Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pembiasaan Ibadah Salat Dhuha, Asmaul Husna dan Dzikir Tahlil MI Terpadu Riyadhus Sholihin

Pembiasaan Ibadah Salat Dhuha, Asmaul Husna dan Dzikir Tahlil MI Terpadu Riyadhus Sholihin

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
  • visibility 449
  • comment 0 komentar
Pcnupati.or.id- Sukoharjo – Di zaman yang modern ini, dampak kemajuan teknologi pada kemampuan anak semakin terlihat. Semua dapat dilihat dari seberapa sering anak bermain gadget. Jika ini terus berjalan tanpa adanya kontrol orangtua, maka besar kemungkinan perkembangan otak anak akan terhambat karena cenderung asik dengan dunia online (game). Anak yang kecanduan gadget akan cenderung malas untuk bergerak, berpikir kritis dan sulit mengontrol emosi karena merasa dunia nya ada pada gadget. Maka dari itu, untuk saat ini pemilihan madrasah atau sekolah yang dapat mengatur kegiatan anak yaitu memadukan ilmu pengetahuan dan religi sangat diperlukan.

 

Penanaman karakter yang dilakukan di sekolah atau madrasah memiliki waktu kurang lebih 6-7 jam dalam sehari, dengan waktu tersebut madrasah dapat memberikan kegiatan-kegiatan positif sebagai pembiasaan. Seperti di MI Terpadu Riyadhus Sholihin penanaman karakter religius selalu di terapkan setiap hari mulai pukul 07.00-08.30 WIB. Kegiatan anak ketika sampai di madrasah dimulai dengan berwudhu dan sholat dhuha berjama’ah, setelah itu anak-anak akan membaca do’a sholat dhuha dan Asmaul Husna bersama-sama. Hal itu diungkapkan Guru MI Terpadu Riyadhus Sholihin Nguter Sukoharjo, Diana Zulfa Nurfarihah kepada media, Sabtu (15/2/2025).

 

Dijelaskannya, bahwa semua kegiatan tersebut dilakukan menggunakan suara yang keras, serta dipimpin oleh imam, yang mana imam tersebut berasal dari anak laki-laki kelas 2-3 secara bergantian setiap harinya. Setelah kegiatan tersebut anak-anak akan melanjutkan kegiatan mengaji dengan metode “Talaqqi” yang mana dipimpin oleh Ustadzah Naela Nur Hayati Al-Hafidzoh sehingga bacaan dan hafalan Al-Qur’an anak-anak dipastikan bersanad. Kemudian setelah “Talaqqi” ada mengaji dengan sistem “sorogan” agar anak dapat membaca al-qur’an dengan lancar,madrasah menerapkan “Tahsin Metode Baghdadiyah” dan juga “sorogan” setoran hafalan pada ustadz dan ustadzah pengampu.

 

Selain semua kegiatan tersebut, madrasah menerapkan pembiasaan “Ziarah Kubur, Dzikir dan Tahlil” setiap hari Jum’at agar anak-anak mengerti adanya kehidupan setelah kematian dan betapa pentingnya do’a dari anak yang sholih dan sholihah. Setelah semua kegiatan tersebut selesai anak-anak akan belajar ilmu pengetahuan umum sampai waktu sholat dzuhur tiba. Kegiatan berjama’ah Sholat Dzuhur pun diterapkan, agar anak-anak tau jika ada ibadah wajib yaitu “Salat Fardhu” yang tidak boleh terlewat.

 

Menurutnya, dari sini, bisa menjadi pertimbangan betapa pentingnya pemilihan madrasah atau sekolah bagi anak. Mana madrasah yang mampu membawa anak memiliki karakter religius, sopan dan santun serta adapat mengatur waktu nya sendiri. Sehingga mereka mampu membedakan waktu, mana waktu untuk beribadah dan mana waktu untuk belajar dan bermain.

 

“Penanaman karakter melalui kegiatan religi pembiasaan ibadah dan mengaji di MI Terpadu Riyadhus Sholihin,” kata Guru MI Terpadu Riyadhus Sholihin Diana Zulfa Nurfarihah.

