Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Sekolah sebagai Parenting Pembinaan Akhlak

Sekolah sebagai Parenting Pembinaan Akhlak

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 2 Sep 2023
  • visibility 391
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Sekolah pada dasaranya merupakan tempat untuk belajar-mngajar antara guru dan murid. Sehingga sekolah identik dengan tempat untuk menimba ilmu. Oleh karena itu, sudah semestinya sekolah menjadi tempat untuk mencari ilmu dan mengekspresikan segala sesuatu yang ada dalam benak pikiran peserta didik.

Sedangkan proses pendidikan baik formal maupun non-formal pada dasarnya memiliki peran penting untuk melegitimasi bahkan melanggengkan sistem dan struktur sosial yang ada. Namun, melihat dan memperhatikan fenomena dan kondisi ideal remaja sebagai generasi penerus, maka pendidikan nilai moral perlu ditanamkan sejak usia dini dan harus dikelola secara serius. Dilaksanakan dengan perencanaan yang matang dan program yang berkualitas. Misalnya dengan jumlah jam pelajaran yang memadai.

Jika hal ini bisa dilaksanakan dengan baik, niscaya generasi penerus akan memiliki moral yang baik, akhlak mulia, budi pekerti yang luhur, empati dan tanggung jawab. Sehingga yang kita saksikan bukan lagi kekerasan dan tawuran melainkan saling membantu, menolong sesama, saling menyayangi, jujur dan tanggungjawab.

Selain itu pertumbuhan agama pada anak idealnya sudah mulai sejak awal digalangkan, ketika anak  ia diazankan beberapa waktu setelah lahir. Kemudian melalui pengalaman dengan orang tuanya seperti: berdo’a, shalat, membaca ayat-ayat dari kitab suci, ucapan dan perbuatan orangtuanya dalam melakukan ibadah, disertai dengan raut dan air muka yang bersungguh-sungguh tidak dapat diganggu serta tidak ada tanggapan terhadap ketawa, senyum dan triakan anak.

Anak yang di dalam keluarganya diterapkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari, akan menyerap semua pengalaman tersebut, sehingga menjadi bagian dari pribadinya yang sedang tumbuh. Dengan demikian ia telah mulai menyerap akhlak yang bersumber kepada agama.

Metode pembinaan akhlak bagi anak pada tahap ini yang terpenting adalah pembiasaan, latihan, dan percontohan yang dilakukan didalam ruang belajar, ruang bermain, di alam bebas dan di tempat-tempat yang mempunyai makna dalam kehidupannya .

Pembinaan akhlak dapat pula memanfaatkan, naluri dan kecenderungan anak, misalnya suka meniru melakukan identifikasi terhadap kata-kata perbuatan, gerakan dan sikap diam pada orang-orang yang sering berhubungan dengan mereka, misalnya ibu bapaknya dan guru dalam bidang studi apapun mereka mengajar, terutama guru yang mereka sukai.

Sedangkan akhlak disini merupakan perilaku sehari-hari yang dicerminkan pada ucapan, sikap dan perbuatan. Bentuknya yang kongkret adalah hormat dan santun kepada orang tua, guru dan kepada sesama manusia. Dalam kerangka yang lebih luas berakhlak berarti hidup untuk menjadi rahmat bagi sekalian alam. Artinya hidup berguna bukan hanya untuk umat islam tetapi untuk seluruh umat manusia dan alam sekitarnya.

 Oleh karena itu, keimanan, akhlak dan kepribadian guru amat penting dalam pembinaan akhlak anak didik. Disamping itu mereka juga dicontoh dan diteladani oleh anak didik dalam berbicara dan bertingkah laku.

Orang-orang selain guru, yang berada di sekolah yang juga banyak berhubungan dengan anak didik,misalnya pegawai perpustakaan yang melayani anak didik meminjam dan mengembalikan buku atau ketika mereka membaca di perpustakaan. Mungkin juga akan memberi pengaruh dalam pembinaan akhlak anak didik. Demikian pula dengan situasi lingkungan sekolah adalah termasuk hal yang berpengaruh terhadap pembinaan akhlak anak didik.

