Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen Inisnu Beri 9 Tips Putus Mata Rantai Politik Uang dalam Pilkada

Dosen Inisnu Beri 9 Tips Putus Mata Rantai Politik Uang dalam Pilkada

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
  • visibility 291
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Temanggung – Dalam rangka pelaksanaan pengawasan tahapan penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Temanggung tahun 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Temanggung menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilihan Serentak Tahun 2024 dengan tema “Sosialisasi dan Deklarasi Tokoh Masyarakat Tolak Politik Uang, Ujaran Kebencian, Berita Bohong, dan Politisasi SARA” pada Kamis (10/10/2024) di Aliyana Hotel & Resorts Temanggung.

Dalam paparannya, narasumber Ketua Bidang Media, Hukum, dan Humas FKPT Jawa Tengah yang juga dosen Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menegaskan bahwa kondisi bangsa ini memprihatinkan jika merujuk 10 indikator suatu bangsa menurut Thomas Lickona. “Di antara yang sudah jelas itu fenomena ketidakjujuran terjadi di mana-mana, dan berkembangnya rasa saling curiga, membenci dan memusuhi di antara sesama warga negara. Ini jangan sampai terjadi di Kabupaten Temanggung menjelang Pilkada 2024 ini,” harap penulis buku Demokrasi Setengah Hati tersebut.

Dalam materi bertajuk “Tolak Politik Uang, Ujaran Kebencian, Berita Bohong, dan Politisasi SARA” tersebut, Ibda mengatakan bahwa secara nasional terdapat potensi kerawanan Pilkada 2024. “Bawaslu RI mengidentifikasi 1.952 kerawanan Pilkada 2024. Sedangkan Badan Intelejen Strategis (BAIS) TNI memetakan 15 daerah dengan tingkat kerawanan tinggi, dan paling tinggi Aceh dan Papua, semoga Jawa Tengah aman,” lanjut pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah tersebut.

Akan tetapi, menurut dosen Inisnu Temanggung tersebut, berdasarkan data Bawaslu RI (2024) pada aspek Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024 Jawa Tengah, Kabupaten Temanggung berada pada urutan 43 dengan skor 59,05 atau berada nomor 4 tertinggi di Jawa Tengah. “Sesuai data Bawaslu RI, indeks kerawanan Pemilu 2024 itu, diawali dari Kota Semarang (urutan 12/skor 73,26), Kabupaten Sukoharjo urutan 14 (skor 70,20), Kabupaten Purworejo urutan 18 (skor 67,11), Kabupaten Temanggung urutan 43 (skor 59,05), Kabupaten Wonosobo urutan 46 (skor 58,35), Kabupaten Magelang urutan 60 (skor 54,25), dan Kabupaten Kendal urutan 64 (skor 53,25),” beber dia.

Berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilihan Umum (IKP) Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024, Ibda juga membeberkan bahwa dari 15 Kabupaten/Kota rawan tertinggi pada dimensi penyelenggara Pemilu, Kabupaten Temanggung berada pada posisi urutan ke-11. Maka kita harus serius agar potensi ini tidak terjadi,” jelas dia.

Dalam kesempatan itu, Ibda menawarkan sembilan (9) solusi untuk memutus mata rantai politik uang, money politic, serangan fajar, serangan dhuha, atau sejenisnya.

Pertama, literasi dan pendidikan politik bersih, jujur, adil, dan bermartabat. “Seperti contoh kegiatan hari ini, maka kita harus dukung, seriusi, dan apresiasi,” beber dia.

Kedua, Penegakan hukum yang kuat dan transparan. Ketiga, penegakan kearifan lokal, hukum adat, dan hukuman sosial.

Keempat, endekatan agama dan spiritualitas. Kelima, dukungan berjemaah dan istikamah terhadap Bawaslu Temanggung.

Keenam, pembiasaan, pembudayaan, dan keteladanan. Ketujuh, ubah paradigma demokrasi “prabayar” menjadi “pascabayar”.

Kedelapan, berkumpullah dengan orang-orang saleh, baik, dan berakhlak baik. “Ada pepatah Arab yaitu Su’ul Khulqi Yu’di, artinya akhlak buruk itu gampang menular,” beber dia.

Kesembilan, budayakan tradisi “menolak” dengan tegas dan Anda tidak butuh, apalagi hanya Rp 20.000. “Kita harus yakin, bahwa harga diri kita lebih tinggi dan tak pernah terbeli, apalagi cuma dua puluh ribu hari ini dapat apa sih? Kan nggak logis,” jelas dia.

