Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 712 Orang Donorkan Darahnya di Salafiyah

712 Orang Donorkan Darahnya di Salafiyah

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 31 Okt 2019
  • visibility 116
  • comment 0 komentar

MARGOYOSO-Menumbuhkan sikap peduli dan peka terhadap kesehatan masyarakat, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan melaksanakan donor darah. Hal tersebut ditunjukkan para siswa dan guru yang berada di bawah naungan Yayasan Salafiyah Kajen yang meliputi MA, SMK dan MTs Salafiyah. Mereka tampak antusias sebagai pendonor dalam kegiatan  yang di selenggarakan oleh Palang Merah Remaja (PMR) Salafiyah Kajen  bekerjasama dengan PMI Pati pada hari Rabu (30/10) bertempat di Aula MA Salafiyah Kajen.

Situasi donor darah dan cek golongan darah yang diadakan oleh Palam Merah Remaja (PMR) Salafiyah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Pati, Rabu (30/10) di Gedung Salafiyah Kajen.

Dalam kegiatan itu tidak hanya dilaksanakan donor darah. Namun penyelenggara juga menyediakan fasilitas cek golongan darah bagi para peserta didik yang belum mengetahuinya.

Sekitar 712 siswa yang berasal dari kelas VII MTs dan kelas X MA secara bergantian dari pagi hingga siang melakukan cek golongan darah dengan senang hati. Cek darah ini berguna untuk mengetahui jenis golongan darah yang terkandung dalam siswa dan bermanfaat apabila di kemudian hari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Luqman Hakim, pembina PMR Salafiyah Kajen mengatakan, bahwa tujuan dari kegiatan ini sebagai wujud kepedulian siswa MA, SMK dan MTs Salafiyah kepada sesama. Sehingga para siswa juga  peka terhadap kesehatan masyarakat.

“Hasil darah yang didapatkan dari para pendonor, diharapkan mampu menyumbang dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat akan darah.” imbuhnya

Ia berharap dengan kegiatan ini, siswa semakin terlatih jiwa kebersamaannya. Selain itu, dengan agenda bertema sosial ini, juga bisa menjadi sarana pelatihan bagi para peserta didik untuk berusaha memberikan manfaat kepada sesama manusia.

Elina Dhita Sukma ketua PMR Salafiyah mengatakan hasil secara keseluruhan jumlah pendonor dalam kegiatan ini berjumlah 150 pendonor. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, lanjut Dhita, jumlah pendonor tahun ini ada peningkatan.

“Kami telah melaksanakan kegiatan ini  setiap tahun sebagai agenda rutin. Alhamdulillah, setiap tahunnya, jumlah pendonor terus bertambah. Baik dari para siswa maupun para guru.” ujarnya (As/MASlf/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb Melihat banyaknya buku dan kitab  yang menampilkan wirid, dzikir maupun doa-doa yang beredar disekitar kita dan kita ingin mengamalkannya tanpa melalui proses ijazah (digurukan) apakah hal itu diperbolehkan mengamalkannya ? Wa’alaikumsalam Wr Wb. Mengamalkan hal tersebut Boleh, apabila orang tersebut mempunyai keahlian dalam hal itu, dan ia juga bisa mendapatkan manfaat namun […]

  • Pemuda Adalah Ruh Perubahan

    Pemuda Adalah Ruh Perubahan

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Pati, – Wakil Ketua Pimpinan Pusat Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (PP LESBUMI) KH Agus Sunyoto mengatakan, bahwa pemuda adalah ruh dari berbagai perubahan. Menurutnya, sejarah agama dan bangsa adalah sejarah anak muda. Islam dapat berkembang berkat gerakan pemuda. “Awal Islam, para pemuda lah yang menjadi motor penggerak perkembangan Islam. Sahabat Ali bin Abu Thalib masuk Islam […]

  • Photo by Jason Yuen

    Keterwakilan Perempuan

    • calendar_month Jum, 16 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pada waktu itu saya bersama teman-teman berkunjung kerumah seorang sejarawan Pati. Disana kami tak hanya bertamu, melainkan diskusi soal sejarah Kabupaten Pati dan Jawa pada umumnya. Kami juga sempat berbincang soal tokoh-tokoh perempuan zaman dulu yang banyak dikaburkan oleh sejarah. Padahal perjuangan para perempuan zaman dahulu tak kalah hebat dengan perjuangan […]

  • Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2016
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb Saya sering minum minuman yang didalamnya terdapat semut dan kadang – kadang lalat juga yang telah mati, kata teman saya jika bangkai itu kita menceburkannya ke minuman maka tidak boleh diminum. Apakah itu benar ? mohon penjelasannya pak. Wa’alaikum salam Wr Wb Bangkai semacam semut dan lalat dalam kitab fiqih dikatakan najis […]

  • Natalius Pigai Sambang PBNU, Bicarakan Pusat Studi HAM

    Natalius Pigai Sambang PBNU, Bicarakan Pusat Studi HAM

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai berkunjung ke kantor PBNU, Selasa (14/1). Ditemui Ketua Umum (Ketum) PBNU dan beberapa pengurus lainnya, Pigai dan PBNU memyepakati sebuah kerja sama. Bersama PBNU, Kementerian HAM berencana membangun pusat studi HAM. Gagasan ini, nantinya akan diwujudkan melalui perguruan-perguruan tinggi di bawah naungan organisasi islam terbesar […]

  • RMI NU dan LPDP Launching Program Asistensi Beasiswa Santri, Ini Link-nya

    RMI NU dan LPDP Launching Program Asistensi Beasiswa Santri, Ini Link-nya

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tenaga pendidikan pesantren tak melulu harus anti dunia akademik. Perpaduan antar keduanya justru dapat menciptakan kemajuan dalam dunia pesantren.  Kesadaran inilah yang mendorong Pengurus Besar RMI NU untuk menggandeng Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mengakomodir insan-insan pesantren agar bisa melanjutkan pendidikan formal di universitas-universitas baik dalam maupun luar negeri.  Agenda besar bertajuk […]

expand_less