Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Fatwa » Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 30 Agu 2016
  • visibility 284
  • comment 0 komentar

Pertanyaan.
Assalamua`laikum
Sekarang adalah bulan agustus, dan sebentar lagi tanggal 17 agustus yang mana pada tanggal itu bangsa indonesia memeringati hari kemerdekaan indonesia yang ke 71, banyak dari masyarakat yang melakukan upacara kemerdekaan, dan pada proses upacara ada bentuk penghormatan kepada bendera merah putih, ada sebagian pendapat dari masyarakat yang mengatakan bahwa penghormatan pada bendera adalah kemusyrikan kepada Allah karena haqiqatnya yang patut disembah adalah Allah, mohon penjelasannya ustadz, sekian terima kasih
Jawaban;
Wa`alaikumsalam wr.wb
Pada dasarnya indonesia adalah negara kebangsaan, Islam mengajarkan kepada umatnya untuk cinta kepada tanah airnya, karena sudah bukan zamannya lagi untuk berperang dengan senjata, maka salah satu wujud cinta tanah air kita adalah dengan mengadakan upacar bendera dan meneruskan perjuangan perjuangan pahlawan terdahulu kita,
Dalam kitab Fatawi Al Azhar diterangkan bahwa penghormatan kepada bendera itu bukan sebuah bentuk per ibadahan atau kemusyrikan kepada allah swt, melainkan sebuah bentuk kesetiaan dan kecintaan kita pada tanah air, dan perhatian kita untuk selalu melindunggi tanah airnya, dan bendera pada zaman arab itu dijadikan tanda atau simbol sebuah jama`ah, dan penghormatan bendera seperti itu tidak bisa dipahami sebuah peribadahan karena bukan sebuah bentuk sholat ataupun dzikir kepada allah swt. Marilah kita isi kemerdekaan ini dengan hal hal yang bermanfaat yang menjadikan kecintaan kita kepada tanah air selalu bertambah dan  menjadikan indonesia negara yang kuat. Wallahu`alam
Selamat memeringati Hari kemerdekaan republik indonesia yang ke 71.
  Assalamu`alaikum
Ustadz saya mau tanya, ketika saya sedang ziaroh ada sebagian masyarakat yang menaburkan bunga diatas kuburan keluarganya, apakah hal seperti itu tidak masuk dalam idho`atul mal (menyia-yiakan harta)? Sekian terima kasih
 Wa`alaikum salama wr.wb
Hukum asal ziaroh adalah disunnahkan, selama dalam hal tersebut tidak terdapat hal hal yang melanggar syara`, sebagai bentuk penghormatan terakhir dan menunjukan rasa cinta nya keluarga terhadap jenazah berbeda beda, dalam hal menaburkan bunga diatas kubur bukanlah sebuah penyia- yiaan harta yang dilarang oleh syara` karena dalam hal tersebut ada sesuatu yang manfaat yang kembali pada jenazah yaitu dengan tasbih tasbihnya bunga kepada jenazah yang akan meringgankan siksaan pada jenazah tersebut, dan hal itu pernah dilakukan Nabi Muhammad SAW sewaktu menancapkan pelapah kurma yang masih hijau diatas kubur. Wallu`alam
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAZISNU Pati Gelar Reboisasi Pegunungan Kendeng untuk Jaga Kelestarian Lingkungan

    LAZISNU Pati Gelar Reboisasi Pegunungan Kendeng untuk Jaga Kelestarian Lingkungan

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pati menggelar kegiatan Reboisasi Pegunungan Kendeng 2025 sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Reboisasi ini berlangsung di wilayah Desa Pakis, Kecamatan Tambakromo, Ahad (19/10/2025). Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai elemen lembaga dan komunitas sosial di Pati, termasuk LPPNU Pati, Peduli Kendeng […]

  • Ma’arif NU Jateng Apresiasi Pola Perekrutan Guru Ma’arif Cabang Kendal

    Ma’arif NU Jateng Apresiasi Pola Perekrutan Guru Ma’arif Cabang Kendal

    • calendar_month Sen, 10 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP. Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah mengapresiasi pola perekrutan Guru dan Tenaga Kependidikan yang dilakukan LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kendal. Hal itu disampaikan Wakil Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani, Senin (10/7/2023). “Pola perekrutan berbasis kompetensi sangat bagus yang dilakukan LP. Ma’arif NU PCNU […]

  • Pengurus 17 Lembaga PCNU Pati Resmi Lantik

    Pengurus 17 Lembaga PCNU Pati Resmi Lantik

    • calendar_month Rab, 25 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, melantik para pengurus dari 17 lembaga di bawah naungannya. Pelantikan itu digelar dalam Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) 1 di Aula Institut Pesantren Matholi’ul Falah (Ipmafa), Margoyoso, Rabu (25/12/2024). Adapun lembaga-lembaga itu antara lain LDNU, LP Ma’arif NU, Lakpesdam NU, RMI NU, Lesbumi NU, LTN NU, LF […]

  • Gus Sholah Wafat, PCNU : Tolong MWC dan Ranting Adakan Sholat Ghoib

    Gus Sholah Wafat, PCNU : Tolong MWC dan Ranting Adakan Sholat Ghoib

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    PATI-Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Nahdlatul Ulama (NU) kembalu berduka berduka atas wafatnya salah satu ulama khos sekaligus cucu pendiri NU, Dr. Ir. K.H. Sholahuddin Wahid. Salah satu foto KH. Sholahuddin Wahid Cucu Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari yang aktab disapa Gus Sholah tersebut menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, Minggu (1/2) […]

  • Puasa dari Kecerdasan Buatan

    Puasa dari Kecerdasan Buatan

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 534
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Seperti tulisan sebelumnya berjudul “Puasa dari Media Sosial”, sebenarnya kecerdasan buatan atau AI pun sama. Apakah AI mengganggu puasa kita? Saya menjawab, jika kecandungan, mbangeti, ya berarti menganggu, dan kita harus berpuasa dari AI. Artinya, puasa itu tidak harus dari sesuatu yang merugikan, ngerusak, tapi memang dari sesuatu yang mengakibatkan […]

  • PCNU PATI. Ketua MWC NU Gembong, K. Sholikhin menyerahkan kenang-kenangan kepada ketua takmir Masjid Jami'atul Husna, Dukuh Godangmulyo, Gembong

    Safari Ramadhan, MWC-NU Gembong Beberkan Peran Lazisnu kepada Warga

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    GEMBONG – Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Gembong kembali memgadakan safari Ramadhan tarawih kelilih setelah dua tahun libur. Kegiatan yang menjadi salah satu agenda rutin dalam dua periode K. Sholikhin tersebut kembali digelar di lima tempat. Hal tersebut disampaikan oleh sekretaris MWC, KH. Nur Hasyim. “Setiap tahun kami pusatkan di lima desa, tahun ini […]

expand_less