Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Santri Harus Punya Peran di Berbagai Bidang

Santri Harus Punya Peran di Berbagai Bidang

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
  • visibility 203
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Jepara – Madrasah Aliyah (MA) Walisongo Pecangaan Jepara menggelar tasyakkur (syukuran) ke-44 tahun yang berlangsung di mushala madrasah setempat, Selasa (31/10) pagi. 

Hadir sebagai pemantik acara bertajuk “Santri Milenial dan Tantangan Global” Ketua STKIP PGRI Pacitan H Mukodi dan akademisi UIN Walisongo Semarang, H Fakhrudin Aziz. 

Selain sivitas akademika MA Walisongo, hadir pula Ketua Dewan Pembina Yayasan Walisongo KH Syukri Sukarli, Direktur Eksekutif Yayasan Walisongo KH Adib Khoiruzzaman, dan kepala unit di lingkungan Yayasan Walisongo Pecangaan. 

Ketua STKIP PGRI Pacitan, H Mukodi menyatakan hari ini tidak ada alasan kader nahdliyin untuk tidak kuliah. “Sekarang ada begitu banyak beasiswa, yang terpenting bagi kita adalah memiliki kapasitas yang mumpuni. Untuk modal telah cukup diberikan para kiai maka tinggal kita bergerak atau tidak,” tandasnya. 

Kesempatan itu, Mukodi yang juga merupakan alumnus MA Walisongo itu berpesan kepada santri kesuksesan ada di pribadi masing-masing. 

“Ciptakan ekosistem yang baik, terbuka terhadap tantangan, buka jaringan seluas-luasnya. Maka InsyaAllah segalanya juga akan Allah mudahkan,” doanya. 

Hal lain ditambahkan akademisi UIN Walisongo Semarang H Fakhrudin Aziz. Menurutnya tantangan santri saat ini adalah bagaimana kita mengambil peran karena di era ini teknologi telah menggantikan peran manusia dalam berbagai bidang. 

“Maka dari itu kita dituntut untuk mengikuti perkembangan yang sudah begitu pesat. Jika santri mau aktif, mau bergerak, mau giat maka InsyaAllah Allah pasti akan membuatkan jalan untuk kita,” jelasnya. 

Ditegaskan Fakhrudin yang juga alumnus MA Walisongo bahwa santri Walisongo jangan gentar. “Kuatkan aspek bathiniyah karena yang akan membuat kita tidak oleng. Aspek bathiniyah juga membuat kita kuat. Hari ini kalian di Pecangaan tetapi suatu saat kalian harus mewarnai berbagai bidang profesi dalam kehidupan,” harapnya. 

Kepala MA Walisongo, Ainun Najib berharap momentum peringatan 44 tahun menjadi titik balik untuk kembali meraih kemajuan dan kesuksesan. 

“Kami selalu bersyukur di usia 44 tahun masih berkiprah dan menebarkan manfaat. Juga tak lupa mawas diri karena tantangan dalam pendidikan semakin kompleks sehingga tetap harus berkarya untuk menjadi yang terbaik,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMII Pati Rayakan Maulid Plus Hari Santri

    PMII Pati Rayakan Maulid Plus Hari Santri

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Para personel Rebana Obor Sholawat sedang melantunkan syair-syair selawat kepada Nabi Muhammad SAW. GEMBONG – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PC PMII ) Kabupaten Pati menggelar Talkshow peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri 2021. Kegiatan ini digelar di Pondok Pesantren Shofa Az-Zahro Gembong. Acara yang berlangsung Ahad (24/10) sore ini. Dengan mengusung tema ‘Implementasi […]

  • PCNU -PATI

    Bersama PW, NU Pati Gelar Digitalisasi Administrasi

    • calendar_month Sab, 11 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. PATI – PCNU Pati menggandrng PWNU Jawa Tengah mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Administrasi pengurus NU. Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu (11/3) di Aula PCNU Kabupaten Pati.  Sasaran dari kegiatan ini adalah para pengurus NU di level MWC dan Ranting. Setiap MWC mengirimkan empat orang delegasi admin NU.  “Dua orang dari tingkat MWC dan […]

  • Bupati Undang Tokoh Agama di Pendopo Kabupaten

    Bupati Undang Tokoh Agama di Pendopo Kabupaten

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Ratusan Pengurus Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Pati memadati Pendopo Kabupaten, Kamis (26/6) malam. Mereka terdiri dari jajaran PCNU, MWC-NU lengkap dengan Banom-Banomnya. Kehadiran para ulama’ ini dalam rangka memenuhi undangan Setda Pati untuk melaksanakan Istighotsah Ulama’ dan Umaro’. Kegiatan ini diaktifkan kembali oleh Bupati Sudewo setelah beberapa saat vakum. Melalui KH. Yusuf Hasyim, […]

  • Aktivis Muslimat itu Berpulang ke Rahmatullah

    Aktivis Muslimat itu Berpulang ke Rahmatullah

    • calendar_month Sel, 26 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Hj Yuhanidz Fayumi Munji, Ibunda Dra Badriyah Fayumi, Abdullah Umar Fayumi, Ismail Fayumi, dan putra putri beliau yg lain, kembali ke hadirat Allah SWT pada Selasa, 7 Rabiul Akhir 1439 H./ 26 Desember 2017. pukul 04.00 Wib. Istri KH Ahmad Fayumi Munji ini adalah aktivis NU tulen. Beliau pernah menjadi Ketua Muslimat NU Pati dan […]

  • PCNU-PAT

    70 Desa di Kabupaten Pati Kekeringan

    • calendar_month Kam, 5 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Sebanyak 70 desa di Kabupaten Pati alami kekeringan. Akibatnya, lebih dari 106 ribu jiwa terdampak. Ini berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati. Adapun 70 desa yang mengalami kekeringan, tersebar di 10 kecamatan. Antara lain Kecamatan Jaken, Jakenan, Winong, Tambakromo, Gabus, Kayen, Sukolilo, Batangan, Pucakwangi dan Kecamatan Tayu.  Penjabat (Pj) Bupati […]

  • Bupati Akan Tutup Lokasi Prostitusi, PCNU : Kita Tunggu Langkah Konkretnya

    Bupati Akan Tutup Lokasi Prostitusi, PCNU : Kita Tunggu Langkah Konkretnya

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati mengapresiasi deklarasi penutupan tempat-tempat prostitusi oleh Bupati Pati dan Forkompinda. NU bersama masyarakat menunggu langkah konkrernya.  PATI-Deklarasi Bupati untuk menutup lokasi prostitusi yang ada di Kabupaten Pati (18/8), menuai pujian dari berbagai tokoh masyarakat. Salah satunya NU, yang memang sejak awal konsisten dalam memperjuangkan penutupan prostitusi.  “Kami memang sejak […]

expand_less