Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Merayakan IWD (International Women’s Day)

Merayakan IWD (International Women’s Day)

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 8 Mar 2024
  • visibility 460
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pagi ini setelah saya bersih-bersih rumah, seperti biasa saya pasti membuka handphone untuk sekadar berseluncur di media sosial. Entah untuk membuka Whatsapp memastikan apakah ada yang mengirimi saya sebuah pesan selamat pagi, selamat berbahagia hari ini. Selain membuka Whatsapp yang nyatanya memang tak ada ucapan tersebut disana, saya kemudian beralih ke Instagram. Postingan yang pertama kali muncul di beranda saya adalah sebuah ucapan dalam rangka merayakan hari perempuan internasional.

 

Dari postingan tersebut ada sebuah kalimat yang sepertinya harus saya bagikan disini. Hanya manusia mulia yang memuliakan perempuan. Dan hanya manusia nista yang menistakan perempuan. Begitu kalimatnya. Entah mengapa saya selalu tertarik untuk membahas persoalan yang dihadapi perempuan. Rasanya karena memang saya terlahir sebagai perempuan dan saya sendiri juga turut merasakan ketidakadilan dalam menjalani kehidupan ini. Sampai sekarang pun saya masih bertanya, kapan seorang perempuan diberikan kemerdekaan atas dirinya?

 

Mengutip dari laman International Women’s Day, pada tahun ini perayaan IWD mengangkat tema “Inspire Inclusion”. Pemilihan tema tersebut diharapkan dapat membawa kehidupan menjadi lebih baik dimana perempuan semakin dilibatkan dalam berbagai kepentingan. Dengan begitu bagi para perempuan akan tumbuh rasa memiliki, terhubung, dan diberdayakan sebagai perempuan.

 

Momen satu tahun sekali dalam rangka merayakan hari perempuan internasional nyatanya masih belum mampu benar-benar merayakan kemerdekaan untuk perempuan. Namun meski begitu upaya dari berbagai komunitas, pegiat, organisasi, dan masyarakat yang sudah memiliki kesadaran untuk melihat perempuan sebagai manusia yang berhak merdeka atas dirinya, tak akan pernah berhenti berjuang untuk menciptakan lingkungan yang adil bagi setiap individu utamanya perempuan.

 

Pengalaman atas ketidakadilan yang saya rasakan sudah sering saya tuliskan. Mulai dari pemaksaan untuk segera menikah, pendapat yang sering dianggap bualan semata, hingga keberadaan saya yang sering dikesampingkan. Rasanya begitu berat untuk terus bertahan. Tetapi jika saya tak berjuang untuk diri saya, untuk kebahagiaan saya, saya sendiri yang akan kalah oleh stigma dan persepsi patriarki.

 

Meski begitu, saya secara sadar mengaku tak selalu dianggap abai seperti itu. Saya pun pernah merasa bahagia karena dianggap sebagai teman diskusi, diberikan kesempatan untuk memilih apa yang saya suka. Pengalaman itu meski terjadi hanya sesekali, namun hal itu mampu membuat saya terus berharap bahwa suatu saat nanti kami (perempuan) akan senantiasa diberikan keadilan dan validasi sebagai manusia yang mampu berkesalingan bersama laki-laki.

Selamat merayakan hari perempuan internasional. Apapun dan bagaimanapun bentuknya, asalkan dengan memegang prinsip bahwa perempuan adalah makhluk yang merdeka atas dirinya dan kehidupannya.

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Es Kopi Keliling di Pati Ketiban Rezeki

    Pedagang Es Kopi Keliling di Pati Ketiban Rezeki

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Cuaca di Kabupaten Pati akhir-akhir ini terasa sangat panas. Namun, rupanya hal ini justru membawa keuntungan bagi penjual es kopi keliling. Salah satu pedagang es kopi keliling yang ketiban berkah adalah Eko Sulistio (30). Dagangan dia laris karena banyak masyarakat yang mencari, terutama mereka yang beraktivitas di luar rumah. Warga Desa Mulyoharjo, […]

  • PCNU-PATI

    Khatmul Qur’an TPQ Se-Kabupaten Kudus Upayakan Generasi Qur’ani

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Kudus – Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) melaksanakan kegiatan Khatmul Qur’an santri-santri TPQ Se-kabupaten Kudus yang diwakili sembilan kecamatan masing-masing 30 santri. Adapun kegiatan bertempat di serambi Masjid Agung Kudus pada Kamis pagi (26 Oktober 2022) itu dihadiri oleh Forkopimda Kudus, Ketua Kankemenag didampingi Kasi PD. Pontren, Ketua MUI Kabupaten Kudus, para Kepala […]

  • PCNU-PATI Photo by Nick Fewings

    Katanya Cinta

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Hari Minggu kemarin untuk pertama kalinya saya menggunakan jasa aplikasi redBus sebuah aplikasi yang memudahkan untuk melakukan sebuah perjalanan. Setelah memesan saya mendapatkan notifikasi; Halo…..👋 Terima kasih telah memesan tiket bus Anda dari Malang hingga Pati Untuk *pengalaman perjalanan terbaik* dan untuk *mengelola pemesanan Anda secara online*, unduh aplikasi redBus🚍 […]

  • Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Buka Secara Resmi Rakerdin Zona 1

    Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Buka Secara Resmi Rakerdin Zona 1

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 621
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Kudus – Bertempat di Auditorium lantai 5 Gedung Laboratorium Terpadu Kampus IAIN Kudus, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Zona 1 (Kudus dan Jepara), Ahad (19/1/2025) yang secara resmi dibuka oleh Direktur Jendral Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Abu […]

  • MTs Salafiyah Kajen Gelar Tes Tahfidz dan Kitab

    MTs Salafiyah Kajen Gelar Tes Tahfidz dan Kitab

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 599
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah  Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, adakan ujian tahfidz dan kitab kuning, Sabtu (9/3/2024) pagi. Sebagaimana diketahui, Salafiyah merupakan lembaga pendidikan formal berbasis pesantren yang memiliki Program Unggulan Tahfidz dan Kitab. Pada ujian yang digelar tahunan seperti ini, melibatkan seluruh siswa-siswi kelas 9. Kali ini, ujian diikuti sebanyak 440 […]

  • PCNU-PATI Photo by Chi Lok TSANG

    Urgensi Pendidikan di Pesantren

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pondok pesantren pada umumnya dikenal sebagai lembaga Pendidikan tertua di Pulau Jawa-Madura, dan Nusantara. Pondok pesantren berkemampuan tinggi dalam berswakarya dan berswakarsa dalam menyelenggarakan Pendidikan. Misi yang mulia selama ini lebih bercorak pada Pendidikan agama yang berorientasi pada pembentukan budi pikerti atau karakter santri, baik pada ranah agama maupun akhlak. Sehingga pesantren […]

expand_less