Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
  • visibility 63
  • comment 0 komentar

 

img-20211112-wa0001-3437267
Para guru MI antusias mengikuti Pelatihan Computational Thinking di aula IPMAFA 

MARGOYOSO – Puluhan guru Madrasah Ibtidaiyah di wilayah Pati Utara mengikuti Pelatihan Computational Thinking pada Pembelajaran Tematik Berbasis Kearifan Lokal. Kegiatan yang diadakan pada Rabu (10/11) di aula 1 lantai 2 kampus IPMAFA merupakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari dosen PGMI Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali’ul Falah Pati. 

PkM yang merupakan hibah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI diberikan kepada M. Sofyan Alnashr dan Latifah Nuraini, keduanya adalah dosen pada prodi PGMI. Tujuan pelatihan ini ialah meningkatkan kapasitas guru MI dalam menjalankan pembelajaran tematik. Pengembangan pembelajaran tematik dilakukan dengan basis kearifan lokal dan computational thinking. 

“Buku tematik dari pemerintah itu banyak contoh budaya dari berbagai daerah di Indonesia, diharapkan guru juga mengenalkan budaya lokal sehingga anak didik mengenal budaya daerahnya,” terang Sofyan.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi PGMI, M. Agus Jauhari, karena peserta yang hadir berasal dari madrasah mitra yang bekerja sama melalui kegiatan PPL. 

“Guru harus selalu mengembangkan pembelajaran termasuk pembelajaran tematik yang memang dilaksanakan pada jenjang SD/MI,” pesannya. 

Ia menambahkan bahwa guru harus mampu meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus tetap memprioritaskan akhlak anak. Hal ini yang membedakan madrasah dengan sekolah umum, yakni akhlak yang sesuai dengan ajaran Islam.

Pelatihan yang difasilitasi pelaksanaannya oleh LPPM IPMAFA Pati menghadirkan Fira Nadliratul Afrida sebagai narasumber. Wanita yang juga aktif di Fatayat NU Tayu ini merupakan salah satu tutor Bebras Indonesia biro IPMAFA yang konsen pada computational thinking. Menurutnya, murid MI baik kelas rendah maupun tinggi harus diberikan stimulus untuk mencapai kecakapan abad 21 dengan soal-soal komputasi. 

“CT akan memacu anak menggunakan logika dan kecermatannya dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan cepat dan tepat,” imbuhnya.

Mbak Fira, panggilan sehari-harinya mengajak para peserta untuk mengenalkan budaya lokal khas Pati dan daerah tempat tinggal masing-masing. Kearifan lokal tersebut dapat berupa kesenian, budaya, nilai atau norma, bangunan, tempat, dan lain sebagainya. Ia berpesan supaya anak-anak bisa dikenalkan dengan Batik Bakaran, Nasi Gandul, Getuk, Masjid, atau tradisi lokal seperti Lomban Kupatan sehingga mereka mengenal dan dapat melestarikan budaya lokal di tengah derasnya budaya pop yang tak terbendung.

Adanya pelatihan terhadap guru dari sekolah mitra PGMI Fakultas Tarbiyah Ipmafa diharapkan juga mampu meningkatkan kerjasama antara kampus dengan madrasah. 

“Pelatihan ini ibaratnya hubungan simbiosis mutualisme, yakni hubungan yang bermanfaat bagi kedua pihak. Madrasah dan masyarakat sebagai stakeholder kampus mendapatkan peningkatan SDM guru, sedangkan dosen dan kampus juga mampu meningkatkan penelitian dan pengabdian,” pungkas Sofyan. 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ranting IPNU IPPNU Alasdowo Tanam 500 Bibit Tanaman

    Ranting IPNU IPPNU Alasdowo Tanam 500 Bibit Tanaman

    • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Para pengurus IPNU dan IPPNU jelang penananman bibit tanaman DUKUHSETI – PR IPNU IPPNU Desa Alasdowo sukses menggelar progam penghijauan desa, Minggu (3/10). Kegiatan tersebut terlaksana atas kerjasama dengan mahasiswa IAIN Kudus. Penghijauan tersebut dilakukan di beberapa titik. Diantaranya, di lapangan desa, kantor balai desa, puskesmas kecamatan dan di tepian sungai. Kegiatan dilakukan dengan menanam […]

  • 20220323_154955-jpg-2

    HUT Pergunu, Ribuan Guru Serbu SMA Muria

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Kang Zen saat ditemui pcnupati.or.id di sela-sela agenda jalan santai PC Pergunu Pati. PATI – Jelang perayaan 70 tahun Persatuan Guru Nahdlatul Ulama’ (Pergunu) 30 Maret nanti, banyak hal yang dilakukan oleh organisasi guru NU tersebut.  Di Pati, PC Pergunu, pada Rabu (23/3) sore tadi melakukan jalan santai dengan garis finish di SMA Muria, Pati. […]

  • PCNU-PATI Photo by Single.Earth

    Keheningan

    • calendar_month Sen, 21 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Oleh : M Iqbal Dawami “Berdiam dirilah, tetap hening, dan dengarkanlah hatimu. Lalu, ketika hati itu bicara, beranjaklah, dan pergilah ke mana hati membawamu.” — Susanna Tamaro Perjalanan terkadang membosankan. Apalagi menempuh perjalanan jauh. Berjam-jam duduk di kendaraan, semisal bis ekonomi, banyak orang tersiksa. Kebosanan itu ditambah pula oleh hiruk-pikuknya pedagang asongan dan pengamen. Para […]

  • NKRI Yes, Radikalisme No

    NKRI Yes, Radikalisme No

    • calendar_month Sen, 29 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Indonesia adalah negara Pancasila, yang di dalamnya terdapat multietnik, multiagama, multukultural dan sebagainya. Memang mayoritas pemeluk agama di Indonesia adalah Islam Ahlu as-Sunnah Wa al-Jama’ah (Aswaja) yang memiliki cara berpikir moderat dan menghargai perbedaan. KH. Bisri Musthofa yang biasa di panggil Gus Mus ini memaparkan tentang garis besar Aswaja, Pertama, dalam bidang hukum Islam (Fiqh), […]

  • 4 Tips Agar Tetap Produktif saat Weekend. Photo by Andreas Klassen on Unsplash.

    4 Tips Agar Tetap Produktif saat Weekend

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Kebanyakan dari orang-orang sering memanfaatkan weekend untuk rebahan. Iya, kita sering bermalas-malasan alias malas gerak (mager). Tentunya hal itu menjadikan kita tidak produktif.  Nah, agar weekend kalian tetap produktif, lakukan empat hal ini. 

  • Islam Agama Kemanusiaan

    Islam Agama Kemanusiaan

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Di tengah krisis pemahaman keislaman otentik dan komprehensif, umat Islam membutuhkan pemikiran yang mampu menyegarkan dan membangkitkan paham keislaman yang moderat, toleran dan rahmatan lil ‘alamin. Pemahaman keislaman demikian pada gilirannya mampu merealisasikan kerukunan antar umat beragama dan antar aliran di internal Islam sendiri. Melalui bukunya ini, K.H. Husein Muhammad menyampaikan beberapa refleksi pemikirannya dalam […]

expand_less