadwalkan akan selesai Ahad (29/1) esok. Dalam acar pembukaan tersebut, beberpa tokoh penting tampak hadir. […]

  • NU Sukolilo Pilih Ketua Baru

    NU Sukolilo Pilih Ketua Baru

    • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Suasana konferensi MWC NU Sukolilo  SUKOLILO – MWC NU Kecamatan Sukolilo menggelar konferensi pada Minggu (28/11) lalu. Kegiatan yang dihelat di Gedung MWC NU tersebut berbarengan dengan Konferensi Anak Cabang Ansor dan Muslimat NU.  Agenda sakral ini diselenggarakan dalam rangka menentukan nakhoda NU Sukolilo lima tahun ke depan. Beberapa nama muncul ke permukaan, namun konferensi […]

expand_less