Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Fatwa » Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 30 Agu 2016
  • visibility 278
  • comment 0 komentar

Pertanyaan.
Assalamua`laikum
Sekarang adalah bulan agustus, dan sebentar lagi tanggal 17 agustus yang mana pada tanggal itu bangsa indonesia memeringati hari kemerdekaan indonesia yang ke 71, banyak dari masyarakat yang melakukan upacara kemerdekaan, dan pada proses upacara ada bentuk penghormatan kepada bendera merah putih, ada sebagian pendapat dari masyarakat yang mengatakan bahwa penghormatan pada bendera adalah kemusyrikan kepada Allah karena haqiqatnya yang patut disembah adalah Allah, mohon penjelasannya ustadz, sekian terima kasih
Jawaban;
Wa`alaikumsalam wr.wb
Pada dasarnya indonesia adalah negara kebangsaan, Islam mengajarkan kepada umatnya untuk cinta kepada tanah airnya, karena sudah bukan zamannya lagi untuk berperang dengan senjata, maka salah satu wujud cinta tanah air kita adalah dengan mengadakan upacar bendera dan meneruskan perjuangan perjuangan pahlawan terdahulu kita,
Dalam kitab Fatawi Al Azhar diterangkan bahwa penghormatan kepada bendera itu bukan sebuah bentuk per ibadahan atau kemusyrikan kepada allah swt, melainkan sebuah bentuk kesetiaan dan kecintaan kita pada tanah air, dan perhatian kita untuk selalu melindunggi tanah airnya, dan bendera pada zaman arab itu dijadikan tanda atau simbol sebuah jama`ah, dan penghormatan bendera seperti itu tidak bisa dipahami sebuah peribadahan karena bukan sebuah bentuk sholat ataupun dzikir kepada allah swt. Marilah kita isi kemerdekaan ini dengan hal hal yang bermanfaat yang menjadikan kecintaan kita kepada tanah air selalu bertambah dan  menjadikan indonesia negara yang kuat. Wallahu`alam
Selamat memeringati Hari kemerdekaan republik indonesia yang ke 71.
  Assalamu`alaikum
Ustadz saya mau tanya, ketika saya sedang ziaroh ada sebagian masyarakat yang menaburkan bunga diatas kuburan keluarganya, apakah hal seperti itu tidak masuk dalam idho`atul mal (menyia-yiakan harta)? Sekian terima kasih
 Wa`alaikum salama wr.wb
Hukum asal ziaroh adalah disunnahkan, selama dalam hal tersebut tidak terdapat hal hal yang melanggar syara`, sebagai bentuk penghormatan terakhir dan menunjukan rasa cinta nya keluarga terhadap jenazah berbeda beda, dalam hal menaburkan bunga diatas kubur bukanlah sebuah penyia- yiaan harta yang dilarang oleh syara` karena dalam hal tersebut ada sesuatu yang manfaat yang kembali pada jenazah yaitu dengan tasbih tasbihnya bunga kepada jenazah yang akan meringgankan siksaan pada jenazah tersebut, dan hal itu pernah dilakukan Nabi Muhammad SAW sewaktu menancapkan pelapah kurma yang masih hijau diatas kubur. Wallu`alam
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Kemandirian Ekonomi Pesantren

    • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Berbicara tentang pesantren, tentunya yang ada dalam benak pikiran kita adalan belajar kitab kuning dan Alquran. Karena pesantren terkenal akan ciri khas ngaji kitab kuning dan Alquran atau lebih tepatnya adalah ilmu agama. Sejarah telah menunjukkan kiprah pesantren dalam ikut serta dalam mengusir kolonialisme Belanda selama 350 tahun (3,5 abad) alamanya. Maka […]

  • Peringati Hari Sumpah Pemuda, MA Tarbiyatul Banin Adakan Lomba Parade Puisi

    Peringati Hari Sumpah Pemuda, MA Tarbiyatul Banin Adakan Lomba Parade Puisi

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    WINONG – Madrasah Aliyah (MA) Tarbiyatul Banin, Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati mengadakan Lomba Parade Puisi di halaman sekolah setempat, Jumat (28/10). Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2022. Peserta merupakan perwakilan masing-masing kelas X, XI dan XII. Dalam kesempatan itu, Kepala MA Tarbiayatul Banin, Lailatul Fitriyah, S.Pd menyampaikan, selain untuk […]

  • Upaya Menghidupkan Jiwa Kebangsaan Melalui Gerakan Kebudayaan

    Upaya Menghidupkan Jiwa Kebangsaan Melalui Gerakan Kebudayaan

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Oleh : M. Jadul Maula Dewasa ini berbagai tantangan kehidupan kebangsaan kita semakin abstrak, dan kemudian hal itu berdampak nyata berupa absurdnya aktualisasi nilai-nilai kebangsaan kita. Saat ini kita cenderung lebih memuja sesuatu yang verbal, yang hanya berorientasi pada sesuatu yang bersifat material, dan menomorduakan yang substansial dan spiritual. Lesbumi atau Lembaga Seni dan Budaya […]

  • PCNU-PATI Photo by Kateryna Hliznitsova

    Love Is Stupid Part 6

    • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin (Aku pamit. Sampai jumpa lagi di pelaminan, Shanaya. Hahaha) Sebuah pesan menyapa Shanaya pagi itu. Ia menatap layar berpendar itu dengan mata memicing. Lalu mengedarkan pandang sebentar ke setiap sudut kamar sambil mengumpulkan kesadaran. Tita sudah tak ada di kamar, mungkin gadis itu sudah duluan melakukan ritual di kamar mandi.  Shanaya […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Alquran: Kitab Suci STEM

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.073
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Dalam ruang badan riset, lembaga penelitian, atau lorong-lorong kampus, laboratorium modern, atau kelas santifik, idiom Science, Technology, Engineering, and Mathematics alias STEM akrab dinilai sebagai simbol kemajuan peradaban Barat. Kayake memang ngono! Jadi, banyak orang menilai bahwa STEM adalah produk murni modernitas yang lahir dari revolusi ilmiah Eropa, taka da […]

  • PCNU PATI - PR Fatayat NU Bermi Terbentuk, PAC Tinggal Satu yang Belum

    PR Fatayat NU Bermi Terbentuk, PAC: Tinggal Satu yang Belum

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    GEMBONG – Ranting Fatayat NU Desa Bermi, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati telah sah memiliki ketua baru setelah sekian lama mengalami kekosongan kepemimpinan. Hal ini berkat mediasi antara PAC Fatayat NU Gembong dengan ketua Ranting NU Bermi dan beberapa pemudi setempat. Hal ini berlangsung selama beberapa bulan sebelum akhirnya dilakukan pemilihan pada Jumat (12/8). Menurut Ariful […]

expand_less