Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » IPNU IPPNU Juwana Gandeng Kiai Dalang Adakan Ngaji Budaya

IPNU IPPNU Juwana Gandeng Kiai Dalang Adakan Ngaji Budaya

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
  • visibility 379
  • comment 0 komentar

 

img-20211111-wa0033-8291049
KH. Ilham Supriyanto sedang mengisi ngaji budaya di Juwana dengan gaya uniknya, yaitu dakwah menggunakan wayang

JUWANA- Hari Pahlawan menjadi momen bersejarah bagi Bangsa Indonesia. 10 November diperingati sebagai bentuk rasa hormat atas jasa para Pahlawan yang telah gugur dan berkorban demi Negara. Inilah yang disampaikan oleh KH  Ilham Supriyanto, ketu LDNU Pati. 

ungkapan itu disampaikan dia di depan puluhan pelajar NU yang tergabung dalam Pengurus Anak Cabang IPNU/IPPNU Kecamatan Juwana, Rabu (10/11) malam. 

Kegiatan yang digagas oleh Departemen Olahraga, Seni dan Budaya PAC IPNU/IPPNU Juwana tersebut dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2021. Mengusung tema besar Ngaji Budaya, agenda tersebut berlangsung cukup meriah di gedung TPQ Manba’ul Huda, Bakaran Kulon Juwana. 

Bukan hanya para pelajar NU, para pengurus Banom NU se-Kecamatan Juwana juga tampak antusias menyimak Ngaji Budaya dari kiai yabg menggunakan media wayang kulit sebagai alat dakwahnya tersebut. 

Fokus Angkat Budaya

Kehadiran KH. Ilham di Juwana bukan tanpa alasan. Panitia, diwakili Widodo Adi, Kepala Departemen Olahraga, Seni dan Budaya IPNU Juwana menegaskan bahwa para pemuda sudah saatnya kembali kepada budayanya sendiri.  

Seperti diketahui bersama, KH. Ilham merupakan sosok dai dengan metode dakwah yang unik. Kiai sekaligus dalang tersebut menggunakan wayang sebagai media dakwahnya.

“Wayang itu budaya jawa yang hampir tidak diminati,” ungkap Adi.

Dengan tema ‘Minangka Dinane Para Pejuang Lan Mongko Ojo Lali Mara Kabudaya’, para generasi muda NU tersebut begitu semangat mengikuti jalannya ngaji budaya. Hal ini, lanjut Adi juga ditujukan untuk menarik minat para pelajar dan pemuda untuk turut serta dalan organisasi IPNU dan IPPNU. Menurutnya, semangat organisasi di kalangan pemuda di Kecamatan Juwana masih perlu ditingkatkan lagi. 

Sementara itu, Faiz Alim Rosyada, ketua PAC IPNU Juwana menjelaskan alasan dibalik pengambilan tema tersebut. Menurut dia, menghormati pahlawan berarti harus juga mempertahankan budaya lokal, sebagai bagian yang ikut terjajah. 

“Dulu kita punya budaya sendiri, tapi setelah orang Eropa datang dengan gaya hidul mereka, seolah-olah budaya kita menjadi budaya kelas dua yang kehilangan eksistensi di rumah sendiri. Kita terjajah dalam konteks budaya,” terang dia.(lpj/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Ishaq, Santri yang Dapat Hadiah Peci dari Wagub

    Cerita Ishaq, Santri yang Dapat Hadiah Peci dari Wagub

    • calendar_month Kam, 23 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Ishaq, santri Kajen yang mendapatkan hadiah peci dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Taj Yasin Maemun. MARGOYOSO –  Salah satu santri di pondok pesantren Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, yakni Ishaq Junaidi, tak menyangka akan mendapatkan peci dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.  Saat itu, ia tengah menunggu antrean vaksinasi di Madrasah Alhikmah, […]

  • PCNU Pati Tegaskan 11 Organisasi Ini Bukan Bagian dari Perangkat Perkumpulan NU

    PCNU Pati Tegaskan 11 Organisasi Ini Bukan Bagian dari Perangkat Perkumpulan NU

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id -Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, mengungkapkan bahwa belakangan ini banyak organisasi yang mengaku sebagai bagian dari NU. Namun, ia menegaskan bahwa terdapat 11 organisasi yang tidak termasuk dalam struktur atau perangkat Perkumpulan NU, berdasarkan Surat Edaran (SE) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nomor: 3391/PB.01/A.II.10.44/99/01/2025 pada 7 Januari […]

  • PCNU-PATI Photo by Malik Skydsgaard

    Fenomena Prostitusi dalam Perspektif Fiqih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, prostitusi didefinisikan sebagai pertukaran hubungan seksual dengan uang atau hadiah sebagai suatu transaksi perdagangan atau pelacuran. Aktifitas seksual yang terjadi dalam prostitusi bukan lahir karena hubungan sah suami-istri, melainkan karena adanya transaksi “penjual” dan “pembeli”. Dari sini sudah jelas sekali, bahwa prostitusi merupakan praktik bisnis perzinaan berbayar […]

  • PCNU PATI - LAZISNU Pati Luncurkan Program Beasiswa

    LAZISNU Pati Luncurkan Program Beasiswa

    • calendar_month Ming, 14 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Pati- Program beasiswa kembali diluncurkan oleh PC Lazisnu Pati untuk membantu anak bangsa untuk meraih pendidikan pada jenjang perguruan tinggi yang ada di salah satu kampus di Pati. Teguh santoso, selaku sekretaris PC Lazisnu Pati yang diberi tanggung jawab atas program ini mengatakan bahwa program ini merupakan kali kedua setelah peluncuran program beasiswa yang pertama.“Kami […]

  • Rayakan HUT ke-4, Paguyuban Sopir Pati Gelar Dialog Interaktif

    Rayakan HUT ke-4, Paguyuban Sopir Pati Gelar Dialog Interaktif

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.701
    • 0Komentar

      ​Pcnupati.or.id – Paguyuban Sopir Pati (PSP) memeriahkan hari jadinya yang ke-4 dengan semangat kebersamaan. Perayaan tahun ini dikemas secara edukatif melalui Dialog Interaktif bertajuk “Melakukan Sebuah Kebaikan, Dilakukan Oleh Siapa Saja” yang digelar di Yutaka Farm, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Sabtu (27/12/2025) sore. ​Acara yang berlangsung meriah ini menjadi momentum penting bagi para pengemudi […]

  • 7 Agenda Strategis

    7 Agenda Strategis

    • calendar_month Jum, 24 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Oleh : Jamal Makmur Asmani* Duet KH. Miftachul Akhyar dan KH. Yahya Chalil Tsaquf adalah duet fakih-intelektual. KH. Miftachul Akhyar adalah sosok ulama yang berpetualang dari pesantren ke pesantren. Beliau berkarir dari bawah. Rais Syuriyah PCNU Surabaya, Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur, Wakil Rais Am, Pejabat Sementara Rais Am, dan akhirnya menjadi Rais ‘Am PBNU. […]

expand_less