Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berdoa Bersama Mengenang Para Pendiri NU

Berdoa Bersama Mengenang Para Pendiri NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 4 Mar 2017
  • visibility 813
  • comment 0 komentar

Pati. Madrasah Tarbiyatul Banin Winong Pati, mulai dari tingkatan MA, Mts, MI, dan RA disetiap hari Kamis pada bulan terakhir mengadakan tahlil bersama dan pembacaan manaqib, hal tersebut dilaksanakan untuk mengenang jasa-jasa ulama ahlussuanah waljamaah terdahulu, Kamis, 3/3 kemarin.
            Sebelum pambacaan tahlil terlebih dahulu diceritakan tentang sejarah pendirian Madrasah Tarbiyatul Banin pada kesempatan kali ini Yusuf Hasyim yang menceritakan perihal desa Pekalongan Kec. Winong.
“Ketika itu, terdapat kyai atau seorang ulama’ yang pernah belajar bersama dengan Kyai Abd. Wahab Hasbbullah di Mekkah (mukim haji selama 7 tahun) beliau adalah Kyai H. Ismail Bin Zaenal Abidin.Bersama saudara-saudaranya, beliau mendirikan langgar pondok sederhana untuk mengaji secara privat mendalami Syariat Islam,”jelasnya
Pada tahun 1930 KH. Anwar beserta rombongan sebagai misi perkembangan pondok dan madrasah bersilaturrahim ke rumah KH. Ismail bin Zainal Abidin di desa Pekalongan Kec. Winong yang masih kosong belum ada madrasah dan masjidnya. Mereka melihat perlunya segera didirikan sebuah lembaga pendidikan dengan system madrasah seperti yang sudah ada di Kajen. Kemudian KH. Mahfudh Salam membidani kelahiran madrasah di desa Pekalongan dengan nama Far’iyah Matholi’ul Falah. Guru-gurunya dikirim dari Kajen antar lain KH. Sanadji, KH. Fahrur Rozi dan guru bantu lainnya. Sedangkan KH. Mahfudh Salam sebagai mufatis karena ilmu agamanya beliau dikenal pada saat itu sebagai presiden agama (sumber sesepuh desa Pekalongan).
Saat pembacaan sejarah para siswa mendengarkan dengan penuh khitmad dan seksama.
Yusuf melanjutkan, sejak saat itu perjalanan madrasah Matholi’ul Falah di desa Pekalongan berjalan lancar mulai dengan pendidikan sipir awal, stani dan sipir stalis baru ke jenjang kelas 1, 2, dan 3. Tenaga guru dari Kajen bertempat transit di rumah KH. Ismail dengan honorarium dan seluruh kebutuhan logostik ditanggung oleh beliau. Kader guru lokal yang pertama kali diangkat oleh KH. Ismail (pengurus) adalah KH. Jauhar bin H. Umar dan lalu KH. Siraj bin H. Shidiq (tahun 1939). Selanjutnya ditambah dengan K. Abu Thoyib bin H. Umar (menantu KH. Ismail), K. Ah. Fadlil dan K. Asyhuri Ridwan. Karena sudah cukup di anggap mampu untuk berdikari maka Kepala Madrasah diserahkan kepada K. Jauhar bin H. Umar,(red)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memahami Mukjizat Al Qur’an

    Memahami Mukjizat Al Qur’an

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Sebagai umat Islam kita tentu sangat yakin apabila Al Quran adalah mukjizat nabi Muhammad Saw, melalui kitab suci tersebut Nabi Muhammad menyebarkan ajaran agama Islam yang sampai saat ini semakin berkembang. Al-Quran adalah kitab suci umat Islam diseluruh dunia, sebagai penuntun hidup di dunia maupun di akhirat.Mukjizat al-Quran adalah mukjizat (bukti kebenaran) yang terdapat di […]

  • PC GP Ansor Pati Gelar Upgrading

    PC GP Ansor Pati Gelar Upgrading

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 661
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – PC Gerakan Pemuda Ansor Pati mengadakan kegiatan upgrading, Jumat (14/2/2025) siang-sore. Kegitan itu bertempat di halaman Pondok Pesantren Raudloh Al Thohiriyyah, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati. Ketua PC GP Ansor Pati, Abdullah Syafiq Muadz, menyatakan bahwa kegiatan Upgrading Kader Pemuda Ansor ini merupakan salah satu bukti bahwa Ansor Pati terus melakukan pemeliharaan […]

  • Launching Infak via QRIS, Penggalangan Infak Masjid Al-Ittihad INISNU Terkumpul Rp10.840.000

    Launching Infak via QRIS, Penggalangan Infak Masjid Al-Ittihad INISNU Terkumpul Rp10.840.000

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.412
    • 0Komentar

      Temanggung – Penggalangan infak Masjid Al-Ittihad Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung melalui sistem pembayaran digital QRIS berhasil menghimpun dana sebesar Rp10.840.000. Pengumpulan infak digital tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Nyadran Kampus Hijau yang digelar pada Jumat pagi (30/1/2026), sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 Masehi atau 1 Abad […]

  • Ngaji Daring KKN MDR Valhalla Ipmafa Bahas Vaksin

    Ngaji Daring KKN MDR Valhalla Ipmafa Bahas Vaksin

    • calendar_month Sab, 21 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 580
    • 0Komentar

      Para peserta KKN MDR Valhalla Ipmafa berpose denga Dr. Jamal Ma’mur usai ngaji daring yang diampu oleh wakil ketua PCNU Pati tersebut MARGOYOSO-Tanggal 20 Agustus 2021 KKN MDR IPMAFA Kelompok 17 (Valhalla) mengadakan ngaji daring dengan tema vaksin dalam perspektif islam. Kegiatan ini dilatar belakangi karena banyak masyarakat yang masih meragukan dan takut akan […]

  • ‎Naharul Ijtima', Awali Harlah NU ke-100 Masehi di Temanggung

    ‎Naharul Ijtima’, Awali Harlah NU ke-100 Masehi di Temanggung

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.332
    • 0Komentar

    ‎ ‎Temanggung – Bertempat di aula KBIHU Babussalam NU Temanggung, Lembaga Dakwah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Temanggung menggelar Naharul Ijtima’ bertajuk “Ngawiji Kinabekten, Mituhu Ing Kapesten” pada Selasa (27/1/2026). ‎ ‎Selain jajaran PCNU, kegiatan itu diikuti ratusan peserta dari unsur MWC NU, Lembaga dan Badan Otonom PCNU Kabupaten Temanggung, BPP INISNU, INISNU Temanggung, […]

  • Ketika Anak Merdeka Pada Dunianya

    Ketika Anak Merdeka Pada Dunianya

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Hari ini adalah jadwal saya menulis tentang celoteh yang menjadi rutinitas tiap minggunya. Tiap Jumat maka saya akan menulis tentang kisah yang berkaitan dengan anak-anak. Mengapa saya memilih anak-anak? Sebab mereka adalah makhluk kecil yang masih polos dan kita sebagai orang dewasa yang didekatnya sudah tentu memiliki kewajiban untuk menuntunnya sebagai […]

expand_less