Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Santri sekaligus Anggota Banser Panggungroyom Wedarijaksa Menjadi Korban Pengeroyokan

Santri sekaligus Anggota Banser Panggungroyom Wedarijaksa Menjadi Korban Pengeroyokan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
  • visibility 306
  • comment 0 komentar

Pcnupari.or.id. – Seorang santri asal Desa Panggungroyom, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, yakni Muhammad Aufal Maromi (23) menjadi korban pengeroyokan oleh segerombolan orang di Prawirotaman, Mergangsan, Yogyakarta, Rabu (23/10/2024) malam. Aufal merupakan seorang santri Pondok Pesantren Al Munawwir, Krapyak, Jogja.

Kejadian pengeroyokan itu bermula saat Aufal bersama dengan seorang temannya yakni Shafiq Faskha (19), warga Rembang, tengah membeli sate sekira pukul 21.20 WIB di daerah tersebut. Namun secara tiba-tiba, mereka dikeroyok oleh sejumlah orang yang tidak dikenal.

Akibat pengeroyokan itu, Shafiq mengalami luka robek pada perut bagian kiri dan luka memar di bagian kepala, tangan, dan kaki karena pukulan balok dan kursi. Dia harus mendapat tiga jahitan. Sementara Aufal mengalami luka di kepala, tangan, dan kaki akibat pukulan benda keras.

Buntut dari kejadian ini, ribuan santri melakukan aksi damai di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (29/10/2024) pagi. Aksi bertajuk “Santri Memanggil” ini sebagai bentuk solidaritas untuk kedua korban. Massa aksi meminta pihak berwajib mengusut tuntas kasus tersebut, sekaligus meminta agar peristiwa kriminal yang dilatarbelakangi akibat minuman keras tidak terulang kembali.

Sementara itu pihak Kepolisian mengaku telah mengamankan 7 orang pelaku pengeroyokan tersebut. Kapolresta Jogja, Kombes Pol Aditya Surya Darma menyebut, ketujuh pelaku yang diamankan antara lain berinisial V, N alias E, F, J, Y, T, dan R alias C.

Hingga kini, Polisi masih melakukan pendalaman terkait peran masing-masing pelaku. Termasuk pelaku yang melakukan penusukan serta kemungkinan adanya pelaku lainnya.

Di balik kasus tersebut, seorang korban asal Kabupaten Pati, yaitu Aufal merupakan santri tulen dan aktif di Badan Otonom (Banom) NU. Berikut Wartaphoto rangkum fakta-fakta tentang korban.

Menjadi Santri Sejak Remaja
Aufal menghabiskan waktunya untuk menempuh pendidikan di madrasah dan juga pesantren sejak masih remaja. Sebelum mondok di Krapyak Jogja, ia menjadi santri di Ponpes Mansajul Ulum, Cebolek Kidul, Margoyoso Pati, asuhan Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama Pati, KH. Liwa’ Uddin.

Kiai Liwa’ pun mengecam keras adanya kejadian pengeroyokan yang menimpa salah satu alumnus pondoknya itu.

“Yang jelas RMI Pati mengutuk keras kekerasan dengan segala motif apapun, terutama yang menimpa santri di Jogja. Kami berharap polisi dengan segudang profesionalitasnya bisa mengusut tuntas dan menjadikan orang-orang yang melakukan penganiayaan menjadi insaf kembali ke jalan yang baik dan punya kesadaran,” kata dia.

Ia menjelaskan, kasus pengeroyokan itu terjadi akibat aksi salah sasaran. Bahkan, juga dipicu oleh pengaruh minuman keras. Sehingga ia berharap pihak kepolisian segera mengusut dengan tuntas dan cepat kejadian tersebut.

“Kami harap tindakan tindakan membabi buta seperti itu tidak ada lagi di Jogja dan di kota-kota lain. Terutama dalam hal yang bisa mengganggu anak dalam menempuh pendidikan,” harap dia.

Korban Adalah Anggota Banser
Aufal merupakan seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Dia juga telah mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna Koordinasi Satuan Cabang (Satkorcab) Pati pada Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Wedarijaksa, 14-16 Juli 2023 lalu.