Dengan demikian, parenting pendidikan yang utama setelah dari lingkungan keluarga berikutnya adalah sekolah dan lingkungan. Karena ketiganya saling berkaitan satu sama lain untuk menciptakan suasana yang kondusif dan memberikan warga terhadap peserta didik. Oleh karena itu, parenting di lingkungan sekolah sangat penting demi terciptanya akhlakul karimah peserta didik.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembina Ranting Panggungroyom Sebut IPNU IPPNU untuk Semua Kalangan

    Pembina Ranting Panggungroyom Sebut IPNU IPPNU untuk Semua Kalangan

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA – Pembina PIMPINAN Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PR IPNU IPPNU) Desa Panggungroyom, Nur Aziz mengungkapkan, bahwa organisasi Pelajar NU ini dapat diikuti oleh semua kalangan. Hal ini disampaikannya dalam acara yasinan rutinan dan sosialisasi PR IPNU IPPNU Desa Panggungroyom di Musala Sanilil Huda, Minggu (27/3/2022). “Kita disini ipnu […]

  • Innalillah, KH. Ali Mahmudan Wafat, Pemakaman Dilangsungkan Malam Ini

    Innalillah, KH. Ali Mahmudan Wafat, Pemakaman Dilangsungkan Malam Ini

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA-Salah satu tokoh NU kembali menghadap Ilahi. Kabar duka ini datang dari Wedarijaksa. KH. Ali Mahmudan, salah satu Mustasyar PCNU Pati tutup usia Sabtu (31/8) pukul 15.30 WIB. KH. Ali Mahmudan Jenazah rencananya akan dimakamkan Sabtu (31/8) pukul 20.00 WIB malam nanti. Dikonfirmasi dari Pengurus Cabang NU Pati, jenazah akan dikebumikan di Makam Ngrames, Sukoharjo, […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    • calendar_month Rab, 19 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Assalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokatuh Pak kiai, bagaimanat pandangan syara’ tentang kepercayaan makna-makna tertentu dalam setiap prosesi adat seperti adat-adat dalam pernikahan dan sebagainya jika dikaitkan dengan hukum sebab-akibat ? Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh Pandangan fiqih dalam masalah ini  adalah : Ø  Kepercayaan dihukumi tidak boleh dan menyebabkan seseorang menjadi kafir menurut ijma’, jika dia dengan […]

  • PCNU-PATI

    Geneologi Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Sab, 25 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Sebagaimana yang sudah ditegaskan oleh Hadratusy Syaikh KH. Hasyim Asy’ari Nahdlatul Ulama (NU) yang selama ini kita kenal merupakan sebuah lembaga sosial keagamaan kemasyarakatan yang didesain untuk melestarikan dan menjaga tradisi ahlussunnah waljamaah yang sudah ada di Indonesia dan sudah ada sejak Islam turun di Nusantara. Tradisi atau ajaran Islam Nusantara di […]

  • LP Ma'arif NU Jateng Berencana Kerja sama dengan Atase Pendidikan KBRI Malaysia

    LP Ma’arif NU Jateng Berencana Kerja sama dengan Atase Pendidikan KBRI Malaysia

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 541
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Malaysia – Sekretaris LP Ma’arif Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah, Dr M Ahsanul Husna melakukan kunjungan ke luar negeri, bertemu dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Malaysia Prof Muhammad Firdaus di Kuala Lumpur Malaysia, Selasa (14/1/2025). Diskusi dengan Atase pendidikan KBRI Malaysia menjajaki Kerjasama dengan LP Ma’arif Jawa Tengah dalam hal studi lanjut, para […]

  • Harlah NU  dengan Lomba Cerpen

    Harlah NU dengan Lomba Cerpen

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Pati. Lembaga Pendidikan Lutful Ulum Pasucen Pati, dalam merayakan Harlah NU Ke- 91 mengadakan lomba menulis cerpen, mulai dari tinggkatan MI, Mts, dan MA, hal tersebut dilakukan untuk menumbuhkan minat bakat menulis anak mulai sejak dini.             “Kegitan lomba cerpen ini sudah berlangsung sejak tahun lalu, jika tahun lala di khususkan buat tinggkatan MA saja, […]

expand_less