Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Subsidi di Cabut, Bantuan Berebut

Subsidi di Cabut, Bantuan Berebut

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 14 Sep 2022
  • visibility 187
  • comment 0 komentar

Oleh: Niam At Majha

Beberapa hari lalu, setelah kenaikan harga bahan bakar yang notabene memberatkan masyarakat menurut sebagian orang. Kini kantor pos dan balai desa ramai oleh orang orang yang mengantri untuk mengambil bantuan dari dampak BBM di paksa naik. Saya hanya mengamati, melihat hiruk pikuk tersebut, ada yang saling desak berdesakan, ada pula saling tertawa bahagia sebab mendapatkan manfaat dari harga BBM yang naik. Dan ada pula yang sebaliknya.

“Saya ikut beli BBM kok tak dapat bantuan,”

Saya mendengar celotehan tersebut dengan senyum kecil. Mau tak tanya, kenapa tak dapat bantuan, mengapa? Saya urungkan saja, bisa jadi karena orang tersebut tak dapat bantuan karena sebab lain, yaitu bukan saudaranya pegawai pemerintahan desa, bukan  pula saudaranya pegawai Rukun Tetangga dan Rukun warga dan saudara saudaranya dari saudaranya lurah yang menjabat saat ini. Begitulah desas desus yang di beritakan saat ini.  Seringkali menjadi rahasia yang di umumkan.

Maka, dengan adanya kenaikan bahan bakar tersebut saya dan Anda tak dapat lari, atau menghindar. Yang bisa dilakukan seperti saya dan Anda adalah menggerutu sejadi jadinya. Atau sekadar di jagongke  pada cangkruk cangkruk warung kopi di pojok desa,  pelosok kampung, yang dulunya harga secangkir kopi hanya dua ribu rupiah dan sekarang telah naik menjadi tiga ribu rupiah. Kenaikan yang fantastis bukan.

Saat saya melakukan perjalanan yang cukup panjang melewati jalan tol, jalan kota, jalan yang banyak di lewati mobil mobil mewah, mobil besar. Ada pemandangan yang menarik dan menggelitik, di sepanjang SPBU yang menyediakan dan menjual  Pertalite selalu antri banyak, selalu mengular,  bahkan kalau dalam bahasa saya kayak tak ada hari esok hari. Dan anehnya pemandangan di kota tersebut tak ada sepeda motor yang ikut mengantri. Kalau boleh dibilang mereka mengantri hanya untuk mendapatkan bahan bakar yang bersubsidi bukan? Naik mobil akan tetapi bahan bakarnya bersubsidi, siapa yang salah tak tahu.

Dari kejadian tersebut, saya dan Anda akan mempunyai angan bahwa pemandangan tersebut seakan bertolak belakang dengan apa yang terjadi di desa desa, kampung kampung; yang saat ini lagi gencar-gencarnya di bangun  dan di buka Pertashop (Pertamina Shop) adalah outlet penjualan Pertamina berskala tertentu yang dipersiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non subsidi, LPG non subsidi, dan produk ritel Pertamina lainnya dengan mengutamakan lokasi pelayanannya di desa atau di kota yang membutuhkan pelayanan produk ritel Pertamina.

Padahal Perthashop yang telah dibangun di desa-desa dengan BBM non subsidi, dan para konsumennya adalah para kuli harian lepas, para pekerja kasar, para buruh di pasar, tukang tebang tebu, kuli tandur, tukang babat rumput dan lainnya.  Dan mereka semua bisa melihat lampu merah yang berada di jalan-jalan kota,  saja bisa dikatakan setahun sekali, itu pun saat ada  rombongan ziarah atau menjenguk tetangganya yang rawat inap di rumah sakit kota. Pertashop di desa di kampung konsumsinya adalah para pengguna sepeda montor yang di pergunakan untuk pergi ke sawah, ke ladang dan untuk menebang tebu dan lainnya.

