Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Fondasi Penguatan Inklusi dan Bahasa Inggris di Sekolah Ma’arif Jateng

Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Fondasi Penguatan Inklusi dan Bahasa Inggris di Sekolah Ma’arif Jateng

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
  • visibility 6.983
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id Semarang – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar satu rangkaian kegiatan terpadu yang mencakup Pelatihan Pembelajaran Mendalam Kurikulum Berbasis Cinta (PM KBC) An-Nahdliyyah, Program Pendampingan Bahasa Inggris Berstandar Internasional Pearson, serta penyelesaian Modul Pendidikan Inklusi. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 14–15 Januari 2026, di Hotel Muria, Kota Semarang.

Wakil Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Dr. Hidayatun, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai penguatan strategis bagi satuan pendidikan Ma’arif. Menurut dia, pelatihan ini bertujuan memperkuat implementasi PM KBC, menuntaskan modul pendidikan inklusi, sekaligus meningkatkan kapasitas guru dalam pendampingan pembelajaran Bahasa Inggris berstandar internasional.

“Pendidikan inklusi kini telah menjadi arus utama (mainstreaming) di lingkungan LP Ma’arif. Karena itu, modul inklusi harus segera dituntaskan agar dapat diimplementasikan secara seragam. Sementara pendampingan Bahasa Inggris Pearson kami harapkan mampu mendorong sekolah-sekolah Ma’arif memiliki kompetensi Bahasa Inggris dengan standar internasional,” ujar Hidayatun.

Ia menambahkan, penguasaan Bahasa Inggris menjadi kebutuhan yang tak terelakkan, mengingat berbagai sektor pendidikan menengah hingga peluang beasiswa saat ini banyak mensyaratkan kemampuan Bahasa Inggris yang memadai.

Sementara itu, Dr. Ghufron Hamzah, S.Th.I., M.S.I, dalam paparannya, menegaskan bahwa kurikulum berbasis cinta sejatinya memiliki akar kuat dalam pemikiran pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy’ari, sebagaimana tertuang dalam Qanun Asasi. Nilai cinta tersebut, menurut dia, menjadi fondasi penting dalam membangun iklim pendidikan yang humanis dan transformatif.

“Dalam konteks kurikulum, kita sebenarnya sudah lama mempersiapkan kewajiban penguatan Bahasa Inggris, bahkan sejak jenjang sekolah dasar. Peningkatan kapasitas guru, termasuk melalui program penguatan di Pare, menjadi bagian dari ikhtiar tersebut,” kata Gufron.

Ia menekankan bahwa pendekatan berbasis cinta diharapkan mampu mengubah sikap resistif terhadap pembaruan menjadi semangat untuk belajar dan beradaptasi. “Dari yang semula alergi, menjadi cinta. Harapannya, forum ini melahirkan pendidik yang mampu menghasilkan peserta didik yang kompeten, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya.

Kegiatan terpadu ini diikuti oleh 44 peserta yang terdiri atas guru dan pengelola satuan pendidikan Ma’arif dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lestarikan Khazanah Spiritual, Komunitas Joko Tingkir Ziarahi Makam Wali Pati

    Lestarikan Khazanah Spiritual, Komunitas Joko Tingkir Ziarahi Makam Wali Pati

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    GEMBONG-Komunitas Joko Tingkir yang diprakarsai oleh para pemuda Dukuh Sentul, Desa Gembong Kecamatan Gembong tekankan tentang pentingnya menjaga eksistensi budaya. Sebelumnya, komunitas yang baru berdiri dua tahun silam ini bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dan program-program peduli lingkungan, seperti agenda-agenda bhakti sosial dan upaya pelestarian Waduk Gembong. Benar saja, Komunitas Joko Tingkir merupakan salah satu […]

  • Puasa dari Bokep

    Puasa dari Bokep

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.005
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Bukan hanya dipuasani dalam arti dikurangi dan ditahan, tapi saran saya sebaiknya ditinggalkan. Tidak hanya di bulan Ramadan, menonton film porno/bokep itu merusak mental. Sebenarnya jauh-jauh hari, Kanjeng Nabi Muhammad sudah berpesan.   “Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu menikah, maka menikahlah. Karena menikah lebih dapat menahan […]

  • Photo by JillWellington

    Narasumber Cerdas dan Cantik

    • calendar_month Ming, 21 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Sedikit telat Farhan membuka chat tersebut.  Lebih baik terlambat  dari pada tidak sama sekali bukan? Ia sangat benci dengan penasaran. Segera ia klik link dan secara otomatis tersambung pada YouTube. Ia bisa dengan jelas menyaksikan acara seminar yang berlangsung di aula PP. Al-Hikmah. Merasa tertarik, Farhan mengambil posisi nyaman dengan merebahkan […]

  • Bedah Novel CSAN, Penulis : Menulis adalah Pembiasaan

    Bedah Novel CSAN, Penulis : Menulis adalah Pembiasaan

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Perpustakaan siswi Mathali’ul Falah mengadakan bedah novel karya Elin Khanin yang bertajuk Cinta Sang Abdi Ndalem( (CSAN) Jumat(18/10). Ada satu hal yang melatarbelakangi acara ini, yaitu atar belakang penulisan CSAN. Motivasi Elin dalam menulis novel CSAN yaitu akhlak kang/mbak yang mengabdikan dirinya kepada kiainya. Selain itu, keikhlasaan dalam mengabdi juga membuat Elin menyelesaikan novel bergenre […]

  • Viral, Warga Palestina Sholat Ghaib untuk Mbah Moen

    Viral, Warga Palestina Sholat Ghaib untuk Mbah Moen

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 456
    • 0Komentar

    GAZA-Bukan hanya warga NU dan Indonesia, sosok Mbah Maimun Zubair ternyata juga sangat digandrungi oleh bangsa lain. Sebut saja orang-orang arab yang sangat terlihat penghormatannya saat Mbah Moen berpulang (6/8) lalu. Salah satu potongan video yang memperlihatkan proses sholat ghaib yang diadakan oleh Warga Palestina untuk almarhum Mbah Moen Akhir-akhir ini beredar video yang merekam […]

  • PCNU-PATI

    Surat Kepada Kanjeng Nabi

    • calendar_month Kam, 25 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Setiap masyarakat Muslim, setiap kelompok, serta setiap orang mengagung-agungkannya ratusan ribu kali. Muhammad tidak menjadi lapuk oleh panas hujan segala zaman. Muhammad dipelihara namanya di zaman orang bertani, serta di zaman pascamodern ketika kekuatan alat informasi dan komunikasi menjadi “dewa”. Muhammad tidak pernah disebut “kuno”, meski kita punya Mercedes paling mutakhir, superkomputer, serta segala jenis […]

expand_less