Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Sekolah; Membosankan

Sekolah; Membosankan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
  • visibility 352
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Saban malam tiap habis maghrib, rumah saya selalu didatangi anak-anak kecil yang ingin belajar bersama. Awalnya cuma satu anak. Tetapi semakin kesini, ia telah beranak pinak menjadi empat orang anak. Mereka semua saat ini tengah menginjak bangku kelas lima. Beragam mata pelajaran mereka tanyakan kepada saya. Rasanya hampir semua. Namun saya memberi batasan pada pelajaran PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan). Sebab memang saya tak menguasai.

Kurikulum pada masa saya sekolah dulu telah berbeda dengan yang sekarang. Termasuk mata pelajaran PJOK. Dulu waktu zaman saya masih sekolah, tak ada mata pelajaran ini. Namun dulu lebih langsung pada praktiknya. Seperti bagaimana teknik bermain volly yang baik, bagaimana bermain bola kasti, dan lainnya.

Dengan kehadiran anak-anak yang hampir setiap malam ini, saya tak mengklaim bahwa telah membuka tempat les privat belajar. Hanya saja saya memang ingin belajar bersama anak-anak. Oleh sebab itu, saat pertama kali mereka datang kerumah dengan niat mau minta arahan, saya dengan senang hati menerimanya. Saya pun pada awal mengatakan jika saya hanya menemani mereka belajar. Dan yang mengerjakan soal-soal ataupun PR adalah mereka sendiri. 

Saya selalu meyakinkan bahwa mereka sebenarnya mampu mengerjakan soal-soal yang tertera. Karena memang sebelumnya ada bacaan yang menjelaskan tentang bab tersebut. Namun saya melihat kemalasan diantara mereka semua. Minat baca mereka rendah sekali. Mereka selalu berusaha mencuri kesempatan agar yang mengerjakan soal-soal dan tugas adalah saya. Namun karena saya lebih lihai dari mereka, hal itu tak pernah terjadi. Kalah pengalaman mereka. Haha

Ada satu anak, laki-laki sendiri diantara ketiga teman perempuannya. Ia dengan gamblangnya mengatakan jika malas mengerjakan tugas dan soal latihan. Ia lebih memilih mendapat nilai sedikit daripada harus berfikir untuk dapat mengerjakan soal. Bahkan ia secara sadar mengatakan akan tak melanjutkan sekolah lagi. Sangat miris sekali. Kok bisa ya sekolah itu malah membuat malas. Padahal zaman saya dulu terlihat sangat menyenangkan. 

Saya beberapa kali sempat ingin mengeluh. Mengapa mereka tak bersemangat. Apa yang salah disini? Namun niat itu segera saya urungkan sebab saya meyakini bahwa setiap anak diciptakan memiliki bakat yang berbeda. Kita tak bisa mengeneralisir semua anak harus pandai pada semua mata pelajaran disekolah. 

Kiranya ini menjadi refleksi untuk kita semua khususnya untuk saya pribadi. Tentang bagaimana sebaiknya memberikan pengarahan dan ajaran yang baik untuk anak-anak sesuai usianya, yang menyenangkan dan tak membuat mereka bosan. Harus pandai berinovasi dan kreatif. Rasanya itu adalah kunci yang mujarab untuk sistem pendidikan kita saat ini. Karena tak ada anak yang bodoh. Hanya saja ia belum menemukan guru dan sistem pengajaran yang baik. Itu saja. 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gemukkan GLM Ramadan

    Gemukkan GLM Ramadan

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah periode 2024-2029 menggelar Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan 1446 H di delapan titik di Jawa Tengah, yaitu Blora, Pati, Pemalang, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Purworejo, dan Sukoharjo. GLM Ramadan 1446 H mengusung tema “Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif […]

  • NU Peduli, Adakan Pengobatan Gratis

    NU Peduli, Adakan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Rab, 10 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

      Pati. Nahdlatul Ulama (NU) Peduli bersama Rumah Sakit Islam (RSI) Pati mengadakan pengobatan gratis di Dukuh Wonokerto, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Rabu (10/3/2021).   Di Dukuh Winokerto memang banyak lansia yang membutuhkan pengobatan. Sehingga, mereka merasa sangat terbantu dengan adanya pengobatan tersebut.   Ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Pati Kiai Yusuf Hasyim mengatakan, pengobatan […]

  • Pati Berduka, Ketua Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (KH Ali Fatah Ya’qub telah di panggil yang Esa)

    Pati Berduka, Ketua Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (KH Ali Fatah Ya’qub telah di panggil yang Esa)

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Kabar NU, Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Jumat 18 September 2015, pukul 09.30. Wib Ketua Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama  KH Ali Fatah Ya’qub (Waturoyo) telah pulang kerahmatullah di RSI Pati. Dan di makamkan hari itu juga pada pukul 14.00. Wib.  Yi Fatah para santri biasa memanggilnya. Beliau adalah sosok yang sederhana, sosok yang penuh […]

  • Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar

    Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 1)

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Pemilihan pengurus baru PCNU Pati telah dilangsungkan melalui Konfercab, Ahad (23/6) lalu. Hasilnya, KH. Yusuf Hasyim kembali memimpin NU lima tahun ke depan. Dalam wawancara dengan pcnupati.or.id, Selasa (25/6), Ketua PCNU tiga periode ini menjelaskan program-programnya ke depan. “Tentunya ada penyegaran, tapi kita tetap berpegang pada kaidah fikih, menjaga tradisi lama yang […]

  • Puncak Haul Mbah Mutamakkin Kajen Berlangsung Malam Ini

    Puncak Haul Mbah Mutamakkin Kajen Berlangsung Malam Ini

    • calendar_month Kam, 27 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Puncak haul Syaikh Ahmad Mutamakin Kajen berlangsung malam ini, Kamis (27/7). Sedikitnya tiga ribu tamu undangan memadati area makam. Sementara, enam ribu undangan lainnya ditempatkan di Masjid Kajen. Sedangkan untuk jama’ah umum, diperkenankan untuk menduduki pos-pos yang telah ditentukan panitia. Strategi ini dilakukan untuk memecah titik kerumunan. Sebab, diperkirakan, pada malam ini ada […]

  • PK IPNU IPPNU MA Rudlatusy Syubban Adakan Makesta

    PK IPNU IPPNU MA Rudlatusy Syubban Adakan Makesta

    • calendar_month Sel, 25 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Salah satu prosesi Makesta PK IPNU-IPPNU Raudlatusy Syubban MARGOYOSO – Pimpinan Komisariat IPNU IPPNU Raudlatusy Syubban sukses adakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada Kamis-Jum’at (20-21/1). Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai proses kaderisasi pertama untuk anggota IPNU IPPNU.  Kegiatan yang berlokasi di MA Raudlatusy Syubban, Desa Sekarjalak, Kecamatan Margoyoso ini diikuti sedikitnya 49 peserta.  Materi yang disampaikan […]

expand_less