Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Serba Serbi dalam Urusan Cinta

Serba Serbi dalam Urusan Cinta

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
  • visibility 576
  • comment 0 komentar

 

Setiap orang mempunyai definisi tersendiri tentang urusan cinta; sebab manusia dilahirkan pun karena cinta, selama kehidupan manusia pasti pernah mengalami apa itu cinta.

Sah-sah saja, cinta memiliki seribu definisi dan setiap orang punya sudut pandang yang berbeda dalam mendefinisikannya.

            Karena kesucian cinta adalah segalanya dalam menjalin sebuah hubungan antara pereempuan dan laki-laki. Dan yang menjadikan cinta kedua insan manusia tersebut tidak suci lagi, karena nafsu lebih dominan.  Maka dari itu, cinta dapat dipetakkan menjadi dua jenis. Cinta suci dan cinta buta.

            Secara garis besar, cinta selalu bermuara pada dua tujuan; kebaikan dan keburukan. Cinta yang bermuara pada kebaikan dinamakan cinta suci, sedangkan cinta yang menghasilkan keburukan dicap sebagai cinta buta (hal. 69), maka cinta suci seperti yang digambarkan Rasullah, Saw. Tentang tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan pada hari kiamat.

            Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat  naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan, kecuali naungan-Nya. Pertama;Pemimpin yang adil, kedua; Pemuda yang menyibukkan dirinya dengan ibadah kepada Allah, ketiga; seorang yang hatinya selalu terikat pada masjid, keempat;  dua orang yang saling mencintai, berkumpul dan berpisah karena Allah, kelima; seorang lelaki yang diajak zina oleh wanita kaya dan cantik, tapi ia menolaknya sambil berkata”Aku takut kepada Allah,”keenam; seseorang yang bersedekah dengan menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya, ketujuh; seorang yang berdzikir kepada Allah ketika sendiri hingga melelh air matanya karena menangis. (Shahih Al-Bukhari)

            Melalui tujuh golongan tersebut kita sudah mengetahui mana cinta yang suci dan cinta yang buta. Sebab sejatinya cinta yang kekal abadi itu hanya kepada Allah Swt. Buku ini memberikan pemahaman terhadap kita semua, terutama para remaja apabila cinta dalam pacaran itu bukan memberikan sebuah kebahagiaan melainkan akan menimbukan banyak kesengsaaraan. Buku yang ditulis secara bersama oleh profesor cinta dan di sunting oleh Yadi Saiful Hidayat, Cecep Hasanudin mampu memberikan pesan terhadap pembacanya terutama para kaum remaja. Selamat membaca. (Niam At-Majha, Pecinta  Buku & Petani Kopi )

 Judul               : Pacaran Mulu Kapan Putusnya?

Penulis             : Yadi Saiful Hidayat, Cecep Hasanudin

Penerbit           : Mizania

Cetakan           :  I, Juli  2016

Tebal               :  210 hlm

ISBN               : 978-602-418-037-9

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemah Wisata Gedong Songo Perkuat Edukasi Lingkungan Peserta

    Kemah Wisata Gedong Songo Perkuat Edukasi Lingkungan Peserta

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.697
    • 0Komentar

      Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah juga diisi dengan kegiatan kemah wisata ke kawasan Candi Gedong Songo, Bandungan, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (17/12/2025) sebagai bagian dari pembelajaran luar ruang bagi para peserta. Ratusan peserta tampak antusias mengikuti jelajah kawasan wisata sejarah tersebut. Selain mengenal situs cagar budaya, […]

  • PCNU-PATI Photo by Nataliya Melnychuk

    Jasa

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Dua hari kebelakang saya di sibukkan dengan rentetan tugas dari seorang teman. Dia telah mengikuti kuliah dengan tugas akhirnya yaitu diharuskan membuat artikel ilmiah. Waktu singkat dan padat. Sedangkan teman saya tersebut sama sekali belum pernah membuat tulisan yang seperti itu. Dia memang penulis akan tetapi tulisannya berupa cerita-cerita cinta […]

  • PCNU PATI - Dari Jari; Cermin Diri. Photo by Laurenz Kleinheider on Unsplash.

    Dari Jari; Cermin Diri

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Media sosial kini menjadi virus yang begitu pesat menyebar di seluruh lini masyarakat kita. Virus ini membuat saya prihatin karena media sosial kini sengaja dikemas menjadi semacam diary book oleh kebanyakan pengguna. Bahkan ada yang mengatakan apabila media sosial ibaratnya sebuah lautan sehingga semua bisa dimasukkan dan ditumpahkan tanpa terkecuali. Nyaris ironis bukan? Dari detik […]

  • Warga Hidupkan Tradisi Barikan guna Hentikan Covid-19

    Warga Hidupkan Tradisi Barikan guna Hentikan Covid-19

    • calendar_month Jum, 2 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Warga Dukuh Sentul Melaksanakan Tradisi Barikan Kamis (1/7) malam. Acara ini ditujukan untuk tolak balak, terutama Covid-19 GEMBONG-Sudah setahun lebih, warga dunia hidup berdampingan dengan Virus Corona. Tidak terkecuali warga Jawa Tengah. Merebaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Pati, membuat beberapa elemen masyarakat berupaya maksimal untuk menghentikan laju penularan virus ini.  Mulai usaha lahiriyah seperti mengenakan […]

  • Bahas Perda Pesantren, RMI NU Pati Undang Para Pengurus Ponpes

    Bahas Perda Pesantren, RMI NU Pati Undang Para Pengurus Ponpes

    • calendar_month Jum, 18 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Para pengasuh pesantren membahas Perda Pesantren di aula PCNU Pati PATI – Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati menggelar Halaqoh dengan para pengasuh pesantren yang ada di Pati, Kamis (17/2) siang, di kantor PCNU. Selain itu, RMI juga mengundang seluruh anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) di semua tingkatan.  Ketua PCNU […]

  • Ulama Standar Ganda. Photo by Fabien Bazanegue on Unsplash.

    Ulama Standar Ganda

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Dari sekian juta orang islam di Indonesia, coba kita ambil sampel, 1.000 orang secara random. Lalu, kita kelompokkan siapa yang melakukan shalat tahajjud rutin. Golongan ke dua, shalat dhuha rutin dan golongan terakhir, yang tak pernah absen shalat lima waktu. Tentu jawabannya sudah bisa di prediksi. Kesalehan ritual bukan lagi sebuah […]

expand_less