Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Fondasi Penguatan Inklusi dan Bahasa Inggris di Sekolah Ma’arif Jateng

Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Fondasi Penguatan Inklusi dan Bahasa Inggris di Sekolah Ma’arif Jateng

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
  • visibility 7.090
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id Semarang – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar satu rangkaian kegiatan terpadu yang mencakup Pelatihan Pembelajaran Mendalam Kurikulum Berbasis Cinta (PM KBC) An-Nahdliyyah, Program Pendampingan Bahasa Inggris Berstandar Internasional Pearson, serta penyelesaian Modul Pendidikan Inklusi. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 14–15 Januari 2026, di Hotel Muria, Kota Semarang.

Wakil Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Dr. Hidayatun, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai penguatan strategis bagi satuan pendidikan Ma’arif. Menurut dia, pelatihan ini bertujuan memperkuat implementasi PM KBC, menuntaskan modul pendidikan inklusi, sekaligus meningkatkan kapasitas guru dalam pendampingan pembelajaran Bahasa Inggris berstandar internasional.

“Pendidikan inklusi kini telah menjadi arus utama (mainstreaming) di lingkungan LP Ma’arif. Karena itu, modul inklusi harus segera dituntaskan agar dapat diimplementasikan secara seragam. Sementara pendampingan Bahasa Inggris Pearson kami harapkan mampu mendorong sekolah-sekolah Ma’arif memiliki kompetensi Bahasa Inggris dengan standar internasional,” ujar Hidayatun.

Ia menambahkan, penguasaan Bahasa Inggris menjadi kebutuhan yang tak terelakkan, mengingat berbagai sektor pendidikan menengah hingga peluang beasiswa saat ini banyak mensyaratkan kemampuan Bahasa Inggris yang memadai.

Sementara itu, Dr. Ghufron Hamzah, S.Th.I., M.S.I, dalam paparannya, menegaskan bahwa kurikulum berbasis cinta sejatinya memiliki akar kuat dalam pemikiran pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy’ari, sebagaimana tertuang dalam Qanun Asasi. Nilai cinta tersebut, menurut dia, menjadi fondasi penting dalam membangun iklim pendidikan yang humanis dan transformatif.

“Dalam konteks kurikulum, kita sebenarnya sudah lama mempersiapkan kewajiban penguatan Bahasa Inggris, bahkan sejak jenjang sekolah dasar. Peningkatan kapasitas guru, termasuk melalui program penguatan di Pare, menjadi bagian dari ikhtiar tersebut,” kata Gufron.

Ia menekankan bahwa pendekatan berbasis cinta diharapkan mampu mengubah sikap resistif terhadap pembaruan menjadi semangat untuk belajar dan beradaptasi. “Dari yang semula alergi, menjadi cinta. Harapannya, forum ini melahirkan pendidik yang mampu menghasilkan peserta didik yang kompeten, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya.

Kegiatan terpadu ini diikuti oleh 44 peserta yang terdiri atas guru dan pengelola satuan pendidikan Ma’arif dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by StockSnap

    Pengantin di Rel Kereta

    • calendar_month Ming, 7 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Oleh: Elin Khanin Sore itu langit Pengapon tampak kelabu. Awan bergulung-gulung di atas sana. Menciptakan suasana kelam dan suram. Sesuram wajah gadis yang berjalan di atas kerikil tajam. Gadis itu tampak lesu, bibirnya pucat, matanya sembab dan sedikit bengkak. Menandakan ia banyak menangis. Mungkin seharian tanpa jeda, atau malah sudah lama ia menanggung kepedihan. Sendirian. […]

  • Direktur

    Direktur

    • calendar_month Rab, 9 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Jika tulisan rabu lalu, saya tulis dengan sedih berlapis lapis dan hati gemuruh tak tentu arah. Namun berbeda dengan hari ini saya menulis dengan riang gembira dan emosi yang meronta ronta. Atas ketidak adilan, atas semua kebisuan atau bahkan dengan segala ritme ritme yang sudah berjalan. Sebelum melanjutkan tulisan ini, […]

  • PCNU-PATI Photo by Pawel Czerwinski

    Pernikahan Kritis Part 2

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Najila segera menegakkan punggung. Baru pukul setengah tiga dini hari. Para santri Al-Mukmin pasti sudah banyak yang bangun jam segini. Ada yang mengerjakan tugas kuliah, tahajud, atau melakukan hal lain. Dia juga harus bergegas, mengenyahkan rasa malas. Jika terus-terusan memeluk guling seperti ini, hanya akan membuatnya terjebak oleh rasa sedih berkepanjangan. […]

  • PCNU-PATI Photo by Jason Leung

    Kontribusi NU dalam Mengentaskan Moralitas Bangsa

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pendidikan di Indonesia erat sekali dikaitkan dengan sistem pembelajaran yang dilakukan oleh guru kepada peserta didik. Dimana dalam proses belajar baik formal maupun non-formal tentunya guru memiliki standar masing-masing dalam memberikan materi kepada peserta didik. Hal ini dimaksud untuk mempermudah transfer pembelajaran antara guru dan murid. Sedangkan dalam pendidikan formal, idealnya penilian […]

  • LPP NU : Konsumsi Padi Organik, Cara Sehat Bersahabat dengan Covid

    LPP NU : Konsumsi Padi Organik, Cara Sehat Bersahabat dengan Covid

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

     ‘Kelompok Kadang Tani Sarowotulus’ sedang memamerkan hasil panen padi organik SEMARANG-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengajak Nahdliyin untuk merubah sikap dalam menghadapi ancaman Covid-19. Dari yang semula acuh terhadap keberadaan wabah ini menjadi peduli dan mengembangkan pola hidup sehat. Selain itu, PWNU juga mengajak warganya untuk berperan aktif dalam memotong mata rantai penyebaran Covid-19 dengan […]

  • PCNU-PATI

    Luka yang Kau Tinggal Senja Tadi

    • calendar_month Ming, 11 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Kembali lagi dengan review wattpad. Tarik nafas dulu..authornya sama seperti Rembulan di Pinggang Bukit, kak Susan. Saya harus peringatkan kalau mau baca karya-karya beliau harus siap mental buat nggak jatuh hati sama tokoh utamanya. Bener deh! Sejak Diary Jingga kalo ga salah, trus Tsani & Athaya, Ranjang yang Ternoda, sampe ini yang juga masih berlanjut […]

expand_less