Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Semua Agama Mengajarkan Cinta Kasih

Semua Agama Mengajarkan Cinta Kasih

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
  • visibility 107
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Hari terakhir bulan Ramadhan kemarin saya melihat dan mendengar obrolan pada konten artis tanah air, Deddy Corbuzier dalam seri Log In. Pada video yang sudah ditonton 5,1 juta sejak peluncurannya tersebut, mendatangkan bintang tamu spesial. Seorang pemuka 6 agama berkumpul dan berdialog bersama soal toleransi, Indonesia, dan segalanya dalam sudut pandang agama.

Sekilas tentang acara yang dimoderatori oleh Habib Ja’far Husein dan Onadio Leonardo ini sudah berjalan dua tahun. Seri ini tergabung dalam satu wadah manajemen Deddy Corbuzier. Acaranya sederhana. Hanya obrolan santai bersama narasumber yang dihadirkan. Temanya beragam soal hidup dan yang menyangkut tentang kehidupan.

Kembali pada konten yang tayang dihari terakhir Ramadhan kemarin. Ia diberi judul “Loe Lihat Nih Login!! Ini Indonesia Bung!! 6 Pemuka Agama Jadi Satu Di Lebaran!! – Jafar. Dari pemilihan judulnya saja sudah sangat menarik penonton. Tentu sebagian besar dari kita pasti bertanya, apa yang diobrolkan oleh 6 pemuka agama ini. Apa alasan menghadirkan semua tokoh agama dalam satu forum?

Bahasa dan pemilihan diksi yang disampaikan begitu sederhana dan masing-masing pemuka agama mempunyai pandangan berbeda namun ada satu kesamaan. Semua agama mengajarkan cinta kasih. Cinta memang tak beragama. Tapi semua agama adalah cinta. Itu kesimpulan yang dapat saya ambil setelah menonton video berdurasi hampir 2 jam itu. Masing-masing pemuka agama baik Islam, Budha, Hindu, Konghucu, Katolik, dan Protestan menyampaikan pendapat dan pandangannya tentang toleransi yang didasarkan oleh cinta kasih tersebut.

Cinta kasih mendatangkan keadilan, kedamaian, dan kebahagiaan untuk semuanya. Mengutip yang disampaikan Banthe Dhirapunno seorang pemuka agama dari agama Budha, mengatakan Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta (Semoga Semua Makhluk Berbahagia). Tak ada pengecualian hanya untuk manusia saja. Tetapi ia menyebutkan semua makhluk. Artinya semua makhluk yang diciptakan oleh Tuhan.

Keenam pemuka agama ini pun sepakat bahwa manusia mempunyai dua hubungan yang tak terpisahkan. Pertama, hubungan vertikal yang menghubungkan antara manusia dan Tuhannya. Kedua, hubungan horizontal yang menghubungkan manusia dengan sesamanya. Dengan landasan cinta kasih tersebut manusia akan mengerti bahwa segala yang terjadi dimuka bumi ini adalah tak telepas dari tanggungjawabnya.

Orang yang telah memiliki cinta kasih dihatinya tak akan menyakiti siapapun termasuk dirinya. Pun jika ia menerima perlakukan tak baik, ia akan menyadari bahwa sesungguhnya ia bisa memilih untuk tak membalasnya. Cinta kasih yang selalu dipupuk dalam hati akan mampu melihat segala sesuatu dari berbagai sisi. Bayangkan jika semua makhluk selalu mengutamakan cinta kasih, maka segala bentuk kejahatan dan kemungkaran tak akan pernah terjadi.

Kekasih saya pernah menyampaikan bahwa semua hati manusia awalnya sama-sama putih dan bersih. Namun seiring berjalannya waktu masing-masing akan berubah sesuai dengan perilaku dan perkataan manusia itu sendiri. Jika selalu mengutamakan cinta kasih maka ia termasuk orang yang selalu menebar kebaikan dan kebahagiaan. Jika sebaliknya ada rasa iri dengki, mudah marah, dan sebangsanya yang diunggulkan maka ia termasuk orang yang belum bisa menjadi baik.

