Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Sekolah sebagai Parenting Pembinaan Akhlak

Sekolah sebagai Parenting Pembinaan Akhlak

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 2 Sep 2023
  • visibility 200
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Sekolah pada dasaranya merupakan tempat untuk belajar-mngajar antara guru dan murid. Sehingga sekolah identik dengan tempat untuk menimba ilmu. Oleh karena itu, sudah semestinya sekolah menjadi tempat untuk mencari ilmu dan mengekspresikan segala sesuatu yang ada dalam benak pikiran peserta didik.

Sedangkan proses pendidikan baik formal maupun non-formal pada dasarnya memiliki peran penting untuk melegitimasi bahkan melanggengkan sistem dan struktur sosial yang ada. Namun, melihat dan memperhatikan fenomena dan kondisi ideal remaja sebagai generasi penerus, maka pendidikan nilai moral perlu ditanamkan sejak usia dini dan harus dikelola secara serius. Dilaksanakan dengan perencanaan yang matang dan program yang berkualitas. Misalnya dengan jumlah jam pelajaran yang memadai.

Jika hal ini bisa dilaksanakan dengan baik, niscaya generasi penerus akan memiliki moral yang baik, akhlak mulia, budi pekerti yang luhur, empati dan tanggung jawab. Sehingga yang kita saksikan bukan lagi kekerasan dan tawuran melainkan saling membantu, menolong sesama, saling menyayangi, jujur dan tanggungjawab.

Selain itu pertumbuhan agama pada anak idealnya sudah mulai sejak awal digalangkan, ketika anak  ia diazankan beberapa waktu setelah lahir. Kemudian melalui pengalaman dengan orang tuanya seperti: berdo’a, shalat, membaca ayat-ayat dari kitab suci, ucapan dan perbuatan orangtuanya dalam melakukan ibadah, disertai dengan raut dan air muka yang bersungguh-sungguh tidak dapat diganggu serta tidak ada tanggapan terhadap ketawa, senyum dan triakan anak.

Anak yang di dalam keluarganya diterapkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari, akan menyerap semua pengalaman tersebut, sehingga menjadi bagian dari pribadinya yang sedang tumbuh. Dengan demikian ia telah mulai menyerap akhlak yang bersumber kepada agama.

Metode pembinaan akhlak bagi anak pada tahap ini yang terpenting adalah pembiasaan, latihan, dan percontohan yang dilakukan didalam ruang belajar, ruang bermain, di alam bebas dan di tempat-tempat yang mempunyai makna dalam kehidupannya .

Pembinaan akhlak dapat pula memanfaatkan, naluri dan kecenderungan anak, misalnya suka meniru melakukan identifikasi terhadap kata-kata perbuatan, gerakan dan sikap diam pada orang-orang yang sering berhubungan dengan mereka, misalnya ibu bapaknya dan guru dalam bidang studi apapun mereka mengajar, terutama guru yang mereka sukai.

Sedangkan akhlak disini merupakan perilaku sehari-hari yang dicerminkan pada ucapan, sikap dan perbuatan. Bentuknya yang kongkret adalah hormat dan santun kepada orang tua, guru dan kepada sesama manusia. Dalam kerangka yang lebih luas berakhlak berarti hidup untuk menjadi rahmat bagi sekalian alam. Artinya hidup berguna bukan hanya untuk umat islam tetapi untuk seluruh umat manusia dan alam sekitarnya.

 Oleh karena itu, keimanan, akhlak dan kepribadian guru amat penting dalam pembinaan akhlak anak didik. Disamping itu mereka juga dicontoh dan diteladani oleh anak didik dalam berbicara dan bertingkah laku.

Orang-orang selain guru, yang berada di sekolah yang juga banyak berhubungan dengan anak didik,misalnya pegawai perpustakaan yang melayani anak didik meminjam dan mengembalikan buku atau ketika mereka membaca di perpustakaan. Mungkin juga akan memberi pengaruh dalam pembinaan akhlak anak didik. Demikian pula dengan situasi lingkungan sekolah adalah termasuk hal yang berpengaruh terhadap pembinaan akhlak anak didik.

