Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Fondasi Penguatan Inklusi dan Bahasa Inggris di Sekolah Ma’arif Jateng

Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Fondasi Penguatan Inklusi dan Bahasa Inggris di Sekolah Ma’arif Jateng

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
  • visibility 7.225
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id Semarang – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar satu rangkaian kegiatan terpadu yang mencakup Pelatihan Pembelajaran Mendalam Kurikulum Berbasis Cinta (PM KBC) An-Nahdliyyah, Program Pendampingan Bahasa Inggris Berstandar Internasional Pearson, serta penyelesaian Modul Pendidikan Inklusi. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 14–15 Januari 2026, di Hotel Muria, Kota Semarang.

Wakil Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Dr. Hidayatun, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai penguatan strategis bagi satuan pendidikan Ma’arif. Menurut dia, pelatihan ini bertujuan memperkuat implementasi PM KBC, menuntaskan modul pendidikan inklusi, sekaligus meningkatkan kapasitas guru dalam pendampingan pembelajaran Bahasa Inggris berstandar internasional.

“Pendidikan inklusi kini telah menjadi arus utama (mainstreaming) di lingkungan LP Ma’arif. Karena itu, modul inklusi harus segera dituntaskan agar dapat diimplementasikan secara seragam. Sementara pendampingan Bahasa Inggris Pearson kami harapkan mampu mendorong sekolah-sekolah Ma’arif memiliki kompetensi Bahasa Inggris dengan standar internasional,” ujar Hidayatun.

Ia menambahkan, penguasaan Bahasa Inggris menjadi kebutuhan yang tak terelakkan, mengingat berbagai sektor pendidikan menengah hingga peluang beasiswa saat ini banyak mensyaratkan kemampuan Bahasa Inggris yang memadai.

Sementara itu, Dr. Ghufron Hamzah, S.Th.I., M.S.I, dalam paparannya, menegaskan bahwa kurikulum berbasis cinta sejatinya memiliki akar kuat dalam pemikiran pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy’ari, sebagaimana tertuang dalam Qanun Asasi. Nilai cinta tersebut, menurut dia, menjadi fondasi penting dalam membangun iklim pendidikan yang humanis dan transformatif.

“Dalam konteks kurikulum, kita sebenarnya sudah lama mempersiapkan kewajiban penguatan Bahasa Inggris, bahkan sejak jenjang sekolah dasar. Peningkatan kapasitas guru, termasuk melalui program penguatan di Pare, menjadi bagian dari ikhtiar tersebut,” kata Gufron.

Ia menekankan bahwa pendekatan berbasis cinta diharapkan mampu mengubah sikap resistif terhadap pembaruan menjadi semangat untuk belajar dan beradaptasi. “Dari yang semula alergi, menjadi cinta. Harapannya, forum ini melahirkan pendidik yang mampu menghasilkan peserta didik yang kompeten, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya.

Kegiatan terpadu ini diikuti oleh 44 peserta yang terdiri atas guru dan pengelola satuan pendidikan Ma’arif dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Pesantren sebagai Center Studi Masyarakat

    • calendar_month Sab, 10 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto,MA Pesantren sebagaimana kita pahami merupakan tempat belajar para santri yang di dalamnya terdapat kiai, santri, kitab kuning, dan bangunan. Sehingga pesantren merupakan model pendidikan tertua yang ada di Pulau Jawa-Madura. Salah satu tradisi agung (great tradition) di Indonesia adalah tradisi pengajaran agama Islam dan khazanah kitab kuning. Dimana tradisi tersebut sudah turun-temurun […]

  • Konferensi MWCNU Kec Dukuhseti

    Konferensi MWCNU Kec Dukuhseti

    • calendar_month Kam, 28 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Pati. Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Dukuhseti menggelar konferensi pergantian pengurus. Penyusunan pengurus baru itu, agar bersama-sama memajukan Nahdlatul Ulama semakin berkembang dan mampu mengikuti tantangan Zaman. Acara konferensi bertempat di aula Mts Maharijul Huda Kembang Dukuhseti,(22/4) minggu lalu. Selain itu, MWC Dukuhseti diharapkan menjadi Majlis Wakil Cabang terbaik dalam bidang pertanian, karena di […]

  • Ipmafa Setor Dua Mahasiswa ke Lazisnu Pati

    Ipmafa Setor Dua Mahasiswa ke Lazisnu Pati

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    PATI-Dua mahasiswa Institut Pesantren Matholiul Falah (IPMAFA), Ah. Shofi Amri dan Nur Faiz sowan ke kantor Lazisnu Cabang Pati, Selasa (15/10) siang. Mereka datang dengan didampingi dua orang dosen, Ahmad Nashiruddin dan M. Luthfi. Lazisnu Cabang Pati menyambut kehadiran dua orang mahasiswa IPMAFA didampingi dua orang dosennya untuk melaksanakan PPL di kantor Lazisnu selama 45 […]

  • Mahasiswa UIN Walisongo Insyaallah Clear dari Radikalisme.

    Mahasiswa UIN Walisongo Insyaallah Clear dari Radikalisme.

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.693
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono, S.I.M., M.H., mengajak mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang untuk menjaga Indonesia dari ancaman radikalisme dan terorisme. “Ancaman terorisme di dunia siber itu nyata,” katanya dalam kegiatan Penguatan Kampus Kebangsaan “Jaga Kampus Kita” di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang […]

  • PCNU-PATI

    Luka yang Kau Tinggal Senja Tadi

    • calendar_month Ming, 11 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Kembali lagi dengan review wattpad. Tarik nafas dulu..authornya sama seperti Rembulan di Pinggang Bukit, kak Susan. Saya harus peringatkan kalau mau baca karya-karya beliau harus siap mental buat nggak jatuh hati sama tokoh utamanya. Bener deh! Sejak Diary Jingga kalo ga salah, trus Tsani & Athaya, Ranjang yang Ternoda, sampe ini yang juga masih berlanjut […]

  • PCNU-PATI

    Ramadan Bulan Produktif Berkarya

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan sebagai bulan suci dalam agama Islam, tidak hanya merupakan waktu untuk meningkatkan ibadah spiritual, tetapi juga merupakan kesempatan untuk menjadi lebih produktif dalam berkarya. Berkarya apa? Apakah ngonten video Youtube, TikTok, menulis artikel ilmiah, artikel populer, esai, menulis puisi, cerpen, novel, atau apa? Ya, bagi saya berkarya apa saja asal positif. […]

expand_less