Saya merasa bahagia melihat konten menyejukkan seperti Log In ini. Tulisan ini adalah pandangan pribadi saya yang mencoba mengambil intisari dari konten yang disajikan. Sebaiknya kamu juga menontonnya untuk me-recharge energi cinta kasih di hati. Terimakasih sudah membaca, dan selamat menonton. Karena masih dalam suasana lebaran, saya ucapkan mohon maaf lahir dan batin. Mari Log In bersama-sama.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Tugas Mulia Pondok Pesantren

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KH. A. Mustafa Bisri dalam mauidhoh hasanah di PP. Mansajul Ulum Cebolek Margoyoso Pati dalam rangka Haul Ibu Nyai Salamah Muhammadun, istri KH. Abdullah Rifa’i (selasa malam rabu, 12 Juli 2022) menjelaskan: di pesantren, tarbiyah (pendidikan) lebih dominan dari pada ta’lim (pengajaran). Tarbiyah sebagaimana keterangan Syaikh Mustafa Al-Ghulayaini dalam kitab ‘Iddhatun Nasyiin’ adalah menanam akhlak […]

  • 4 Tips Agar Tetap Produktif saat Weekend. Photo by Andreas Klassen on Unsplash.

    4 Tips Agar Tetap Produktif saat Weekend

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Kebanyakan dari orang-orang sering memanfaatkan weekend untuk rebahan. Iya, kita sering bermalas-malasan alias malas gerak (mager). Tentunya hal itu menjadikan kita tidak produktif.  Nah, agar weekend kalian tetap produktif, lakukan empat hal ini. 

  • Peserta Lomba Pidato Terjebak Khotbah

    Peserta Lomba Pidato Terjebak Khotbah

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam perlombaan Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah di Kabupaten Semarang, juri berkomentar peserta masih terjebak ke dalam khotbah daripada pidato. Hal itu diungkapkan Dr. S. Prasetyo Utomo juri Lomba Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP di sela-sela lomba. […]

  • PORSEMA XIII Kabupaten Pekalongan Segera Digelar, Bidik Peringkat 3 Besar Jateng

    PORSEMA XIII Kabupaten Pekalongan Segera Digelar, Bidik Peringkat 3 Besar Jateng

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Pekalongan — Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) ke-13 tingkat Kabupaten Pekalongan siap digelar. Ketua Panitia PORSEMA XIII, Subkhi, menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah rampung menjelang pembukaan yang dijadwalkan pada Rabu pagi, (23/7), di Lapangan Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap. Ketua Panitia Porsema Tingkat Kabupaten Pekalongan, Subkhi, hari ini (Senin) dilaksanakan gladi bersih untuk memastikan kesiapan […]

  • Pelajar NU Gandeng Pagar Nusa Ajari Silat

    Pelajar NU Gandeng Pagar Nusa Ajari Silat

    • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

      Para pelajar NU Pagerharjo, Wedarijaksa sedang belajar jurus pencak silat yang diajarkan oleh pendekar dari Pagar Nusa setempat. WEDARIJAKSA – Pelajar NU Pagerharjo berkolaborasi dengan sejumlah organisasi mengadakan acara pelatihan pencak silat. Kegiatan inj dilaksanakan di halaman Masjid Al-Mabrur, Senin (6/9) malam. Dalam agenda tersebut IPNU dan IPPNU Ranting Pagerharjo sengaja menggandeng  Ikatan Pencak […]

  • Meski Padat, Pengurus Ma'arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    Meski Padat, Pengurus Ma’arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Wonosobo – Di tengah padatnya agenda Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII tahun 2025 di Kabupaten Wonosobo, pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jateng tetap menyempatkan diri menggelar Bincang Pendidikan yang membahas perkembangan Satuan Komunitas (Sakoma) Ma’arif NU dan persiapan Kemah Internasional untuk Perdamaian dan Kemanusiaan di Eagle Hotel Wonosobo pada Kamis (11/9/2025). […]

expand_less