Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Meriahnya Kenduri Kupatan di Wonosekar Gembong

Meriahnya Kenduri Kupatan di Wonosekar Gembong

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 18 Apr 2024
  • visibility 429
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – Ribuan ketupat dan lepet diarak warga Wonosekar, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Rabu (17/4/2024) siang.

Kegiatan ini dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) Wonosekar agar anak-anak muda tertarik dan tidak meninggalkan budaya syawalan.

Sebagaimana diketahui, masyarakat Muslim Jawa punya tradisi lebaran ketupat yang dirayakan sepekan setelah Idulfitri.

Acara bertajuk Kenduri Seribu Ketupat ini sudah dua tahun belakangan dilaksanakan masyarakat setempat.

Ribuan ketupat dan lepet disusun dan dihias di atas mobil bak, kemudian diarak keliling desa sebelum didoakan dan dimakan bersama oleh warga.

Kades Wonosekar, Muhammad Zaenuri mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk mewujudkan masyarakat desa Wonosekar yang lebih menguri-uri adat-istiadat Jawa yang sudah mulai memudar.

Menurut dia, ketupat dan lepet punya filosofi tersendiri dalam kehidupan masyarakat.

“Kupat dan lepet mengibaratkan keluputan atau kelepatan (kesalahan) seseorang bisa diampuni atau dimaafkan, khususnya pada saat Idulfitri. Kupatan-lepetan ini intinya mengajak masyarakat Wonosekar khususnya, juga seluruh warga Kecamatan Gembong, untuk saling menjalin silaturahim dan saling memaafkan,” kata dia.

Dia menjelaskan, budaya seperti ini harus tetap dieksiskan agar tidak tergerus oleh zaman.

Zaenuri juga menyayangkan kondisi saat ini, di mana tradisi dan kebudayaan mulai memudar. Bahkan menurutnya, generasi muda banyak yang tidak tahu tradisi kenduri ketupat.

“Mereka hanya mengenal game HP saja. Maka kami kenalkan kebudayaan kenduri ketupat syawalan ini,” jelas dia.

Zaenuri menuturkan, seribu ketupat yang diarak merupakan hasil swadaya warga. Setiap rumah menyumbang 10 ketupat dan lima lepet.

Adapun rombongan kirab dibagi dalam lima kelompok, yakni Sekar Kulon, Dologan, Tenggeran, Kauman, dan Tambak Mijen. Tiap-tiap kelompok terdiri atas dua RT.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang mana arak-arakan hanya berada di dalam desa saja. Namun tahun ini rute diperluas karena pihak desa berupaya agar kenduri ketupat bisa lebih membudaya di Kecamatan Gembong.

“Lewat izin Kapolsek, kami lewat jalur Pohgading, Gembong, Ngembes, dan kembali ke lapangan sepakbola Desa Wonosekar yang juga merupakan titik start,” ucap Zaenuri.

Setelah diarak, ketupat dan lepet dihajatkan atau didoakan bersama di lapangan desa setempat. Kemudian bisa diambil dan dinikmati oleh warga yang hadir.

Selain diikuti perangkat desa dan para pemuda, dalam arak-arakan itu juga terdapat rombongan dari Fatayat dan Muslimat Nahdlatul Ulama setempat.

“PKK, Fatayat, dan Muslimat memberikan sayur atau lauk untuk makan bersama. Ada ingkung juga. Harapannya warga bisa guyub rukun,” tandas Zaenuri. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Dua Mahasiswa PPL IPMAFA Undur Diri Dari Lazisnu Pati

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pati- Dua orang Mahasiswa IPMAFA pamit usai melaksanakan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) selama kurang lebih satu bulan setengah di kantor PC Lazisnu Pati, selasa (05/12). Umar Faruq selaku kaprodi sekaligus dosen pembimbing lapangan, dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada PC Lazisnu Pati atas bimbingan dan kesediaan ditempati sebagai lokasi PPL. “Terimakasih kami sampaikan kepada […]

  • LP Ma’arif NU Jawa Tengah Terima Kunjungan dari Kampus China

    LP Ma’arif NU Jawa Tengah Terima Kunjungan dari Kampus China

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.993
    • 0Komentar

      Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Tengah menerima kunjungan akademik dari sejumlah kampus asal Tiongkok pada Rabu (30/10) di Semarang. Kunjungan ini bertujuan menjajaki kerja sama pendidikan, khususnya pemberian beasiswa bagi para alumni madrasah dan sekolah yang berada di bawah naungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah. Selain pertemuan resmi, rombongan juga meninjau langsung kegiatan […]

  • PCNU-PATI Photo by NEOM

    Konvergensi

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami “Konvergensi adalah perpotongan antara sesuatu yang Anda sangat suka atau mahir lakukan dan apa yang juga menjadi ketertarikan orang lain. Cara termudah untuk memahami konvergensi adalah dengan membayangkannya sebagai titik percampuran antara apa yang Anda cinta dan apa yang orang lain mau beli,” ujar Chris Guillebeau. Saya suka dengan istilah […]

  • Jakenan Bentuk Panitia Hari Santri 2019

    Jakenan Bentuk Panitia Hari Santri 2019

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 497
    • 0Komentar

    JAKENAN – Komponen masyarakat di kecamatan Jakenan, Kamis (26/9/2019) pagi membentuk panitia peringatan Hari Santri Nasional 2019. Dengan prakarsa MWCNU Kecamatan Jakenan, pertemuan yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Jakenan itu akhirnya berhasil menyusun kepanitian Hari Santri 2019 yang terdiri atas berbagai komponen di Jakenan. Rais dan Ketua MWCNU Jakenan bersama Kapolsek, Danramil, Kepala KUA, […]

  • LP Ma'arif NU Jateng Berencana Kerja sama dengan Atase Pendidikan KBRI Malaysia

    LP Ma’arif NU Jateng Berencana Kerja sama dengan Atase Pendidikan KBRI Malaysia

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Malaysia – Sekretaris LP Ma’arif Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah, Dr M Ahsanul Husna melakukan kunjungan ke luar negeri, bertemu dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Malaysia Prof Muhammad Firdaus di Kuala Lumpur Malaysia, Selasa (14/1/2025). Diskusi dengan Atase pendidikan KBRI Malaysia menjajaki Kerjasama dengan LP Ma’arif Jawa Tengah dalam hal studi lanjut, para […]

  • PCNU Apresiasi Permintaan Maaf Bupati

    PCNU Apresiasi Permintaan Maaf Bupati

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati mengapresiasi langkah Bupati Pati, H. Sudewo, ST, MT, yang menyampaikan permintaan maaf terkait klaim sepihak atas persetujuan kebijakan lima hari sekolah. Permintaan maaf itu disampaikan sehari setelah Maklumat PCNU Pati dikeluarkan pada Ahad, 10 Agustus 2025. Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim menilai, sikap Bupati yang […]

expand_less