 

 

Kegiatan yang berjalan rutin dan tertib, anak-anak dapat membedakan mana waktu beribadah dan mana waktu belajar. Dewan guru sebagai pelaksana kegiatan yang mengawasi setiap kegiatan siswa, terutama kegiatan religi selalu membimbing dan mengarahkan siswa untuk mengikuti kegiatan tersebut. (*)

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Jangan Hanya Bicara Potensi

    NU Jangan Hanya Bicara Potensi

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    KH Lukman Hakim Syaifuddin, selaku Menteri Agama dalam Silaturrahim NU se-Dunia di Hotel Taisir Mekah (Kamis, 7 Dzulhijjah 1440 H./8 Agustus 2019) menyatakan, membicarakan NU jangan hanya potensi. Semua pihak sudah paham bahwa potensi NU di semua bidang sangat besar. Diamnya NU sudah merupakan potensi. Namun potensi saja tidak cukup. Potensi besar NU harus digerakkan […]

  • Pelantikan Pengurus NU dan Fatayat NU Dukuhseti Dihadiri Kiai Aniq

    Pelantikan Pengurus NU dan Fatayat NU Dukuhseti Dihadiri Kiai Aniq

    • calendar_month Jum, 25 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Tausyiyah KH. Aniq Muhammadun, Rois Syuriyah PCNU Pati DUKUHSETI – MWC NU Dukuhseti, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU beserta 14 Pengurus Ranting NU dan PR Fatayat NU se-Dukuhseti telah benar-benar absah untuk menjalankan tugas. Semua jajaran dalam kepengurusan tersebut resmi dilantik, Jumat (25/2) siang tadi,  Pelantikan yang dilangsungkan di Gedung Haji Dukuhseti itu dihadiri […]

  • Ini Cara Pelajar NU Sidomukti Buka Bulan Maulud

    Ini Cara Pelajar NU Sidomukti Buka Bulan Maulud

    • calendar_month Jum, 8 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 600
    • 0Komentar

    Kekompakan IPNU dan IPPNU Ranting Sidomukti dalam mengisi bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. MARGOYOSO – Dalam rangka memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW, PR IPNU IPPNU Desa Sidomukti menggelar pengajian umum pada Kamis, (7/10). Acara tersebut terlaksana berkat kerjasama dengan Fatayat dan Majlis Yasinan Ibu-Ibu Dukuh Gesing.  Acara berlangsung dari pukul 13.15 WIB sampai 15.45 […]

  • Ambulans PCNU 100% untuk Umat

    Ambulans PCNU 100% untuk Umat

    • calendar_month Rab, 15 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Ambulans PCNU Mengantarkan ibu Sugiati, warga Trangkil untuk berobat di RSUD Soewondo. PATI – PCNU Pati menghadirkan mobil ambulans untuk umat. Hadirnya mobil ini sangat membantu masyarakat Pati yang membutuhkan layanan antar jemput pasien sakit.  “Keberadaan mobil ambulans PCNU layanan ini bukan hanya sekedar pengadaan untuk menunjukkan pengabdian kepada masyarakat. Tetapi memang besar manfaatnya untuk […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Please Forgive me. Photo by Brett Jordan on Unsplash.

    Maaf dan Terima Kasih

    • calendar_month Jum, 13 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Hidup tak luput dari perselisihan. Bagaimanapun jalannya disana pasti akan berjumpa dengan perselisihan. Salah paham, lebih mengedepankan ego dan sengaja melukai merupakan bibit awal timbulnya perselisihan. Dari perselisihan kita bisa belajar dewasa, sekaligus bijaksana, dalam berbicara dan bertindak. Beberapa waktu lalu saya tengah menghadapi perselisihan dengan seorang kawan. Salah paham dan mengedepankan ego lah penyebabnya. […]

  • Salafiyah Kajen Pati Diproseksi Jadi Model Nasional Green Madrasah

    Salafiyah Kajen Pati Diproseksi Jadi Model Nasional Green Madrasah

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.944
    • 0Komentar

      Pati – Kementerian Agama (Kemenag) mulai memperluas implementasi Green Madrasah sebagai bagian dari transformasi pendidikan Islam berbasis ekoteologi di Indonesia. Madrasah Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, dijajaki menjadi salah satu model percontohan nasional untuk penguatan pendidikan ramah lingkungan. Hal ini diungkapkan Kasubdit Fasilitasi Profesi Guru, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Kemenag Fakhurrozi dalam pelatihan […]

expand_less