Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Memahami Bahasa Anak

Memahami Bahasa Anak

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
  • visibility 468
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pada minggu yang lalu, saya membantu ibu mempersiapkan hidangan untuk menyambut teman-teman bapak yang hendak singgah ke rumah. Mereka datang dari kota seribu candi, berniat ziarah ke makam salah satu wali yang ada di kota kelahiran saya ini. Dibalik kesibukan didapur, keponakan saya Tsania tiba-tiba merengek minta ditemani belajar membaca. Maklum semenjak saya perkenalkan pada buku yang diberikan cuma-cuma oleh seseorang yang saya cintai, ia lebih sering datang ke rumah untuk sekedar dibacakan cerita. Ia begitu antusias dan sesekali ia akan menirukan apa yang saya baca.

Namun berbeda dengan minggu kemarin. Saya telah mengecewakannya. Saya dihadapkan pada dua pilihan yang keduanya sama-sama penting. Janji saya untuk senantiasa sigap saat ia menginginkan sesuatu, telah saya ingkari. Saya mengesampingkan keinginannya dengan memilih membantu ibu. Tampak raut kekecewaan pada wajah mungilnya. Sebab tak hanya sekali ia menghampiri saya dengan maksud untuk dibacakan sebuah cerita.

Sampai tulisan ini dibuat, saya menyadari pada saat itu saya telah melupakan satu hal. Bahwa anak kecil berbeda dengan orang dewasa. Tsania tak seharusnya saya paksa untuk memahami kondisi dan situasi yang sedang terjadi. Andai saya punya mesin waktu seperti miliknya doraemon, pasti saya akan memutar waktu itu kembali. Mengiyakan ajakannya dan menemaninya belajar. Meski saya menolak dengan memberikannya alasan yang sangat logis, tetapi baginya penolakan adalah sebuah penolakan.

Setelah kesibukan didapur selesai, saya mendekatinya dengan maksud ingin meminta maaf dan mengajaknya bercerita.  Namun diluar dugaan saya, ia mengalihkan pandangan dan memilih untuk tetap bermain dengan sepupu yang lain. Saya memaklumi sikapnya yang berubah menjadi dingin itu. Lantas saya membiarkannya terlebih dahulu agar kembali pulih pada kondisi normal. Kemudian setelah ia selesai bermain, saya mengajaknya kembali berbicara.

Saya menjabarkan perihal kesibukan tadi dan ia hanya berdiam diri. Setelah saya selesai berbicara, rupanya ia tertidur. Barangkali apa yang telah saya sampaikan baginya adalah sebuah dongeng pengantar menuju alam mimpi. Bagi saya semua anak-anak memang begitu. Jika ia menginginkan sesuatu, maka hal itu akan selalu diutamakan. Hanya setelah ia merasa jenuh dan bosan, maka sesuatu itu akan dilepaskannya. Tak melulu soal mainan. Makanan dan berbagai hal lainnya pun juga begitu.

Kita yang dianggap sudah dewasa sebaiknya mampu menempatkan posisi sebagai teman sekaligus orang tua untuk anak. Menjadi teman saat anak butuh lawan main untuk bermain dan belajar, sedang menjadi orang tua saat anak butuh bimbingan dan pendampingan. Sebab dari kedua hal ini bukanlah menjadi sebuah pilihan yang harus dipilih salah satu dan meninggalkan yang satunya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Marching Band MA Silahul Ulum Berhasil Borong Medali di Kompetisi Asia

    • calendar_month Sel, 26 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 784
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-PATI – Marching Band (MB) Es-silahy MA Silahul Ulum Asempapan, Trangkil, Pati berhasil memborong medali dalam Asian Music Games 2023 di Jember. Dalam kompetisi marching band se-Asia itu, MB Es-Silahy berhasil menyabet tiga medali perak dan satu medali emas. Di antaranya, meraih emas kategori street parade, medali perak kategori musical di konser marching band full […]

  • Mahasiswa IPMAFA, PPL di LAZISNU Pati

    Mahasiswa IPMAFA, PPL di LAZISNU Pati

    • calendar_month Sen, 17 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Pati, Kamis 13 Oktober 2022 Dalam progam pendidikan lapangan (PPL), sebagai ranah menciptakan mahasiswa unggul dalam bidangnya yaitu Manajemen Zakat & Wakaf, khususnya bidang Zakat maka untuk itu berkerjasama dengan lembaga  LAZISNU Kabupaten Pati agar mempersiapkan kader amil yang bisa memberikan kontribusi nyata. Dari KAPRODI Manajemen Zakat & Wakaf (Umar Faruq, S. Ikom., M. Pd.) […]

  • Lazisnu Pati Serius Melayani Umat

    Lazisnu Pati Serius Melayani Umat

    • calendar_month Sel, 20 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Serah-terima bantuan Lazisnu kepada Angga PATI-Angga beserta istrinya mendatangi kantor Lazisnu Pati guna meminta bantuan atas kondisi yang di alaminya beberapa waktu lalu. Angga bercerita bahwa ia sebenarnya bukan orang Pati, melainkan dari Batam. Ia menikah dengan perempuan kelahiran Pati yang ia temui pada saat bekerja waktu itu.  “Dulu saya bertemu istri itu pada saat […]

  • PCNU-PATI Photo by iqbalnuril

    4 Tips Agar Kamu Nggak Diremehin 

    • calendar_month Sel, 25 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Pcnupati.or.id – Hal yang paling menyebalkan adalah ketika kita diremehin oleh orang lain. Padahal, kita sudah melakukan sesuatu sesuai dengan porsinya, sudah berusaha memberikan yang terbaik ketika menyelesaikan suatu pekerjaan. Hanya saja, masih ada orang yang melihat kita sebelah mata. Lantas, apakah kita harus bersikap sama dengan mereka?, membalas apa yang telah […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Menikah Tepat dan Akurat. Photo by Jeremy Wong Weddings on Unsplash.

    Menikah Tepat dan Akurat

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Menikah muda, bahagia di saat malam pertama, setelahnya dilema. Menikah di usia dini saat ini telah menyebar masif dikalangan masyarakat. Dalihnya supaya tak menimbulkan fitnah dan uh ah, selanjutnya terjadilah penambahan populasi manusia, tanpa harus sah. Namun sepertinya menikah di usia belia bisa jadi hanya untuk topeng semata, atau memang secara sengaja dilakukan untuk segera […]

  • PCNU-PATI

    Globalisasi dalam Timbangan Islam

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 561
    • 0Komentar

    Di kehidupan kita telah muncul istilah baru, yaitu “globalisasi”. Karena istilah ini termasuk asing dan belum dikenal maksud dan tujuannya di kalangan kaum Muslimin, Jam’iatul Ishlah Al-ijtima’i di Kuwait, perlu untuk menerbitkan risalah kecil ini, dengan judul Globalisasi dalam Timbangan Islam. Risalah ini ditujukan kepada para pemuda dan tokoh umat, dengan maksud menjelaskan arti dan […]

expand_less