Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » SMPIT ITTIHADUL MUWAHIDIN Sowan Ke PCNU Pati

SMPIT ITTIHADUL MUWAHIDIN Sowan Ke PCNU Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 13 Nov 2015
  • visibility 449
  • comment 0 komentar

Untuk mempernalkan peserta didik terhadap ormas-ormas yang berada di Kabupaten Pati, maka Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu melakukan silaturahmi ke berbagai ormas di Pati, yang pada kesempatan sebelumnya  ke Majlis Ulama Indonesia (MUI) dan pada  hari  Selasa (10/11/2015) bertepatan dengan Hari Pahlawan silaturahmi ke Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama.
            “Saya selaku kepala sekolah mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Nahdalatul Ulama yang menerima kami dengan senang hati, silaturrahmi ini adalah bentuk pengembangan pelajaran Sejarah Islam di SMPIT kami, sebelumnya kemarin kami berkunjung di Majlis Ulama Indonesia (MUI) dan sekarang di Nahdlatul Ulam dan rencananya setelah ini akan bersilaturahmi ke Pesantren. Harapan kami anak didik kami tidak hanya mendapat pelajaran secara teori melainkan melihat secara langsung yaitu praktek,”jelas Yusri Herman, S. Ag. MM  selaku kepala sekolah.
            Dalam silaturahmi ini, pihak SMPIT Ittihadul Muwahidin    mengharapkan Nahdlatul Ulama memberikan Tausiah dengan tema Peran Generasi Muda Pada Zaman Rosulullah. Tema tersebut di ambil agar generasi sekarang mampu meneladani serta mengambil suritauladan pemuda pada zaman rosulullah.
            Ratna Andi Irawan yang di tunjuk oleh PCNU untuk memberikan Tausiah kepada siswa-siswi SMPIT Ittihadul Muwahidin karena ini termasuk dalam program kerja Lakpesdam yaitu Kajian.
            “Generasi Muda pada zaman Nabi sudah menjalankan tugas yang berat dan signifikan, baik tangung jawab perang seperti Ali bin Abi Tholib, tanggung jawab belajar bahasa asing seperti Zaid bin Tsabit dan tanggung jawab dakwah seperti Mus’ab bin Umair, kesemua pemudah tersebut rata-rata umurnya di bawah 20 tahun, makan dari itu kita sebagai generasi sekarang harus mampu memberikan peran penting untuk agama dan negara,”jelas Ratna Andi Irawan.
            Andi menambahkan ada beberapa sifat, mental dan keteladanan yang perlu di contoh oleh generasi mudah saat ini, yaitu kehausan mereka akan ilmu dan selalu mencarinya, kecintaan mereka dalam menjalankan agama dan ajarannya, walaupun masih muda mereka memiliki pemikiran yang besar dan mengemban tugas yang besar pula dan yang lebih penting yaitu patuh dan taat pada perintah, nasihat orang tua dan guru.
            Para peserta yang kurang lebihnya berjumplah 90 siswa/siswi dan guru pembimbing, mendengarkan Tausiah yang telah di berikan oleh Ketua Lakpesdam Ratna Andi Irawan begitu antusias dan semangat.  Acara berakhir dengan memberikan kenang-kenangan oleh kepala sekolah SMPIT Ittihadul Muwahidin Yusri Hermawan kepada Pemateri.(ni)
           
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunungan 2000 Kupat-Lepet Diarak, Simbol Kerukunan

    Gunungan 2000 Kupat-Lepet Diarak, Simbol Kerukunan

    • calendar_month Sab, 7 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    GEMBONG – Demi melestarikan tradisi leluhur, warga RT 03 dan 04 RW 03, Dukuh Karangdalem, Desa Gembong, Kecamatan Gembong menggelar aksi parade gunungan 2000 ketupat dan lepet keliling kampung. “Total ada 2000 ketupat dan lepet yang kami arak siang tadi,” ungkap Abdul Jalil, ketua RW sekaligus ketua panitia saat ditemui, Sabtu (7/4) malam. Jalil mengakui, […]

  • PCNU-PATI

    Belajar Merdeka

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Rutinitas setiap malam  tanggal 17 Agustus adalah tirakatan, perayaan, memeriyahkan, sebagai wujud kebahagiaan, atas terlepasnya penjajahan dan memperingati para pejuang yang rela berkorban, jiwa dan raga untuk merebut kemerdekaan negara kita, Indonesia. Apabila di tahun ini saya dan Anda telah merayakan kemerdekaan ke 77 tahun, usia yang tak lagi muda, […]

  • MTs Al Fattah Feat PC IPNU-IPPNU Adakan Pelatihan Jurnalistik

    MTs Al Fattah Feat PC IPNU-IPPNU Adakan Pelatihan Jurnalistik

    • calendar_month Sel, 5 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Suasana sesi pelatihan jurnalistik di MTs. Al Fattah Juwana JUWANA – MTs Al Fattah Juwana menggelar pelatihan jurnalistik pada Senin-Selasa (4-5/10). Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi para santri. Sejumlah materi yang disampaikan dalam pelatihan ini, diantaranya, dasar-dasar jurnalistik, teknik menulis yang baik dan jenis-jenis karya tulis. Selain itu juga diberikan kesempatan untuk praktek […]

  • Gerakan Ayo Menulis Santri

    Gerakan Ayo Menulis Santri

    • calendar_month Kam, 2 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Pondok Pesantren Mansajul Ulum Putri Cebolek Margoyoso Pati mengadakan pelatihan jurnalistik dengan mendatangkan Redaktur Jurnal Khittah M. Iqbal Dawami, bertempat di aula pondok, kamis, 23/3 kemarin. Pengasuh Pondok Mansajul Ulum,  KH. Liwa’uddin memaparkan perlu adanya  Gerakan Ayo Menulis. “ Karena gerakan tersebut sangat di perlukan sekali karena banyak sekali para santri yang […]

  • Pelantikan PAC Fatayat  NU Kec Winong

    Pelantikan PAC Fatayat NU Kec Winong

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Pati secara resmi melantik Pengurus Anak Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Winong, bertempat di Aula sekolah Tarbiyatul Banin 12/07 kemarin. Pelantikan tersebut dilakukan agar kordinasi dari tingkat Ranting hingga Cabang akan terus terjalin. “Maka sejak tahun ini pengurus cabang akan datang ke PAC Fatayat NU untuk memperbarui para pengurusnya,”ujar  Nugraini […]

  • PCNU - PATI Photo by Mufid Majnun

    Santri Pemalas Termasuk `Uqûq al-Walidaini.

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Seorang santri ketika berangkat ke Pondok Pesantren oleh orang tuanya dipesan untuk seregep (giat) mengaji dan giat muthôla`ah, akan tetapi santri tersebut ketika di Pondok Pesantren termasuk malas ngaji dan muthôla`ah, seandainya orang tuanya tahu, tentu saja akan merasa prihatin dan marah. Pertanyaan : Jika suatu saat di Pondok Pesantren santri tersebut malas (jarang mengaji […]

expand_less