Dengan demikian, parenting pendidikan yang utama setelah dari lingkungan keluarga berikutnya adalah sekolah dan lingkungan. Karena ketiganya saling berkaitan satu sama lain untuk menciptakan suasana yang kondusif dan memberikan warga terhadap peserta didik. Oleh karena itu, parenting di lingkungan sekolah sangat penting demi terciptanya akhlakul karimah peserta didik.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Santri Kajen Ikuti Vaksinasi Merdeka Candi

    Ratusan Santri Kajen Ikuti Vaksinasi Merdeka Candi

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Seorang Santri Kajen sedang menjalani vaksinasi Merdeka Candi yang digelar oleh Polres Pati MARGOYOSO – Ratusan santri dari berbagai Pondok Pesantren (Ponpes) di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, mengikuti program Vaksinasi Merdeka Candi yang digelar oleh Polres Pati. Vaksinasi itu dilakukan di halaman Mahad Aly Pesantren Maslakul Huda, Sabtu (7/8/2021). Vaksinasi Merdeka Candi merupakan program inisiatif […]

  • Peringati Maulid Nabi dan HSN, IJMA Asempapan Gelar Gema Sholawat

    Peringati Maulid Nabi dan HSN, IJMA Asempapan Gelar Gema Sholawat

    • calendar_month Sen, 24 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id TRANGKIL – Ikatan Jamaah Masjid Warosatul Anbiya (IJMA) Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil mengadakan Gema Sholawat pada Senin (24/10/2022) malam. Ketua Panitia Kegiatan, Khoirul Anwar mengungkapkan gema sholawat ini merupakan puncak acara dalam rangkaian kegiatan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022. Sebelumnya, panitia telah mengadakan parade pembacaan barzanji […]

  • Sholat Jama’ah, sekaligus I’tikaf

    Sholat Jama’ah, sekaligus I’tikaf

    • calendar_month Jum, 27 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Assalamualaikum Wr Wb. Pak ustadz saya mau tanya, bolehkah setiap menunaikan sholat jama’ah, saya sambil sekalian niat i’tikaf dimasjid tersebut? apakah ketika saya keluar (pulang) dari masjid seketika itu i’tikaf saya langsung dihukumi batal? Mohon jawabannya. Terima kasih Wa’alaikum salam Wr Wb. Hukum I’tikaf adalah sunah muakkad jika kita tidak bernadzar untuk melakukannya, dan disayogyakan […]

  • PCNU-PATI

    Edukasi Pendidikan Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Pendidikan pada dasarnya adalah usaha untuk membentuk watak dan perilaku secara sistematis, terarah, dan terencana. Pendidikan juga berarti usaha untuk membangun masyarakat baik mengenai perekonomian, kemasyarakatan, kesehatan dan lingkungan. Dengan demikian spektrum pendidikan sangat luas artinya, tidak hanya berkutat dalam lingkungan perkuliahan, bangku sekolah, pesantren melainkan juga bisa di sanggar dan di ruang […]

  • PCNU-PATI Photo by Martin Marek

    Tonjolisasi

    • calendar_month Rab, 11 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Saban malam. Menjelang rehat, rumah saya selalu didatangi teman-teman baik dari tetangga, kolega kerja, bahkan orang yang baru saja bertutur sapa pun bisa rehat, istirahat di rumah. Semuanya dengan maksud dan tujuan berbeda-beda. Ada yang sekadar ngopi saja dengan jangongan ngalor ngidul ngetan ngulon tanpa tentu arah. Saya hanya menjadi […]

  • Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

    Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Syaikh Ahmad Mutamakkin banyak disalahpahami sebagai tokoh aliran kebatinan dengan ajaran Dewa Ruci. Beliau dianggap menyimpang dari syariat Islam yang mapan karena meneruskan doktrin wahdatul wujud (Manunggaling Kawulo Gusti) ala Al Hallaj, Al Farabi, dan Ibnu Arabi. Ilustrasi: Komplek makam Syaikh Ahmad Mutamakkin Kajen dilihat dari atas Ketib Anom, Sang Pendekar Syariat (Fiqh) mencoba menggiring […]

expand_less