Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PKL dan Susbalan Menciptakan Kader NU Masa Depan

PKL dan Susbalan Menciptakan Kader NU Masa Depan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 14 Jan 2020
  • visibility 377
  • comment 0 komentar


PATI, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah mengadakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) dan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) yang bertempat di PP. Naqsabandiyah Kholidiyah Desa Srikaton Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati.
Acara resmi dibuka oleh PW GP Ansor Jawa Tengah, Gus Fahsin M Faal, didampingi oleh Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Pati, Itqonul Hakim, perwakilan Forkopimda, dan Muspika Kayen. Tampak hadir Ketua MWCNU Kayen KH. Shofwan, pengasuh PP. Naqsabandiyah Kholidiyah KH. Abdul Hamid, M.Pd.I, dari Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, Pagar Nusa Kecamatan Kayen. 
Dalam sambutannya Gus Fahsin mengucapkan selamat bagi kader GP Ansor dan Banser yang lolos screening sehingga bisa mengikuti PKL dan Susbalan PW GP Ansor Jawa Tengah.
“Dari calon peserta sekitar 300 yang lolos screening dan menjadi peserta hanya 105 baik dari unsur kader GP Ansor dan Banser ” Ucapnya
Sambutan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pati, Gus Itqon mengingatkan peserta agar sungguh – sungguh mengikuti PKL dan Susbalan PW GP Ansor Jawa Tengah, dan diharapkan lulus semua. 
“Kegiatan pelatihan ini lebih berat dari pelatihan sebelumnya, peserta harus menata niat untuk semangat mengikuti kegiatan, karena kader GP Ansor adalah NU masa depan, dan masa depan NU yang akan datang” Harapnya 
Setelah pembukaan selesai, Instruktur PP GP Ansor, Gus Nadhif langsung memberikan peserta dengan materi Aswaja dan ke-Ansor-an, yang memaparkan bagaimana tugas berat GP Ansor, apalagi Banser sebagai pasukan inti GP Ansor untuk selalu mengamalkan Pancasila, dan menjaga keutuhan kedaulatan Indonesia dengan slogan NKRI harga mati, dan menampilkan kader patriot yang berani di garda depan membela dan menjaga para Kiai NU, yang sekarang ini banyak dicemarkan dan diganggu oleh minhum, dengan menyebarkan hoax dan fitnah yang diarahkan untuk menjatuhkan peran Kiai, dan memprovokasi agar warga NU terpancing untuk melawan.  Untuk perlawanan adalah tugas Polri dan TNI, Banser bertugas membantu pengamanan apabila dibutuhkan.  
Acara berlangsung khidmah, fokus, dan bisa berdiskusi secara langsung dengan para instruktur-instruktur. Dengan demikian diharapkan hasil dari PKL dan Susbalan PW GP Ansor Jawa Tengah ini nantinya muncul calon pemimpin, dan perwira GP Ansor yang tangguh dan kompeten di bidangnya. (Fikrul/ Yn)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Setelah Jepara, Giliran Lazisnu Grobogan Bantu Korban Bencana Pati

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id PATI – Di tengah maraknya bencana yang terjadi di Indonesia, tingkat kepedulian masyarakat menjadi meningkat. Bahkan sebagian masyarakat tergerak merogoh kocek lebih dalam untuk membantu sesamanya yang menjadi korban bencana.  Bantuan yang datang pun beragam, mulai dari uang, sembako, pakaian layak pakai. Justru, menurut pantauan Lazisnu Pati, bantuan non-tunai inilah yang dibutuhkan korban yang […]

  • Zarkasi, Yayasan RF Gunakan 30 Bus

    Zarkasi, Yayasan RF Gunakan 30 Bus

    • calendar_month Kam, 12 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    GEMBONG-Yayasan Raudlatul Falah (RF) Bermi, Gembong yang diasuh oleh KH. Ahmad Djaelani Al Hafidz melakukan tour DKI-Jabar. Pemberangkatan dilaksanakan Rabu (11/12) kemarin dan diperkirakan akan tiba di Bermi Jumat (13/12) esok. Sedikitnya, 1462 santri mengikuti acara ini. Jumlah tersebut masih ditambah dengan pendidik serta dewan pengurus Yayasan Raudlatul Falah. Tour bertajuk Zarkasi (Ziarah dan Rekreasi) […]

  • aerial view of city buildings during daytime

    Insting Parental Pemerintah

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Setiap yang sudah menikah dan memiliki anak, akan mengalami perubahan perilaku. Lebih protektif dan bertanggung jawab adalah salah satunya. Gejala ini bernama efek parental. Efek parental akan menimbulkan insting parental seperti yang sudah penulis sebutkan. Seseorang dengan kecenderungan masa bodoh soal hajat orang lain, perlahan maupun secara drastis akan berubah setelah […]

  • LPM Terma STAI Pati Terbitkan Majalah Tentang Kekerasan Seksual

    LPM Terma STAI Pati Terbitkan Majalah Tentang Kekerasan Seksual

    • calendar_month Sen, 30 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Teropong Mahasiswa (Terma), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati, meluncurkan majalah edisi ke-7 yang membahas tentang kekerasan seksual. Peluncuran Majalah Terma ini digelar bersamaan dengan seminar antikekerasan seksual yang berlangsung di Gedung A STAI Pati, Minggu (29/12/24). Turut hadir dalam acara tersebut, Waka II STAI Pati, Abd Aziz, Pembina […]

  • Forsimasu Gelar Expo Kampus, Beberkan Informasi Seputar Kampus

    Forsimasu Gelar Expo Kampus, Beberkan Informasi Seputar Kampus

    • calendar_month Ming, 23 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Syamsul Ma’arif, dengan penuh semangat memaparkan materi dalam acara Expo Kampus Formasu PATI – Forum Silaturahmi Mahasiswa Silahul Ulum (FORSIMASU) menggelar kegiatan expo kampus bagi para siswa MA Silahul Ulum, Minggu (23/1). Expo Kampus tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk membantu para siswa dalam memperoleh informasi terkait dunia kampus. Imam Sholikin, Ketua FORSIMASU menuturkan, bahwa kegiatan […]

  • PCNU-PATI Photo by The Cleveland Museum of Art

    Islam Ukhuwah Sebagai Ikhtiar Membangun Kesalehan Sosial

    • calendar_month Sab, 2 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Manusia pada dasarnya adalah satu, tidak ada perbedaan satu sama lain, yang ada adalah hanyalah variasi dari kesatuannya. Namun sayangnya, manusia kini terpilah ke dalam banyak kelompok suku, kelompok, ras, etnik, adat-istiadat, agama, dan negara. Agama yang semula berniat menyatukan manusia yang telah terpilah dalam suku dan nafsu di bawah satu Tuhan […]

expand_less