Selain Ibda, narasumber yang hadir dalam kesempatan itu meliputi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Temanggung yang diwakili Eko Kus Prasetyo, ST., M.Eng., Ketua Prodi PAI FTK INISNU Temanggung Luluk Ifadah, M.S.I., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Temanggung, Djoko Prasetyono, S.Sos., MM., dan materi dari Bawaslu Kabupaten Temanggung yang diikuti oleh puluhan peserta dari beragam unsur. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa MA Miftahul Ulum Semarakkan Haul Nyai Ageng Ngerang

    Siswa MA Miftahul Ulum Semarakkan Haul Nyai Ageng Ngerang

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 530
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO-Dalam rangka Haul Nyai Ageng Ngerang, panitia menyelenggarakan segudang acara. Salah satunya adalah Karnaval Kirab Budaya yang dihelat Sabtu (31/8) siang. Untuk mensukseskan agenda ini, panitia menggandeng MA Miftahul Ulum, Tambakromo. Para peserta Kirab Budaya Haul Nyai Ageng Ngerang yang terdiri dari para peserta didik MA Miftahul Ulum Tambakromo Peran serta peserta didik MA Miftahul […]

  • PCNU PATI. Fatayat NU Ranting Desa Tanjungrejo, Mengadakan Pelatihan Sabun Herbal Susu

    Fatayat NU Ranting Desa Tanjungrejo, Mengadakan Pelatihan Sabun Herbal Susu

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pimpinan Ranting Fatayat NU desa Tanjungrejo kecamatan Margoyoso, mengadakan kegiatan rutinan sekaligus pelatihan pembuatan sabun herbal susu Whitening, Jumat, 10/6 kemarin. “Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama satu hari, hal ini adalah tindak lanjut dari kegiatan beberapa waktu lalu yang telah di adakan oleh pimpinan cabang Fatayat NU Pati,”jelas Nining Ketua Pimpinan Fayatat NU […]

  • MENGHIDUPKAN KEMBALI SPIRIT TRILOGI GERAKAN EMBRIO NU

    MENGHIDUPKAN KEMBALI SPIRIT TRILOGI GERAKAN EMBRIO NU

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

                         Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia. Dalam kaitan ini, NU memiliki dua tanggung jawab, yaitu tanggung jawab keagamaan, untuk melestarikan dan membumisasikan Islam paham Aswaja, dan tanggung jawab sosial, untuk melakukan pemberdayaan masyarakat. Dua tanggung jawab tersebut terejawantahkan dalam ranah pendidikan, ekonomi, kesehatan dan budaya, yang menjadi fokus gerakan dan […]

  • PCNU-PATI Photo by Haotian Zheng

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 7

    • calendar_month Ming, 8 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Apaan sih?” gumamnya tak sadar ketika baru saja sampai kamar. Sesaat setelah ia menutup pintu kamarnya rapat-rapat, wajah itu kembali membayang di pelupuk matanya. Wajah dengan sepasang mata sendu penuh tanya, hidung bangir, dagu terbelah, dan seulas senyum tipis dari balik partisi kaca pesarean. Wajah yang ia dapati saat baru saja […]

  • Malam Tirakatan PPSA Berlangsung Sakral

    Malam Tirakatan PPSA Berlangsung Sakral

    • calendar_month Sen, 16 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

    Ustadz Asmu’in (tengah) sedang membaca manaqib Syaikh Abdul Qodir al Jilani di dampingi Gus Faiz Aminuddin (pegang mic) dalam acara malam tirakatan 17 Agustus 2021 di Ponpes Shofa Az Zahro’ (PPSA) Gembong-Pati GEMBONG-Ponpes Shofa Az Zahro’ (PPSA) Gembong, Senin (16/8) malam ini menyelenggarakan malam tirakatan 17 Agustus 2021. Ini merupakan agenda puncak dari rangkaian acara […]

  • Peringati Hari Santri, MWC Ajak Warga Ikut Upacara

    Peringati Hari Santri, MWC Ajak Warga Ikut Upacara

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    GEMBONG-MWC NU Kecamatan Gembong menggelar rapat persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019. Para pengurus MWC, Ranting, Banom dan lembaga serta beberapa pimpinan majelis tahlil memenuhi undangan teraebut. Berlokasi di Gedung MTs Al Ma’arif Gembong, rapat berlangsung Jumat (11/10) siang. Sebelum memulai rapat, K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong memberikan pengantar berupa sejarah resolusi jihad […]

expand_less