Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Karena Anak-anak, Saya Bahagia

Karena Anak-anak, Saya Bahagia

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Namanya kesedihan pasti teriringi kebahagiaan. Begitu sebaliknya. Pada saat saya sedang mengalami kekacauan batin, saat itu pula saya merasa sedih. Dada rasanya sakit, dan hanya air mata yang bisa saya keluarkan. Durasinya terkadang tak menentu. Untuk yang terakhir ini hampir dari pagi menjelang petang. Saya merasa capek dengan pilihan hidup yang saya jalani. Ingin bertanya mengapa, tetapi malu pada diri sendiri karena pilihan ini saya sendiri yang memilih.

Saya kira kesedihan ini akan berlarut hingga beberapa hari kedepan. Ternyata saya salah. Saat sampai dirumah dan bertemu dengan anak-anak yang hendak belajar bersama, hati saya menjadi damai dan tenang. Mengapa bisa begitu, padahal sedari pagi perasaan saya tengah kacau dan ketika bertemu mereka ajaibnya langsung merasa tenang.

Beberapa hari terakhir ini selepas maghrib, rumah saya menjadi persinggahan untuk anak-anak yang ingin belajar. Sebelumnya saya tak pernah berfikir akan kesibukan lainnya di rumah selain bersih-bersih di pagi dan sore hari. Awal cerita, saya memang awalnya didatangi anak tetangga yang bertanya soal pertanyaan yang dia sendiri merasa kesulitan. Itupun tak rutin. Hanya saat ia ataupun neneknya kesulitan menjawabnya.

Hingga suatu ketika saat ia datang kerumah untuk bertanya soal matematika, saya nyeletuk ke ibu ingin membuka tempat les untuk anak-anak. Ibu dan neneknya anak ini mengiyakan ucapan spontanitas saya itu. Malah katanya, biar nanti cucunya memberi tahukan ke seluruh anak-anak sekolah bahwa saya tengah membuka les. Wah kok seantusias itu rupanya. Padahal celetukan saya itu hanya bercanda. Saya kemudian mengelak dengan alasan di desa ini sudah ada yang membuka tempat les, dan juga atas dasar kesibukan bekerja yang terkadang saya pulang malam.

Tapi tiba-tiba esoknya, pada saat saya baru selesai sholat maghrib, ada dua orang anak sedang mengucapkan salam dari depan rumah. Rupanya mereka datang untuk belajar. Saat saya tanya siapa yang merekomendasikan untuk kesini, mereka menjawab dari temannya yang ternyata itu adalah anak tetangga saya yang sering kerumah untuk menanyakan jawaban atas pertanyaan yang sulit tersebut. Tanpa pikir panjang mereka saya suruh masuk dan kita belajar bersama.

Saya bukan kategori anak yang pintar, namun saya membaca bacaan terlebih dahulu sebelum menjawab soal-soal mereka. Bisa disebut kelemahan atau sebuah kemalasan untuk anak-anak ini yang tak mau membaca terlebih dahulu, padahal soal-soal yang ditanyakan, jawabannya sudah tertera pada bacaan sebelumnya. Oleh karena itu metode yang saya pilih adalah tak langsung memberikan mereka jawaban, akan tetapi mereka sendiri yang menjawab. Saya hanya bantu mencarikan di halaman berapa jawaban itu bersembunyi.

Saat saya menuliskan ini batin saya berkata, ternyata bertemu dan bercengkrama bahkan bercanda bareng anak-anak dapat menstimulus energi positif ke dalam diri kita. Barangkali tak semua orang bisa begitu. Karena pada dasarnya sifat dan sikap manusia telah dibuat berbeda oleh Tuhan. Jadi, bertemu anak-anak kadang kala ada yang malah tambah uring-uringan dan ada pula yang merasa damai seperti saya. Apapun itu, bagi saya anak-anak ini telah membantu saya keluar dari rasa sedih yang telah membuat perasaan saya kacau seharian itu. Terimakasih.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tazkiyatul Muthmainnah (tengah jas batik) anggota komisi E DPRD Jateng usai melakukan FGD dengan Kader GPSA Fatayat NU Pati

    Tazkiyatul Muthmainnah Respon Perempuan Bersuara Mengawal JKN-KIS

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    PATI – Fatayat NU Pati semakin hari menunjukkan progres yang signifikan. Kolaborasi demi kolaborasi dilakukan dalam rangka memberikan manfaat kepada masyarakat. Mulai dari kerja sama dengan berbagai kementerian hingga stakeholder non pemerintah. Terakhir, PC Fatayat NU Pati baru saja melakukan evaluasi atas kerja samanya dengan Akatiga. Program bertajuk Monev Global Partnership for Social Accountability (GPSA) […]

  • PCNU-PATI

    Galakkan Zakat Pertanian 

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Jamal Makmur Salah satu sektor zakat yang harus digalakkan adalah zakat pertanian. Mayoritas masyarakat Indonesia adalah petani, sehingga potensi zakat pertanian sangat besar. Ironis, potensi besar belum digarap secara serius. Praktisi lembaga filantropi Islam harus sejak dini menggalakkan potensi zakat sektor ini untuk kemaslahatan bangsa Indonesia, khususnya program pemberdayaan ekonomi. MWCNU Trangkil memulai […]

  • PCNU-PATI

    Lazisnu – Artha Mas Abadi Tasyarufkan Zakat Produktif

    • calendar_month Sab, 17 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – PC Lazisnu Pati menghadiri kerjasama dengan BPRS Artha Mas Abadi dalam hal pentasyarufan zakat produktif, kamis (15/12). Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh dewan pakar BPRS Artha Mas Abadi Ahmad Dimyati dan Ghufron Halim serta perwakilan PC Lazisnu Pati. Selain petinggi kedua instansi, kegiatan yang dilaksanakan di kantor BPRS Artha Mas Abadi tersebut turut […]

  • Pemuda Adalah Ruh Perubahan

    Pemuda Adalah Ruh Perubahan

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Pati, – Wakil Ketua Pimpinan Pusat Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (PP LESBUMI) KH Agus Sunyoto mengatakan, bahwa pemuda adalah ruh dari berbagai perubahan. Menurutnya, sejarah agama dan bangsa adalah sejarah anak muda. Islam dapat berkembang berkat gerakan pemuda. “Awal Islam, para pemuda lah yang menjadi motor penggerak perkembangan Islam. Sahabat Ali bin Abu Thalib masuk Islam […]

  • Innalillahi, KH. Zainuddin Djazuli Wafat

    Innalillahi, KH. Zainuddin Djazuli Wafat

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    KH. Zainuddin Djazuli, Pengasuh PP. Al Falah Ploso, Kediri sekaligus Mustasyar PBNU KEDIRI-Kabar duka datang dari Kediri, Jawa Timur. Masyayikh salah satu pondok ternama di kota tersebut dikabarkan meninggal dunia.  KH. Zainuddin Djazuli yang merupakan pengasuh PP. Al Falah Ploso, Kediri, berpulang Sabtu (10/7). Kabar duka ini telah menyebar ke berbagai grup whatsapp dan media […]

  • PCNU-PATI

    IKA PMII Pati Gelar Halalbihalal, Munculkan Kader NU untuk Maju Pilbup

    • calendar_month Sen, 22 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Pcnupati- Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kabupaten Pati menyatakan dukungan terhadap Muh Zen untuk maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024. Sosok Muh Zen dianggap ideal untuk mempimpin kabupaten berjuluk Bumi Mina Tani ini. Dukungan terhadap pria yang merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah ini muncul saat acara Halalbihalal IKA […]

expand_less