Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Karena Anak-anak, Saya Bahagia

Karena Anak-anak, Saya Bahagia

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
  • visibility 170
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Namanya kesedihan pasti teriringi kebahagiaan. Begitu sebaliknya. Pada saat saya sedang mengalami kekacauan batin, saat itu pula saya merasa sedih. Dada rasanya sakit, dan hanya air mata yang bisa saya keluarkan. Durasinya terkadang tak menentu. Untuk yang terakhir ini hampir dari pagi menjelang petang. Saya merasa capek dengan pilihan hidup yang saya jalani. Ingin bertanya mengapa, tetapi malu pada diri sendiri karena pilihan ini saya sendiri yang memilih.

Saya kira kesedihan ini akan berlarut hingga beberapa hari kedepan. Ternyata saya salah. Saat sampai dirumah dan bertemu dengan anak-anak yang hendak belajar bersama, hati saya menjadi damai dan tenang. Mengapa bisa begitu, padahal sedari pagi perasaan saya tengah kacau dan ketika bertemu mereka ajaibnya langsung merasa tenang.

Beberapa hari terakhir ini selepas maghrib, rumah saya menjadi persinggahan untuk anak-anak yang ingin belajar. Sebelumnya saya tak pernah berfikir akan kesibukan lainnya di rumah selain bersih-bersih di pagi dan sore hari. Awal cerita, saya memang awalnya didatangi anak tetangga yang bertanya soal pertanyaan yang dia sendiri merasa kesulitan. Itupun tak rutin. Hanya saat ia ataupun neneknya kesulitan menjawabnya.

Hingga suatu ketika saat ia datang kerumah untuk bertanya soal matematika, saya nyeletuk ke ibu ingin membuka tempat les untuk anak-anak. Ibu dan neneknya anak ini mengiyakan ucapan spontanitas saya itu. Malah katanya, biar nanti cucunya memberi tahukan ke seluruh anak-anak sekolah bahwa saya tengah membuka les. Wah kok seantusias itu rupanya. Padahal celetukan saya itu hanya bercanda. Saya kemudian mengelak dengan alasan di desa ini sudah ada yang membuka tempat les, dan juga atas dasar kesibukan bekerja yang terkadang saya pulang malam.

Tapi tiba-tiba esoknya, pada saat saya baru selesai sholat maghrib, ada dua orang anak sedang mengucapkan salam dari depan rumah. Rupanya mereka datang untuk belajar. Saat saya tanya siapa yang merekomendasikan untuk kesini, mereka menjawab dari temannya yang ternyata itu adalah anak tetangga saya yang sering kerumah untuk menanyakan jawaban atas pertanyaan yang sulit tersebut. Tanpa pikir panjang mereka saya suruh masuk dan kita belajar bersama.

Saya bukan kategori anak yang pintar, namun saya membaca bacaan terlebih dahulu sebelum menjawab soal-soal mereka. Bisa disebut kelemahan atau sebuah kemalasan untuk anak-anak ini yang tak mau membaca terlebih dahulu, padahal soal-soal yang ditanyakan, jawabannya sudah tertera pada bacaan sebelumnya. Oleh karena itu metode yang saya pilih adalah tak langsung memberikan mereka jawaban, akan tetapi mereka sendiri yang menjawab. Saya hanya bantu mencarikan di halaman berapa jawaban itu bersembunyi.

Saat saya menuliskan ini batin saya berkata, ternyata bertemu dan bercengkrama bahkan bercanda bareng anak-anak dapat menstimulus energi positif ke dalam diri kita. Barangkali tak semua orang bisa begitu. Karena pada dasarnya sifat dan sikap manusia telah dibuat berbeda oleh Tuhan. Jadi, bertemu anak-anak kadang kala ada yang malah tambah uring-uringan dan ada pula yang merasa damai seperti saya. Apapun itu, bagi saya anak-anak ini telah membantu saya keluar dari rasa sedih yang telah membuat perasaan saya kacau seharian itu. Terimakasih.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Takbir Keliling Mini Semarakkan Malam Idul Adha di Gembong

