Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Santri sekaligus Anggota Banser Panggungroyom Wedarijaksa Menjadi Korban Pengeroyokan

Santri sekaligus Anggota Banser Panggungroyom Wedarijaksa Menjadi Korban Pengeroyokan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
  • visibility 287
  • comment 0 komentar

Pcnupari.or.id. – Seorang santri asal Desa Panggungroyom, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, yakni Muhammad Aufal Maromi (23) menjadi korban pengeroyokan oleh segerombolan orang di Prawirotaman, Mergangsan, Yogyakarta, Rabu (23/10/2024) malam. Aufal merupakan seorang santri Pondok Pesantren Al Munawwir, Krapyak, Jogja.

Kejadian pengeroyokan itu bermula saat Aufal bersama dengan seorang temannya yakni Shafiq Faskha (19), warga Rembang, tengah membeli sate sekira pukul 21.20 WIB di daerah tersebut. Namun secara tiba-tiba, mereka dikeroyok oleh sejumlah orang yang tidak dikenal.

Akibat pengeroyokan itu, Shafiq mengalami luka robek pada perut bagian kiri dan luka memar di bagian kepala, tangan, dan kaki karena pukulan balok dan kursi. Dia harus mendapat tiga jahitan. Sementara Aufal mengalami luka di kepala, tangan, dan kaki akibat pukulan benda keras.

Buntut dari kejadian ini, ribuan santri melakukan aksi damai di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (29/10/2024) pagi. Aksi bertajuk “Santri Memanggil” ini sebagai bentuk solidaritas untuk kedua korban. Massa aksi meminta pihak berwajib mengusut tuntas kasus tersebut, sekaligus meminta agar peristiwa kriminal yang dilatarbelakangi akibat minuman keras tidak terulang kembali.

Sementara itu pihak Kepolisian mengaku telah mengamankan 7 orang pelaku pengeroyokan tersebut. Kapolresta Jogja, Kombes Pol Aditya Surya Darma menyebut, ketujuh pelaku yang diamankan antara lain berinisial V, N alias E, F, J, Y, T, dan R alias C.

Hingga kini, Polisi masih melakukan pendalaman terkait peran masing-masing pelaku. Termasuk pelaku yang melakukan penusukan serta kemungkinan adanya pelaku lainnya.

Di balik kasus tersebut, seorang korban asal Kabupaten Pati, yaitu Aufal merupakan santri tulen dan aktif di Badan Otonom (Banom) NU. Berikut Wartaphoto rangkum fakta-fakta tentang korban.

Menjadi Santri Sejak Remaja
Aufal menghabiskan waktunya untuk menempuh pendidikan di madrasah dan juga pesantren sejak masih remaja. Sebelum mondok di Krapyak Jogja, ia menjadi santri di Ponpes Mansajul Ulum, Cebolek Kidul, Margoyoso Pati, asuhan Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama Pati, KH. Liwa’ Uddin.

Kiai Liwa’ pun mengecam keras adanya kejadian pengeroyokan yang menimpa salah satu alumnus pondoknya itu.

“Yang jelas RMI Pati mengutuk keras kekerasan dengan segala motif apapun, terutama yang menimpa santri di Jogja. Kami berharap polisi dengan segudang profesionalitasnya bisa mengusut tuntas dan menjadikan orang-orang yang melakukan penganiayaan menjadi insaf kembali ke jalan yang baik dan punya kesadaran,” kata dia.

Ia menjelaskan, kasus pengeroyokan itu terjadi akibat aksi salah sasaran. Bahkan, juga dipicu oleh pengaruh minuman keras. Sehingga ia berharap pihak kepolisian segera mengusut dengan tuntas dan cepat kejadian tersebut.

“Kami harap tindakan tindakan membabi buta seperti itu tidak ada lagi di Jogja dan di kota-kota lain. Terutama dalam hal yang bisa mengganggu anak dalam menempuh pendidikan,” harap dia.

Korban Adalah Anggota Banser
Aufal merupakan seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Dia juga telah mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna Koordinasi Satuan Cabang (Satkorcab) Pati pada Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Wedarijaksa, 14-16 Juli 2023 lalu.

Aufal juga merupakan anak dari Rois Syuriyah Ranting Nahdlatul Ulama Panggungroyom Wedarijaksa, Kiai Abdul Jalil.