Sebuah ironi berkontradiktif bukan? Gambaran  desa dan  kota, sungguh berbeda. Sebenarnya mana yang lebih membutuhkan subsidi? Masyarakat kota, atau masyarakat desa. Jangan orang kecil menjadi alasan, menjadi argumen untuk melancarkan kebijakan. Indonesia tetap merdeka. Meski subsidi di cabut, bantuan banyak berebut.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan PC IPNU IPPNU Pati Berlangsung Sakral

    Pelantikan PC IPNU IPPNU Pati Berlangsung Sakral

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    PATI-Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kabupaten Pati masa khidmat 2019-2021 hari ini (27/10) resmi melangsungkan pelantikan dan rapat kerja 1. Acara tersebut terasa sakral karena bertempat di Pendopo Kabupaten Pati. Beberapa tokoh penting tampak hadir diantaranya K. Yusuf Hasyim selaku Ketua Tanfidziyah PCNU Pati, Banom NU, Majelis Alumni, Polres Pati, Dandim dan yang spesial kehadiran dari […]

  • PCNU-PATI

    Nilai Pijakan Pemikiran Fikih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Kiai Sahal Mahfudh merupakan salah satu tokoh pemikir kontemporer yang produktif dalam berkarya. Selain itu juga beliau merupakan penggagas lahirnya fikih sosial dan juga seorang mujtahid. Munculnya fikih sosial yang digagas oleh Kiai Sahal merupakan angin segar bagi pembaruan fikih pesantren supaya menjadi rasional, kontekstual, konseptual, dan tidak ketinggalan zaman dengan dunia global. […]

  • Perkuat Publikasi dan Informasi, LTN NU Temanggung Rapatkan Barisan

    Perkuat Publikasi dan Informasi, LTN NU Temanggung Rapatkan Barisan

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id.Temanggung – Bertempat di Lawoek Coffee Temanggung, jajaran calon pengurus Lembaga Ta’lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) PCNU Kabupaten Temanggung menggelar rapat perdana dalam rangka konsolidasi kelembagaan pada Selasa malam (15/4/2025). Dijelaskan Ketua LTN NU PCNU Kabupaten Temanggung Faiz Syauqi, bahwa LTN NU adalah lembaga Nahdlatul Ulama di bidang kepenulisan dengan tugas utama […]

  • Menggalakkan Tradisi Menulis di Kalangan Pesantren Pati

    Menggalakkan Tradisi Menulis di Kalangan Pesantren Pati

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Peradaban Islam adalah “peradaban buku”. Tidaklah berlebihan dengan pernyataan itu, mengingat Al-Qur’an—sebagai kitab suci—dapat disebut sebagai teks sentral dalam sejarah peradaban Islam. Hal itu bisa dibuktikan lewat sejarah. Penanda pertama ditandai dengan turunnya ayat Al-Qur’an yang pertama kali, berbunyi: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan […]

  • AI dan Hadist Nabi

    AI dan Hadist Nabi

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Oleh : Isyrokh Fuaidi Kehadiran AI atau kecerdasan buatan telah menjadi salah satu inovasi teknologi yang memukau saat ini di tengah pesatnya perkembangan industri 4.0 dan society 5.0. Meski kehadirannya sudah cukup lama, tetapi rasanya momen kekaguman sekaligus kecemasan masyarakat terhadap AI mencapai puncaknya belum lama ini yaitu di tahun 2023-2024 dimana platform AI dari […]

  • Madrasah Damai Pati Gelar Pelatihan Media Sosial

    Madrasah Damai Pati Gelar Pelatihan Media Sosial

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Madrasah Damai menggelar Pelatihan “Sosial Media sebagai Ruang Dialog” di Aula Lantai 3 The Safin Hotel Pati. Pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, yakni mulai Jumat sampai dengan Minggu 14-16 Oktober 2022. Adapun yang menjadi pesertanya adalah para kawula muda. Komunitas sekaligus lembaga pelatihan, penelitian, dan pendidikan perdamaian berbasis santri dari Desa Waturoyo, […]

expand_less