    Takbir Keliling Mini Semarakkan Malam Idul Adha di Gembong

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    GEMBONG-Jalan Raya Pati Gembong Km. 13 Ngembes mengalami kemacetan. Hal ini dikarenakan ratusan orang turun ke jalan utama yang menghubungkan Pati, Gembong dan Muria tersebut. Beberapa kendaraan terpaksa berjalan pelan mengikuti alur masyarakat yang tumplek blek di jalan. Bahkan saking padatnya, beberapa personil kepolisian juga diterjunkan untuk mengatur lalu lintas. Peserta takbir keliling mini Dukuh […]

  • Unveiling Ceremony; LP Ma’arif NU Jateng dan Universitas di Cina Siap Kerjasama

    Unveiling Ceremony; LP Ma’arif NU Jateng dan Universitas di Cina Siap Kerjasama

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Guangzhou – Bertempat di Nanyang King’s Hotel Guangzhou Cina, Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani didampingi Sekretaris Ahsanul Husna secara resmi membuka kerjasama antara LP Ma’arif NU Jawa Tengah dengan beberapa Universitas di Tiongkok Cina. Acara berlangsung di sela sela Kegiatan konferensi internasional “The Second Belt and Road Chinese University and Overseas […]

  • Jamaah dan Jam’iyyah Harus Sinergi

    Jamaah dan Jam’iyyah Harus Sinergi

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Pati, Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati memaparkan secara garis besar tentang program program selama lima tahun mendatang pada Ahad (7/7/2019) dalam musyawarah kerja cabang. Ketua PCNU Pati Yusuf Hasyim mengemukakan bahwa jamaah dan jam’iyyah dalam NU harus bersinergi.”Kenapa Jamaah jamaah kita diajak bergerak kok susah, ketika kita bertanya kepada jamaah, lha pengurus […]

  • Tingkatkan Mutu SDM, Pelajar NU Wedarijaksa Gelar Learning Together

    Tingkatkan Mutu SDM, Pelajar NU Wedarijaksa Gelar Learning Together

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

      Prosesi kegiatan ‘Learning Together’ Departemen Organisasi PAC IPNU-IPPNU Wedarijaksa Masa pandemi tidak lantas menyurutkan semangat Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Wedarijaksa.  Departemen Organisasi PAC IPNU-IPPNU di kecamatan tersebut justru membuat gebrakan baru. Sebuah program yang diberi nama ‘Learning Together’ justru lahir di tengah pandemi covid-19. Dimana organisasi-organisasi lain kerepotan untuk tetap menjalankan roda organisasi.  […]

  • Drama Konferensi: Menang Aklamasi, Kiai Sarwo Nyaris Menolak jadi Ketua Lagi

    Drama Konferensi: Menang Aklamasi, Kiai Sarwo Nyaris Menolak jadi Ketua Lagi

    • calendar_month Sab, 28 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. Konferensi MWC NU Kecamatan Tayu yang berlangsung di MTs Miftahul Huda, Jumat (27/12) kemarin diwarnai dengan aksi tarik ulur kesanggupan. Hal ini lantaran Kiai Ahmad Sarwo, petahana Ketua MWC NU Tayu 2019-2024 yang merasa sudah saatnya undur dari jabatannya itu, terpilih kembali via jalur aklamasi. Sebelumnya, dalam konferensi bertajuk ‘Meneguhkan Khidmah Jam’iyyah untuk Ummat’ […]

  • Tantangan NU Menuju Satu Abad

    Tantangan NU Menuju Satu Abad

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

                Pada tanggal 31 Januari 2015 lalu, Nahdlatul Ulama baru saja berulang tahun yang ke 90tahun, dan kurang 10 tahun lagi NU akan memasuki usia satu abad. 90 tahun adalah usia kematangan suatu oragnisasi seperti NU. Kendati demikian, NU ke depan memiliki tantangan yang cukup serius yang perlu direspon dan dicarikan solusi secara konkrit, yaitu […]

expand_less