Aufal juga merupakan anak dari Rois Syuriyah Ranting Nahdlatul Ulama Panggungroyom Wedarijaksa, Kiai Abdul Jalil.

“PCNU Kabupaten Pati turut prihatin dengan adanya peristiwa penusukan santri di Yogyakarta yang juga salah satu korbannya asli Desa Panggungroyom Kecamatan Wedarijaksa dan tercatat sebagai anggota Banser Pati. Kami juga memohon agar penegak hukum segera menindak pelaku. Dan kami mengimbau kepada santri Pati agar tetap tenang dan waspada dengan situasi kondisi saat ini,” kata Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim saat dikonfirmasi. (Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

    Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Pati adakan rapat kerja (raker), Jumat (11/8/2023) siang. Raker yang berlangsung di Hotel Pati tersebut diikuti oleh puluhan anggota.  Wakil Ketua Petanesia Jawa Tengah, Muh Zen mengatakan, organisasi ini sudah berdiri sejak 2018 silam dengan berpusat di Pekalongan. Sementara di Kabupaten Pati, baru didirikan satu tahun ini. “Didirikan […]

  • Aklamasi, Hj. Arina Hidayah Jadi Ketua Muslimat NU Winong

    Aklamasi, Hj. Arina Hidayah Jadi Ketua Muslimat NU Winong

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    WINONG – Hj. Arina Hidayah, S.Ag., M.S.I, secara aklamasi terpilih menjadi Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Winong masa khidmat 2019-2024. Pemilihan ketua baru ini sendiri diselenggarakan melalui Konferensi Anak Cabang (Konferancab) yang digelar di Gedung NU Winong, pada Ahad (8/9/2019). Hj. Arina Hidayah, S.Ag,. M.S.I, (berdiri) dalam pemilihan Ketua PAC Muslimat Winong masa khidmat 2019-2024. Foto: […]

  • PCNU-PATI

    Tradisi Ruwahan Sebagai Tradisi Local Wisdom Masyarakat

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Setiap memasuki bulan Sya’ban masyarakat desa pada umumnya melanggengkan tradisi kirim doa yang ditujukan kepada para leluruh dan kerabat yang sudah meninggal. Tradisi ini sudah berjalan dari dulu sampai sekarang. Tradisi ruwahan ini juga biasanya dilakukan baik di masjid, mushola dan makam. Hal ini dilakukan masyarakat tidak lain adalah karena adanya […]

  • Abu Bakar: Membenarkan Isra’ Mi’raj dengan Logika. Photo by Abdullah Mukadam on Unsplash.

    Abu Bakar: Membenarkan Isra’ Mi’raj dengan Logika

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Shalihin* Sejak duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah hingga bertahun-tahun setelahnya, penulis selalu dihinggapi kegelisahan ketika menjelang peringaan isra’ mi’raj. Hal ini berkaitan dengan rasionalitas para Sahabat Khususnya Abu Bakar RA. Mengapa Abu Bakar percaya begitu saja dengan cerita isra’ mi’raj Nabi Muhammad yang di luar nalar. Padahal, dilihat dari latar belakang keilmuan, […]

  • PCNU-PATI Photo by Tangerine Newt

    Saweran

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Pada sebuah kafe saya dengan beberapa tim kerja, membahas sesuatu hal yang berkaitan dengan pengumpulan orang, menghimpun masa, menggiring opini untuk satu tujuan yaitu salah satu klien dari kami yang ingin maju dalam pertarungan merebut simpati dari masyarakat dan umat. Dan klien kami ingin menjadi pemenang dalam perebutan pemimpin tingkat nasional. […]

  • Qorib dan A'ida Jadi Nahkoda Baru PK IPNU IPPNU IPMAFA

    Qorib dan A’ida Jadi Nahkoda Baru PK IPNU IPPNU IPMAFA

    • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PK IPNU IPPNU) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati sukses menggelar Rapat Anggota Komisariat (RAK) dan Konferensi Komisariat (Konferkom) III, Minggu (30/10/2022). Bertempat di Aula 1 IPMAFA, acara ini bertemakan Menyongsong Regenerasi Kader Menuju Insan Shalih Akrom. Dalam pemilihan tersebut, Abdul Qorib […]

expand_less