Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Merayakan IWD (International Women’s Day)

Merayakan IWD (International Women’s Day)

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 8 Mar 2024
  • visibility 356
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pagi ini setelah saya bersih-bersih rumah, seperti biasa saya pasti membuka handphone untuk sekadar berseluncur di media sosial. Entah untuk membuka Whatsapp memastikan apakah ada yang mengirimi saya sebuah pesan selamat pagi, selamat berbahagia hari ini. Selain membuka Whatsapp yang nyatanya memang tak ada ucapan tersebut disana, saya kemudian beralih ke Instagram. Postingan yang pertama kali muncul di beranda saya adalah sebuah ucapan dalam rangka merayakan hari perempuan internasional.

 

Dari postingan tersebut ada sebuah kalimat yang sepertinya harus saya bagikan disini. Hanya manusia mulia yang memuliakan perempuan. Dan hanya manusia nista yang menistakan perempuan. Begitu kalimatnya. Entah mengapa saya selalu tertarik untuk membahas persoalan yang dihadapi perempuan. Rasanya karena memang saya terlahir sebagai perempuan dan saya sendiri juga turut merasakan ketidakadilan dalam menjalani kehidupan ini. Sampai sekarang pun saya masih bertanya, kapan seorang perempuan diberikan kemerdekaan atas dirinya?

 

Mengutip dari laman International Women’s Day, pada tahun ini perayaan IWD mengangkat tema “Inspire Inclusion”. Pemilihan tema tersebut diharapkan dapat membawa kehidupan menjadi lebih baik dimana perempuan semakin dilibatkan dalam berbagai kepentingan. Dengan begitu bagi para perempuan akan tumbuh rasa memiliki, terhubung, dan diberdayakan sebagai perempuan.

 

Momen satu tahun sekali dalam rangka merayakan hari perempuan internasional nyatanya masih belum mampu benar-benar merayakan kemerdekaan untuk perempuan. Namun meski begitu upaya dari berbagai komunitas, pegiat, organisasi, dan masyarakat yang sudah memiliki kesadaran untuk melihat perempuan sebagai manusia yang berhak merdeka atas dirinya, tak akan pernah berhenti berjuang untuk menciptakan lingkungan yang adil bagi setiap individu utamanya perempuan.

 

Pengalaman atas ketidakadilan yang saya rasakan sudah sering saya tuliskan. Mulai dari pemaksaan untuk segera menikah, pendapat yang sering dianggap bualan semata, hingga keberadaan saya yang sering dikesampingkan. Rasanya begitu berat untuk terus bertahan. Tetapi jika saya tak berjuang untuk diri saya, untuk kebahagiaan saya, saya sendiri yang akan kalah oleh stigma dan persepsi patriarki.

 

Meski begitu, saya secara sadar mengaku tak selalu dianggap abai seperti itu. Saya pun pernah merasa bahagia karena dianggap sebagai teman diskusi, diberikan kesempatan untuk memilih apa yang saya suka. Pengalaman itu meski terjadi hanya sesekali, namun hal itu mampu membuat saya terus berharap bahwa suatu saat nanti kami (perempuan) akan senantiasa diberikan keadilan dan validasi sebagai manusia yang mampu berkesalingan bersama laki-laki.

Selamat merayakan hari perempuan internasional. Apapun dan bagaimanapun bentuknya, asalkan dengan memegang prinsip bahwa perempuan adalah makhluk yang merdeka atas dirinya dan kehidupannya.

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahtsu Masail tentang Imamah (kepemimpinan) dalam Perspektif Fiqh

    Bahtsu Masail tentang Imamah (kepemimpinan) dalam Perspektif Fiqh

    • calendar_month Jum, 7 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Trangkil Pati mengadakan bahtsul masail putaran ke 51 mengkaji tentang  kepemimpinan dalam perspektif  fiqh, 18/5 kemarin. Acara berlangsung di PP Riyadlus Shalihin Trangkil Bandung Bahtsu masail ini dipimpin oleh KH Badruddin Syathibi selaku Rais Syuriyah MWCNU Trangkil. Dr Zumradi, K Said, K Sabar, K Hambali, dan kiai kiai […]

  • Awali Puasa dengan Puasa

    Awali Puasa dengan Puasa

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Pada tulisan pertama ini, saya ingat pesan kiai saya “Nek pengen pasa Ramadanmu lancar ya pasa disek”. Artinya, jika ingin puasa Ramadanmu lancar, maka kamu harus berpuasa terlebih dahulu. Hal ini menegaskan bahwa puasa harus diawali dengan puasa. Apa maksudnya? Ya, normalnya sih mengawali sesuai itu dengan bacaan ta’awuz dan […]

  • PCNU - PATI

    Idaroh Selapanan Bahtsul Masail MWCNU Kec Dukuhseti

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Dukuhseti. Jajaran Pengurus LBMNU Kecamatan Dukuhseti mengadakan kegiatan Bahtsul Masa’il dalam rangka Idaroh Selapanan Bahtsul Masa’il LBM MWC NU Dukuhseti, bertempat di Masjid Al Ilham Desa Bakalan Kec. Dukuhseti, Jumat 25 Juni 2022, berapa waktu lalu. “Kegiatan ini bertujuan untuk membahas permasalahan agama yang sedang berkembang saat ini,”jelas Iklil Ma’ruf ketua LBM MWCNU Kec Dukuhseti. […]

  • Foto: Polisi inspiratif, Aipda Hartono mengajar para santri di TPQ gratis. (PCNU Pati/Polresta Pati)

    Cerita Inspiratif, Polisi Ini Dirikan TPQ Gratis di Pati

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 579
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id, Pati – Kisah Aipda Hartono patut menjadi inspirasi. Anggota Polresta Pati ini mendirikan TPQ gratis di Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Di tengah kesibukannya sebagai personel kepolisian, Aipda Hartono masih menyisihkan sebagian waktunya mengelola dan mendirikan TPQ Arroyyan. Dengan berseragam polisi dan berkopiah kain goni, Aipda Hartono tampak cekatan mengajari anak didiknya […]

  • ‎Ketua Ma’arif Jateng Sampaikan Evaluasi Program dan Rencana Kerja Terencana 2026

    ‎Ketua Ma’arif Jateng Sampaikan Evaluasi Program dan Rencana Kerja Terencana 2026

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.091
    • 0Komentar

    Semarang — Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Dr. Fakhruddin Karmani, menegaskan pentingnya evaluasi program kerja sekaligus penyusunan perencanaan strategis untuk tahun 2026 dalam rapat pengurus yang digelar di Kantor LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026). ‎ ‎Rapat tersebut menjadi forum refleksi organisasi untuk menilai capaian program sekaligus merumuskan langkah penguatan […]

  • Ketua PWNU Jateng: Hari Santri Momentum Bersama Santri, Pesantren, dan Bangsa untuk Terus Maju

    Ketua PWNU Jateng: Hari Santri Momentum Bersama Santri, Pesantren, dan Bangsa untuk Terus Maju

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.458
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang — Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin menegaskan bahwa Hari Santri bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum refleksi dan kemajuan bagi pesantren, santri, dan seluruh umat Islam Indonesia. Dalam arahannya di Gedung PWNU Jawa Tengah, Jalan dr Cipto No 180 Semarang, Gus Rozin—sapaan […]

expand_less