“PCNU Kabupaten Pati turut prihatin dengan adanya peristiwa penusukan santri di Yogyakarta yang juga salah satu korbannya asli Desa Panggungroyom Kecamatan Wedarijaksa dan tercatat sebagai anggota Banser Pati. Kami juga memohon agar penegak hukum segera menindak pelaku. Dan kami mengimbau kepada santri Pati agar tetap tenang dan waspada dengan situasi kondisi saat ini,” kata Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim saat dikonfirmasi. (Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Igor Omilaev

    Kesalingan Bekerja di Rumah

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pagi ini saat saya menjemur pakaian, saya melihat pemandangan yang menyejukkan mata. Tiga orang laki-laki beda generasi yang menjadi tetangga saya sedang mengerjakan pekerjaan rumah. Ada yang menyapu dan mengepel. Mereka terlihat begitu enjoy mengerjakan pekerjaan yang selalu tersematkan hanya untuk perempuan itu. Ketika menyaksikan itu saya mengulas senyum. Sebab dilingkungan […]

  • 20220323_154955-jpg-2

    HUT Pergunu, Ribuan Guru Serbu SMA Muria

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Kang Zen saat ditemui pcnupati.or.id di sela-sela agenda jalan santai PC Pergunu Pati. PATI – Jelang perayaan 70 tahun Persatuan Guru Nahdlatul Ulama’ (Pergunu) 30 Maret nanti, banyak hal yang dilakukan oleh organisasi guru NU tersebut.  Di Pati, PC Pergunu, pada Rabu (23/3) sore tadi melakukan jalan santai dengan garis finish di SMA Muria, Pati. […]

  • PCNU- PATI Photo by Maurits Bausenhart

    Ngumbah Godhong Gedang

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Malam Nisfu Sya’ban, malam spesial bagi sebagian kalangan Muslim. Banyak argumen temtang letak keistimewaannya hingga amalan khusus untuk menyambutnya. Tentunya ada lusinan pro dan kontra dalam cara merayakannya, terutama dari golongan islam konservatif yang patok bangkrong hanya melihat ayat dan hadits.  Di kalangan masyarakat Lereng Muria, memedomani bahwa beberapa malam sebelum […]

  • adn

    Ad Maiora Natus Sum

    • calendar_month Sen, 29 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Di tengah-tengah kota Bandung, yang ramai dengan hiruk pikuk kehidupan modern, terdapat sebuah oasis keheningan dan warisan sejarah yang kaya, yaitu SMA Santo Aloysius. Didirikan pada tanggal 21 Juni 1930, sekolah Katolik ini merupakan saksi bisu perkembangan kota Bandung dari masa ke masa. Berdiri megah dengan arsitektur yang merefleksikan keanggunan masa […]

  • Istighoutsah  Pertama di Tahun 2016

    Istighoutsah Pertama di Tahun 2016

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

                Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dengan MWCNU Se Kabupaten Pati mengadakan Istighoutsah ulama dan umaro di Pendopo Kabupaten Pati sekaligus memperingati maulid nabi Muhammad SAW dengan tema “Meneladani Sifat Nabi Muhammad sebagai bekal membangun pribadi yang berakhlakul karimah.” Kamis 4/2/2016 kemarin. Sebelum acara inti dimulai yaitu mauidloh khasanah dari KH Syarofudin dari Rembang, maka terlebih […]

  • Rakerancab, Orientasi dan Pengukuhan, DKAC CBP KPP Margoyoso Kejar Tayang

    Rakerancab, Orientasi dan Pengukuhan, DKAC CBP KPP Margoyoso Kejar Tayang

    • calendar_month Sel, 12 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Para Punggawa DKAC CBP KPP Kecamatan Margoyoso MARGOYOSO—DKAC CBP KPP Kecamatan Margoyoso laksanakan kegiatan Orientasi, Rakerancab dan Pengukuhan. Kegiatan ini berlangsung di rumah Bapak Zuli Rizal, desa Kajen, Margoyoso. Kegiatan ini bertujuan supaya para pengurus CBP KPP paham akan tugas serta tanggung jawab yang akan diemban sekaligus dilaksanakan pada selama periode kepengurusan.  Kegiatan tersebut berlangsung […]

expand_less